KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH SURAT YAKOBUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH SURAT YAKOBUS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2026

PRIA YANG TEGUH DI TENGAH TEKANAN


Ayat Pokok:
"Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia."
(Yakobus 1:12)
Pendahuluan
Setiap pria pasti menghadapi tekanan. Tekanan pekerjaan, tekanan keluarga, tekanan ekonomi, tekanan pelayanan, bahkan tekanan batin yang tidak diketahui orang lain. Tekanan adalah bagian dari kehidupan, bukan pengecualian.

Masalahnya bukan apakah kita mengalami tekanan.
Masalahnya adalah bagaimana kita berdiri saat tekanan datang.

Alkitab berkata:
“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan.”

Ayat ini tidak memuji orang yang kuat secara fisik, tetapi orang yang bertahan secara rohani.

Isi Khotbah
1. Tekanan adalah ujian, bukan hukuman
Banyak orang mengira tekanan adalah tanda Tuhan meninggalkan mereka. Padahal Alkitab mengajarkan sebaliknya: tekanan sering justru tanda Tuhan sedang membentuk kita.

Emas diuji dengan api.
Besi ditempa dengan palu.
Iman dimurnikan dengan tekanan.

Tokoh Alkitab seperti Daniel justru menunjukkan iman paling kuat saat berada di bawah ancaman singa. Tanpa tekanan, dunia tidak akan pernah melihat kualitas imannya.

Kebenaran:
Tekanan tidak menciptakan karakter.
Tekanan menyingkapkan karakter.

2. Keteguhan adalah pilihan, bukan perasaan
Yakobus tidak berkata “berbahagialah orang yang merasa kuat,” tetapi “yang bertahan.”

Artinya keteguhan bukan soal emosi, melainkan keputusan.

Pria teguh berkata:
aku tetap setia walau lelah
aku tetap benar walau sendirian
aku tetap percaya walau belum melihat jawaban

Perasaan berubah-ubah.
Komitmen tetap.

3. Tekanan menguji  3 fondasi pria
Saat tekanan datang, tiga area kehidupan pria biasanya diuji:

1. Iman
Apakah kita percaya Tuhan tetap bekerja walau keadaan sulit?

2. Integritas
Apakah kita tetap jujur saat kebohongan lebih menguntungkan?

3. Kesetiaan
Apakah kita tetap setia saat tidak ada yang menghargai?

Tekanan tidak meruntuhkan pria sejati.
Tekanan menyaring pria sejati.

4. Upah bagi pria yang teguh
Yakobus memberi janji luar biasa: mahkota kehidupan.

Ini bukan hadiah duniawi. Ini upah kekal. Dunia mungkin tidak memberi penghargaan kepada pria yang bertahan dalam kebenaran. Tetapi Tuhan melihat semuanya.

Mazmur menegaskan dalam Mazmur 37:28 bahwa Tuhan tidak meninggalkan orang yang dikasihi-Nya.

Keteguhan mungkin tidak selalu dihargai manusia.
Tetapi selalu dihargai Tuhan.

5. Rahasia pria yang teguh
Bagaimana seorang pria bisa teguh?

1. Punya akar rohani
Pohon tanpa akar tumbang saat angin datang.

2. Punya disiplin rohani
Doa dan firman bukan kegiatan tambahan, melainkan sumber kekuatan.

3. Punya fokus kekekalan
Pria yang hanya melihat dunia akan mudah menyerah. Pria yang melihat surga akan tetap bertahan.

Penutup
Saudara, dunia penuh pria yang kuat saat keadaan mudah.
Tetapi Tuhan mencari pria yang tetap kuat saat keadaan sulit.

Pria biasa bertahan saat nyaman.
Pria Tuhan bertahan saat tertekan.

Pertanyaannya:
Saat tekanan datang, kita akan patah atau ditempa?

TUHAN YESUS MEMBERKATI !


Rabu, 05 Januari 2022

PELAJARAN ROHANI DARI SEORANG PETANI

 
Ayat Pokok:
"Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!"
(Yakobus 5:7-8)

Pendahuluan
Dari sekian banyak pofesi yang diangkat dalam Alkitab, salah satunya adalah petani (Kejadian 4:2)
Nuh adalah juga seorang petani (Kejadian 9:20)
Banyak tokoh dalam Alkitab juga dicatat sebagai seorang petani : Ishak, dll.

Pelajaran Rohani dari seorang petani
a. Kesabaran
Yakobus 5:7-8 mengangkat kesabaran seorang petani dalam menantikan hasil dari apa yang mereka tabur.  Dari seorang petani kita juga belajar untuk sabar dalam menjalani setiap penderitaan dan proses kehidupan. Tidak ada kesuksesan yang instant. Semua perlu kesabaran dan kerja keras.

Sabar artinya tidak mudah menyerah dalam menghadapi masalah.
Sabar artinya tetap setia dalam menjalani proses.
Sabar juga artinya tidak mudah menyerah dalam menghadapi kegagalan.

b. Ketekunan.
Yakobus 5:11,"Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan."

Yakobus 1;2-4,"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun."

Tekun artinya  rajin, tidak malas
Pengkhotbah 11:6,"Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik."

Ibrani 10:36,"Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu."

c. Kerja keras
Ishak adalah contoh seorang petani yang bekerja keras.
Kejadian 26:12,"Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN."

Hasil dari kerja keras Ishak adalah ia menuai hasil yang luar biasa
Kejadian 26:13,"Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya."

Jangan menunda-nunda untuk mengerjakan apa yang perlu dikerjakan.
Amsal 20:4,"Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa."

Jangan selalu mencari-cari alasan untuk menutupi kemalasan.
Amsal 26:13-14,"Berkatalah si pemalas: "Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!" Seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya."

Penutup
Setidaknya ada 3 hal yang bisa kita pelajari dari kehidupan seorang petani:
Belajar tentang kesabaran
Bejalar tentang ketekunan
Belajar tentang Kerja keras
Sekalipun mungkin kita bukan seorang petani, mari kita miliki 3 hal ini dalam kehidupan rohani kita.

Sabtu, 11 Maret 2017

KUASA DOA ORANG PERCAYA

Ayat Pokok:
"...doa orang yang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya."
(Yak 5:16 b)

Pendahuluan
Dalam kitab Perjanjian Baru, ada seorang hamba Tuhan yang dikenal dengan julukan "Si Lutut Onta". Mengapa? Karena dia adalah seorang hamba Tuhan yang senang berdoa, sehingga sampai-sampai lutunya mengeras, kapalan dan masti rasa. Doa sudah menjadi gaya hidupnya. Seluruh aktifitasnya selalu melibatkan doa. Hamba Tuhan ini bernama Yakobus, penulis surat Yakobus.

Yakobus adalah seorang hamba Tuhan yang hidupnya penuh dengan penderitaan. Banyak tekanan dan himpitan yang ia alami dalam hidupnya.Namun ia menjadi orang yang tetap teguh dalam iman.
Doa adalah suatu hubungan pribadi
Matius 6:9
"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di Sorga, dikuduskanlah nama-Mu."

Doa bersifat kekeluargaan.
Doa tidak hanya dijadikan untuk kesempatan meminta-minta kepada Tuhan
Doa adalah hubungan yang akrab dengan Tuhan

Tuhan senang dengan doa-doa orang percaya
Wahyu 5:8
"Ketika ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah ke empat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu  dihadapan anak domba itu, ,masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: Itulah doa orang-orang kudus."

Gereja lahir karena kuasa doa
Kisah 1:4     Bertekun dan sehati
Kisah 2:42    Bertekun dalam doa.

Petrus dilepaskan dari penjara, oleh seorang Malaikat Tuhan, karena kuasa doa orang-orang percaya.
(Kisah 12:5-11)

Doa mampu menggerakan belas kasihan Tuhan
(Kel 32:14) 

Bagaimana supaya doa-doa kita penuh kuasa?
Berdoa dengan hati yang bersih ( Yesaya 59:1-2)
Buanglah motivasi-motivasi yang salah dalam berdoa (Yak 4:2-3)
 Doa harus dengan iman ( Yak 1:6-7,Yak 5:15)
Penutup
Jangan jemu-jemu berdoa.

LINK INFORMASI PENTING
KLUB PENGKHOTBAH KRISTEN
Rp.1000 ANDA SANGAT BERARTI BAGI KAMI  


Sabtu, 10 September 2016

BAGAIMANA BERTAHAN DALAM PENCOBAAN

 Disampaikan dalam Ibadah Umum
di GPdI Banjarsari
Minggu, 11 September 2016
Ayat Pokok:
Yakobus 1:2-12

Pendahuluan
Hari ini kita akan belajar bersama-sama tentang Bagaimana Bertahan Dalam Pencobaan.
Apa itu pencobaan? Ada beberapa arti tentang pencobaan
Pertama: bujukan untuk melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan.
Kedua : masalah atau pergumulan yang dihadapi oleh manusia. Ini juga sering dipahami sebagai ujian.
Kebanyakan diantara kita sering menganggap sama antara ujian dan pencobaan. Tidak salah memang, karena ada kata yang sama dalam Alkitab kita, dimana diayat tersebut di terjemahkan pencobaan, tetapi di ayat yang lain diterjemahkan ujian. Namun sesungguhnya ada perbedaan antara ujian dan pencobaan.  Karena perbedaan yang  tipis, terkadang orang sulit membedakan yan mana ujian dan yang mana pencobaan. Perbedaan diantara keduanya adalah mengenai sumber, serta arti dan tujuan diantara keduanya.

Ujian dan pencobaan menjadi dua alat penguji untuk menguji iman orang-orang percaya.

Pencobaan
Yakobus 1:13 "Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: pencobaan ini datang dari Allah !". Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan ia sendiri tidak mencobai siapapun"
Tuhan tidak pernah mencobai siapapun. Jadi selama ini sering  berkata salah ketika berkata " Tuhan mengapa Tuhan memberikan pencobaan yang demikian berat kepada kami?. Ingat pencobaan bukan diberikan Tuhan karena Tuhan tidak pernah mencobai siapapun.
Lalu dari mana datangnya pencobaan itu?
Matius 4:1 "Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai oleh iblis.
Jadi pencobaan datangnya dari iblis.
Pencobaan karena keinginan diri sendiri
Namun ternyata, tidak semua pencobaan itu datang dari iblis.
Ada juga pencobaan yang kita alami karena keinginan diri sendiri.
1 Timotius 6:9 "Tetapi mereka yang ingin kaya, terjatuh kedalam pencobaan, kedalam jerat dan kedalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakakn, yang menenggelamkan manusia kedalam keruntuhan dan kebinasaan."
Bolehkah  orang Kristen kaya? tentu saja boleh. Bagaimana caranya" ora et labora" (berdoa dan bekerja).  Banyak orang ingin kaya, tapi dengan cara yang salah, menipu sana-sini, korupsi, berjudi, berbisnis yang haram. Kalau dikemudian hari mereka mengalami masalah tentu ini bukan karena Tuhan. Satu-satunya solusi adalah bertobat

Bentuk-bentuk pencobaan
Melalui kisah Ayub, kita melihat ada tiga hal yang digunakan iblis untuk mencobai Ayub.
Kemiskinan - Ayub 1:13-19
Penyakit Barah- Ayub 1:7-8
Tekanan emosi- Ayub  1:9-10a)
Tetapi Ayub berhasil lolos dari pencobaan dan hidupnya diberkati.
Mengapa suatu kebahagiaan?
Yakobus 1:2, "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh kedalam berbagai-bagai pencobaan."

Kalau pencobaan berasal dari iblis dan punya maksud jahat, mengapa Yakobus menyuruh kita untuk mengganggap bahwa pencobaan adalah suatu kebahagiaan?
Kebahagiaan yang dimaksud Yakobus adalah :
Pertama: Karena  Allah tahu kemampuan dan kekuatan kita dan pencobaan yang kita alami tidak melebihi kekuatan kita. 
1 Korintus 10:13

Kedua, Allah berjanji akan memberikan kita penolong

Ketiga, ada berkat ketika kita menang dalam pencobaan

Bagaimana bertahan dalam penderitaan?
a. Mengetahui rencana Allah ( Roma8:28)
b. Tetaplah bersukacita.
c. Minta hikmat Tuhan.

Berkat atas orang yang bertahan dalam pencobaan - Yakobus 1:12)

Senin, 24 Agustus 2015

MENJADI PELAKU FIRMAN

Ayat Pokok:
Yak 1:22
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika kita tidak demikian kamu menipu diri sendiri".

Pendahuluan
 Kasus yang disoroti oleh Rasul Yakobus ini adalah kasus umum dan merupakan penyakit kronis yang menahun dan turun-temurun, penyakit yang lama, bukan saja terjadi sekarang-sekarang ini, tetapi sejak jaman Rasul Yakobus.

Menurut para penafsir ada yang setuju bahwa surat Yakobus termasuk bagian firman Tuhan dalam Alkitab yang ditulis rasul paling awal, sebelum surat-surat yang lain. Dan Yakobus sudah menyoroti bahwa hal ini sudah terjadi dalam kebaktian-kebaktian dan kehidupan jemaat Tuhan pada waktu itu

Salah satu ciri surat Yakobus adalah surat ini menyoroti hal-hal yang praktis. Tidak menguraikan hal-hal yang teologis dan dokrinal.  Hal ini berbeda dengan Rasul Paulus misalnya. Yakobus lebih mengangkat hal-hal yang praktis yang menjadi tuntunan hidup umat-umat Tuhan, seperti soal kekayaan, kemiskinan,  goadan-godaaan, kebijaksanaan, pertengkaran,  keangkuhan, kerendahan hati, kesabaran dan doa.

Khusus dalam Yak 1:22 ini Rasul Yakobus ingin menyampaikan bagimana iman itu harus dipraktekkan secara nyata.

Pernah juga disampaikan oleh Tuhan Yesus 
Tuhan Yesuspun pernah menyampaikan hal ini, bagaimana kita harus menjadi pelaku firman dan bukan saja senang mendengar firman.
Lukas 11:27-28
" Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: " Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.". Tetapi Ia berkata: " Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya".

Tuhan Yesus menekankan bahwa kebahagiaan yang utama adalah mendengar firman Allah. Dan kebahagiaan yang lebih utama adalah melakukan firman Allah.


LINK PENTING


4 SEBUTAN BAGI ORANG YANG TIDAK MELAKUKAN FIRMAN TUHAN

Ayat Pokok:
Lukas 11:27-18

Pendahuluan
Lukas 11:27-28
" Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: " Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.". Tetapi Ia berkata: " Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya".
Dua sudut pandang tentang kebahagiaan
a. Kebahagiaan secara umum: Rumah megah, mobil mewah,uang berlimpah, anak-anak manis-manis sikapnya, dll. Ini kebahagiaan secara kacamata jasmani
b. Kebahagiaan dalam pandangan firman Tuhan: Mendengar dan melakukan firman Tuhan

Yosua 1:8
"Janganlah engkau lupa mempertahankan kitab Taurat ini tetapi renungkanlah itu siang dan malam,supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung."

Yak :25
" Tetapi barang siapa meneliti hukum yang sempurna,yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun didalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya."

4 Sebutan Bagi Orang Yang Tidak Melakukan Firman
a. Penipu ( Yak 1:22)
b. Korban Penipuan ( Yak 1:22)
c. Tidak memperdulikan diri sendiri ( Yak 1:24)
d. Pikun Rohani ( Yak 1:24)

Ketaatan Yang Membawa Berkat
Air Menjadi Anggur ( Yoh 2:1-11)

Berkat Bagi Yang Taat
( Mazm 1:1-6)

Jangan Keraskan Hatimu
Ibr 3:7-8,15, 4:7 

Penutup
Mari berkomitmen kepada Tuhan untuk menjadi pelaku firman. Mulailah dari sekarang untuk berjalan dalam firman Tuhan. Maka Tuhan akan bawa kita dari kemenangan kepada kemenangan, dari kemulyaaan kepada kemuliaan.

LINK PENTING