KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Minggu, 31 Maret 2024

Buku Menjawab Kontroversi Doktrin PERSEPULUHAN

 

Doktrin atau pengajaran seputar persepuluhan menjadi hal yang pro dan kontra sampai saat ini. Hal ini menjadi perdebatan hebat dan pembicaraan yang hangat diberbagai media sosial. Buku ini disusun penulis setelah melihat dan mengikuti hal ini diberbagai pembahasan online. Buku ini berisi analisis teologis yang biblical tentunya dengan menggunakan kaidah ilmu tafsir yang benar untuk mendapatkan jawaban logis tentang persepuluhan di masa kini.

Harga buku Rp.48.000,00 (belum termasuk biaya kirim)
Untuk pemesanan, silakan hubungi kami via WA di 0857-7509-2607

Atau Klik




Buku Panduan Pemuridan Kelompok Sel KELUARGA KRISTEN

 


Dapatkan Buku Panduan Pemuridan Kelompok Sel KELUARGA KRISTEN.
Buku ini disusun untuk membantu para pemimpin gereja atau kelompok Sel dalam membekali jemaat seputar tema Keluarga Kristen Bahagia.". Selain itu, sesuai dengan judul, buku ini dapat juga dipakai sebagai bahan khotbah dalam Ibadah Pemberkatan Nikah, Pembekalan Pernikahan, dll.

Ada 8 topik yang ada dalam buku ini, yaitu:
- Keluarga yang Berpusatkan Kristus
- Mujizat Besar Pernikahan
- Rencana Allah Bagi Pria dalam Rumah Tangga
- Rencana Allah Bagi Wanita Dalam Rumah Tangga
- Anak-anak Dalam Rumah Tangga
- Mendisiplin Seturut Firman Allah
- Menjadi Orang Tua Menurut Cara Allah
- Terang di Atas Gunung

Selain itu juga dilengkapi dengan lampiran berupa lembar kerja yang harus diisi dan dipahami oleh anggota komsel atau pasangan calon pengantin.

Buku ini sangat direkomendasikan untuk Anda para gembala jemaat, pemimpin komsel dan pengkhotbah Kristen.

Stuktur penulisan buku ini, penulis sajikan dengan uraian yang sangat sederhana, sehingga sangat mudah untuk dipelajari, dipahami dan diajarkan dalam komunitas sel.

Harga buku Rp.48.000,- (Belum termasuk ongkos kirim)
Untuk pemesanan, silakan hubungi kami via WA. 0857-7509-2607

Atau Klik


Kamis, 28 Maret 2024

DAFTAR LAGU UNTUK IBADAH JUMAT AGUNG

 Shalom
Terimakasih sudah mengunjungi blog ini. Berikut kami sampaikan DAFTAR LAGU untuk IBADAH JUMAT AGUNG. Semoga postingan ini dapat bermanfaat dan menjadi berkat bagi para pelayan pujian (Worship Leader ) dan juga para pengkhotbah dalam ibadah JUMAT AGUNG

  1. CINTA-NYA DAN KASIH-NYA
  2. KASIH ALLAHKU SUNGGUH T'LAH TERBUKTI
  3. KARYA TERBESAR
  4. MAUKAH KAU JADI ROTI YANG TERPECAH BAGI-KU
  5. KUASA-MU, BILUR-MU
  6. PADA SATU BUKIT
  7. TERLALU BESAR
  8. WONTEN PANGLIPURAN
  9. BAGI DIA
  10. KUASA-MU MEMULIHKAN
  11. KARYA TERBESAR
  12. DIA LAHIR UNTUK KAMI
  13. DALAM NAMA YESUADA KEMENANGAN
  14. KASIH YESUS T'LAH MENYLAMATKANKU
  15. KASIH ALLAH MELINGKUPI SAYA
  16. ANAK ALLAH YESUS NAMA-NYA (S'BAB DIA HIDUP)
  17. LEBIH DARI PEMENANG
  18. SUNGGUH KU BANGGA BAPA
  19. DIA MATI BAGIKU
  20. ENGKAULAH TUHAN KAMI

SEKILAS INFO
Dapatkan 1209 MATERI KHOTBAH ANEKA TEMA
(Fornat Powerpoint)
Cukup dengan donasi Rp.99.000,00
Minat?
kirim WA ke 0857-7509-2607
Atau Klik


Rabu, 27 Maret 2024

TEGUH MENGHADAPI TANTANGAN

Ayat Pokok:
Lukas 22:39-46

Pendahuluan
Jumat Agung kita peringati sebagai pengingat tentang penderitaan atau sengsara Kristus, sebelum akhirnya berkorban di atas kayu salib.
Yesus tekun dan memiliki keteguhan hati, meskipun tantangan besar harus  Dia hadapi.
Apa yang kita teladani dari Yesus dalam menghadapi tantangan?

Isi Khotbah
Bagaimana cara menghadapi tantangan kehidupan?
Mari kita belajar dari  kehidupan Tuhan Yesus dalam menghadapi tantangan?


1. Tidak mudah menyerah
Lukas 22:39, "Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia."

Yesus sudah tahu peristiwa apa yang akan dihadapi-Nya.
Namun Dia tidak berpikir untuk meninggalkan atau menghindari tantangan yang harus dihadapi.
Yesus tetap pergi ke Bukit Zaitun  dan Alkitab mencatatnya sebagai sesuatu yang biasa Ia lakukan. Dia tidak pergi menjauh atau melarikan diri.
Di depan kita selalu ada tantangan, persoalan dan kesulitan. Namun sikap terbaik adalah menghadapinya dengan meminta kekuatan dari Tuhan yang lebih dulu telah memberi teladan kepada kita.

2. Menghadapi dengan doa
Lukas 22:40-42,"Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: ”Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.” Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” 

Yesus meminta kepada murid-murid untuk berdoa agar tidak jatuh dalam pencobaan (40),
kemudian Ia pun memberikan contoh untuk berdoa.
Yesus mengajarkan bahwa untuk menghadapi tantangan yang berat, ada kekuatan yang sanggup memberi topangan: kekuatan doa!
Berdoa berarti menggantungkan setiap harapan kepada Bapa Sorgawi.

3. Berserah kepada kehendak Bapa
Lukas 22:42, "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”
Di atas semuanya, yang luar biasa diteladankan Yesus adalah menyerahkan semuanya pada kehendak Bapa-Nya.
Meskipun memiliki kehendak sendiri, namun kita perlu menundukkan pada kehendak Bapa yang tentu lebih sempurna dari kehendak kita.
Bapa bisa mengubah tantangan-tantangan itu sebagai alat yang efektif untuk membentuk kepribadian kita semakin tangguh, ulet dan kuat.
Memohon agar ada kekuatan yang menopang serta menyadari kelemahan kita.

Penutup
Dalam menghadapi berbagai tantangaan, mari kita belajar seperti Tuhan Yesus untuk tetap teguh. Jadilah anak-anak Allah yang tidak mudah menyerah,  menghadapi segala sesuatu dengan doa dan tetap berserah kepada kehendak Allah.

 

SEMAKIN DIJEPIT, SEMAKIN MELEJIT

 Ayat Pokok:
Kisah 4:23-31

Pendahuluan
Tuhan tidak pernah berjanji bahwa orang percaya tidak akan mengalami kesulitan dan pergumulan hidup, karena kesulitan dan pergumulan hidup bisa Tuhan pakai untuk menguji dan mendewasakan kerohanian orang percaya. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi kita untuk dapat melewati setiap pergumulan hidup dengan cara yang berkenan kepada Tuhan. 

Oleh karena itu kita harus dapat merespon setiap masalah dengan benar sehingga justru di tengah masalah, kita dapat semakin meliakan Allah, Sehingga semakin dijepit, kita akan semakin melejit, sesuai dengan judul khotbah pada saat ini.

Cara yang benar dalam merespon masalah
Ada tiga cara memberi respon yang benar atas pergumulan hidup

1. Andalkan kuasa Tuhan

Kis 4:24,"
Tuhan yang kita sembah adalah Allah pencipta langit dan bumi. Artinya Tuhan kita adalah Allah yang berkuasa atas langit, bumi dan segala isinya. Saat kita menghadapi persoalan hidup, kita harus mengandalkan kuasa Allah untuk menolong kita karena kita percaya Allah kita lebih besar dari persoalan hidup apapun yang menimpa kita.

Sudahkah Anda mengandalkan kuasa Allah ketika berada dalam pergumulan? 

2. Percaya kedaulatan Allah

Kisah 4:28
Dalam keadaan yang sulit, kita harus percaya bahwa Allah berdaulat penuh atas kehidupan kita. Tidak ada satupun rancangan Allah yang mampu digagalkan oleh manusia. Oleh sebab itu, jika kita sedang berada dalam kesulitan, percayalah bahwa Allah terlibat dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi-Nya (Roma 8:28). 

Apa yang Anda rasakan jika mengandalkan kedaulatan Allah dalam menghadapi persoalan hidup?

3. Imani muhizat Allah

Kisah 4:30
Banyak orang percaya yang merindukan untuk dapat mengalami mujizat Allah. Tetapi sayangnya mujizat Allah tidak akan datang ketika keadaan kita baik-baik saja. Mujizat terjadi ketika orang percaya sudah dalam keadaan sangat terjepit dan secara akal sudah mustahil dapat melewatinya. Oleh sebab itu kita perlu untuk hidup mengandalkan mujizat Allah ketika menghadapi segala persoalan hidup, agar kita tetap kuat dan tidak mudah putus asa. 

Penutup
Apa yang sedang Anda hadapi hari-hari ini. Mungkin Anda sedang menghadapi masalah yang berat, baik itu masalah ekonomi, keluarga, sakit penyakit. Tetaplah bersemangat dan jangan menyerah. Ingat , Tuhan punya rencana yang hebat atas kita. Tuhan inginkan kita semakin dijepit, semakin melejit.

SEKILAS INFO

Dapatkan 1209 Materi Khotbah Powerpoint
dengan donasi Rp.99.000
Silakan hubungi kami via WA
Atau Klik



Minggu, 24 Maret 2024

HIDUP SEBAGAI ALAT KEBENARAN-NYA




 Ayat Pokok:
Roma 6:13-14

Pendahuluan
Selamat Paskah !
Paskah adalah hari kemenangan, Kemengan siapa? Kemenangan Kristus Yesus atas maut. Yesus yang mati di kayu salib itu, bangkit pada hari yang ketiga.Dia menang. Dia dapat menaklukkan dosa. Dan kemenangan inilah yang telah dianugerahkan kepada kita, sehingga kemenangan Kristus juga menjadi kemenagan kita. Yesus yang menderita, mati di kayu salib sudah bangkit dan hari ini kita memperingati peristiwa kebangkitan Kristus.

Oleh karena itu, hari ini kita harus bersukacita, dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan. Kita bisa merasakan dan menikmati kemurahan Tuhan yang luar biasa dalam kehidupan kita.
Tema Paskah PGI tahun 2024 adalah HIDUP SEBAGAI KEBENARAN-NYA.
Tema ini diangkat dari Roma 6:13-14,"Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. 14Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia."

Kitab roma adalah teologi penebusan Kristen yang paling lengkap dan tersusun rapi. Bahkan Marthin Luther mengajarkan bahwa surat Roma adalah intisari dari seluruh kitab Injil. Dalam surat Roma, kita menemukan  kekayaan akan pengorbanan Kristus, baik mulai dari penderitaan, kematian, sampai kepada kebangkitan-Nya, dihubungkan dalam kehidupan orang percya dan perjuangannya dalam menghadapi dosa.

Cara hidup dalam kebenaran
Bagaimana praktek nyata atau cara kita hidup dalam kebenaran?

 1. Menjadi pelaku-pelaku firman
Cara untuk kita hidup dalam kebenaran adalah dengan menjadi pelaku-pelaku firman.  Ukuran perkenanan kita kepada Tuhan, bukan dilihat dari berapa lamanya kita menjadi orang percaya, bukan dari berapa ayat yang sudah kita baca, tetapi dari sebarapa banyak fiman yang sudah masuk dalam hati kita dan kita memperaktekkan kebenaran itu dalam hidup sehari-hari.

2 Timotius 3:16-17, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."

Mari kita buka hati, agar Roh Kudus senanatisa memberikan kekuatan untuk kita dapat menjadi pelaku-pelaku firman.

2. Menghindari perbuatan-perbuatan dosa
 Roma 6:12-13, "Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman.

3. Menjadi contoh atau teladan
Hidup orang percaya adalah surat Kristus yang terbuka. Alkitab berkata, "Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah nyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh loh batu, melainkan pada loh loh daging, yaitu di dalam hati manusia." ( 2 Korintus 3:2-3). Hidup kita harus  menjadi contoh dan teladan bagi semua orang. 

 Oleh karena itu, saat kita mau bertindak yang tidak benar kita harus berfikir dua kali. 
Dikatakan dalam Efesus 5:8-10, "Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. " 

Sebagai surat Kristus, kita menyatakan apa yang menjadi pikiran dan perasaan Kristus yang membawa terang , bukan sesuatu yang provokatif  melainkan membawa damai, seperti yang Yesus katakan, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga”. Matius 5:16

4. Menjaga kesucian hidup
Untuk dapat dipakai menjadi alat kebenaran-Ny, maka kita harus menjaga kesucian hidup. Artinya kita harus memisahkan diri dari hal-hala yang cemar dan bertentangan dengan firman Tuhan. Memang hal ini tidaklah mudah. Apalagi kita hidup di tengah dunia yang sudah cemar oleh dosa. Tetapi percayalah, bila kita senantisa memberi diri dipimpin oleh Roh Allah, maka kita akan dimampukan untuk menjaga kesucian hidup sehingga kita dapat hidup sebagai alat kebenaran-Nya.

Penutup
Selamat merayakan PASKAH.
Anugerah-Nya sungguh nyata dan luar biasa. 
PASKAH = Percaya Allah Sungguh Kita Akan Hidup
PASKAH= Pasti Aku Selamat Karena Allah Hidup

SEKILAS INFO
Dapatkan 1209 Materi Khotbah Powerpoint
dengan donasi Rp.99.000
Silakan hubungi kami via WA
Atau Klik


Sabtu, 23 Maret 2024

PUASA

 Nats Alkitab:
Imamat 16:29

Pendahuluan
Mendengar kata puasa, seringkali kita bertanya, apakah orang Kristen harus berpuasa? Sebagian lagi mungkin bertanya untuk apa kita harus berpuasa? Dan Alkitab sungguh buku yang luar biasa, Mengapa? Karena kurang lebih 1000 tahun sebelum Masehi, jadi kira-kira 3000 tahun lalu, dari mulai jaman Daud Alkitab sudah berbicara tentang berpuasa. Tetapi Alkitab jelas mengajarkan  bahwa puasa bukan sekedar aksi mogok makan, Ada orang berpikir, karena sudah berdoa dan berdoa, Tuhan belum juga jawab, maka saya akan puasa, mogok makan sampai Tuhan jawab. Itu bukan puasa, itu sama dengan aksi mogok makan dan memaksa Tuhan untuk mengerjakan persis seperti yang kita harapkan.

Puasa yang benar adalah belajar mencari dan memahami kehendak Allah. Puasa bukan memaksa Tuhan untuk melakukan apa yang kita mau, tetapi memaksa diri kita untuk melakukan apa maunya Tuhan.

Puasa juga bukan hanya sekedar tidak makan dan tidak minum, tetapi puasa sebenarnya tidak sempat makan dan tidak sempat minum karena dalam puasa, kita sedang disibukkan dengan hal-hal rohani. Kalau kita puasa, lalu jalan-jalan kemana-mana, nonton tv dari pagi sampai senja,itu bukan puasa, jangan-jangan itu cuma diet.

Puasa yang diperkenan oleh Tuhan
Nabi Yesaya melalui pimpinan Roh Kudus memasukkan topik tentang puasa dalam tulisannya. Tentu Allah melalui Roh Kudus memimpin nabi Yesaya menulis tentang topik puasa ini dengan tujuan untuk memberitahukan kepada kita tentang puasa yang benar dan puasa yang salah.

Puasa yang benar
Tercatat dalam Yesaya 58:3-5,menjelaskan tentang jenis puasa yang ditolak oleh Tuhan. Dengan kata lain, aktifitas puasa yang dilakukan dalam bagian itu menjijikkan bagi Tuhan. Karena itu puasa yang dilakukan tidak dikenan oleh Tuhan.

Bagaimana puasa yang tidak diperkenan oleh Tuhan
a. Puasa dengan motivasi yang salah
b. Puasa dengan kemunafikan
c. Puasa yang tidak didasari dengan kasih

Puasa yang diperkenan oleh Tuhan
Tercatat  dalam Yesaya 58:6-7
1. Puasa dengan motivasi yang benar
2. Puasa dengan kerendahan hati
3. Puasa yang didasari dengan kasih.

Melalui puasa
1. Hubungan saya dengan Tuhan diperbiki
2. Hubungan saya dengan firman diperbaiki
3. Hubungan saya dengan sesama diperbaiki
4. Lewat saya, orang lain dapat memperbaiki hubungan mereka dengan Tuhan.

Beberapa jenis puasa
1. Puasa biasa, dari jam 06.00 pagi sampai jam06.00 sore.
2. Puasa intensif dari 3 hari, 5 hari, 7 hari. 
3. Puasa khusus, dalam waktu lama, biasanya karena ada sesuatu yang berat, atau hubungan dengan janj atau nazar dengan Tuhan.
4. Puasa mematikan perbuatan-perbuatan daging

Penutup
Dengan berpuasa kita disadarkan dan diingatkan bahwa begitu lemah. Tanpa makanan dan minuman saja kita begitu tidak berdaya, apalagi hidup tanpa Tuhan, Sang pemberi makan dan minum. Dengan berpuasa kita belajar untuk mengendalikan hawa nafsu, sehingga kita dapat berfokus pada Allah.



INFO UNTUK ANDA
Dapatkan 1129 Materi Khotbah Powerpoint Aneka Tema 
Dengan donasi Rp.99.000,00
hubungi kami via WA untuk informasi selanjutnya


Kamis, 21 Maret 2024

KUMPULAN EBOOK ROHANI KRISTEN



Shalom
Dapatkan Kumpulan 100 Ebook Rohani Bermutu. 
Semua bisa didapatkan dengan mengirim donasi Rp.99.000.- ( Harga Ebook per judu kurang dari Rp.1.000)

Cara mendapatkan
Kirim donasi Rp.99.000, melalui salah satu rekening kami:

Rekening kami:
BCA 1540241577 a.n Agus Susanto
Bank Mandiri No.rek 1360007334334 atas nama Agus Susanto.
Bank BRI no.rek 6917-0101-7761-533 A.n Agus Susanto.
GoPay 0852-2808-5470 a.n Agus Susanto
DANA 0852-2808-5470 A.n Agus Susanto
OVO No.Rek 0852-2808-5470

Setelah transfer donasi, segera konfirmasi via  email:binasejahtera2020@gmail.com atau WA.0857-7509-2607.

Untuk mengetahu 100 judul Ebook tersebut silakan klik 



ORANG BENAR PASTI DIBEDAKAN TUHAN

 ORANG BENAR PASTI DIBEDAKAN TUHAN
Ayat Pokok : Maleakhi 3:18

Pendahuluan
Terkadang ketika kita membaca ayat ini, timbul pemikiran dalam hati kita, mengapa  kita sudah berusaha berjuang untuk hidup benar, tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, tetapi pergumulan hidup terus saja kita alami, dan permasalahan datang silih berganti?

Ternyata, pertanyaan senada sempat juga terlintas dalam pikiran Pemazmur. Dalam Mazmur 73:13-14, Pemazmur menulis, "sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah. Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan kena hukum setiap pagi."
Dalam ayat sebelumnya bahkan dia menulis, "Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir. Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka; mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain." (Mazmur 73:2-5)

Benarkah pikiran yang demikian?
Tentu pikiran seperti ini adalah pemikiran yang salah. Sebagai orang-orang beriman kita harus memiliki iman bahwa Tuhan adalah Tuhan yang penuh kasih. KIta harus percaya bahwa sebagai anak-anak-Nya, kita tidak akan pernah ditinggalkan. Kita harus percaya, bahwa ketika Tuhan mengijinkan masalah datang menimpa kita, itu karena ada maksud yang indah dari Allah untuk kebaikan kita.

Roma 8:28 menulis, "Kita tahu sekarang,bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."  Berbagai macam hal bisa terjadi dalam hidup kita, baik hal yang menyenangkan maupun hal yang mengecewakan. Namun dibalik semuanya itu, percayalah ada rencana Allah yang indah.

Imani bahwa janji Tuhan itu pasti, ya dan Amin. Tuhan tidak pernah salah. Janji Tuhan itu pasti digenapi. Alkitab berkata, " Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia, sehingga ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" ( Bilangan 23:19).

Pada dasarnya dan pada saatnya, Tuhan menyatakan kuasa-Nya membuat perbedaan antara orang benar dan orang fasik. Tak perlu iri hati dengan kehidupan orang-orang di luar Tuhan. Kebahagiaan orang fasik tidaklah abadi, tetapi kebahagiaan orang benar, tetap untuk selama-lamanya.

Apa berbedaan orang benar dan orang fasik?
Ada beberapa perbedaan antara orang benar dan orang fasik.

Pertama, orang benar senantiasa dibela dan disertai oleh Tuhan.
Apapun bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Selama ada di dunia, kita pasti akan mengalami banyak permasalahan, tantangan dan ujian. Dan ini akan dialami oleh siapa saja,orang-orang yang masih ada di dalam dunia, tidak terkecuali kita sebagai orang-orang percaya. Tetapi yang membedakan adalah bahwa Tuhan, tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan pasti akan senantiasa membela, dan memberi kita kekuatan.

1 Korintus 10:13 menulis, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." 

Kedua. Ada berkat yang Tuhan sedikan bagi orang benar.
Ketika kita tetap setia hidup benar, setia beribadah dan melakukan firman Allah, percayalah bahwa hidup kita pasti akan diberkati. Tentu saja, berkat tidak hanya diukur dari hal-hal materi, tetapi berkat sukacita, kedamaian dan kebahagiaan.

Mazmu 37:23-25, "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Ornag yang setia hidup dalam kebenaran, hidupnya akan senantiasa ada dalam berkat dan perlindungan Tuhan. Bahkan bukan hanya bagi dirinya sendiri, berkat itu juga berlaku bagi anak cucu dan semua keturunannya.
Mazmur 37:25-26, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat."

Penutup
Tidak ada kata sia-sia hidup dalam kebenaran, karena pada saatnya, berkat Tuhan pasti mengikuti hidup kita.
Amin

LINK INFORMASI PENTING
HANYA Rp.99.000 - 100 EBOOK ROHANI KRISTIANI -PEMESANAN KLIK DISINI


Selasa, 12 Maret 2024

AJARAN BILEAM

 Ayat Pokok:
"Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: diantaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang  memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah."
(Wahyu 2:14)

Pendahuluan
Nama Bileam muncul kurang lebih 50 kali dalam seluruh kitab suci, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Muncul pertama dalam Bilangan pasal 22. Dalam Bilangan pasal 22-24, kita tidak menemukan hal-hal yang negatif mengenai Bileam ini. Bahkan, kalau kita membaca Bilangan 24:10-13, kita akan dibuat terpesona dengan apa yang dikatakan oleh Bileam.

Kalau kita perhatikan Bilangan pasal 24:1-25 ini, kita tidak menemukan hal-hal yang negatif tentang Bileam, bahkan kita dibuat terpesona dengan perkataan Roh Tuhan dalam Bilangan 24:10-13

Bilangan 24:10-13
"Lalu bangkitlah amarah Balak terhadap Bileam dan dengan meremas-remas jarinya berkatalah ia kepada Bileam: ”Untuk menyerapah musuhku aku memanggil engkau, tetapi sebaliknya sampai tiga kali engkau memberkati mereka. Oleh sebab itu, enyahlah engkau ke tempat kediamanmu; aku telah berkata kepadamu aku telah bermaksud memberi banyak upah kepadamu, tetapi Tuhan telah mencegah engkau memperolehnya. Tetapi berkatalah Bileam kepada Balak: ”Bukankah telah kukatakan juga kepada utusan-utusan yang kaukirim kepadaku: 13Sekalipun Balak memberikan kepadaku emas dan perak seistana penuh, aku tidak akan sanggup melanggar titah Tuhan dengan berbuat baik atau jahat atas kemauanku sendiri; apa yang akan difirmankan Tuhan, itulah yang akan kukatakan."

Sampai dibagian ini, kita mendapati kesan bahw Bileam ini adalah orang yang memiliki pendirian yang teguh untuk taat memberitakan firman Tuhan. Tetapi bila kita perhatikan kisah selanjutnya dalam Bilangan 31:1-16 (terutama ayat 9-16), kita akan menjadi tahu mengapa sampai Tuhan memperingatkan jemaat Pergamus melalui Yohanes untuk berhati-hati dengan ajaran Bileam yang supanya sudah masuk di jemaat Pergamus. Bahkan kalau kita perhatikan, peringatan ini juga disampaikan oleh Petrus dalam 2 Petrus 2:15-16 dan juga oleh Yudas dalam Yudas 1:11).

Bileam, awal mula kekalahan umat Israel.
Dalam  Bilangan 24:25, firman Tuhan menulis, "Lalu bersiaplah Bileam dan pulang ke tempat kediamannya; dan Balak pun pergilah juga."

Inilah kisah teakhir tentang Bileam dan Balak, sebelum nanti dalam pasall 31, nama Bileam muncul. Dan kemunculan Bileam dalam pasal 31, sudah menulis hal-hal yang negatif tentang Bileam

Kita bisa perhatikan bersama-sama Bilangan 31:1-16, baca terutama ay.8 dan ayat 16).

Pelajaran dari kisah Bileam
Mari kita pelajari bersama-sama dosa dan kesalahan apa yang dilakukan oleh Bileam ini.

Pertama, dia seorang yang tidak tegas dan kompromi terhadap kebenaran. Balak mencoba mennangkan pihak lain (dalam hal ini Balak, raja Moab). 

Mari kita perhatikan kembali Bilangan  22:1-12

Dalam bagian ini, Bileam masih tegas dan berpegang teguh pada perintah Tuhan untuk tidak mengutuki Israel, bahkan dengan upah yang banyak sekalipun.

Tetapi rupanya Balak tidak berputus asa, sehingga  ia mengirim utusan yang ebih banyak, bahkan jabatannya lebih tinggi dari utusan yang pertama, bahkan dengan membawa upah yang lebih banyak dari yang dibawa oleh utusan yang pertama.

Dari sinilah Bileam mulai mendua hati, antara menerima upah itu atau tidak. Kita bisa membaca lengkap kisah ini dalam Bilangan 22:14-20, juga dalam dalam ayat 21-35.

Kita bahkan menjadi tahu bahwa Tuhan sam[ai-sampai menggunakan keledai Bileam untuk memperingatkan Bielam dengan kata-kata dan bahasa manusia, setelah sebelumnya Balak diperingatkan dengan cara keledainya itu mogok, tidak mau jalan, bahkan mengubah arah jalannya ke kebun-kebun anggur, serta memepetkan Bileam ke tembok. Tetapi Bileam tidak peka dan justru memukul keledainya. Inilah yang kemudian membuat keledainya berbicara dengan bahasa manusia.

Kedua, Bileam memberikan nasihat yang bertentangan dan bahkan berlawanan dengan kehendak Tuhan.

Dan karena nasihat Bileam inilah, 24.000 umat Israel mati dalam seketika sebagi akibat perbuatan mereka yang menyekutukan Tuhan.

Mari kita perhatikan bersama-sama, Bilangan 25:1-5 dan  9, 

Pertanyaannya:
Dari mana mereka tahu tentang penyembahan kepada ilah-ilah bangsa Moab?
Kitab Wahyu yang kita baca tadi memberikan penjelasan dengan gamblang.  Juga dalam Bilangan 31:1-16, Alkitab dengan tegas menjelaskan bawa itu adalah karena nasihat Bileam.

Perenungan dan penutup
Hati-hati dengan doktin dan pengajaran Bileam ini. Ajaran yang menekankan mengenai materialisme, kompromi dan perzinahan. 

Alkitab memberikan peringatan bahwa ajaran-ajaran ini akan semakin gemcar di akhir jaman. Oleh sebab itu kita harus senantiasa waspada.

Mari kita bertobat dan kembali kepada firman Tuhan.

Wahyu 2:16-17 
"Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini. ' Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapa pun, selain oleh yang menerimanya.”'

Roh Kudus kiranya menolong kita untuk kita senantisa kuat  memegang prinsip-prisip kebenaran.Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa.

SEKILAS INFO
Dapatrkan materi-materi khotbah gratis berikut file powerpoint dengan berlanggalan saluran WA SENTUHAN FIRMAN
Silakan kunjungi:
WA CHANEL SENTUHAN FIRMAN