KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Minggu, 15 Juli 2018

PRIA YANG KUAT



Ayat Pokok:
"Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman ! Bersikaplah sebagai laki-laki ! dan tetap kuat !"
( 1 Korintus 16:13)

Pendahuluan
 Orang modern hari-hari ini cenderung memiliki keinginan untuk menjadi orang-orang yang kuat. Itu sebanya dimana-mana kita lihat baik di kota-kota besar  maupun dikota-kota kecil marak dibuka tempat-tempat latihan olahraga.Orang-orang senang latihan senam, gym, kebugaran. Mengapa? Karena ingin memiliki kehidupan yang kuat.  Bukan hanya itu, kemudian kita melihat orang-orang senang mengkonsumsi suplemen-suplemen .Sebab itu di radio dan TV seringkali kita melihat iklan-iklan yang menawarkan makanan dan minuman tambahan atau suplemen untuk kita memiliki kehidupan yang kuat.

Banyak orang hanya menghubungkan kekuatan dengan hal-hal fisik. Padahal kalau kita perhatikan, kekuatan fisik itu  tidak ada manfaaatnya jika tidak dibarengi dengan kekuatan jiwanya. Orang boleh saja memiliki kekuatan fisik, tetapi kalau jiwanya tertekan, maka justru dapat memiliki kehidupan yang berbahaya. Begitu juga orang yang memiliki kehidupan fisik yang kuat, tetapi kalau rohnya jauh dari Tuhan, dia bisa menjadi orang-orang yang berbahaya. Tidak sedikit orang-orang yang secara fisik kuat, tetapi rohnya lemah, kemudian menjadi debt colector sehingga kehidupanya dikendalikan oleh orang-orang tertentu yang memiliki uang, kemudian dapat menghalalkan segala cara, sehingga kemudian hidupnya berantakan tidak karuan. Mengapa hal ini terjadi? Karena tubuhnya memang kuat, sehat,tetapi rohnya tidak ada hubungan yang baik dengan Tuhan sehingg yang terjadi, dia menggunakan kekuatannya untuk melakukan hal-hal yang jahat.  Padahal kalau kita perhatikan, kekuatan selalu dimulai dari roh seseorang.  Ketika rohnya kuat, jiwanya sehat, maka kemudian dia dapat memiliki kerinduan, keingian untuk dapat memiliki tubuh yang kuat.  Berarti kehidupan yang kuat dimulai dari iman seseorang. Ketika iman seseorang  benar terhadap Allah, maka apa yang terjadi, langkah-langkah hidupnya penuh dengan kekuatan-kekuatan yang luar biasa.

Rahasia memiliki kehidupan rohani yang kuat.
Bagaimana rahasia supaya kita memiliki kehidupan yang kuat? Mari kita perhatikan Alktab kita. Sungguh kita bersyukur kita memiliki Alkitab.  Dan Alkitab adalah buku yang luar biasa. Alkitab bicara tentang sorga, tentang neraka, tetapi Alkitab juga berbicara tentang  kehidupan selama kita ada didalam dunia.  Bagaimana kita sukses, bagaimana kita kuat, bagaimana kita menang, semua dapat kita pelajari dalam Alkitab. Kalau kita belajar Alkitab,  banyak hal yang luar biasa yang akan kita terima dalam kehidupan kita. Mari kita perhatikan Amsal 18:10-15. Dari ayat -ayat ini kita akan dapat melihat bagaimana cara untuk memiliki kehidupan rohani yang kuat.

Pertama, Berjalan dalam nama Tuhan dan berlindung dalam nama-Nya ( ayat 10).
Artinya, ketika kita menghadapi masa-masa dimana kita merasa lemah, tidak berdaya, kehilangan pengharapan, kita harus  selalu datang kepada  Tuhan dan mengandalkan pertolongan-Nya. Setiap orang yang mengikut Kristus dan percaya kepada-Nya disebut juga sebagai orang percaya. Masalahnya sekarang, benarkah kita selalu mempercayakan hidup kita kepada Tuhan? Walaupun dikatakan sebagai orang percaya kepada Tuhan, masih banyak yang tidak benar-benar  percaya kepada-Nya.  Apa buktinya? Mereka tidak bergantung penuh kepada Tuhan dan mengandalkan Dia. Sebaliknya mereka cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri dan juga orang lain.  Apa kata Alkitab? "Terkutuklah orang yang mengadalkan manusia, yang mengandlkan kekuatanya sendiri dan yang hatinya menjauh daripada TUHAN ." ( Yeremia 17:5). Ada akibat yang sangat mengerikan jika seseorang lebih mengandalkan manusia  dan kekuatanya sendiri, bukan hanya tidak mendatangkan berkat, melainkan akan mendatangkan kutuk.

Kedua, Selalu hidup dalam kerendahan hati (ayat 12)
Untuk dapat menjadi pria yang kuat, kita harus selalu hidup dalam kerendahan hati. Orang yang rendah hati dapat dilihat dari sikap hidupnya  yang selalu mengandalkan Tuhan. Ia akan selalu meminta pimpinan Tuhan. Orang yang  rendah hati juga dapat dilihat dari kerinduanya untuk selalu menyelaraskan hidupnya dengan firman Tuhan. Orang yang rendah hati dapat dilihat dari kerinduannya untuk selalu berdoa kepada Tuhan. Setiap hari kita harus merendahkan diri dalam doa kepada Tuhan. Dalam doa kita mengakui kelemahan dan keterbatasan kita dan meminta penyertaan Tuhan atas kehidupan kita.

Ketiga, Tetap bersemangat menghadapi segala yang terjadi (ayat 14).
Pria yang kuat adalah pria yang tetap semangat menghadapi segala situasi. Ia kan tetap kuat walaupun keadaan seringkali dapat menjadi alasan untuk kita mengalami kelemahan. Amsal 18:14 menulis," Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah? Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda. Setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya,  dan bahkan sebagai hamba Tuhan sekalipun tidak akan luput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus menghadapi permasalahan selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya mengalami persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa kehidupan kita. Sebab persoalan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita.
1 Korintus 10:13 menulis," Pencobaan-pencobaan yang kamu alami, ialah  pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu, dan karena itu, Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai, Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya.

Penutup
Sebagai seorang pemimpin, seorang pria  diharapkan dapat tampil sebagai pria yang kuat. Tanda-tanda pria yang kuat adalah: senantiasa mengandalkan Tuhan, selalu hidup dalam kerendahan hati dan tetap semangat menghadapi segala yang terjadi.
Tuhan Yesus memberkati.
 

Selasa, 10 Juli 2018

MENGUBAH DIRI SENDIRI

1. Banyak orang sibuk berpikir bagaimana mengubah dunia ini dan orang lain, hanya sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah diri sendiri.

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT SURAT II KORINTUS

2 Korintus 5:1-2
"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat  kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,"

1. Kematian dapat datang kepada setiap orang, pada segala umur dan segala waktu  Kekayaan tidak dapat menghentikan kematian. Banyak orang yang takut menghadapi kematian. Tetapi bagi orang yang percaya, tidak perlu takut menghadapi kematian.  Oleh sebab itu seharusnya setiap kita siap setiap waktu untuk bertemu dengan Tuhan. Amos 4:12."Sebab itu, demikianlah akan kulakukan kepadamu, hai Israel.- Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel."

2. Abraham meratapi dan menangisi kematian Sarah. Ini adalah ungkapan perasaan sayang yang tulus dari Abraham kepada Sarah. Bukankah Alkitab mengajarkan suami untuk mengasihi istri? ( Efesus 5:25). Alkitab tidak melarang kita untuk berdukacita, tetapi janganlah berduka-cita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. ( 1 Tesalonika 4:13-13).

Sabtu, 07 Juli 2018

DAFTAR ARTI NAMA-NAMA TEMPAT DALAM ALKITAB

Abana = banyak batunya
Bethel = rumah Allah
Parpar= cepat
Pniel = wajah Allah
Yabok = mencurahkan, nol, kosong

Senin, 02 Juli 2018

MAKNA SEBUAH KETEKUNAN

Ayat Pokok:
"Aku mengasihi orang yg mengasihi aku, dan orang yg tekun mencari aku akan mendapatkan daku."
(Amsal 8:17)

Bumi Jepang sebenarnya tidak terlalu berlimpah kekayaan alamnya, tapi barangkali justru faktor itulah yg memicu org Jepang utk Tekun dan akhirnya malah Sukses. Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negeri lain butuh 40 hari utk membuat mobil yg bernilai sama.Seorang pekerja Jepang bisa melakukan pekerjaan yg biasa di kerjakan 5 sampai 6 orang.Sungguh luar biasa produktivitas kerja org Jepang. Ketekunan org Jepang terbukti dari mereka yg enggan untuk pulang lebih cepat. Bagi mereka, pulang cepat adalah sesuatu yg menandakan orang tersebut tidak di butuhkan di perusahaan lagi.Hal ini menunjukkan sebuah Loyalitas yg tinggi dari orang Jepang.

Seringkali kita di manjakan oleh alam, sehingga kita kurang memiliki daya juang.
Kita dari masih kecil di didik dengan di perlengkapi fasilitas yg komplit dari keluarga.
Apa yg kita inginkan dengan mudah kita dapatkan, sehingga sejak dini kita terbentuk menjadi orang yg kurang memiliki daya juang.

Hari ini kita belajar dari orang Jepang yg tidak di manjakan oleh alam. Karena justru dengan kesulitan yg mereka hadapi membuat mereka Lebih Tekun dan Lebih Sukses dari bangsa lain. Marilah kita belajar untuk meninggalkan zona kenyamanan kita.
Jika selama ini kita di manjakan oleh berbagai kemudahan yg kita dapatkan dari keluarga, dari perusahaan tempat kita bekerja, biarlah mulai sekarang kita tanggalkan semua itu. 

Belajarlah untuk menerima tantangan, dengan begitu kita akan lebih bertekun dalam menyelesaikan pekerjaan kita, membuat kita lebih tangguh dan lebih kuat dari orang lain.

Yak 1:3-4,25 
"Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya."

Wah 3:10 
"Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi."

Wah 14:12 
"Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus."
 Amin

KETEKUNAN ADALAH SYARAT MUTLAK UNTUK ORANG YANG INGIN BERHASIL DAN BERNILAI.

KETEKUNAN DALAM KEHIDUPAN

Ayat Pokok:
"Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri- Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa."
(Ibrani 12:2-3)

Saat berangkat dari rumah pagi², saya melihat siput itu di bawah pohon, merayap ke atas perlahan. Sejenak saya memperhatikan. "Kapan nyampainya?" begitu pikiran yg ada di benak saya. Ya, siput itu merayap begitu perlahan. Mungkin semilimeter setiap langkah. Padahal pohon itu juga tidak mulus; penuh gurat kulit pohon yang pecah, ada benjolan bekas dahan patah, juga lekukan entah bekas apa. Namun, siput itu terus merayap, pelan tetapi pasti.

Siangnya, saat kembali ke rumah, saya melihat siput itu sudah berada di dahan atas.
Untuk melihatnya, saya harus mendongakkan kepala. Sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat begitu perlahannya siput itu merayap dan banyaknya "tantangan" yang harus ia lalui. Itulah buah ketekunan.

Sayangnya dalam lingkup pekerjaan dan pelayanan hidup orang beriman, ketekunan itu tampaknya sudah semakin langka, digantikan "mentalitas cepat bosan"; mudah menyerah, tidak tahan uji, sedikit saja mendapat kritikan terus ngambek; sedikit saja menghadapi kekecewaan terus ingin mundur, sedikit saja dihantam kesulitan, terus me-ngomel; protes kepada Tuhan; tidak mau lagi ke gereja.
Akibatnya, kita pun jadi tidak maju²; iman kita tidak bertumbuh.

Marilah dengan mata yang tertuju hanya kepada Kristus. Dialah sumber teladan ketekunan yg terbaik.
Dan hanya dengan demikian ketekunan kita dapat terus dibangkitkan, sehingga kita pun tidak akan cepat berputus asa atau menjadi lemah.

Kis 14:22 
"Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara."

Rom 5:3-5 
"Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."

2Tim 2:12-13 
"Jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya. "
Amin

Minggu, 24 Juni 2018

SABAR DALAM UJIAN

 Ayat Bacaan:
"Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jejak-Nya dan tidak menyimpang. Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.Tetapi Ia tidak pernah berubah- Siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga. Karena Ia  akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku, dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkan-Nya."
(Ayub 23:10-14)

Pendahuluan
Dalam kehidupan ini, banyak kita hadapi masalah-masalah yang seringkali membuat kita kehilangan semangat dalam hidup. Persoalan demi persoalan datang silih berganti. Masalah yang satu belum selesai, timbul masalah yang lain.  Ada mungkin diantara kita yang sedang menghadapi masalah dalam pekerjaan. Sudah bekerja bertahun-tahun, bukan naik jabatan, tapi malah di PHK. Usaha yang suda dirintis bertahun-tahun mengalami kebangkutan. Tiba-tiba kita mendengar berita anak kita berurusan dengan kepolian karena terlibat tawuran.

Tapi  kalau kita mau jujur, rasanya masalah yang kita hadapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan masalah yang dihadapi oleh Ayub. Ayub adalah orang yang hidup kira-kira sezaman dengan Abraham. Atau mungkin ia hidup lebih awal daripada Abraham. Alkitab memberikan kesaksian bahwa ia adalah orang yang saleh. Ia juga adalah orang yang kaya raya.  Alkitab kita berkata, Ayub memiliki 7000 kambin domba. 3000 unta, 1000 lembu sapi, 500 keledai, dan ia punya 10 orang anak.  Tapi satu kali Tuhan mengijinkan pagar perlindungan-Nya dicabut. Setan menyerang dia. Seluruh hartanya dijarah oleh musuh. Kesepuluh anaknya yang sedang pesta di sebuah rumah milik salah satu saudara mereka, runtuh menimpa mereka sehingga sepuluh anaknya mati dalam seketika. Tidak sampai disitu saja, Ayub mengalami sakit bisul, borok dari ujung rambut sampai telapak kaki.  Sampai akhirnya istrinya berkata, "Sudahlah, mengapa kamu masih percaya kepada  Tuhan? Kutukilah saja Tuhanmu itu, Katanya Tuhan penuh kasih, mana buktinya? Lalu setelah itu kamu mati sekalian". Inilah beban fisik, mental, spiritual yang dialami oleh Ayub.  Dan masalahnya tidak datang satu persatu, tetapi secara bersama-sama. Tetapi kalau kita baca dalam Ayub 1:20-22, ternyata didalam kesulitan, Ayub tidak bersungut-sungut. Ayub 1:20-22," Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya,  dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah. Katanya, "dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil. Terpujilah nama TUHAN. Dalam kesemuanya itu  Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.".
Habis-habisan. Ludes semuanya,  Badanya juga penuh dengan borok, semua kekayaannnya habis. Tapi ia masih berkata, Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama TUHAN.

"Ayub orang saleh, tapi mengalami pergumulan berat. Namun Ia tidak bersungut-sungut. 
(Ayub 1:20-22)
hasilnya
Ayub dipulihkan 2 kali ganda.
(Ayub 42:10)

Dalam situasi sulit, tapi Ayub masih bisa memuji TUHAN.  Hasilnya, orang yang diuji dan benar-benar tabah, sabar dalam ujian, ia dipulihkan dan diberkati TUHAN. Dulu ia punya 7000 kambing domba, sekarang jadi 14.000. Unta yang semula 3000 kini menjadi 6000,  lembunya yang tadinya  1000 kini menjadi 2000. Keledainya yang semula 500  kini menjadi 1000 keledai.  Tuhan juga mengganti sepuluh orang anaknya yang sudah mati. Mengapa anakya tidak menjadi 20 seperti semua binatang ternaknya? Karena kalayu binatang yang sudah mati habis, tapi anak yang sudah mati, ia tetap ada di sorga. Alkitab berkata, Ayub masih hidup 140 tahun lagi setelah ujian itu. Misalnya waktu mengalami ujian usianya 60 tahun, tambah 140 tahun jadi 200 tahun. Karena itu para penafsir menafsirkan, bahwa Ayub hidup sejaman atau sebelum Abraham. Mengpa? Karena usia hidup manusia semakin merosot. Usia Abraham 175 tahun. Jadi kemungkinan Ayub hidup sebelum atau setidaknya sejaman dengan Abraham.  Ayub diberkati oleh Tuhan dan yang terutama, ia jadi teladan bagi banyak orang. Bahkan setelah ribuan, tahun,melalui kisah yang dicatat didalam Alkitab, bagaimana kita harus sabar di  tengah ujian

Kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian.
Apa kuncinya sehingga ia dapat menghadapi pergumulannya yang begitu hebat? Karena keyakinan yang ia miliki dan respon hatinya.

Apa kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian pergumulan?
...karena keyakinan dan respon hatinya !

Kita jangankan mengalami seperti itu, baru sakit sedikit saja sudah mengomel kepada Tuhan.  Kita kena musibah sedikit saja, kita protes kepada Tuhan. Mengapa Tuhan tidak melindungi saya? Baru mengalami PHK saja, lupa ke gereja. 

Mengapa Ayub dapat kuat dan sabar menghadapi ujian?
a. Keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU.
   Kita bisa berkemenangan seperti Ayub, kalau kita punya keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU. Ayat 10 berkata, "Sebab Ia tahu jalan hidupku."Kadang-kadang kita tidak tahu apa yang akan terjadi didepan kita.  Tapi tidak perlu kuatir. Sebab lebih baik kita tidak tahu, tapi Tuhan tahu. dari pada kita tahu, tapi Tuhan tidak tahu.
Ayub 23:13, " Tetapi Ia tidak pernah berubah--siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga.". Allah kita adalah Allah yang berdaulat. Apapun yang Ia lakukan adalah yang terbaik bagi kita.


Rabu, 13 Juni 2018

PELAJARAN DARI KISAH AKHAN

Bacaan : 
Yosua 7:1-26
Nats: 
"Berkatalah Yosua: "Seperti engkau mencelakakan kami, maka Tuhanpun mencelakakan engkau pada hari ini." Lalu seluruh Israel melempari dia dengan batu,semuanya dibakar dengan api dan dilempari dengan batu."
(Yosua 7:25)
Pendahuluan
Baru saja orang Israel  memperoleh kemenangan yang gilang-gemilang dengan didudukinya kota Yerikho yang merupakan kota yang memiliki tembok yang super kokoh, tetapi kemudian dapat roboh dan hancur karena pertolongan Tuhan. Kota selanjutnya yang ada di depan mereka dan harus ditaklukan adalah kota Ai. Kota ini adalah kota yang lebih kecil dari Yerikho. Jumlah penduduknya pun sedikit.
Menurut para pengintainya; tidak usah terlalu banyak mengirimkan orang untuk menaklukkan kota Ai yang kecil ini. Cukup 2 atau 3 ribu pasukan saja menurut mereka. Rupaya merek sudah sangat yakin bahwa mereka pasti akan sukses melawan kota Ai ini.
Tetapi apa yang kemudan terjadi? Orang Ai justru dapat menewaskan 36 orang Israel dan yang lainya berlari meninggalkan kota Ai. Apakah ini karena orang-orang Ai lebih kuat dari pada orang Yerikho sehingga mereka  mengalahkan orang Israel?. Kekalahan itu dari Tuhan, karena Tuhan tidak mau memberikan kemenangan kepada orang Israel. Mengapa demikian? Karena orang Israel berubah setia kepada Tuhan. Orang Israel tidak taat sepenuhnya kepada Tuhan. Apakah semua orang Israel yang tidak setia kepada Tuha? Tidak !.  Hanya satu orang saja yang melakukannya yaitu Akhan dari suku Yehuda.
Ia telah mengambil jarahan yang sudah dikhususkan bagi Tuhan dari orang Yerikho berupa:
- Jubah yang indah buatan Sinear 
- 200 Syikal perak
- 1 batang emas yang beratnya 50 syikal

Mengapa Akhan melakukan?
Semua itu diakui oleh Akhan. Ketika ditanya oleh Yosua dan alasannya adalah, karena aku menginginkannya.  Perbuatan Akhan ini sudah menyakiti hati Tuhan.
Dua kesalahan yang dilakukan oleh Akhan yaitu:
- Akhan tidak setia atau tidak taat kepada Tuhan
- Akhan mencuri kemuliaan Tuhan, sebab barang-barang emas yang merupakan barang jarahan harus dipersembahkan ke rumah Tuhan ( Imamat 27:28-29).

Akhan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ia dan seisi keluarganya serta semua miliknya dibakar dengan api dan dilempari dengan batu sampai mati dilembah Akhor.
Nama Akhan berati  persoalan atau masalah.

Pelajaran Dari Kisah Akhan ini.
Dari kisah Akhan ini kita mendapat pelajaran.
a. Ada pepatah; "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga,". Yang melakukan ketidak setiaan hanya satu orang saja yaitu Akhan, namun yang menanggung akibatnya seluruh orang Israel dan bahkan ada juga korban jiwa 36 orang. Mungkin Akhan menyangka perbuatannya tidak akan diketahui siapapun dan tidak akan berakibat apapun. Seperti  Tuhan yang melihat hati Rahab diantara orang-orang Jerikho, Tuhan menyelamatkan Rahab dan keluarganya  dan Tuhan juga melihat semua orang Israel termasuk Akhan, maka dosa Akhan harus ditanggung oleh seluruh orang Israel. Hal ini Tuhan lakukan agar orang Israel sungguh-sungguh berpaut kepada Tuhan, sebab kesalahan satu orang  akan berakibat fatal bagi seluruh bangsa.

b. Tidak ada yang tersembunyi bagi Allah..
Meskipun Akhan sudah menyembunyikan hasil curiannya dengan memendam ke dalam tanah di dalam kemahnya, namun Tuhan tetap mengetahuinya. Hati-hati juga jika ada orang yang mau korupsi dengan berbagai cara yang tujuannya,"mengambil yang bukan miliknya", maka akan ada akibat yang harus ditanggungnya bahkan keluarganya. Lihat saja para koruptor yang sudah tertangkap dan menerima hukumannya, dia menderita dan keluarganya juga menderita. Disamping terpisah sesama keluarga, nama baik juga sudah tercemar.
"Nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas." (Amsal 22:1)

c. Keinginan duniawi senatiasa bertentangan dengan kehendak Tuhan. Keinginan duniawi hanya memberikan "kebahagiaan semu, sementara, sedangkan kebahagiaan yang datang dari Tuhan adalah kebahagiaan sejati dan kekal. Tuhan tidak melarag manusia kaya dan banyak hartanya, namun harus ingat, bagaimana cara mendapatkannya, dengan jujur atau mencari hak orang lain.
Tuhan juga tidak ingin manusia mengumpulkan hartanya di bumi, tetapi harta di sorga. "Sebab dimana hartamu berada, disitu hatimu berada. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga, di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dengan pencurinnya. Karena dimana harta hartamu berada, disitu juga hatimu berada." (Matius 6:20-21).

Penutup
Sepandai apapun cara yang digunakan untuk mengambil hak orang lain, pencuri akan mendapatkan ganjarannya.

LINK INFORMASI PENTING
DIREKTORI SITUS ROHANI KRISTIANI


Senin, 11 Juni 2018

3 PESAN DARI KENAIKAN YESUS KE SORGA

 Ayat Pokok:
Kisah 1:6-11
Pendahuluan
Hari ini kita memperingati hari Kenaikan Yesus Kristus. Saat memperingati kematian Tuhan Yesus Kristus, kita diingatkan akan beberapa hal.
Kita juga diingatkan akan tiga pesan dari peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga.

3 Pesan Kenaikan Tuhan Yesus
a. Tuhan Yesus akan datang segera.
Lukas menulis baik dalam Lukas 24:50-53 maupun Kisah 1:6-11 bahwa  pada waktu itu murid-murid Tuhan Yesus sedang  berkumpul dan Tuhan Yesus ada di tengah-tengah mereka. Tiba-tiba ketika Ia sedang berkata-kata dengan mereka dan memberkati mereka, Ia terangkat naik ke Surga. Pesan pertama dari peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga adalah Tuhan Yesus akan segera datang kembai.
b. Jangan pernah berhenti mencari Tuhan
c.  Tuhan memberikan seorang penolong.

Penutup
Firman Tuhan berkata; " Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya." (Yohanes 14:16)
Kita perlu penolong yaitu Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus kita tidak akan dapat melakukan apa yang Tuhan perintahkan dalam hidup kita. Tanpa Roh Kudus kita tidak akan pernah mengerti kebenaran firman Tuhan. Kita tidak mungkin dapat menjadi pelaku firman. Kita tidak akan mungkin dapat hidup kudus. Kita tidak akan dapat hidup sungguh-sungguh di dalam Tuhan. Kita tidak akan pernah dapat berjaga-jaga menantikan kedatangan Kristus menjemput gereja-Nya.  Kalau Roh Kudus ada, Ia akan menginsafkan kita akan dosa. Roh Kudus membawa kita kepada jalan kebenaran.

Roh Kudus memiliki tugas mengingatkan akan adanya penghakiman. Dia memberikan kita kekuatan. sukacita, hikmat akan apa yang harus kita lakukan. Apa yang harus kita putuskan. Bukankah dalam segala hal seringakali kita harus mengambil keputusan, baik dalam usaha, pekerjaan, bisnis, keluarga dan banyak hal lain dimana kita harus dapat mengambil keputusan dengan tepat. Untuk itulah kita perlu Roh Kudus, yang adalah Roh Hikmat. Kita juga perlu Roh Kudus yang dapat memampukan kita untuk mengasihi siapapun, bahkan kepada orang-orang yang membenci kita.

Tuhan Yesus Memberkati.
LINK INFORMASI PENTING

Minggu, 10 Juni 2018

MENGHORMATI ORANG TUA



Ayat Pokok:
"Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu"
(Keluaran 20:12)

Pendahuluan
Setiap kita tentu mengininkan memiliki usia yang lanjut. Dalam ayat ini yang dimaksud usia lanjut, bukan sekedar usia secara fisik. Jadi bukan berarti orang yang mencapai usia lanjut, kita berpikir pasti orang itu sangat berbakti kepada orang tuanya.Dan ketika ada teman atau tetangga kita yang masti muda, kemudian kita berpikir, pasti ia durhaka kepada orang tuanya. Belum tentu seperti itu.
Usia lanjut yang dimaksud adalah ketika kita meninggal, maka generasi kedua, ketiga, keempat dan seterusnya masih mengingat kita.
Seringkali kita tanpa sadar kita mudah melupakan orang tua kita. Siapakah yang masih megingat nama kakek kita?

Khotbah tentang menghormati orang tua sangat jarang dikhotbahkan di ibadah umum. Kebanyakan di sampaikan di sekolah minggu atau ibadah remaja.

Beberapa  hal yang  perlu kita renungkan berkaitan dengan menghormati orang tua.
1. Menghormati orang tua adalah sebuah hukum.
Apa artinya hukum? hal yang berlaku umum dan diperlakukan sama. Hukum juga berbicara tentang kepastian. Hukum juga ada untuk mengatur keharmonisan hubungan antar manusia.Sebagai hukum, maka ketika kita melanggar, ada akibatnya.Sama seperti kita melanggar hukum yang ada di dunia ini. Sebaliknya ketika kita taat, kita akan mendapat berkat.

2. Kita harus menghormati orang tua, karena mereka adalah hadiah yang pertama dari Tuhan.
Ingatlah bahwa orang tua adalah orang pertama yang Tuhan  kirim untuk menolong kita dan menjadi sarana Tuhan untuk kita ada di dunia. Kalau kita tidak meghargai hadiah berharga dari Allah, kama kita sedang tidak menghargai si pemberi hadiah, yaitu Allah. Kalau kita sadar bahwa orang tua adalah hadiah terindah dari Tuhan, maka kita pasti akan menghargai mereka dengan sungguh-sungguh.

3. Ada berkat ketika kita menghormati orang tua.
Apa berkat yang disediakan Tuhan? Kehidupan yang berbahagia dan panjang umur.  Juga akan terjadi pemulihan dalam kehidupan kita.

Penutup
Menghomati orang tua adalah  yang indah dalam Tuhan. Mari kita minta kekuatan dari Tuhan untuk menjadi pelaku firman tentang menghormati orang tua ini. Orang tua bukan hanya berbicara orang tua secara jasmani. Ada ayah dan ibu mertua, ada gembala jemaat kita, ada bapak dan ibu guru dan ada orang-orang yang dituakan di sekitar kita.

LINK INFORMASI PENTING

Kamis, 07 Juni 2018

KEJATUHAN MANUSIA DAN PENYELEMATANNYA



Ayat Pokok:
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
(Yohanes  3:16)


Pendahuluan
Ayat ini adalah ayat yang paling terkenal dalam Alkitab dan yang paling disukai. Ayat ini adalah inti dari Injil Yesus Kristus. Ayat ini adalah  kunci kekristenan. Oleh sebab itu kita harus mengerti dan memahami benar makna dari ayat ini.

Mari kita simak dan perhatikan dengan baik ayat ini. Setidaknya da 4 hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan ayat ini. Empat point penting dari ayat ini adalah: (1) Kasih Allah; (2) Pemberian Allah; (3) Cara menerima pemberian Allah; dan (4) Berkat dari penerimaan atas anugerah Allah.
Mari kita perhatikan dengan baik  empat point ini.

Pertama, ayat ini menjelaskan tentang kasih Allah.
"Karena begitu besar kasih Allah..." Ini adalah sebuah kabar yang luar biasa. Allah begitu mengasihi akan dunia ini. Dunia yang dimaksud dalam ayat ini adalah manusia-manusia yang ada di dunia ini, bukan dunia dalam arti bumi, tempat dimana kita sekarang ada untuk sementara.  Alah begitu mengasihi manusia, bahkan Alkitab katakan kasih-Nya begitu besar. Mengapa besar? Mengapa tidak tinggi, atau  luas? Karena kalau tinggi dan luas ada ukuran yang bisa dipakai sebagai satuan ukur. Misalnya meter, kilo meter. Tetapi kalau besar, tidak ada satuan ukurnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kasih Allah itu tidak terukur. Mengapa Allah mengasihi manusia? Apa buktinya Allah mengasihi manusia?
Sejak manusia diciptakan Tuhan, manusia dalam keadaan yang suci dan mulia. Tidak ada tabiat dosa dalam diri manusia pertama. Kejadian 1:27 menulis," Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia,laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka."

Artinya bahwa Allah menciptakan manusia begitu sempurna bahkan serupa dan segambar dengan diri-Nya. Tetapi kemuliaan Tuhan dalam diri manusia itu menjadi sirna, tatkala manusia memberontak kepada Tuhan dan lebih menuruti bujukan iblis. Sejak itu manusia menjadi makluk yang berdosa.

Roma 3:23 "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah."
Roma 3:11,"Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah."

Dan manusia yang berdosa, tidak mungkin berkenan kepada Tuhan, kalau tidak disucikan kembali dari dosa-dosa akibat pelanggarannya.
Roma 6:23 a " Sebab upah dosa ialah maut.."
Tetapi kabar baiknya, ayat dalam bagian selanjutnya dari ayat ini menyatakan "... tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." inilah point penting selanjutnya dari ayat ini yaitu:  tentang pemberian Allah yang Agung.

 Kedua, ayat ini menjelaskan tentang pemberian Allah yang Agung.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang  tunggal...."

Ini adalah pemberian terbesar. Kasih Allah yang mulia.  Ia begitu mengasihi manusia yang telah jatuh dalam dosa sehingga ," Ia memberikan anak-Nya yang tunggal.."
Kapan Allah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal?
Pertama pada saat  Natal, saat kelahiran-Nya dalam tubuh kemanusiaan. Allah memberikan Yesus pada saat berinkarnasi sebagai manusia.
Galatia 4:4" Tetapi setelah genap waktinya, maka Allah mengutus anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan..."
Allah mengirim mengambil rupa  manusia dengan masuk melalui rahim Maria. sehingga teks Alkitab kita berbunyi, " Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal.."

Tetapi ternyata tidak sampai disitu saja. Kasih Allah berlanjut dengan "memberikan "Yesus untuk mati di kayu salib demi membayar dosa-dosa kita. Ia rela menggantikan hukuman yang seharusnya kita tanggung.

Roma 5:8, " Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Kata mengaruniakan bermakna bahwa itu adalah sesuatu yang benar-benar pemberian Allah bagi kita yang seharusnya tidak layak untuk memperolehnya, tidak layak untuk menerimanya, tetpai itu yang sediakan Tuan bagi orang yang percaya dan menerima Kristus.
Ini yang menjadi point penting ketiga dari ayat ini.

Ketiga, ayat ini menjelaskan kepada kita bagaimana cara menerima pemberian itu.
Bagaimana cara menerima dan merespon pemberian itu?
Yohanes 3:16 menulis. " Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya barang siapa yang percaya kepada-Nya, tidak binasa..."
Satu-satunya cara untuk kita dapat menikmati anugeerah dan pemberian Agung Allah adalah dengan kita percaya kepada  Tuhan Yesus Kristus.  Kata "kepada" dalam ayat ini diterjemahkan dari kata "eis" dalam bahasa Yunani, yang artinya bukan saja sekedar percaya kepada Dia, tetapi percaya : di dalam, atau ke dalam Dia. Kalau sekedar percaya kepada Dia, Iblis juga percaya Yesus,  tapi tidak mempercayakan dirinya kepada Yesus, Tidak menaruh percayanya didalam atau ke dalam Yesus. Kita harus menaruh percaya kita ke dalam atau di dalam Yesus,

Letakkanlah seluruh iman percaya kita kepada Tuhan Yesus Kristus, sehingga kita, tidak akan binasa. Ini adalah point keempat yang akan kita pelajari dari ayat ini.

Keempat, ayat ini menjelaskan kepada kita berkat-berkat yang akan kita peroleh dari menerima pemberian Kristus itu.
Perhatikan kembali Yohanes 3: 16 dan mari kita ucapkan bersuama dengan suara yang keras dan jelas.
" Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Dari ayat ini, kita dapat melihat ada dua hal yang akan didapat oleh orang-orang yan percaya ke dalam atau didalam Dia.
Pertama, " tidak binasa"
Ini artinya, kita yang percaya kepada dan didalam Yesus tidak akan masuk neraka.  Tak seorangpun yang teah percaya "didalam " Yesus  akan binasa dalam nyala api neraka. Mengapa demikian?
Yohanes 10:28 menulis," Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya."

Jadi, hasil pertama dari percaya di dalam Yesus melalui iman adalah bahwa Anda tidak akan pernah binasa. Anda akan terhindar dari kematian ke dalam hidup seketika itu juga pada saat percaya kepada Dia, datang kepada Dia dalam iman.

Hasil yang kedua, ketika Anda datang kepada Yesus dan percaya di dalam Dia, adalah bahwa seketika itu juga Anda akan menerima hidup kekal. Anda dilahirkan kembali ke dalam kehidupan kekal, dan itu tidak dapat dibatalkan dari Anda untuk selama-lamanya. “Mereka tidak akan pernah binasa” (Yohanes 10:28).

Betapa ini adalah janji yang ajaib! Betapa ini adalah pengharapan yang begitu mulia! Mari kita berdiri sekali lagi dan membaca Yohanes 3:16 dengan suara keras.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16)

Penutup.
Apakah Anda mau percaya di dalam Yesus, percaya di dalam Dia, “meletakkan” di atas Dia segala-galanya? Mari kita menaruh percaya kita di dalam Dia. Karena hanya ini satu-satunya cara untuk kita menikmati keselamatan dan kehidupan kekal.

LINK INFORMASI PENTING
MATERI-MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA
DIREKTORI SITUS ROHANI KRISTIANI

Kamis, 31 Mei 2018

DOA YANG MENGUBAH KEADAAN

Nats Alkitab
1 Samuel 1:21-28

Pendahuluan:
Dalam kehidupan ini kita diperhadapkan pada berbagai macam masalah, baik itu masalah ekonomi, sakit-penyakit, rumah tangga, pekerjaan ataupun masalah bisnis.  Saat kita menghadapi masalah, hal penting yang harus kita perhatikan adalah "sikap kita dalam menghadapinya". Ada orang yang "menyerah kalah" terhadap masalahnya, tetapi ada juga yang"tetap tegar" dalam menghadapinya. Apapun sikap kita, kita adalah pilihan. Selain sikap, maka hal ini yang tak kalah penting dalam menghadapi masalah adalah"doa". Didalam doa kita mendapatkan penyelesaian masalah, karena dalam doa kita melibatkan Allah, dan di dalam doa kita memiliki pengharapan.

Kalimat Kunci:
Apa yang dapat kita pelajari melalui kehidupan Hana? Dan bagaimana doa Hana mampu mengubah keadaannya?

Isi:
1. Hana memiliki masalah yang tumpang tindih
Dalam 1 Samuel 1:5 dikatakan bahwa Hana memiliki masalah dengan kandungannya:"Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian saja, sebab TUHAN telah menutup kandungannya."

Hal kedua yang menjadi masalah bagi Hana adalah penghinaan Penina kepadanya: "Tetapi madunya selalu menyakiti hatinya supaya ia gusar, karena Tuhan telah menutup kandungannya." ( 1 Samuel 1:6)

Dalam kenyataan hidup kita juga seringkali memiliki masalah yang tumpang tindih, yang terkadang masalah yang satu belum selesai kita sudah diperhadapkan pada masalah lainnya.

2. Hana datang pada alamat yang tepat
Hal kedua yang dapat kita pelajari dari Hana adalah dia datang pada alamat yang tepat, yaitu mencari Tuhan. Dalam 1 Samuel 1:9-10 dikatakan:" Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana, sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci TUHAN, dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu." Dalam hal ini menarik untuk kita renungkan bahwa Hana memilih alamat yang tepat, yaitu dia datang pada Tuhan. Saat kita menghadapi masalah, perlu kita punya fokus hanya kepada Allah, dan bukan mengharapkan pertolongan manusia.

3. Tuhan ingat setiap orang yang mau berseru kepada-Nya.
Dalam 1 Samuel 1:19 dikatakan: "Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, istrinya, TUHAN ingat kepadanya."

Melalui bagian ini kita dapat melihat bahwa Tuhan memperhatikan keluhan dalam hidup umat-Nya Tuhan tidak pernah lupa apa yang kita doakan kepada-Nya dan Tuhan tidak pernah meremehkan setiap kita yang mau berseru kepada-Nya.

Melalui kehidupan Hana kita dapat menyaksikan bahwa doa mampu mengubah air mata kepedihan menjadi air mata sukacita, untuk itu kita mesti tetap bertekun dalam doa, karena doa mampu mengubah segala sesuatu.

4. Hana menepati janjinya kepada Tuhan.
Dalam 1 Samuel 1:27-28 dikatakan:" Untuk mendapatkan anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN."Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN."

Dalam ayat diatas kita  dapat menyaksikan bahwa Hana adalah orang yang setia pada apa yang dijanjikannya.  Dalam ayat 11 ia telah berjanji kepada Tuhan bahwa apabila Tuhan memberikan anak kepadanya, maka ia akan memberikan anak tersebut kepada Tuhan, dan Hana menepati janjinya.

Dalam kehidupan kita, apabila kita memiliki pergumulan yang berat, seringkali kita berjanji kepada Tuhan, tetapi ketika Tuhan sudah menyelesaikan pergumulan kita, seringkali pula kita tidak menepati janji kita kepada Tuhan.

Penutup
Melalui kehidupan Hana hari ini kita belajar tentang keadaan hidup yang diubahkan. Apa yang kita pelajari dari Hana; pertama: Hana punya masalah yang tumpang tindih. Kedua, Hana hanya datang pada alamat yang tepat, yaitu kepada Tuhan. Hana menyadari bahwa Tuhan sumber penyelesaian masalah. Ketiga, Tuhan menjawab doa orang yang sungguh berseru kepada-Nya. Keempat, Hana adalah orang yang setia pada apa yang dijanjikannya. Dia bukan hanya berjanji kepada Tuhan ketika ia menghadapi masalah, tetapi ia juga menepatinya.

Sumber:
50 Outline Khotbah Iman yang Membawa Kemenangan, Samuel Pristiwantoro, GL Publishing, Jakarta


Senin, 14 Mei 2018

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT:SURAT 2 TIMOTIUS

2 Timotius 1:7
"Sebab Allah  memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."

1. Paulus menulis surat 2 Timotius ini ketika ia ada di dalam penjara. Hal ini dapat dilihat dari apa yang ia tulis dalam  Ps.1 ayat 8, 16 dan ps. 2 ayat 9. Paulus bahkan merasa bahwa ia akan segera dihukum mati. Hal itu bisa dibaca dalam ps. 4:6.

2. Meskipun ia ada dalam penjara, tetapi ia tidak berputus asa, bahka ia tetap mampu mengucap syukur, sebagaimana yang ia tulis dalam ps. 1:2.

3. 

Sabtu, 12 Mei 2018

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT:KITAB YESAYA

Yesaya 43:21
"Umat-Ku yang telah Kubentuk bagi-Ku, akan memberitakan kemasyuran-Ku"

1. Kekristenan tidak dapat dilepaskan dari pujian.
Mengapa kita harus memuji Tuhan?
a. Sebab kita diciptakan untuk memuji Tuhan ( Yesaya 43:21,7)
b. Kita diperintahkan untuk memuji Tuhan ( Mazmu 150:6)
c. Sebab Tuhan telah menyelamatkan kita ( 1 Taw 16:35, Mazm 106:47, Mazm 9:15)
d. Ekspresi syukur kita kepada Tuhan (  1 Taw 16:36, Ibrani 13:15)
e. Sebab kasih setia-Nya kekal ( Mazm 106:1, Mazm 138:2)
f. Sebab Tuhan bertahta atas pujian kita (Mazm 22:4)
g. Indah dan baik memuji Tuhan ( Mazm 147:1,
h. Sebab Tuhan layak dipuji (Wahyu 5:13-14, Mazm 146:1-2)
i. Ada kuasa dalam pujian (1 Sam 16:14,23,
j. Mengubah keadaan buruk menjadi kemenangan (Mazm 43:5, Mazm 22:4, Kisah 16:26)
k. Sebab itulah gaya hidup kita di sorga (Yesaya 66:22-23, Wahyu 22:1-3)

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT:KITAB MAZMUR

Mazmur 188:8
"Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya pada manusia."

1. Mazmur 188 adalah  kitab yang berada di tengah-tengah Alkitab kita.  Tapi banyak diantara kita yang mungkin belum tahu kalau banyak keunikan-keunikan lain dari Mazmur 188 ini. Ada 7 keunikan Mazmur 188 ini yaitu:
a. Mazmur 188 ini adalah Pasal yang terletak di tengah-tengah Alkitab kita.
b. Sebelum Mazmur 188, terdapat Mazmur 117 yang merupakan pasal terpendek  dalam Alkitab
c. Setelah Mazmur 118, terdapat Mazmur 199 yang merupakan pasal terpanjang dalam Alkitab kita.
d. Sebelum Mazmur 118,ada 594 pasal.
e. Sesudah Mazmur 188, ada 594 pasal
f. Jika pasal sebelum Mazmur 118   dan sesudah Mazmur 118 dijumlahkan  ( 594+594) semuanya berjumlah 1188 pasal dan ini adalah jumlah seluruh pasal dalam Alkitab.
g. Angka 1188 atau Mazmur 118:8 juga merupakan ayat yang terletak di tengah-tengah kitab?

Ayat yang terletak di tengah-tengah atau ayat sentral dalam Alkitab itu memiliki arti yang dalam dan jelas sekali. Kalau Tuhan sudah meletakkan seperti itu, pasti ayat ini sangat penting.

Mazmur 144:13
"Semoga gudang-gudang kita penuh, mengeluarkan beraneka  ragam barang, semoga kambing domba kita menjadi beribu-ribu, berlaksa-laksa di padang-padang kita."

1. Kecemasan hari-hari ini melanda semua orang, baik itu kaya, miskin, tua, muda, di kota maupun di desa. Banyak alasan orang-orang saat ini mengalami kecemasan.Tentang kesehatan, keluarga, usaha.Orang yang cemas seringkali nekat. Orang yang cemas juga senang dengan ramalan-ramalan. Suka buat yang aneh-aneh, mudah terbujuk kesenangan duniawi. Tapi kita bersyukur punya Tuhan yang janji-Nya ya dan Amin. Tuhan berjanj bahwa gudang-gudang kita penuh.

Apa makna gudang-gudang kita penuh?
a. Hidup kita akan diberkati
b. Masa depan kita cerah
c. Hidup kita akan menjadi berkat
d. Hidup kita tidak akan pernah dipermalukan.

2. Bagaimana ciri orang yang mengandalkan Tuhan?
Ada beberapa ciri orang yang mengandalkanTuhan
a. Percaya akan firman Tuhan
b. Tidak sombong
c. Selalu meminta pimpinan Roh Kudus


Mazmur 145:2
"Setiap hari  aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan untuk selamanya."

1. Setiap orang pasti punya hal yang rutin untuk dia lakukan. Misalnya setelah bangun pagi, minum kopi sambil nonton tv. Tetapi hari ini ada teladan yang luar biasa dari Pemazmur. Setiap hari, Pemazmur berkata,"aku hendak memuji-muji Tuhan dan merenungkan firman Tuhan.

Mengapa kita harus memuji-muji Tuhan setiap hari?
a. Karena kasih-Nya tidak pernah berkesudahan.
b. Karena dengan memuji Tuhan, kita semakin kuat.
c. Dengan memuji Tuhan,kita makin dekat dengan Tuhan.
d. Karena dengan memuji Tuhan setiap hari, karakter kita makin dibaharui dan diubahkan.

2.

Jumat, 11 Mei 2018

BERILAH DIRIMU DIPIMPIN ROH KUDUS

Ayat Pokok:
"Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup dibawah hukum Taurat."
(Galatia 5:18)
 
Pendahuluan
Segala yang yang terjadi dalam kehidupan kita, banyak dipengaruhi oleh siapa yang mengontrol dan memimpin kita. Jika setan yang mengontrol, menguasai atau memimpin kehidupan kita, maka sifat-sifat setan akan ada dalam kita, dan kita akan kesetanan. Kalau hidup kita dikuasai oleh uang, maka kita akan menjadi materialistis. Dan akau hidup kita dikuasai oleh nafsu, maka hidup kita akan  hedonis, egois dan hancur.

Sebaliknya, kalau hidup kita dipimpin dan dikuasai oleh Allahm maka hidup kita akan menyerupai Allah. Kalau hidup kita dikuasai oleh Roh Kudus, maka hidup kita akan berbuah Roh Kudus- Galatia 5:16-26. Oleh karena itu seorang Kristen sangat penting dan harus selalu dipimpin oleh Roh Kudus, agar menghasilkan keputusan yang tepat dan benar. Dengan demikian hidup kita akan menjadi berkat dan kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam kehidupan kita.

Pentingnya hidup dipimpin oleh Roh Kudus.
Mengapa kita perlu hidup dipimpin oleh Roh Kudus?
1. Supaya dapat membedakan benar-salah dan baik-buruk.
Dipimpin oleh Roh Kudus adalah cara untuk dapat membedakan yang baik dan buruk, benar dan salah didalam menimbang untuk memutuskan suatu perkara dan bertindak atau berbuat terhadap sesuatu hal atau perkara. Ini menyangkut cara. Galatia 5:16-21.

Contoh: 
Ketika Salomo memutuskan masalah dua orang ibu yang memperebutkan seorang anak
(1 Raja-raja 3:25-28. Saat Yesus memutuskan untuk mau mati bagi dosa ketika berdoa di taman Getsemani (Matius 26:42)


2. Supaya dapat memiliki karakter seperti Kristus.
Orang Kristen yang dipimpin oleh Roh Kudus, akan menjadi orang Kristen yang baik, suci, memilik sifat baik, dan menjadi pemimpin yang berkarakter Kristus. Rasul Paulus menulis," tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menantang hal-hal itu."-Galatia 5:22-23.

3. Supaya dapat menang atas keinginan daging
Orang Kristen yang dipimpin oleh Roh Kudus, telah menyalibkan atau mengalahkan kehendak/keinginan daging. Rasul Paulus menulis," Barang siapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh"-Galatia 5:24-25. Seperti Paulus meninggalkan cara hidup yang lama. Kolose 3:7-8, 13-16.

4. Supaya dapat hidup dengan rendah hati.
Orang Kristen yang dipimpin oleh Roh Kudus akan menjadi orang Kristen yang rendah hati. Tidak gila hormat dan tidak sombong.penurut dan suka bersyukur, dan bukan iri hati (Galatia 5:26). Oleh sebab itu marilah kita. Oleh sebab itu marilah kita selalu menyerahkan hidup kita untuk selalu dipimpin oleh Roh Kudus, agar kita tidak tersesat dan menjadi penyesat. melainkan penuh penguasaan diri di dalam hikmat Tuhan dan  dapat menimbang serta memutuskan segala sesuatu dengan bijak dan dengan cara yang tepat.

Ingat, keputusan yang tepat, jika dilakukan dengan cara yang tidak salah, tetap saja akan menjadi masalah.

Penutup



CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT: KITAB KEJADIAN

Kejadian 3:6
"Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya, dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya."

1. Keinginan hampir selalu diawali dengan melihat. Hal ini yang terjadi pada Hawa.  Tadinya ia tidak tertarik dengan pohon pengetahuan yang ada di taman Eden. Namun, karena bujukan si ular licik, ia mulai melihat bahwa buah itu tampak sedap. Mungkin kemudian ia membayangkan dirinya sedang menikmati rasa buah itu. Karenanya ia mulai berpikir bahwa setelah ia memakan buah itu, ia akan menjadi sama seperti Tuhan. Akhirnya ia tergoda untuk  memetik dan memakan buah terlarang itu. Ia pun bahkan membujuk suaminya untuk ikut memakan buah tersebut.  Akibatnya Hawa dan suaminya  harus kehilangan kekayaan sejati yang sudah Tuhan anugerahkan atas hidup mereka.

Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk menjaga apa yang kita lihat dan kemudian kita pikirkan. Setiap harinya kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Seusai bekerja atau  disela-sela aktifitas wajib kita, kita bisa saja berselancar di internet, membaca buku,  ataupun menonton. Bahkan didalam semuanya itu terdapat bermacam pilihan. Apakah yang kita cari adalah berita terkini, hiburan, drama, atau hal-hal rohani. Tergantung dari apa yang sehari-hari kita lihat, pikiran kita akan terbentuk dan keinginan kita pun timbul.

Oleh karena itu belajarlah untuk lebih bijak dalam memilih apa yang kita lihat dan pikirkan. Itu sebanya juga, Tuhan memerintahkan kita untuk merenungkan firman-Nya siang dan malam.  Sampai pikiran dan juga keseharian kita dipenuhi perkara-perkara rohani. Semakin kita bergaul karib dengan Tuhan melalui perenungan firman, Tuhanpun akan menaruh ke dalam hati kita suatu kerinduan ilahi,  kelaparan roh , yang semakin besar setiap harinya.  Ketika keinginan kita selaras dengan kehendak Tuhan, maka sesuatu yang ajaib pasti terjadi. Terobosan terjadi dan kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita. Saat kita memilih yang terbaik dari semua yang baik, kita tidak akan pernah kehilangan penyediaan Tuhan yang terbaik dalam kehidupan kita.

KOMENTAR AYAT PER AYAT KTAB KELUARAN

Keluaran 16:13
"Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu."
  1.  Kata "burung puyuh" ditulis empat kali dalam Alkitab Bahasa Indonesia Terjemahan Baru, yaitu di kelauaran 16;13 ini, Bilangan 11:31,32,Mazm 105:40. Kata Ibrani yang diterjemahkan dengan kata "burung puyuh" atau dalam bahasa Inggrisnya  quail adalah "selaw". penyebutan kata selaw untuk pertama kali adalah di Keluaran 16:31.
  2. ff
  3. ff
  4.  

Selasa, 08 Mei 2018

KEKUATIRAN TIDAK BERGUNA

Ayat Pokok:
"Siapakah diantara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
(Matius 6:27)

Pendahuluan
Siapa yang tidak pernah kuatir?
Setiap orang, baik tua, muda, miskin, kaya, pasti pernah memiliki kekuatiran. Kekuatiran adalah "rasa takut tentang sesuatu hal yang belum pasti terjadi; merasa cemas; atau merasa gelisah."
Kekuatiran hadir pertama kali dalam kehidupan manusia sebagai akibat dari dosa. Kekutiran dalah dampak dari kejatuhan manusia pertama (Adam dan Hawa) kedalam dosa. Dan akibat dari kejatuhan itu, dosa telah menjalar kepada semua manusia dan menjangkau setiap aspek natur dan kemampuan manusia: termasuk rasio, hati nurani, kehendak, emosi dan keberadaanya secara menyeluruh ( 2 Korintus 4:4, 1 Tim 4:2, Roma 1:28, Efesus 4:18, Titus 1:15)

Apakah kekuatiran berguna?
Matius 6:27 menulis,"Siapakah diantara  kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
Hal ini juga dicatat dalam Lukas 12:25
 
Mengapa Kekuatiran Merugikan?
1. Kekuatiran menambah beban
Amsal 12:25
2. Kekuatiran menghalangi firman bertumbuh
Matius 13:22
3. Kekuatiran mendatangkan hal-hal yang negatif.
Ayub 3:25
Penutup
Jelas tidak ada manfaat dari kekuatiran, bahkan kekuatiran sangat merugikan, Oleh sebab itu mari kita serahkan kekauatiran kita hanya kepada Tuhan saja.
1 Petrus 5:7
1 Korintus 7:32
 



Kamis, 03 Mei 2018

GEREJA YANG DEWASA

Ayat Pokok:
"Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selamanya."
2 Petrus 3:18

Pendahuluan
Gereja adalah kumpulan orang-orang yang suda dipangil dari dalam gelap menuju terang Kristus.
Geeja harus bertumbuh
Ciri makhluk yang hidup adalah bertumbuh dan berkembang.
Gereja yang tidak bertumbuh akan menjadi gereja yang tidak bertumbuh dan mati.

Mengapa gereja harus bertumbuh?
Tuhan menginginkan kita bertumbuh dewasa ( 2 Petrus 3:18, Efesus 4:13-16)
Dengan bertumbuh dewasa kita mempermuliakan nama Tuhan
Tuhan hanya memberikan warisan hanya kepada gereja yang sudah dewasa.
Tuhan hanya mencari gereja-gereja yang dewasa untuk menjadi mempelai-Nya


Rabu, 02 Mei 2018

MENGHARGAI MOMEN DOA BERKAT

BACAAN HARI INI
Kejadian 27:1-40

RHEMA HARI INI
Kejadian 27:27 Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: "Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN. 

Kita cenderung mengabaikan hal yang sudah biasa bagi kita, sesuatu yang kita anggap tidak begitu penting, atau apa yang kita pikir sudah pasti akan kita dapatkan. Demikian jugalah Esau memandang hak kesulungannya. Ia pikir karena ia adalah anak pertama dan Ishak sangat mengasihinya, maka semua berkat itu pasti jatuh ke pangkuannya. Itu sebabnya, dengan ringan ia menukarkan haknya dengan semangkuk sup kacang merah yang mengenyangkan perutnya untuk sementara waktu (Kej. 25:29-34). Berbeda dengan Yakub. Ia menyadari pentingnya hak kesulungan yang akan diperolehnya melalui doa berkat yang diucapkan ayahnya. Setelah berhasil membeli hak kesulungan kakaknya, ia berupaya keras untuk menyamar sebagai Esau. Akhirnya, Yakub berhasil memperoleh doa berkat Ishak dan hidupnya pun penuh dengan penyertaan Tuhan.

Seberapa banyak dari kita yang berlaku seperti Esau? Kita memandang momen doa berkat di akhir ibadah sebagai hal yang biasa-biasa saja. Dibandingkan doa berkat, kita lebih peduli pada urusan perut kita, lebih kuatir pulang berdesak-desakan dengan jemaat lainnya, atau lebih cemas terhadap parkiran yang macet. Akhirnya kita menukarkan momen doa berkat demi semangkuk sup kacang merah. Tanpa kita sadari, kita pun melewatkan kuasa Tuhan yang sangat besar yang bisa membawa perbedaan besar dalam hidup kita dan keturunan kita.

Benar, kuasa Tuhan bukan hanya dilepaskan ketika kita didoakan pendeta pribadi per pribadi. Saat doa berkat di akhir ibadah diucapkan untuk seluruh jemaat, kuasa Tuhan pun tetap bekerja. Jika kita sungguh-sungguh membuka hati kita untuk menerima setiap berkat yang diucapkan, hidup kita pun tidak akan sama lagi. Tingkap-tingkap langit Tuhan bukakan dan berkat dicurahkan-Nya atas hidup kita sampai berkelimpahan. Cepat atau lambat, kita akan mulai melihat bagaimana Tuhan menyertai setiap langkah kita sedemikian rupa dan membuat perbedaan nyata dalam hidup kita. (MV.L)

RENUNGAN
AGUS SUSANTO, Hargailah MOMEN DOA BERKAT, sebab berkat adalah KEKUATAN SORGA untuk membuat kita berhasil

APLIKASI
1. Apakah selama ini Anda lebih sering bersikap seperti Esau atau Yakub? 
2. Mengapa momen doa berkat sangatlah penting bagi Anda dan hidup Anda?
3. Bagaimana Anda seharusnya menyikapi momen doa berkat setelah ini dan seterusnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih telah mengingatkan kami betapa pentingnya momen doa berkat. Berikanlah kami hati yang merindukan dan mengharapkan doa berkat yang dilepaskan atas kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

MELAKUKAN YANG TERBAIK

BACAAN HARI INI
Kolose 3:18-25

RHEMA HARI INI
Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Tuhan menciptakan manusia dengan jalan hidupnya masing-masing. Ada yang terlahir dari keluarga kaya raya dan ada pula yang lahir di tengah keluarga miskin. Ada yang tinggal di desa, ada pula yang tinggal di kota. Setiap kita memiliki bagian dan peran yang berbeda-beda. Yang menjadi pertanyaan untuk kita adalah, “Apakah kita sudah bisa melakukan yang terbaik dari apa yang saat ini Tuhan percayakan kepada kita?” Di dalam pekerjaan, apakah kita sudah bisa bekerja dengan jujur dan bersungguh-sungguh, meskipun atasan tidak melihat kita? Di sekolah, apakah kita sudah belajar serius dan berperilaku baik, tidak hanya di hadapan guru dan teman-teman kita? Di rumah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai ayah, ibu, atau anak yang baik? Ataukah selama ini kita hanya melakukan hal-hal dengan baik ketika ada orang yang melihat kita saja?

Mungkin kita tidak menyadari bahwa selama ini kita hanya menginginkan pujian dari orang-orang di sekeliling kita. Kita memiliki motivasi yang salah, baik ketika kita melayani Tuhan, ketika kita bekerja, di rumah, maupun di sekolah. Saat ini Tuhan mengingatkan kembali, supaya di mana pun dan bagian apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita, Dia ingin kita melakukan segala sesuatunya dengan kualitas yang terbaik. Dia ingin kita mengerjakan segala sesuatu dengan sepenuh hati seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia. Bukan untuk atasan kita, teman-teman kita, orangtua kita, ataupun nama baik kita sendiri. 

Ingatlah untuk selalu mengandalkan dan mengutamakan Tuhan, serta taat kepada-Nya, maka Tuhan akan membukakan tingkap-tingkap langit atas hidup kita. Ketika kita terus-menerus melakukan yang terbaik dan mau belajar mengelola keuangan dengan baik, maka Tuhan pun akan mempercayakan hal-hal yang lebih besar. (LEW)

RENUNGAN
AGUS SUSANTO, LAKUKANLAH YANG TERBAIK dalam segala pekerjaan kita, maka TUHAN AKAN MENYERTAI KITA sehingga TEROBOSAN PASTI TERJADI

APLIKASI
1. Sudahkah Anda melakukan pekerjaan atau bagian Anda dengan kualitas terbaik? Jika belum, mengapa?
2. Adakah penghalang bagi Anda untuk bisa melakukan pekerjaan Anda yang terbaik? Sebutkan!
3. Apa komitmen Anda supaya Tuhan menyertai setiap pekerjaan dan langkah-langkah hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau telah mengingatkan kami supaya melakukan pekerjaan kami dengan terbaik. Ampuni kami, jika kami memiliki motivasi yang salah selama ini. Kami percaya Engkau selalu menyertai kami dan Engkau akan membuat terobosan yang besar dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

MEMBUAT PERENCANAAN KEUANGAN YANG BAIK

BACAAN HARI INI
Amsal 24:3-14

RHEMA HARI INI
Amsal 24:6a Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang

“Rencanaku adalah go with the flow, ikuti saja arus hidup. Tuhan tidak akan salah menuntun kita, kok,” kata seorang pemuda ketika komselnya sedang sharing tentang perencanaan keuangan dan masa depan. Konsep “go with the flow” atau “mengikuti arus” ini sudah cukup lama beredar di sekeliling kita. Untuk sekilas, pemikiran ini tampak baik, karena mengajarkan kita untuk tidak terlalu tegang menghadapi situasi hidup dan agar kita tidak terjebak dalam rutinitas sehari-hari. Hanya saja, kita tidak dapat menerapkan konsep ini untuk hal-hal besar. Kehidupan orang Kristen bukanlah kehidupan acak tanpa tujuan. Pun berjalan dalam tuntunan Tuhan bukanlah serangkaian tindakan atau keputusan spontan yang kita buat dari waktu ke waktu. 

Hidup tanpa perencanaan tidak ubahnya seperti pergi ke tempat yang jauh tanpa bantuan peta, sehingga besar kemungkinan kita akan tersesat. Dalam Alkitab, kita pun jelas-jelas diperingatkan bahayanya hidup "mengikuti arus". Tanpa pemikiran matang, hidup maupun keuangan kita bagaikan mendirikan bangunan tanpa merencanakan anggaran biayanya, atau maju ke medan peperangan tanpa strategi. Pada akhirnya, pembangunan kita bisa berhenti di tengah jalan, dan kita pun mengalami kekalahan besar (Luk 14:28-32).

Fiman Tuhan juga mengatakan, "Rencana orang rajin membawa kelimpahan; tindakan tergesa-gesa mengakibatkan kekurangan" (Ams. 21:5 BIS). Hal ini berarti kita perlu membuat perencanaan keuangan yang baik. Kemudian yang terpenting, supaya rencana kita berhasil, kita perlu meminta petunjuk Tuhan (Ams. 15:22). Sebab tidak ada Konsultan Keuangan yang lebih baik daripada Tuhan Yesus sendiri. Mintalah hikmat untuk dapat menganggarkan, berapa banyak yang harus kita kembalikan kepada-Nya, berapa yang bisa kita pakai untuk kebutuhan kita, untuk ditabung dan diinvestasikan, juga untuk ditaburkan sebagai berkat. Inilah satu-satunya “arus” yang boleh kita ikuti. Prinsip hidup yang Tuhan tentukan, agar kita dapat menikmati hidup di bawah Sorga Terbuka.

RENUNGAN
AGUS SUSANTO, Mintalah PETUNJUK TUHAN dan buatlah PERENCANAAN KEUANGAN YANG BAIK, sebab hanya RENCANA YANG DIBERKATI TUHAN yang akan berhasil

APLIKASI
1. Bagaimanakah Anda mengelola atau merencanakan keuangan Anda selama ini? 
2. Mengapa Anda perlu membuat perencanaan keuangan dan terlebih lagi meminta petunjuk Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat membuat perencanaan keuangan yang baik seturut kehendak Tuhan? Mulailah menuliskan langkah-langkahnya!

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami menyadari selama ini kami masih belum merencanakan keuangan kami dengan baik. Berikan kami hikmat dan bimbing kami, agar kami dapat mengelola setiap berkat yang Engkau percayakan, sehingga kehidupan kami pun boleh menjadi kesaksian hidup bagi kemuliaan-Mu dan menjadi berkat bagi banyak orang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

MENGERJAKAN RENCANA KEUANGAN BERSAMA TUHAN

BACAAN HARI INI
Filipi 3:7-16

RHEMA HARI INI
Filipi 3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Saat kita hendak memilih seorang kepala, baik itu dalam dunia politik, dalam suatu organisasi, maupun lingkungan tempat tinggal, atau lingkungan pendidikan seperti ketua OSIS, biasanya akan diadakan kampanye terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar mereka dapat memperoleh dukungan terbanyak dalam pemungutan suara. Kegiatan yang digelar sebelum pemungutan suara ini berisi rencana-rencana dari calon kepala atau ketua yang berjanji akan merealisasikannya bila mereka terpilih. Visi-visi dan rencana yang terdengar luar biasa dan membawa kebaikan bagi banyak orang pun digaungkan. Namun, setelah mereka meraih kedudukan, seberapa banyak rencana dan janji yang menjadi kenyataan?

Sebelum Yusuf diangkat menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir (Kej. 41:41), ia pun menuturkan rencana-rencana yang harus dilakukan dalam menghadapi tujuh tahun masa kelimpahan dan tujuh tahun masa kelaparan yang akan dialami tanah Mesir (Kejadian 41: 25-36). Setelah dilantik oleh Firaun, bisa saja Yusuf tidak mewujudkan apa yang dikatakannya. Namun, ia menyadari bahwa semua itu berasal dari Tuhan, maka ia berkomitmen mengerjakannya. Akhirnya, Yusuf menjadi orang yang sukses mengelola kekayaan Mesir. Ia berhasil menyelamatkan Mesir, bahkan daerah-daerah lain di luar Mesir, dari kebinasaan akibat bencana kelaparan yang melanda seluruh bumi. 

Apa yang membuat Yusuf berhasil melebihi semua orang yang ada di sekitarnya? Jawabannya sederhana, Yusuf mengerjakan rencana-rencananya. Ia tidak terlena dengan masa kelimpahan yang sudah tidak terhitung jumlahnya. Ia terus berjuang memastikan semua rencananya berhasil. Bagaimana dengan kita, apakah kita juga memiliki rencana-rencana yang sudah kita bawa kepada Tuhan, tetapi belum ada hasilnya? Mari kita memperbarui komitmen kita untuk lebih sungguh-sungguh lagi mengerjakan rencana-rencana keuangan yang sudah kita buat bersama Tuhan. Besar kecilnya komitmen kita akan menentukan penyertaan Tuhan, berkat Tuhan, dan pengurapan Tuhan kepada kita selama berada di bawah sorga yang terbuka, sehingga rencana kita berhasil. 

RENUNGAN
AGUS SUSANTO, Kita perlu memiliki KOMITMEN BESAR untuk mengerjakan RENCANA YANG TELAH KITA BUAT BERSAMA TUHAN

APLIKASI
1. Sudah Anda memiliki rencana keuangan bersama Tuhan?
2. Menurut Anda, apa yang Anda dapatkan ketika Anda berkomitmen mengerjakan rencana keuangan Anda bersama Tuhan?
3. Komitmen apa yang dapat Anda ambil untuk mengerjakan rencana-rencana tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk setiap berkat yang Engkau percayakan kepada kami. Ampuni kami, jika kami belum mengerjakan rencana keuangan kami dengan baik. Mulai saat ini, kami berkomitmen untuk mengerjakan rencana keuangan yang telah kami buat bersama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

PERNIKAHAN YANG BAHAGIA

BACAAN HARI INI
Kolose 3:12-25

RHEMA HARI INI
Kolose 3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Dari mata turun ke hati. Tidak ada yang dapat menyangkali indahnya jatuh cinta. Namun, pernikahan bukanlah cerita dongeng atau film romantis, di mana pria dan wanita bertemu dan saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Mungkin kita berpikir, semua kebahagiaan itu cukup untuk menjadi bekal menjalani pernikahan seumur hidup. Namun, selayaknya bekal, sebanyak apa pun yang kita miliki, suatu saat akan habis juga. Di satu titik, apa yang dinamakan “masa bulan madu” berakhir. Kedua mata pun terbuka lebar. Kita seolah hidup seatap dengan orang asing. Konflik yang tak kunjung usai bukan hanya merusak hubungan dengan pasangan, anak-anak pun menjadi korban. Meski ada upaya untuk memperbaiki keadaan, tetapi semua terasa semakin mustahil.

Keluarga Kristen pun tak terluput dari pola pernikahan yang satu ini. Namun, kabar baiknya, kita hidup dengan iman, bukan kenyataan yang tengah terjadi, apalagi perasaan (2 Kor. 5:7). Perasaan maupun emosi tidak seharusnya mendikte bagaimana kita menjalani pernikahan. Hanya firman Tuhanlah yang seharusnya kita jadikan pedoman untuk menerangi langkah-langkah kita (Mzm. 119:105). 

Ayat rhema hari ini pun mengingatkan agar kita mengenakan kasih. “Kenakanlah”, bukan “rasakanlah”. Hal ini mengisyaratkan upaya untuk mengusahakan kasih. Sebab, kasih sejatinya bukan semata soal perasaan, tetapi perbuatan. Bagaimanapun, Tuhan telah menciptakan kita dengan kapasitas untuk mencintai. Tidak ada yang perlu mengajari kita caranya jatuh cinta. Yang perlu kita latih adalah bagaimana jatuh cinta lagi pada orang yang sama, setiap harinya. Percayalah, saat kita mentaati firman-Nya, Tuhan sendiri yang akan bekerja. Pertama di dalam diri kita, Dia akan memberikan penghiburan, pemulihan, dan kekuatan. Kemudian melalui kasih yang kita praktikkan, Dia akan melembutkan hati pasangan dan mengubahkannya. Apa yang semula tampak mustahil pun terjadi. Cinta yang padam kembali menyala-nyala dan kebahagiaan dalam keluarga pun disegarkan kembali. (MV.L)

RENUNGAN

AGUS SUSANTO, Pernikahan yang bahagia bukanlah soal JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA, tetapi tentang JATUH CINTA TERUS-MENERUS SETIAP HARI PADA ORANG YANG SAMA

APLIKASI
1. Bagaimanakah hubungan Anda dengan pasangan saat ini? 
2. Mengapa Anda perlu jatuh cinta terus-menerus dengan pasangan Anda?
3. Bagaimana Anda dapat jatuh cinta terus-menerus dengan pasangan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, penuhilah hati kami dengan kasih-Mu. Mampukan kami, agar kami dapat mengenakan kasih dan jatuh cinta terus-menerus pada pasangan kami. Kami rindu kehidupan yang baru, yang segar dan indah, dianugerahkan dalam keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber: Renungan Harian Keluarga Allah