KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB MATIUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB MATIUS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2019

SIKAP HATI DALAM MENYAMBUT NATAL


Pendahuluan
Puji Tuhan ! Oleh anugerah-Nya kita ijinkan untuk kembali menikmati bulan Desember, bulan terakhir di tahun ini. Bulan dimana kita semua akan menyambut natal. Tetapi apakah kita memahami bagaimana seharusnya kita menyambut natal ini?  Mari kita akan merenungkan bersama-sama bagaimana seharusnya sikap hati yang tepat dalam menyambut natal.

Sikap Hati Dalam Menyambut Natal.
Kita akan belajar mengenai hal ini dari tokoh-tokoh natal  yaitu: orang-orang majus,
1. Sikap Orang Majus (Matius 2:1-2)
Kalau kita memperhatikan Alkitab kita, orang-orang Majus ini menyambut natal dengan sukacita. Mereka bahkan rela berkorban. Hal ini dapat terlihat dari persembahan-persembahan yang mereka bawa kepada untuk dipersembahkan kepada Yesus. Mereka bahkan rela melakukan perjalan yang cukup jauh, dari tempat asal mereka untuk menuju ke Bethelem, tempat dimana Yesus dilahirkan.

Sikap orang-orang Majus ini memberikan pelajaran kepada kita bagaimana kita harus menyambut natal yaitu dengan bersukacita dan dengan kerelaan untuk berkorban.

Apa saja yang dipersembahkan oleh orang-orang majus ini untuk Yesus?
Pertama: Emas.
Emas adalah lambang kemuliaan. Dalam Alkitab Emas adalah logam yang pertama kali disebut dan juga terakhir kali disebutkan. Periksa Kejadian 2;1 dan Wahyu 21:21.
Emas adalah simbol pengakuan bahwa Yesus adalah pribadi yang mulia. Juga pengakuan bahwa Yesus adalah raja, karena memang Yesus adalah Raja segala raja.
Emas juga adalah gambarabn kehidupan yang memancarkan kemuliaan Tuhan, yaitu kehidupan yang menjadi berkat. Kehidupan yang mulia yang tidak serupa dengan dunia dan hal ini yang harus kita persembahkan kepada Tuhan. Roma 12:1-2.

Kedua; Kemenyan.
Kemenyan digunakan dalam upacara-upacara penyembahan, bahkan Harun sudah menggunakannya sejak jaman PL ( Keluaran 30:34).
Emas adalah simbol pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan yang layak untuk menerima penyembahan kita.
Mari di Natal ini kita mempersembahkan kehidupan yang selalu merindukan untuk menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran. Mari kita semakin memiliki kerinduan untuk selalu dekat dengan Tuhan dengan setia beribadah kepada-Nya ( Keluaran 30:34).

Ketiga; Mur
Mur adalah simbol bagaimana Yesus yang baru lahir ini,kelak pada umur 33 tahun, harus mati dengan cara yang keji, yaitu dengan disalibkan di bukit Kalvari. Yesus harus mati untuk menebus dosa semua umat-Nya. Tetapi Yesus tidak selamanya mati. Yesus bangkit dan kemudian naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi semua orang yang percaya.

2. Sikap Para Imam (Matius 2:4-6)
Para imam adalah orang-orang yang selalu mempelajari kitab suci. Mereka tahu betul bahwa banyak nubuatan tentang Mesias dalam Alkitab.  Tetapi mereka tidak mau peduli dengan hal ini. Mereka menyambut Yesus dengan sikap yang biasa-biasa saja. Ini adalah gambaran orang-orang yang apatis. Tidak mau peduli.
Adakah diantara kita juga yang memiliki sikap seperti ini dalam menyambut natal?

3. Sikap raja Herodes ( Matius 2:16-17)
Herodes menyambut natal dengan ketakutan dan kemunafikan ( Matius 2:3, 7-8)
Herodes bahkan berusaha mengacaukan natal dengan membuat aturan yang dipakai untuk menghambat Yesus. yaitu dengan mengeluarkan perintah untuk membunuh semua bayi laki-laki yang berumur  2 tahun ke bawah.

Herodes adalah gambaran sikap orang-orang yang menyambut natal dengan pesimis.
hati-hati dengan roh Herodes yang seringkali muncul menjelang natal. Sering natal menimbulkan sedikit persoalan hanya masalah-masalah sepele seperti :seragam, konsumsi, acara, dll.

Penutup
Mari kita renungkan bersama-sama. Bagaimana sikap hati kita dalam menyambut natal kali ini?
Seperti orang-orang Majus, para imam atau bahkan seperti raja Herodes?
Tentu kita semua merindukan untuk memiliki sikap hati yang benar sebagaimana dicontohkan oleh orang-orang Majus. Mereka menyambut natal dengan sukacita dan dengan kesediaan untuk berkorban.



Rabu, 28 Juni 2017

MENJADI ORANG YANG MURAH HATI

Ayat Pokok:
"Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan."
(Mat 5:7)

Pendahuluan
Dalam Alkitab, ada banyak kata yang berkaitan dengan murah hati, kemurahan hati. Selain dalam Matius 5:7 ini, ada banyak juga ayat-ayat dalam Alkitab yang berbicara tentang kemurahan hati.
Beberapa ayat diantaranya adalah Rut 2:2;Nehemia 2:8;Yer 3:12; Maz 30:5; Mat 20:15;Luk 6:36;Yak 1:5;1Kor 13:4. Kemurahan dalam bahasa Yunani disebut chrestotes, bahasa Latin disebut benignitas, dan bahasa Inggris disebut kindness. Benignity artinya perbuatan baik yang nyata, kelembutan dalam berlaku terhadap sesama, dan bersikap penuh rahmat.

Ciri-ciri orang yang murah hati.
Bagaimana ciri orang yang murah hati? berikut  tiga hal yang dapat menjadi ciri orang yang murah hati.
1. Orang yang murah hati adalah orang yang suka memberi
2. Orang yang murah hati adalah orang yang mau mengampuni
3. Orang yang murah hati adalah orang yang mau kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri.

Penutup
Mengapa kita harus memiliki karakter murah hati? Karena Allah sudah terlebih dahulu bermurah hati kepada kita. Kalau kita selamat, ini adalah karena kemurahan hati Allah yang sudah mengampuni kita.

Senin, 13 Maret 2017

MENGAMPUNI ADALAH PERINTAH TUHAN

Ayat Pokok:
"Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu,melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu,berilah juga kepadanya pipi kirimu."
(Matius 5:38-39)

Pendahuluan
Ayat diatas adalah salah satu ayat dalam Alkitab yang sukar untuk dipahami. Ini adalah ajaran Tuhan Yesus yang sulit untuk dimengerti. Banyak orang  memahami ayat ini secara hurufiah, sehingga tidak jaran orang akan memaknai bahwa ajaran ini adalah ajaran yang konyol, tidak masuk akal.

Maksud Tuhan dengan pengajaran ini.
Apa maksud Tuhan dengan ayat ini?

1. Kekerasan tidak pernah akan menyelesaikan masalah.
Mengapa demikian? karena perbuatan kasar, pasti akan dilanjutkan dengan kekasaran yang lain. Kekerasan itu seperti rantai lingkaran setan. Seorang yang hidup dalam kekerasan, akan terbangun dalam kekerasan. Ayah yang mendidik anak dalam kekerasan, anaknya akan terbangun dalam kekerasan. Hari-hari ini kekerasan menjadi hal yang sering kali kita lihat, baik di televisi, koran-koran bahkan melalui game-game komputer anak-anak kita.

Sebagai orang percaya, mari kita mulai bertekad untuk memerangi kekerasan. Minimal mulai dari keluarga dan rumah tangga kita. Jangan ada KDRT dalam rumah tangga-rumah tangga orang percaya.
Sebagai pemimpin-pemimpin perusahaan, jangan semena-mena kepada bawahan. Hidup kita hanya karena anugerah, kalau kita jadi pimpinan, itu hanya karena anugerah Tuhan. Kalau kita bisa punya anak, itu juga adalah anugerah Tuhan. Jangan sia-siakan. Lihat orang-orang yang sekian lama berdoa untuk mendapatkan keturunan.

Amsal 15:1
"Jawaban yang lemah lembut, meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas, membangkitkan amarah.

Efesus 4:1-2
"Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil, berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

2. Kekerasan adalah tanda kerusakan hubungan seseorang dengan Tuhan
Ada orang yang berkata, ksaya cinta Tuhan, cuma saya sudah mengontrol emosi. Saya cinta Tuhan, tapi saya sulit mengendalikan diri.  Ini adalah kebohongan. Mengapa demikian? Karena seorang yang mencintai Tuhan, hidup dekat dengan Tuhan, pasti hidupnya penuh kasih. Karena Allah itu kasih. Jadi adalah hal yang mengherankan kalau ada orang yang mengatakan saya dekat dengan Tuhan, tapi hidupnya tidak mengasihi.

Kejadian 6:9-12
"Inilah riwayat Nuh. Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sejamannya; dan Nuh hidup bergaul dengan Allah.Nuh memperanakan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet.Adapun  bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi".

Kolose 3:12-14
"Karena itu sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah  kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.  Dan diatas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan."

Hidup Kristen memiliki target bukan hanya berubah tetapi menjadi sempurna.

3. Kekerasan adalah perbuatan yang dibenci oleh Tuhan.
Dalam Alkitab, kita membaca ada tiga perbuatan yang dibenci oleh Tuhan.  Yang pertama: kesombongan. Yang kedua adalah kemunafikan, dan yang ketiga adalah kekerasan.

Mazmur 11:4-5
"Tuhan ada dalam bait-Nya yang kudus; Tuhan takhta-Nya di Sorga; MataNya mengamat-amati, sorot mataNya, menguji anak-anak manusia. Tuhan menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan."

Walaupun kita mengaku beragama, walaupun kita baca Alkitab, walaupun kita  rajin berdoa, tetapi kalau kita mencintai kekerasan, hidup dalam kekerasan, Allah membenci hal ini.

Mazmur 140:12
"Pemfitnah, tidak akan diam tetap di bumi, orang yang melakukan kekerasan, akan diburu oleh malapetaka."

Yehezkiel 8:17-18
"Lalu firmanNya kepadaku: Kau lihatlah itu, hai anak manusia? Perkara kecilkah itu bagi kaum Yehuda untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekejian yang mereka lakukan di sini, bahwa mereka memenuhi tanah ini dengan kekerasan dan dengan itu terus menyakiti hatiKu? Sungguh mereka berkelakuan tak senonoh dengan di hadapanKu. Oleh karena itu, aku akan membalas didalam kemurkaanKu. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan kalaupun mereka berseru-seru kepadaKu, dengan suara yang nyaring, Aku tidak akan mendengarkan mereka."

Penutup
Tuhan lebih dahulu telah mengampuni kita. Oleh sebab itu kita juga harus mengampuni. Jangan balas kejahatan dengan kejahatan, tetapi balaslah dengan kebaikan. Jangan balas kekerasan dengan kekerasan, tetapi balaslah dengan kasih dan perhatian.



 






 

Minggu, 27 November 2016

TUHAN SELALU MEMPERHITUNGKAN

Ayat Pokok:
Matius 26:40

Pendahuluan
Matius 26:40 "Setelah Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur dan Ia berkata kepada Petrus: Tidak sanggupkah kamu berjaga-jaga satu jam dengan Aku?"

Ayat ini mengingatkan kita bahwa sudah saatnya kita ambil bagian dalam pelayanan di gereja kita masing-masing. Ayat ini bukan sekedar pembicaraan Yesus, tetapi permintaan serius dari Tuhan Yesus.
"Satu jam" bicara bagian terkecil dari apa yang ada pada kita. Waktu, tenaga, pikiran dan keuangan.

Berapa jam waktu yang kita gunakan untuk Tuhan?

Waktu tidak akan terulang. Jangan sia-siakan. Penyesalan adanya diakhir, bukan diawal.
Itu sebabnya mari kita mulai pikirkan untuk ambil bagian dalam pelayanann, meskipun mungkin itu hal-hal yang kecil dan mungkin tidak dianggap oleh orang lain.

Yohanes 6:12
"Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku. Aku berkata kepadamu ;" sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

1 Korintus 15:48
"Karena itu saudara-saudara yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan. Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payahmu tidak sia-sia."

Keluaran 17:8-13- Kisah Harun dan Hur " Aku akan ...."
Ada inisiatif dari Harun dan Hur untuk membantu Musa. Bantulah gembala kita dengan apa yang bisa kita lakukan, tanpa harus disuruh-suruh."

Ibrani 6:10
"Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan, sampai sekarang.

Ingat !
Jangan pernah mengeluh, sekalipun mungkin seolah-olah apa yang kita lakukan tidak ada gunanya.

Yesaya 61:8b
" Aku akan memberi upahmu dengan tepat.."

LINK INFORMASI PENTING

Senin, 05 Januari 2015

LEMAH LEMBUT

Tujuan:
" Memiliki kelemahlembutan sebagai perhiasan yang sangat berharga di mata Allah "

Ayat Pokok:
Matius 11:29
" Pikulah kuk yang Kupasang dan belajarlah kepadaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan".

Pendahuluan
Selama Tuhan Yesus hidup dan melayani, Tuhan Yesus tidak pernah bertindak menurut kehendak diri-Nya sendiri, tetapi berbuat menurut kehendak Bapa.
Sebagai pengikut dan pelayan Kristus, Tuhan Yesus menghendaki kita berbuat, berkata-kata dan melayani sama seperti Tuhan Yesus. Hal ini bisa terjadi bila kita memiliki karakter Kristus. Salah satunya adalah lemah lembut.

Lemah lembut
Sifat Yesus yang saat ini kita pelajari adalah "lemah lembut". Sifat lemah lembut harus mewarnai hidup dan pelayanan kita. Bukan sewaktu-waktu, tapi lemah lembut harus menjadi perhiasan atau aksesories yang menghiasi diri kita setiap saat.

Seimbang
1 Petrus 3:3,4, Rasul Paulus ingin agar istri berdandan dan mengenakan perhiasan secara seimbang, artinya..
  • Berdandan secara lahiriah ! " Perhiasaanmu janganlah secara lahiriah"-bukan berarti, kita tidak perlu berdandan secara jasmani.
  • Tetapi dandanan lahiriah, harus kita sempurnakan dengan dandanan rohani. Malahan dandanan rohani yaitu roh lemah lembut, harus lebih nyata dari pada dandanan lahiriah.
Arti
Lemah lembut, Yunani, PRAUS ( PRHAOS)
  • Alkitab (NIV):"gentle"-baik;perasaan yang baik
  • Alkitab ( KJV):"meek"- lembut hati yang lemah lembut ( tidak ada kekerasan hati). Jadi lemah lembut adalah sifat atau sikap hati yang baik, yang terekspresi dalam perkataan, perbuatan dan sikap hati (perasaan) yang lemah lembut tanpa diwarnai unsur kekerasan hati, apalagi fisik.
Hati yang lemah lembut
Berkat-berkat yang akan diterima oleh orang memiliki hati yang lemah lembut:
1. Dilindungi pada hari kemurkaan, Zefanya 2:3
    " Rendah hati " Inggris:"meek"( seek ye the Lord, all ye meek of the earth...)
    * Yang lembut hati akan diluputkan Tuhan pada hari kemurkaan, Amsal 16:19
2. Janji Tuhan kepada orang yang lembut hatinya
    a. Mewarisi bumi
       Bumi akan sejahtera,bila semua orang lembut hatinya.
       Mazm 37:11-KJV: " But the meek shall inherit the earth..."

   b. Berbahagia
       Orang lembut hati, akan menikmati kebahagiaan, Matius 5:5

   c. Memengkan suami yang tidak taat
      Istri yang berdandan dengan perhiasan yang lemah lembut, akan memenangkan
      suami yang tidak taat kepada firman Tuhan. 1 Petrus 3:1