Kamis, 26 Januari 2017

TIDAK BIJAKSANA

Ayat Pokok:
Hosea 13:9-13 

Pendahuluan
Apa itu bijaksana? Dalam pandangan dunia dianggap sebagai kebaikan saja. Orang yang hidup baik, mengasihi sesama itulah yang disebut orang yang bijaksana. Sementara dalam firman Tuhan, orang yang bijaksana adalah orang yang selalu menuruti perintah Tuhan.
Salah satu karakter Kristus adalah bijaksana.Dengan mamahami hal ini, maka kita pun akan sungguh-sungguh berupaya menjadi orang yang bijaksana

Namun sayang, dalam kenyataan hidup ada orang-orang yang jauh dari sebutan orang yang bijaksana. Justru orang-orang seperti ini akan disebut sebagai orang yang tidak bijaksana.

Kapan seseorang disebut tidak bijaksana?
a. Seseorang menjadi tidak bijaksana, jika tidak mengenal dan mengandalkan Tuhan
    Orang yang tidak bijaksana adalah orang yang tidak mau mengenal dan mengandalkan Tuhan. Orang seperti ini hanya berpikir bahwa ia bisa sukses, bisa menjalani hidup dengan kekuatan sendir. Mungkin karena ia kaya, pintar, banyak relasi sehingga ia berpikir tidak perlu menyertakan Tuhan.  Hidup mengandalkan Tuhan adalah kunci keberhasilan. Mengandalkan Tuhan tidak berarti kita tidak boleh berusaha dan hanya menyerahkan semua persoalan hidup dan pemenuhan kebutuhan jasmani kepada Tuhan. Tuhan yang bekerja, manusia cukup bersantai-santai saja. Pemahan seperti ini tentu saja tidak tepat.
 
b. Seseorang menjadi tidak bijaksana bila ia hidup dalam ambisi-ambisi duniawai.
    Apakah ambisi itu? bolehkan orang memiliki ambisi?  Ambisi adalah dorongan, nafsu yang kuat untuk memperoleh sesuatu. Ambisi adalah dorongan dalam diri kita yang akan memacu kita untuk mengerjakan sesuatu dengan hasil yang baik. Semua orang mempunyai ambisi. Hanya saja kadarnya berbeda-beda. Sebenarnya ambisi itu sendiri bukanlah hal yang salah. Ambisi menjadi salah, jika kita terlalu memiliki ambisi yang berlebihan tanpa memperhatikan keadaan dan kemampuan kita. Ambisi juga menjadi salah, kalau yang kita ambisikan justru adalah hal-hal yang duniawi. Betapa tidak, ada orang-orang yang terjebak dalam berbagai masalah-masalah, karena terlalu meng-ambisi-kan hal-hal duniawi. Ada orang yang terlalu berambisi untuk menduduki satu jabatan tertentu, sehingga ia mengandalkan segala cara untuk memperolehnya. Ada orang yang dikuasai nafu serakah dan ingin cepat kaya, sehingga lupa daratan dan melakukan segala kejahatan.

c. Seseorang menjadi tidak bijaksana, jika tidak hidup dalam kasih dan iman
    Orang yang tidak bijaksana adalah orang yang tidak hidup dalam kasih dan iman. Alkitab mengajarkan kita untuk selalu hidup dalam kasih kepada Tuhan dan sesama dan juga iman yang teguh kepada Tuhan. Bukti kita mengasihi Tuhan adalah dengan hidup seturut firman Tuhan. Bukti kita mengasihi sesama adalah dengan pemberian kita. Tentu pemberian tidak hanya sebatas hal-hal materi. Kita perlu menyadari bahwa banyak orang yang sedang membutuhkan kasih, dorongan, nasehat dan perhatian kita. Orang yang tidak bijaksana adalah juga orang yang tidak memiliki iman. Situasi boleh sulit. Jaman boleh susah, tapi orang bijaksana tidak akan pernah kehilangan iman kepada Tuhan. Bersandarlah kepadaNya dan jangan andalkan kekuatan serta kemampuan kita pribadi.

Ibrani 13:5
"Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, karena Allah berfirman Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Ini jaminan dari Tuhan yang seharusnya membuat kita tetap percaya dan beriman kepada Tuhan.
d. Seseorang menjadi tidak bijaksana, jika tidak hidup dalam nasehat dan teguran.

Penutup
Kebijaksanaan memang harus kita minta kepada Tuhan. Mintalah pertolongan Tuhan supaya kita bisa menjadi orang-orang yang bijaksana. Tapi kebijaksanaan juga tidak akan datang secara instant begitu saja. Perlu upaya yang sungguh-sungguh dan kesediaan untuk belajar bagaimana supaya kita menjadi orang-orang yang bijaksana.

LINK INFORMASI PENTING


Rabu, 25 Januari 2017

EKSIKLOPEDI TOKOH ALKITAB: PAULUS



Paulus adalah tokoh yang terkenal dalam Kekristenan. Hampir setengah dari seluruh kitab Perjanjian Baru adalah tulisan Rasul Paulus ini. Paulus berasal dari Tarsus ( Sekarang Turki). Semula ia adalah orang yang begitu bersemangat menganiaya orang-orang percaya. Tetapi anugerah Allah  membuat dia mengenal Kristus  Sang Juruselamat dan bahkan dia dipakai menjadi rasul untuk mewartakan kabar sukacita. Dia hidup antara tahun 3 -67 Masehi.

Dalam beberapa ayat di Perjanjian Baru, Paulus memperkenalkan diri sebagai seorang Yahudi dari suku Benyamin. Filipi 3:5 mencatat," disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,' Ia di besarkan di Yerusalem, dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel. 

Selasa, 24 Januari 2017

RAHASIA MENGHADAPI MASALAH

Ayat Bacaan:
Mazmur 54:1-9
Ayat Pokok:
Mazmur 54:9

Pendahuluan
Setiap manusia di dunia ini, pasti di dalam hidupnya tidak akan pernah lepas dari masalah. Selama manusia hidup, masalah pasti akan tetap menghampiri, kecuali bila manusia itu sudah mati. Masalah yang terjadi amat beraneka ragam, seperti masalah pekerjaan, rumah tangga, pendidikan, teman hidup dan masih banyak lagi yang lainnya. Biasanya bila dalam hidup kita dilanda masalah, kita merasakan didalam diri kita ada tekanan-tekanan yang membuat kita panik, tidak tahu apa yang harus kita perbuat.

Saat masalah datang, biasanya ada dua pribadi yang datang, yaitu Tuhan dan setan. Bila Tuhan yang datang, Dia akan memberikan kekuatan supaya kita dapat menghadapi persoalan tersebut. Sedangkan setan sebaliknya, ia akan menyarankan kita untuk mengambil jalan pintas supaya masalah itu cepat selesai.

Rahasia Menghadapi Masalah
Ada tiga rahasia, bagaimana kita dapat menghadapi masalah tersebut dan  keluar sebagai pemenang yaitu:
1. Kendalikan lidah atau perkataan ( Ayat 4)
    Dalam kepanikan yang diakibatkan masalah yang kita hadapi, kita kadang mengeluarkan perkataan-perkataan yang sia-sia. Jangan bicarakan masalah atau persoalan yang terjadi  hidup kita kepada orang lain, tetapi sampaikanlah masalah itu hanya kepada Tuhan. Sebab kita semua tidak luput dari kesalahan dan barang siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang yang sempurna (Yakobus 3:2)

2. Belajar mengenali diri atau introspeksi (ayat 5).
    Bila masalah terjadi dalam hidup kita, jangan menganggap itu dari Tuhan, tetapi cobalah renungkan, mugkin itu terjadi karena ada kesalahan di dalam hidup kita. Masalah-masalah yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita itu sudah Tuhan rencanakan untuk mempersiapkan kita kepada tingkatan hidup yang lebih tinggi.

3. Jaga hati (ayat 8)
    Bersyukur, hanya itu yang dapat kita lakukan, karena Allah sudah berfirman, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu, ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Korintus 10:13)

Penutup
      Biarlah tiga langkah yang sudah kita pelajari tadi dapat menjadi pedoman bagi kita dalam menghadapi masalah. Sekarang tidak perlu lagi ada keraguan, tetapi hadapilah setiap masalah dengan hati dan pikiran yang positif, sehingga kita akan keluar sebagai pemenang. Percayalah Allah itu setia dan tidak akan membiarkan pencobaan yang terjadi melampaui kekuatan kita.

LINK INFORMASI PENTING

PEMULIHAN

Ayat Pokok;
Hosea 14:5-6
Pendahuluan

Maksud Allah memulihkan kita
Apa tujuan Allah memulihkan kita?
1. Agar kita kembali mengalami berkat-berkat Tuhan
    Kita harus percaya bahwa didalam Tuhan ada berkat, pertolongan, kesembuhan dan juga pemulihan di segala aspek kehidupan kita.  Tuhan Yesus sendiri berkata," Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." ( Yohanes 10:10 b). Tetapi ada syarat untuk dapat menikmati semua ini. Firman Tuhan menyatakan," Dan umat-Ku,yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajahKu,lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." ( 2 Tawarikh 7:14).

2. Agar kita kembali percaya akan janji-janji Tuhan
3. Agar kita bebas dari segala belenggu iblis
4. Agar kita dapat kembali mengalami kasih Allah yang sempurna.

Bagaimana supaya kita mengalami pemulihan?
1. Merendahkan diri dihadapan Tuhan dan mengakui dosa kita.
2. Kita harus memiliki hubugan yang karib dengan Tuhan
3. Kita harus bertobat dengan sungguh-sungguh.

Penutup

JALAN TUHAN ADALAH LURUS

Ayat Pokok:
Hosea 14:10

Pendahuluan
Apa yang kita pikir ketika mendengar istilah jalan tol? salah satu pikiran banyak orang ketika mendengar kata jalan tol adalah , bahwa jalan tol itu jalan yang lurus. Sesungguhnya jalan tol tidak benar-benar lurus.

Sebagai umat Tuhan, kita tahu bahwa Tuhan Yesus adalah jalan yang lurus. Sebagai umat Tuhan, kita juga harus berjalan dalam jalan yang lurus. Artinya berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Bagaimana agar jalan kita lurus?
a. Harus bisa berkata "tidak "terhadap dosa
    Jangan kompromi dengan dosa

b. Jangan menengok ke kanan dan ke kiri.

c. Jangan menengok ke belakang

d. Biarkan tanga Tuhan menuntun kita.

Penutup

TUHAN DATANG SEPERTI SINGA

Ayat Pokok:
Hosea 13:7-8
Pendahuluan
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh kasih. Namun demikian, Tuhan adalah Tuhan yang tegas terhadap dosa dan pelanggaran umat. Tuhan tidak mau kompromi dengan dosa. Ketika didapati umatNya terus berbuat dosa dan mengabaikan peringatan Tuhan, maka bisa jadi Tuhan akan datang dan memberikan penghukuman. Demikian yang terjadi di umat Israel pada jaman Hosea. Meskipun sudah berulangkali Tuhan memperingatkan bangsa Israel untuk tidak lagi berbuat dosa, namun mereka terus mengeraskan hati. Hukuman tidak dapat lagi dihindarkan. Pasal akhir dari kitab Hosea ini sepertinya merupakan peringatan dan pukulan terakhir atas semua dosa bangsa Israel.

Dosa-dosa bangsa Israel
Dosa terbesar bangsa Israel adalah penyembahan berhala ( Hosea 13:1-2). Karena dosa inilah, mereka harus mati (Hosea 13:1), dan lenyap tak berbekas ( Hosea 13:3). Dosa bangsa Israel yang selanjutnya adalah tidak tahu berterimakasih atas segala berkat dari Allah yang sudah mereka nikmati pada masa lampau ( Hosea 13:4-6). Oleh sebab itu penghukuman Tuhan datang digambarkan seperti binatang buas yang memangsa korban-korbannya ( Hosea13:7-8).

Kepada siapa Tuhan akan datang seperti singa?
1. Kepada yang tidak mau diingatkan oleh Tuhan
    Allah melakukan hal ini bukan karena kehilangan kesabaran. Allah melakukan tindakan ini karena terlalu sabar. Berulangkali Allah memperingatkan bangsa Israel, tetapi seringkali mereka menganggap remeh teguran Tuhan.
2. Kepada orang yang main-main dalam pelayanan.
3. Kepada orang yang mempergunakan nama Tuhan dengan sembarangan

Penutup
Kehancuran dan penderitaan bukanlah kehendak Tuhan. Tetapi terkadang, Tuhan harus melakukan hal ini untuk menyadarkan  dosa umat-umatNya. Allah melakukan hal ini bukan karena tidak lani menyanyangi umat-Nya, tetapi sebagai cara satu-satunya untuk mencegah umatNya tidak semakin binasa. Tentu Anda tidak mau mengalami hal ini bukan? mari berbaliklah dan kembalilah ke jalan Allah.

LINK INFORMASI PENTING

MEMBERONTAK TERHADAP TUHAN

Ayat Pokok:
Hosea 13:14

Pendahuluan
Pemberontakan adalah satu kata yang mengerikan. Dalam sejarah bangsa kita, beberapa kali kita mengalami pemberontakan. Ada upaya-upaya perlawanan terhadap pemerintahan yang sah. Pemberonatakn juga terjadi di beberapa tempat. Di sekolah, di perusahaan, bahkan di rumah tangga. Tidak terkecuali, beberapa kasus, terjadi hal ini di gereja juga.

Pemberontakan biasanya terjadi karena adalanya ketidakpuasan, atau adanya keinginan-keinginan yang tidak perpenuhi. Faktanya memang, manusia seringkali memiliki kecenderungan untuk memberontak.
Yang paling parah adalah, ada orang-orang yang berani memberontak kepada Tuhan.
Tuhanitu baik, tetapi mengapa manusia memberontak?

Mengapa sesorang bisa memberontak kepada Tuhan?
1. Seseorang bisa memberontak kepada Tuhan, karena apa yang diharapkan tidak terjadi
    Seringkali orang memberontak kepada Tuhan, karena merasa Tuhan tidak lagi menyayanginya. Merka marah karena apa yang mereka harapkan tidak terjadi. Mereka protes karena seolah-olah doa mereka tidak dijawab Tuhan. Ingat bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan kita. Tetapi percayalah bahwa rancangan Tuhan itu yang terindah untuk kita. 


2. Seseorang bisa memberontak kepada Tuhan, karena menanggap Tuhan itu tidak ada.
    Yang paling parah bahkan ada orang-orang yang memberontak kepada Tuhan karena merasa Tuhan itu tidak ada. Akhirnya orang-orang seperti ini akan hidup semau sendiri. Tidak mau taat firman Tuhan.
 
3. Seseorang bisa memberontak kepada Tuhan, karena merasa aturan yang Tuhan berikan itu berat.
    Ada juga orang-orang yang memberontak kepada Tuhan karena merasa aturan-aturan yang diberikan Tuhan itu berat? benarkah demikian? Hidup Kristen itu berat, tetapi mudah karena Roh Kudus menyertai.

Akibat memberontak terhadap kepada Tuhan
1. Sumber-sumber berkat akan tertutup
2. Harta benda dan iman kita terampas
3. Berhadapan dengan hukuman Tuhan
4. Mengalami kebinasaan

Penutup
Karakter pemberontak bukanlah karakter yang seharusnya ada dalam diri kita. Firman Tuhan banyak mengajarkan kepada kita tentang ketaatan, bukan pemberontakan. Dari kehidupan Yesus pun kita bisa belajar mengenai ketaatan sejati, bagaimana Dia sanggup tunduk dan taat sepenuhnya kepada kehendak Bapa, ,meski harus mengalami penderitaan yang tidak terperikan.
Seberat atau sesulit apapun penderitaan yang Anda alami akibat ketidak adilan, jangan memberontak, apalagi kepada Tuhan. Ingat bahwa Tuhan sanggup melakukan segala hal termasuk hal-hal yang tidak terselami oleh pikiran kita. Segalanya akan indah pada waktunya. Tetaplah taat, tetaplah melakukan apa yang menjadi bagian kita, dan lihatlah kelak, bagaimana luar bisa indah, ketika Tuhan melakukan bagianNya.

LINK INFORMASI PENTING