KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Kamis, 15 Desember 2022

YESUS DATANG UNTUK MENGUBAH JALAN HIDUPKU

 

Ayat Pokok :
"Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain."
(Matius 2:12)

Pendahuluan
Kelahiran Yesus membawa orang-orang yang hatinya bersih dan rindu untuk berjumpa dengan Yesus dan mencarinya.
Mereka adalah orang-orang Majus, yaitu para cendekiawan yang berasal dari Timur.
Diperkirakan mereka adalah orang bijak, ahli astronomi  dan penasehat para raja Persia.
Perjumpaan dengan Yesus mengubah jalan hidup mereka. Mereka tidak menuruti permintaan Herodes untuk kembali padaa jalan lama dan berjumpa dengannya.

Matius 2:12 mencatat, " Dan karena diueringatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Beberapa sikap hati dari orang Majus
Ada beberapa sikap hati yang perlu kita pelajari 

Kamis, 26 Mei 2022

MAKNA KENAIKAN TUHAN YESUS KE SURGA

 

Nats Alkitab :
Kisah 1:6-11

Pendahuluan
Hari ini kita kembali memperingati Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke surga.
Hari kenaikan Tuhan Yesus adalah salah satu peristiwa Kristologi yang cukup penting
Dan kenaikan Tuhan Yesus ke surga adalah fakta nyata, benar-benar terjadi dan bersifat historis.

Makna Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga
Dalam kesempatan yang indah ini, mari kita renungkan bersama-sama apa makna kenaikan Tuhan Yesus ke Surga. Mengapa dan untuk apa Tuhan Yesus harus naik ke surga?

Kalau kita memperhatikan ayat-ayat bacaan kita, maka kita dapat merenungkan makna kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga yaitu:

1. Yesus datang dari Surga
Melalui peristiwa kenaikan Tuhan Yesus Kristus, kita semakin diteguhkan bahwa Tuhan Yesus adalah benar-benar Tuhan, pemilik surga, berasal dari surga. Karena pada hakikatnya surga adalah tempat dimana Tuhan bertahta bersama dengan para malaikan-Nya. Yesus yang adalah Tuhan, pemilik surga, rela datang ke dunia, untuk menjalankan misi keselamatan, yaitu menyelamatkan manusia yang sudah berdosa dan menebus dosa manusia yang percaya.  Untuk menjalankan misi tersebut, Yesus harus mengambil rupa manusia dan menjalani proses demi proses, mulai dari kelahiran-Nya, kematian-Nya, kebangkitan-Nya dan kenaikan-Nya ke surga. 

Tuhan Yesus menyampaikan dalam banyak kesempatan bahwa Dia berasal dari surga dan bahwa Dialah pemilik sorga yang sebenarnya.

Yohanes 6:38-40
"Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Yohanes 6:62
"Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?"

Yohanes 3:13
"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia."

2. Yesus akan datang kembali dari surga
Kenaikan Tuhan Yesus juga mengingatkan kita bahwa, saat ini memang Tuhan Yesus ada di surga,  tetapi saatnya nanti akan tiba dimana Tuhan Yesus akan kembali ke dunia ini. Kedatangan-Nya yang kedua kali, bukan lagi sebagai bayi, tetapi sebagai Raja segala raja, Hakim segala hakim.

Kisah 1:10-11
"Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Wahyu 22:7
"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

3. Tuhan Yesus ingin kita ada bersama-sama Dia di surga.
Tuhan Yesus datang dari surga. Tuhan Yesus saat ini sudah naik ke surga dan akan datang kembali ke dunia ini untuk menjemput kita yang percaya dan setia. Tuhan Yesus ingin agar kita ada bersama-sama dengan Dia kelak di surga.

Yohanes 14:1-3

Sabtu, 14 Mei 2022

29 AYAT FIRMAN TUHAN SEPUTAR HIDUP YANG BERBUAH

1.
Di atas gunung yang tinggi akan Kutanam Dia,  agar ia bercabang-cabang, dan berbuah  dan menjadi pohon aras yang hebat.
(Yehezkiel 17:23a)

2.
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih." 
(Efesus 4:16 )

3.
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
(Matius 3:8)

Kamis, 28 April 2022

DAFTAR AYAT DAN PASAL KEMBAR DALAM AKITAB


Shalom,
Masih ingat ayat Alkitab dalam Matius 4:4 ?
Tentu banyak diantara kita yang kenal dan bahkan hafal dengan ayat ini, selain alamatnya yang gampang diingat, Matius 4:4, ayat ini juga berisi pesan yang sangat berkesan bahw, manusia hidup bukan hanya dari roti atau makanan jasmani saja, tetapi juga roti yang berarti makanan rohani atau makanan bagi jiwa kita.

Tahukah Anda bahwa selain Matius 4:4, banyak juga ayat-ayat dalam Alkitab yang berkesan dan uniknya ayat itu ada di pasal dan ayat yang gampang diingat, karena memiliki nomor pasal dan ayat yang sama.

Berikut ini beberapa ayat yang memiliki nomor pasal dan ayat yang sama, yaitu
1.
Tetapi Yesus menjawab: " Ada tertulis: Manusia hidup bukan bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
(Matius 4:4)

2.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi."
(Matius 5:5)

3.
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
(Matius 6:6)

4.
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
(Matius 7:7)

5.
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
(Matius 16:16)

6.
Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat.
(Markus 13:13)

7.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
(Markus 16:16)

8.
Jawab Yesus kepadanya: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja."
(Lukas 4:4)

9.
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.
(Lukas 5:5)

10.
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.
(Keluaran 14:14)

11.
Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.
(Ulangan 29:29)

12.
Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya,  tetapi siapa taat kepada pemerintah, ia akan menerima balasan.
(Amsal 13:13)

13.
Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, haruslah engkau perhatikan.
(Ulangan 6:6)

14.
Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan,  dan menyukai pengenalan akan Allah lebih daripada korban-korban bakaran.
(Hosea 6:6)

15.

LINK INFORMASI PENTING
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Flashdisk Kumpulan 1279 Materi Khotbah Powerpoint Kristen Aneka Tema
29 Bahan Khotbah Pemberkatan Nikah




Dapatkan Ebook 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 1 dengan mengirimkan donasiRp.10.000,- via Rek BCA 1540241577 a.n Agus Susanto- Setelah transfer donasi, kirim konfirmasi via SMS/WA ke.0852-2808-5470

Selasa, 12 April 2022

29 AYAT FIRMAN TUHAN SEPUTAR KETIDAKTAATAN



Shalom
Anda sedang mempersiapkan khotbah seputar Ketidaktataan Kepada Firman Tuhan?
Berikut kami tuliskan 29 ayat firman Tuhan seputar Ketidaktaatan Kepada Firman Tuhan.
Ayat-ayat ini dapat juga dipakai sebagai referensi khotbah seputar pertobatan, ketaatan kepada firman Tuhan, pemberontakan, dan tema-tema lain yang sama dengan hal ini.
Tuhan Yesus Memberkati.

1.
Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab Tuhan berfirman: ”Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku."
(Yehezkiel 33:19)

2.
”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku."
(Yohanes 14:15)

3.
Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.
(Amsal 13:13)

4.
Kamu akan kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam  batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan kuberikan kepadamu hati yang taat.
(Yehezkiel 36:26)

5.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalanamu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
(Yosua 1:8)

6.
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.
(Yohanes 3:36)

7.
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
(Lukas 5:5)

LINK INFORMASI PENTING
FLASHDISK KUMPULAN KHOTBAH POWERPOINT
Buku 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 1
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Buku 29 Bahan Khotbah Pemberkatan Nikah
Buku 29 Bahan Khotbah Kedukaan dan Penghiburan
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Pentakosta

DAPATKAN EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN DENGAN MEMBERIKAN DONASI Rp.10.000,00 Ke Rek BCA 1540241577 A.N AGUS SUSANTO-SETELAH TRANSFER DONASI KIRIM KONFIRMASI VIA SMS/WA Ke.0852-2808-5470

Minggu, 13 Maret 2022

BANGKIT DALAM KEBANGKITAN-NYA


Ayat Pokok:
"Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,"
(Filipi 3:10)


Pendahuluan
Puji Tuhan, hari ini kita para Pria di Komisi Pria dapat kembali mengadakan Ibadah Spesial dalam rangka Peringatan Paskah.
Tema yang diberikan oleh Pengurus Pria adalah " Bangkit Dalam Kebangkitan-Nya."
Mari kita buka ayat firman Tuhan dalam Filipi 3:10 yang menjadi pokok renungan kita.

Makna Paskah
Kata Paskah berasal dari bahasa Ibrani, "Pesakh" yang artinya "melewati."
Kisah Paskah diawali dari kisah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dalam Keluaran 12
Ada orang berpendapat bahwa Paskah adalah Kebangkitan Yesus saja.
Tetapi sebenarnya, Paskah bicara juga tentang pengorbanan Yesus.

Bangkit Dalam Kebangkitan-Nya
Apa yang harus bangkit dalam kebangkitan-Nya?
Mari kita buka dalam Matius 28:1-10

a. Kebangkitan-Nya Membangkitkan Iman (Ay.1-2)
"Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. 2Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya."
 (Matius 28:1-2)

Paskah adalah penggenapan janji Tuhan. Bukti bahwa janji Allah itu ya dan Amin.
Paskah adalah bukti kemenangan Kristus dan juga kemenangan kita yang percaya kepada-Nya
PASKAH : Percaya Allah, Sungguh Kita Akan Hidup.

b. Kebangkitan-Nya Membangkitkan Kekuatan (ay.3-4)
"Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. 4Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. 5Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: ”Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu."
(Matius 28:3-4)

c. Kebangkitan-Nya membangkitkan semangat untuk Perubahan 

Penutup
Kristus telah rela mengorbankan diri-Nya dan mati di kayu salib guna menebus dosa manusia. Tapi Dia tidak hanya mati bagi kita. Dia tidak hanya berhenti, sampai hanya mati bagi kita. Ia bangkit bagi kita. Dia Allah yang hidup. Dia Tuhan yang memberikan kepastian dan jaminan keselamatan bagi kita yang percaya kepada-Nya.

LINK INFORMASI PENTING
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Pentakosta


Dapatkan Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah. Harga Rp.37.500,00. Pemesanan via WA.0852-2808-5470

Selasa, 08 Maret 2022

Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah

 INFO BUKU BARU




Dapatkan Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Buku ini berisi bahan-bahan khotbah seputar Kematian dan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

Adapun judul-judul khotbah dalam buku ini adalah;
1. Makna Paskah Yang Seajti
2. Kuasa Kebangkitan Kristus
3. 7 penyataan Yesus di Salib
4. Hidup Memulaian Tuhan 
5. Yesus Sudah Bangkit
6. Paskah Memberikan Pembahatuan 
7. Pasah Memberikan Pembaharua Bgi Wanita 
8. Kuasa Kebangkitan Kristus . 
9. Peristiwa Kematian dan Kebangkitan-Nya membuat Hidup Kita Berarti. 
10. Makna Paskah Yang Sejati . 
11.3  Makna Paskah 
12. Kematian Yesus Mendamaikan Manusia Dengan Tuhan. 
13. Kristus Benar-benar Bangkit. 
14. Dampak Kebangkitan Yesus . 
15. Kuasa Kebangkitan. 
16. Jesus, The Passover Lamb .
17. Pengampunan Yang Membebaskan. 
18. Kemenangan-Nya, Kemenangan Kita. 
19. Dibenarkan Karena Iman. 
20. Menang Atas Keakuan. 
21. Kebangkitan Kristus, Mitos Atau Fakta. 
22. Via Dolorosa. 
23. Sudah Selesai. 
24. Kematian Yang Membawa Kehidupan. 
25. berkat Kebangkitan Kristus. 
26. Kasih Allah Nyata. 
27. Kuasa Darah Yesus 
28. Ia Telah Bangkit. 
29. Teladan Ketaatan. 

Bagaimana cara mendapatkan buku ini/
Kirim donasi untuk biaya cetak  Rp.35.000 + ongkos kirim sesuai alamat.
Untuk menentukan ongkos kirim, silakan informasikan alamat lengkap via WA ke.0852-2808-5470.
Kami akan mengirimkan pemberitahuan jumlah total yang harus dikirim sekaligus no. rekening untuk transfer donasi.


LINK INFORMASI PENTING
Buku 29 Bahan Khotbah Kedukaan dan Penghiburan
Buku 29 Bahan Khotbah Ucapan Syukur

Minggu, 06 Maret 2022

MENJADI TANAH YANG BAIK

Ayat Pokok:
"Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat.” Setelah berkata demikian Yesus berseru: ”Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”
(Lukas 8:8)


Pendahuluan
Ayat Alkitab yang baru saja kita baca adalah bagian dari Perumpamaan Tuhan Yesus tentang  seorang Penabur. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai perumpamaan ini, memang kita harus membaca secara utuh perikop ini dari ayat 4 sampai ayat 15. 

Perumpamaan tentang seorang penabur, tidak hanya dicatat dalam Injil Lukas ini, tetapi juga dalam Injil Matius 13:1-23 dan juga Markus 4:1-20.
Kalau sampai hal ini dimuat dalam 3 kitab Injil, itu artinya bahwa perumpamaan ini adalah satu hal yang sangat penting untuk kita perhatikan.

Yesus mengajar dalam perumpamaan
Berulangkali Tuhan Yesus mengajar dalam perumpamaan. 
Ada orang yang ketika menyampaikan suatu pesan moral atau kebenaran, mereka menggunakan dongeng dengan tujuan agar pesan moral tersebut dapat dengan mudah tersampaikan dan dipahami oleh orang yang mendengarnya. Tetapi Tuhan Yesus tidak menggunkan dongeng, melainkan perumpamaan. 

Apa perbedaan  antara dongeng dan perumpaan?
Memang, baik perumpamaan maupun dongeng menekankan suatu kebenaran moral, tetapi dalam dongeng ceritanya hanya merupakan khayalan yang tidak masuk akal, seperti binatang berbicara dsb, Sedangkan dalam perumpamaan ceritanya bukan khayalan tetapi betul-betul bisa terjadi (Pulpit Commentary, hal 201-202).

Tuhan Yesus menggunakan bentuk perumpamaan untuk menjelaskan rahasia Kerajaan Allah, suatu bentuk pengajaran yang mengambil contoh kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan sebuah kebenaran rohani.  Kebenaran tentang kerajaan Allah diberitakan dalam bentuk perumpamaan sehingga tidak semua orang dapat memahaminya, hanya dapat dimengerti oleh murid sejati.  Terlebih bagi yang menolak kebenaran itu, mereka hanya bisa mendengar namun tidak akan mengerti.  Hal itu ditujukan kepada bangsa Yahudi yang menolak kehadiran Kristus sebagai Juruselamat, walaupun tanda-tanda itu sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Perumpamaan tentang seorang penabur
Dalam perumpamaan yang kita baca hari ini diceritakan tentang seorang penabur dan benih yang ditaburnya.  Seorang penabur menaburkan benihnya dan benih itu jatuh di berbagai jenis tanah. 

Benih pertama jatuh di pinggir jalan. 
Artinya, benih jatuh di tanah yang keras dan tidak akan bertahan lama karena segera datang burung-burung dan memakannya sampai habis. 
 
Tanah dipinggir jalan adalah gambaran tentang jenis hati yang sangat keras.  Ketika firman disampaikan ia tidak memberikan respons yang benar; masih suka mengabaikan, meremehkan atau bahkan menolak dan tidak percaya kepada firman itu.  Orang semacam ini sulit menerima teguran, nasihat, dan cenderung suka memberontak.  Mereka masih hidup menurut keinginannya sendiri, bukan tunduk kepada pimpinan Tuhan; hidup dalam hawa nafsu daging.  Alkitab menegaskan, "...barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya,..."  (Galatia 6:8).

Benih kedua jatuh di tanah yang berbatu-batu, tidak banyak tanahnya. 
Benih itu memang tumbuh namun akan cepat layu dan menjadi kering kena terik matahari, juga karena lapisan tanahnya tipis sehingga benih tak mampu berakar dengan kuat. 
 
Benih itu memang tumbuh, tapi tidak mampu menghadapi tantangan yang ada.  Ini berbicara tentang tumbuhan yang saat panas terik akan mati, ia tidak berakar kuat karena ada batu-batu penghalang.  Benih akan tumbuh berakar kuat apabila batu-batu itu dibuang.  Diambilkan peralatan berkebun, batu-batunya disingkirkan, tanahnya diolah, kemudian baru ditaburkan benihnya, pasti bisa tumbuh.  Pada awalnya ia sangat semangat menerima firman, tetapi firman itu tidak mampu berakar kuat, hanya bertahan sebentar saja sehingga ketika masalah, penderitaan atau ujian menerpa, segera ia kecewa dan meninggalkan Tuhan (murtat).  Karena itulah kita harus mau berubah meski itu sakit.  Mohon pertolongan Roh Kudus untuk memampukan kita sehingga kita menjadi manusia baru.  "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dan syukur."  (Kolose 2:7).

Benih ketiga jatuh di tengah semak berduri. 
Semak yang tumbuh semakin besar kian menghimpit pertumbuhan benih itu sehingga ia pun mati. 
Benih bisa saja tumbuh, tapi terhimpit oleh semak belukar, akibatnya tanaman itu akan mati.  Ini gambaran seorang Kristen yang masih terikat dengan hal-hal yang bersifat duniawi; masih mencintai dan bersahabat dengan dunia ini.  Mereka dapat saja terlihat seperti orang yang rohani, tapi kekuatiran dunia ini tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak bertumbuh.

Benih keempat jatuh di tanah yang baik dan benih itu pun bertumbuh dan dapat berbuah lebat. 
Ada yang 100x lipat, 60x lipat dan juga 30x lipat. 
Karena tanahnya baik dan subur, maka benih itu tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah.  Ialah seseorang yang mendengar firman kebenaran dan menyambutnya dengan sukacita, percaya dan mempraktekkannya, sekaligus menunjukkan pertumbuhan rohani yang baik sehingga ada buah-buah pertobatan yang dihasilkan

Makna perumpamaan ini
Apakah arti perumpamaan ini? 
Benih berbicara tentang firman Tuhan (Injil). 
Sedangkan penabur yang dimaksud adalah para pelayan Tuhan, orang-orang yang dipercaya untuk menaburkan firman Tuhan atau memberitakan Injil Kerajaan Allah. 
Ada pun jenis-jenis tanah yang ditaburi benih itu menggambarkan keadaan hati setiap orang.  Perbedaan jenis tanah menunjukkan perbedaan respons masing-masing orang terhadap firman yang mereka terima, sehingga keadaan tanah hati kita sangat menentukan apakah ada dampak dari firman yang kita terima.

Penutup
Bagaimana respons kita terhadap benih firman Tuhan?  Sudah baikkah tanah hati kita?
Maka dari itu "Bukalah bagimua tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan,"  (Hosea 10:12b).  Begitu pentingnya hati sehingga Salomo pun menasihatkan, "Jangalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."  (Amsal 4:23).

LINK INFORMASI PENTING
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Kedukaan dan Penghiburan
Buku 29 Bahan Khotbah Pemberkatan Nikah
Buku 29 Bahan Khotbah Ucapan Syukur
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Natal
Buku 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 1

DAPATKAN EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN DENGAN MEMBERIKAN DONASI Rp.10.000,00 Ke Rek BCA 1540241577 A.N AGUS SUSANTO-SETELAH TRANSFER DONASI KIRIM KONFIRMASI VIA SMS/WA Ke.0852-2808-5470

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN

 Ayat Pokok:
"Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: ”Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” Tetapi Ia berkata: ”Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”
(Lukas 11:27-28)

Pendahuluan
Melihat semua yang Yesus perbuat, mujizat yang Ia lakukan, cara-Nya mengajar dan berbicara, maka banyak orang merasa kagum kepada-Nya.  Maka tidaklah mengherankan, semakin banyak orang yang datang kepada-Nya (Yohanes 2:23). Bahkan banyak juga orang Samaria yang datang kepada-Nya ( Yohanes 4:39).
Melihat itu semua, seorang perempuan yang datang saat Tuhan Yesus sedang mengajar berkata, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."(ayat 27).
Tetapi bagaimana jawab Tuhan Yesus? 
Tuhan Yesus menjawab,"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."(ayat 28)

Kebahagiaan Menurut Manusia
Dari ayat-ayat ini, kita dapat melihat bahwa, ada sudut pandang yang berbeda mengenai kebagiaan, menurut perempuan, yang juga mewakili sudut pandang manusia mengenai kebahagiaan, dengan sudut pandang Tuhan Yesus mengenai kebahagiaan.
Melihat apa yang diperbuat oleh Tuhan Yesus, perempuan itu  berpikir dan memastikan bahwa Maria adalah seorang yang berbahagia karena memiliki anak yang terkenal, dapat melakukan segala hal dan berhasil dalam mendidik anak. 
Tentu kita tidak menolak dengan apa yang dipikirkan oleh perempuan itu. Hal-hal diatas adalah juga salah satu alasan mengapa kita disebut sebagai orang yang berbagia. Kitapun pasti akan merasa bahagia bila memiliki anak yang punya banyak prestasi, namanya dikenal banyak orang sebagai anak yang baik, dll. Apalagi ditambah dengan keadaan ekonomi kita yang berkecukupan, semua aman, tidak ada permasalahan dalam kehidupan.
Secara umum, hal-hal materi seperti kekayaan, tingkat pencapaian atau kesuksesan:usaha, jabatan, popularitas menjadi penentu kebagagiaan seseorang.
Namun bernarkah demikian?
Ternyata tidak sepenuhnya benar. Ada orang yang memiliki banyak kekayaan secara materi, terkenal dimana-mana, tetapi ternyata hidupnya tidak bahagia, bahkan merana.

Kebahagiaan Menurut Tuhan Yesus
Bagaimana kebahagiaan menurut Tuhan?
Dengan bijak, Tuhan Yesus menanggapi pendapat atau pemikiran dari perempuan itu.  Tuhan Yesus tidak menyalahkan, karena Ia memaklumi bahwa itulah pendapat umum manusia mengenai kebahagiaan.  Tetapi Tuhan Yesus juga tidak membiarkan  perempuan itu dan orang-orang yang saat itu datang, salah memahami tentang kebahagiaan. Dan Tuhan Yesus tentu juga tidak ingin kita yang membaca ayat ini pada hari ini, salah memahami tentang kebahagiaan.
Tuhan Yesus, tidak berbasa-basi dengan berkata, "Terimakasih Bu, jawabannya benar." Tuhan Yesus dengan tegas meng-counter pernyataan tersebut dengan jawaban, " yang berbagaia ialah mereka yang mendengar firman Allah dan yang memeliharanya."(ay.28)
Jadi orang yang berbahagia menurut Tuhan Yesus adalah orang yang
1. Mendengar firman Allah
2. Melakukan firman Allah

Mendengar firman Allah
Kata "mendengar "biasanya dikaitkan dengan kegiatan menangkan bunyi yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, dilakukan secara sengaja dan menurut konsentrasi atau perhatian yang sungguh-sungguh. Setiap kali Tuhan Yesus mengajar, selalu mengingatkan para pendengar untuk mendengar dengan sungguh-sungguh.

"Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat.” Setelah berkata demikian Yesus berseru: ”Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”
(Lukas 8:8)

"Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”
(Lukas 8:18)

"Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
(Matius 11:15)

Kegiatan mendengar menuntut si pendengar menyimak apa yang dikatakan/dibacakan. Apakah seseoramg mendengarkan atau sekedar mendengar, dapat diukur dari tingkat pengetahuan (tahu) dan pemahamannya (paham).

Kapan kita mendengar firman Tuhan?
Pada saat Kitab Suci dibacakan dan pada saat kita membaca Kitab Suci (Bdk. Why 1:3). Karena itu dalam sharing Injil dan dalam setiap pendalaman iman atau pendalaman kitab suci, saat kita meminta seseorang untuk membacakan ayat yang ditentukan (kitab suci) fasilitator selalu mengingatkan “Bacalah dengan suara yang lantang,  jelas, penuh pemaknaan dan dalam suasana doa” dan kepada kita yang mendengar akan diingatkan “mari kita dengarkan sabda Tuhan dengan sungguh” atau “mari kita mendengarkan sabda Tuhan dengan membaca dari kitab suci kita masing-masing dan seturut irama saudara kita yang akan membacakannya untuk kita”. Dan bagi para lektor, dalam setiap latihan selalu ditekankan cara membaca yang baik dan benar. Prinsipnya lektor bukan sekedar membaca, tetapi membacakan, dan bukan membaca bagi dirinya tetapi membacakan bagi orang lain.

Penulis Wahyu menegaskan “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini” (Why 1:3). Bagi Yesus, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar di dunia ini ketimbang mereka yang tahu bahwa mereka telah mendapatkan keselamatan kekal (bdk. Luk 10:20), mereka yang tahu telah dibebaskan dari keterikatan (Bdk. Gal 3:22-29)

Memelihara firman Tuhan
Yesus mengingatkan bahwa yang berbahagia bukan saja orang yang mendengarkan Firman Allah, tetapi juga yang memelihara Firman Allah. Memelihara di sini berarti tekun melakukan. (bdk.perumpamaan tentang orang membangun rumah di Mat 7: 24-27 perumpamaan tentang talenta di Mat 25:25-30) dan tekun merawat (Bdk. Perumpamaan tentang penabur di Mat 13:3-8).
Penulis kitab Wahyu kembali menegaskan “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya” (Why 1:3).
Dalam kegaiatan kita lebih kita kenal dengan AKSI NYATA dan MENGHIDUPI AYAT KEHIDUPAN 

Penutup
Firman Tuhan harus kita baca, dengarkan, dan pelihara dengan melakukan sehingga firman itu semakin bertumbuh dan berakar dalam hati, pikiran, dan hidup kita.
“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga” (Mat 7:21)
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. "(Yakobus 1:22)

LINK INFORMASI PENTING
FLASHDISK TEMPLATE POWERPOINT DAN DESAIN GRAFIS
BUKU 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 1
BUKU 29 BAHAN KHOTBAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN
BUKU 29 BAHAN KHOTBAH PEMBERKATAN NIKAH

DAFTAR AYAT FIRMAN TUHAN SEPUTAR KETAATAN

 1.
"Tetapi Ia berkata: ”Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”
(Lukas 11:28)

2.
“Barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.” 
(Yak 1:25)

Kamis, 10 Februari 2022

CD

 


Shalom
Dapatkan CD Kompilasi Ebook Rohani Volume 1
CD Ebook inimerupakan kumpulan Ebook-Ebook Rohani diantaranya :
29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 1
29 Bahan Khotbah Pemberkatan Nikah
29 Bahan Khotbah Kedukaan dan Penghiburan
29 Bahan Khotbah Ibadah Ucapan Syukur
29 Bahan Khotbah Ibadah Natal
Panduan Pelayanan Perkunjungan Jemaat
Pola Pengaturan Keuangan Menurut Firman Tuhan
Mengelola Materi Khotbah Dengan Metode KABAH
Direktori Situs Rohani Kristiani
Dll

Bagaimana cara mendapatkan CD Ebook ini?
1. Kirimkan Donasi Rp.35.000 ke salah satu rekening kami
2. Setelah kirim donasi, kirimkan konfirmasi via WA ke.0852-2808-5470.
3. Harga belum termasuk ongkos kirim. Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendapatkan CD Ebook ini dalam bentuk fisik ( 1 keping CD Data), dapat menambahkan ongkos kirim sesuai dengan alamat pengiriman dan ekspedisi yang dipilih.
4. Bagi Bapak/Ibu yang tidak membutuhkan CD Data dalam bentuk fisik, kami akan kirimkan link download dari google drive.sehingga tidak perlu mambayar ongkos kirim.

Seluruh hasil penjualan dari paket ini akan dialokasikan untuk membiayai operasional Yayasan Bina Sejahtera Temanggung.
Yayasan Bina Sejahtera Temanggung adalah sebuah Lembaga Pengembangan Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia dan sumber daya alam dengan program-program:
Bimbingan Belajar Gratis
Taman Bacaan Masyarakat
Pemberdayaan Ekonomi Umat
Bantuan Sosial dan Kemanusiaan
Bina Iman dan Kerohanian
Bina Masyarakat Sehat Sejahtera
Bina Lingkungan Aman dan Nyaman

GOD IS LOVE

 Ayat Pokok:
1 Yohanes 4:7-21

Pendahuluan
Pengajaran bahwa Allah adalah kasih, itu yang menjadi dasar utama dari seluruh pengajaran dalam Alkitab. Ada begitu banyak ayat-ayat dalam Alkitab yang mengajarkan bahwa Allah itu kasih. 
Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Dalam bagian firman Tuhan yang kita sedang renungkan pada saat ini, yaitu dalam 1 Yohanes 4:7-21 juga mengajak kepada kita untuk saling mengasihi, sebab Allah adalah kasih ( ay.7-12). 
Selanjutnya penulis juga bahwa orang yang percaya akan kasih Allah bersatu dengan Dia (ay.13-16)
Akhirnya Yohanes juga menyatakan bahwa kasih Allah sempurna di dalam kita, jika kita berani percsaya pada hari penghakiman (ay.17-21)

Mengasihi Dengan Perbuatan
Yohanes mengjak para pembaca untuk saling mengasihi,. Kasih harus dipraktekkan dan bukan sekedar kata-kata semata. Jadi kita harus mengasihi dengan tindakan yang nyata dan bukan sekedar kata-kata. Tuhan Yesus sendiri sudah menjadi contoh bagaimana mengasihi kita umat-Nya yang berdosa dangan mengorbankan diri-Nya di Salib Golgota, sehingga kita yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ciri Orang yang mengasihi
Dari ayat-ayat bacaan kita saat ini, kita dapat mempeladari bahwa setidaknya ada dua ciri orang yang mengasihi
Pertama: Menghendaki orang yang dikasihinya berbahagia.
Orang yang mengasihi, pasti menghendaki orang yang dikasihinya berbahagia,
Bahkan untuk kebahagiaan orang yang dikasihi, maka ia rela mengorbankan apa saja yang ada padanya demi kebahagiaan orang yang dikasihinya.
Allah menghendaki supaya kita, orang-orang yang dikasihi-Nya, kita berbahagia dan mengalami kehidupan. Hidup yang dimaksud disini bukan sekedar kehidupan duniawi selama kita ada di dunia. Tapi kehidupan yang kekal di Sorga. Tuhan Yesus menggambarkan kehidupan  surgawi itu sebagai sebuah kerajaan, yang seringkali disebut sebagai Kerajaan Surga atau Kerajaan Allah. Di dalamnya manusia akan menikmati kebahagiaan abadi bersama-sama dengan Allah. 

Kedua : Berani berkorban bagi orang yang dikasihinya
Kasih yang rela berkorban itu nampak dalam diri orang Samaria yang baik hati, yang menolong orang yang dirampok itu. Ia mengasihi orang yang menjadi korban perampokan, Ia rela mengorbankan banyak hal yang dimilikinya agar orang yang ditolonganya menikmati pemulihan dan kebahagiaan.

Allah adalah kasih
Setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. tetapi siapa yang tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah. Karena Allah adalah kasih dan  setiap orang yang mengasihi ambil bagian dalam kasih Alah. 

Apa sebenarnya maksud pernyataan bahwa Allah adalah kasih?
Allah tidak hanya mengasihi atau memiliki kasih, tetapi Allah adalah kasih itu sendiri. 
Segala apa yang Allah lakukan adalah tindakan kasih Allah kepada umat-Nya. 
Yohanes menyatakan bahwa Allah mengasihi manusia dengan mengutus anak-Nya yang tunggal  ke dalam dunia, supaya kita yang percaya kepada-Nya , kita "hidup oleh-Nya."

Minggu, 06 Februari 2022

Buku Kumpulan Khotbah Yang Berkuasa Seputar Janji Tuhan

INFO BUKU BARU ! 


Penggantian Biaya Cetak Rp.35.000

Dalam Alkitab terdapat ratusan bahkan ribuan janji Allah bagi umat-Nya. Tetapi harus diingat, untuk bisa mendapatkan janji Tuhan tersebut ada langkah-langkah yang harus kita lakukan, ada syarat-syarat yang harus kita penuhi.

Dalam buku ini ada 12 (dua belas) judul khotbah yang akan memberitahukan kepada kita tentang hal-hal atau langkah-langkah apa yang harus kita lakukan:
Adapun judul-judul khotbah dalam buku ini adalah:
1. Janji Tuhan
2. Teruslah Berpegang Pada Janji Tuhan
3. Makna Janji Tuhan
4. Syarat Menerima Janj Tuhan
5. Hidup Dalam Janji Bapa
6. Janji Tuhan Bagi Yerusalem di Bukit Sion
7.,Kunci Menuju Hidup Berkelimpahan
8. Rahasia Hidup Berkelimpahan
9. Menang Dalam Masa Penantian
10. Belajar Dari Iman Abraham
11. Pengharapan Adalah Jangkar Hidup Kita
12. Jangan Takut, Percaya Saja

Kiranya buku ini dapat memguatkan iman pembaca. Sementara bagi Anda yang sering Tuhan percayakan untuk menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah-ibadah raya, ibadah rumah tangga, dll, kiranya buku ini dapat menambah inspirasi atau wawasan dalam mempersiapkan khotbah, terutama berkaitan dengan tema seputa : jani Tuhan, iman, pengharapan, ketaatan, dll

Dengan membeli buku ini, Anda sudah mendukung operasional pelayanan Yayasan Bina Sejahtera Temanggung seperti : Taman Bacaan Masyarakat, Bimbingan Belajar "Binara Cendekia", Bina Lingkungan Aman dan Nyaman, Bina Masyarakat Sehat Sejahtera, dll

Untuk pemesanan, silakan kirirm WA/SMS ke.0852-2808-5470



Kamis, 03 Februari 2022

FLASHDISK GRAPHIC DAN VIDEO TEMPLATE

 

Kini Anda Bisa Membuat Desain Promosi dan Presentasi Hanya Dalam Hitungan DETIK !
Hanya dengan PowerPoint

Untuk Berbagai Kebutuhan Promosi Anda

Edit – Save – Jadi

* Gak perlu jago animasi dan desain
* Gak perlu bisa photoshop atau coreldraw
* Gak perlu punya laptop spek tinggi
* Gak perlu bayar mahal
* Gak perlu pusing mikir ide desain

KUALITAS GAMBAR HD
Hasil Design yang akan Anda dapatkan memiliki kualitas HD, yaitu gambarnya sangat jelas sehingga akan menambah nilai jual dari produk yang dipromosikan

ISI FLASHDISK
-3500 TEMPLATE POWERPOINT
-140 TEMPLATE VIDEO
-100 LEBIH TEMPLATE UNDANGAN
-SOCIAL MEDIA STORY BANNER
-ID CARD
-TEMPLATE BROSUR
-DESAIN SAMPUL BUKU
-

MUDAH DI EDIT
Koleksi design dibuat dalam format file powerpoint sehingga sangat mudah dibuka dan diedit tanpa perlu installasi software tambahan lain. Lengkap dengan Tutorial penggunaan per module. 

Harga Rp. 150.000,00
(Harga belum termasuk ongkos kirim)

Minat? SMS/WA ke.0852-2808-5470

TAHUN CANTIK ATAU TAHUN BURUK?

 
Ayat Pokok:
"Kutuk Tuhan ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya."
(Amsal 3:33)

Pendahuluan
Puji Tuhan, kita diijinkan oleh Tuhan untuk memasuki tahun yang baru, tahun 2022.
Ada yang menyambut positif tahun 2022. Banyak orang menyebutnya sebagai tahun yang cantik.  Kita melihat banyak orang yang menyambut anusias tahun 2022 karena angka cantiknya, double twenty.  Lihat saja, bulan depan, ini, pada tanggal-tanggal seperti 2-2-22, 20-2-22 atau 22-2-22, pasti banyak orang menikah atau melahirkan, bila secara operasi.

Walaupun demikian, bisa jadi  ada orang-orang yang memasuki tahun 2022 ini dengan sikap pesimis. Apalagi, dalam tahun 2022 ini diperkirakan adalah puncak meledaknya COVID-19.  Jadi, apakah tahun 2022 akan menjadi tahun secantik angkanya? 

Tahun Tuhan.
Terlepas dari semua perkiraan dan ramalan orang tentang tahun 2022, sebagai orang percaya kita tahu bahwa angka tahun, tak ada kaitanya dengan baik buruknya sebuah masa.

Bagi orang percaya, setiap tahun, bahkan setiap detik, dimahkotai oleh Tuhan dengan kebaikan. Daud yang mengawali hari-harinya dengan merenungkan firman Tuhan bahwa tak ada hari, minggu, bulan atau tahun tanpa campur tangan Tuhan di hidupnya.  Tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang akan terjadi di tahun 2022, tetapi satu hal yang perlu kita imani adalah bahwa Tuhan kita Maha dahsyat adanya. Kuasanya tidak pernah berubah dulu sekrang dan sampai selama-lamanya. Di ada disegala masa dan waktu.

Tuhan kita juga adalah Tuhan yang berdaulat atas masa dan waktu. Daniel memberikan pengakuan: "Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja. Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian." (Daniel 2:21). Karena itu, percayalah bahwa semua yang terjadi di tahun ini, semua yang terjadi dan kita alami, semua ada dalam kendali Tuhan. Jangankan manusia, bahkan burung yang ada di alam inipun Tuhan pelihara, dan selehai rambut kita pun tak akan terjatuh tanpa seijin-Nya (Matius10:29-30). Jadi sebetulnya, bagi kita tidak ada alasan untuk kuatir. Tak ada alasan juga untuk kita merasa jumawa.

Sertakan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita.
Mari kita sadari senantiasa bahwa, kita tidak bisa hidup tanpa Tuhan ada bersama kita. Oleh sebab itu, mari libatkan Tuhan senantiasa. Miliki prinsip seperti prinsip Musa, "Berkatalah Musa kepada-Nya: ”Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini." (Keluaran 33:15)

Hiduplah benar sesuai dengan tuntunan Tuhan, maka percayalah kita akan mengalami hal-hal yang dahsyat dan hebat.
"Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya." (Amsal 3:33)

Penutup
Jika benar-benar menyadari dan memahami otoritas Tuhan atas waktu ini, maka percayalah bahwa tiap tahun, bahkan tiap waktu adalah waktu yang begitu indah karena Tuhan memahkotainya dengan kebaikan-kebaikan-Nya, Bahkan ditengah masa sulit atau kondisi krisis sekalipun, percyalah senantiasa bahwa Tuhan akan tetap memelihara umat-Nya yang selalu berharap kepada-Nya.
Selamat tahun baru, mari masuki dengan sukacita dan senantiasa berharap kepada-Nya.

Selasa, 01 Februari 2022

Buku 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN VOL.1

 INFO BUKU BARU

Dapatkan Buku:
29 Bahan Khotbah Pilihan Vol. 1
Pengganti biaya cetak Rp.35.000,-
(Belum  termasuk biaya kirim)

Shalom
Saat ini telah tersedia buku "29 Bahan Khotbah Pilihan Vol,1.
Buku ini berisi 29 materi khotbah yang dapat digunakan untuk menambah inspirasi dapat mempersiapkan pelayanan khotbah, baik untuk ibadah raya, ibadah remaja, ibadah pria, ibadah lansia, dan lain-lain.

Adapun isi buku ini adalah :
  1. Jangan Meremehkan Firman Tuhan
  2. Pola Pengaturan Keuangan Menurut Firman Tuhan.
  3. Menjalin Keintiman Dengan Tuhan.
  4. Tua itu Pasti, Dewasa Itu Piihan.
  5. Memperhatikan Firman Tuhan.
  6. Lebih Dari Pemenang.
  7. Allah Pembela Kita
  8. Siap Diutus Menjadi Domba Ke Tengah Serigala.
  9. Jangan  Meninggalkan Tuhan.
  10. Sekarang Ia Sudah Mati
  11. Kamu Adalah Terang Dunia
  12. Tetap Optimis di Masa Krisis.
  13. Optimis dan Antusias.
  14. Belajar Sabar di Saat Sukar.
  15. Hidup Kudus di Akhir Zaman.
  16. Mengatasi Kemalasan.
  17. Hidup Memuliakan Tuhan.
  18. Compassion in Action.
  19. Eben Haezer.
  20. Kuasa Doa dan Pujian.
  21. Penghalang-Penghalang Doa.
  22. Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan.
  23. Di Balik Kisah Yunus.
  24. Walking In God Grace.
  25. Melangkah Bersama Tuhan.
  26. Belas Kasihan Dari Tuhan.
  27. Hati Penuh Belas Kasihan.
  28. Menjaga Kemurnian Diri
  29. Fokus Pada Yesus
Bagaimana mendapatkan buku ini?
Kirim donasi untuk biaya cetak  Rp.35.000 + ongkos kirim sesuai alamat.
Untuk menentukan ongkos kirim, silakan informasikan alamat lengkap via WA ke.0852-2808-5470.
Kami akan mengirimkan pemberitahuan jumlah total yang harus dikirim sekaligus no. rekening untuk transfer donasi.



Minggu, 30 Januari 2022

KENANGAN YANG MEMBERKATI

 


Ayat Pokok:
"Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk."
(Amsal 10:7)

Pendahuluan
Hari ini kita kembali kehilangan salah seorang jemaat Tuhan yang kita tah bersama, adalah seorang yang taat beribadah. Dia juga adalah seorang yang ramah kepada siapapun. Saya bahkan sering melihat almarhumah datang ke gereja sebelum yang lain tiba. Ini adalah salah satu teladan yang Almarhumah tinggalkan bagi keluarga dan bahkan bagi kita semua

Apa yang akan kita tinggalkan setelah nanti kita mati.
Dalam kesempatan kebaktian pelepasan jenasah pada pagi ini, berkenaan dengan meninggalkan kekasih kita yang setia beribadah, mari kita renungkan bersama, apa yang  akan kita tinggalkan setelah nanti kita mati?
 
Ada pepatah menulis, "Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama." Saya percaya Anda tidak asing dengan peribahasa ini. Saya percaya juga bahwa Anda pasti memahami makna peribahasa ini, bahwa ada kenangan yang akan kita tinggalkan setelah kita mati nati. Lalu apa yang akan kita tinggalkan: nama baik atau justru reputasi yang buruk?

Nasihat firman Tuhan
Selangkah lebih lagi dari peribahasa ini, penulis kitab Amsal mencatat:" Kenangan kepada orang benar  mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk." (Amsal 10:17)

Penulis kitab Amsal ingin memperingatkan bahwa : orang benar yang sudah meninggal akan tetap meninggalkan kenangan yang indah dan menjadi berkat bagi orang-orang yang mencintainya. Jadi kengangan yang ditinggalkan bukan kenangan yang buruk, tetapi kenangan yang baik dan menjadi berkat. 

Seperti halnya dengan Almarhumah, kalau saya berjumpa dengan Beliau, Saya sering terlambat untuk menyapa, karena yang lebih sering terjadi, Beliulah yang lebih dulu menyapa, jadi begitu terlihat, dari jauh sekalipun Beliu sudah menyapa dengan ramah dan mempersilahkan untuk mampir ke rumah.

Inilah kualitas hidup yang luar biasa dari seorang yang hidup benar dan mempraktekkan firman Tuhan. Raganya boleh saja tidak lagi bersama kita, tetapi teladannya terus menjadi inspirasi bagi kita. Namun berbeda dengan orang fasik dan orang yang jahat, yang tidak taat,orang yang kelakuannya, buruk, seiring dengan jasatnya yang membusuk, namanyapun ikut membusuk.

Oleh karena itu, mari kita jalani bersama-sama kehidupan ini dengan hati-hati dan dan takut akan Tuhan. Berusahalah agar hidup kita bukan hanya memikirkan keinginan diri sendiri, tetapi berupaya agar bagaimana kehidupan kita dapat menjadi berkat. Jangan sampai setelah kita wafat, tidak ada yang orang lain ingat, selain perbuatan kita yang jahat dan perkataan-perkataan yang tidak menjadi berkat.

Penulis kitab Amsal juga memberi nasihat, "Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas." (Amsal 22:1)
Seperti apa dan bagaimana kita akan dikenang orang, ini adalah pilihan yang harus kita ambil.  Menjaga nama baik bukan berarti kita lalu menjadi gila hormat, berusaha "mencari muka" dan terlihat hebat.
Menjaga nama baik adalah bagaimana kita meninggalkan legacy atau warisan berupa keteladan yang baik dalam hidup. Memberikan dampak dan pengaruh pada generasi berikutnya.

Penulis yang sama, dalam kitab yang berbeda juga mengingatkan kita, "Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran.”
(Pengkhotbah 7:1). Parfum semahal apapun, akan lenyap dan menguap begitu saja tanpa tersisa, tetapi nama orang benar akan senantiasa dikenang selamanya.

Penutup
Mulailah menata diri mulai hari ini.
Tidak ada kata terlambat untuk menata diri supaya pada saat kita dipanggil Tuhan, kita meninggalkan warisan dan kenangan yang baik bagi anak cucu dan orang-orang yang kita cinta. Lakukan hal-hal yang bermanfaat sehingga hidup kita dapat menjadi berkat
Ingatlah senantiasa bahwa: Bagaimana kita hidup di masa kini, akan  menentukan bagaimana kesan dan kenangan orang dimasa depan.

Senin, 24 Januari 2022

PANDUAN PELAYANAN PERKUNJUNGAN JEMAAT

 MILIKI SEGERA !

Buku 
"PANDUAN PELAYANAN PERKUNJUNGAN JEMAAT"
Harga Rp.35.000 
(Belum termasuk biaya kirim)

Salah satu tugas pelayanan pastoral gereja yang penting dan tidak boleh diabaikan adalah perkunjungan atau visitasi jemaat. Buku ini membahas khusus mengenai pelayanan perkunjungan jemaat. Diantaranya : Pentingnya pelayanan perkunjugan jemaat, apa dan bagaimana pelayanan perkunjungan jemaat, dll.
Dalam  buku ini juga disertai saran ayat-ayat Alkitab dan khotbah singkat ketika kita mengunjungi jemaat sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi. Misalnya : bagi orang yang sedang sakit, bagi orang yang sedang menghadapi  masalah atau musibah, bagi yang rajin dan setia beribadah, bagi yang sedang berduka karena kehilangan orang yang dikasihi, dll

Bagaimana mendapatkan buku ini
Silakan kirim kontribusi penggantian biaya cetak Rp.35.000 dan ongkos kirim sesuai dengan alamat pengiriman dan ekpedisi yang dipilih.
Untuk mengetahui estimasi biaya kirim, silakan kirimkan alamat lengkap kepada kami via SMS/WA ke.0852-2808-5470. Kami akan menindaklanjuti dengan menginformasikan total yang harus ditransfer dan rekening bank untuk transfer.
Terimakasih
Tuhan Yesus Memberkati.

LINK INFORMASI PENTING
E-book 29 Bahan Khotbah Pilihan Vol.1

Minggu, 23 Januari 2022

MENGELOLA MATERI KHOTBAH DENGAN METODE KABAH

 



DAPATKAN Buku
"Mengelola Materi Khotbah Dengan Metode KABAH"

Buku ini membahas mengenai salah satu metode untuk mengarsipkan dan mengelola atau mendokumentasikan catatan-catatan khotbah dengan metode KARTU KHOTBAH atau KABAH.
Dengan menerapkan metode ini, maka kita akan semakin diperkaya dalam hal materi-materi khotbah sehingga kita dapat dengan cepat dan mudah mempersipakan materi khotbah baik ekspositori, Eksposisi, Topikal, maupun Biografi.

Dengan demikian, ketika kita mendapatkan tigas khotbah dengan topik atau tema tertentu, atau dengan ayat tertentu dari ayat Alkitab, maka kita tidak akan menolak dengan alasan, saya tidak memguasai materi ini.

Selain itu dengan metode KABAH ini, maka materi khotbah kita akan semakin variatif, dan tidak membosankan, karena setiap hari ada saja hal-hal yang baru yang kita sajikan.

Bagaimana mendapatkan buku ini?
Silakan kirim kontribusi untuk biaya cetak sebesar Rp.35.000 melalui salah satu rekening kami.
(Harga belum termasuk ongkos kirim)
Untuk menentukan ongkos kirim, silakan infokan alamat lengkap via WA ke.0852-2808-5470

Dengan membeli buku ini, Anda sudah berkontribusi Rp.7.000,- untuk operasional
Yayasan Bina Sejahtera

COMPASSION IN ACTION

Ayat Pokok: 
"Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran."
(Kolose 3:12)


Pendahuluan
Tema khotbah kita kali ini adalah “COMPASSION IN ACTION” atau “ BELAS KASIHAN YANG DIPRAKTEKKAN.“
Kasih, belas kasihan, kemurahan hati, adalah kata-kata yang tidak asing lagi bagi kita sebagai orang percaya.
Bukankah kita ada adalah karena kemurahan dan belas kasihan Tuhan? Perhatikan Yohanes 3:16
Sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan dan mengalami kemurahan Tuhan, maka sudah sepantasnyalah kita juga memiliki hati seperti hati Yesus

Mengapa kita harus memiliki hati yang penuh dengan belas kasihan?
a. Karena firman Tuhan mengajarkan
Kolose 3:12, mencatat, "Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran."

b. Karena Tuhan Yesus mengajarkan
Matius 5: 35-38," Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: ”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Ay,35
- Yesus berkeliling.
- Yesus mengajar.
- Yesus memberitakan Injil Kerajaan Sorga.
- Yesus melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Ay.36
-Motivasi Yesus: hati yang berbelas kasihan.
- Belas kasihan = compassion = compassio (latin) =  menderita bersama = memasuki penderitaan orang lain.
-“Tidak ada alasan dalam diri manusia sehingga Tuhan  harus menyelamatkan. Tindakan penyelamatan itu lahir  dari belas kasihan Tuhan sendiri.” (G.C. Morgan)
- Belas kasihan adalah kekuatan (powerful force) karena  langsung mengalir dari sifat Allah.

Yesus melihat orang banyak
- Melihat = memberi perhatian serius; mengamati;  merasakan seperti.
- Yesus melihat JUMLAH, KONDISI, dan PENYEBAB  penderitaan mereka.
- Kepribadian Yesus adalah PEOPLE ORIENTED, selalu siap  secara mental, peduli ketika melihat orang lain, dan  memahami kebutuhan rohani mereka.
- Kondisi manusia akhir zaman: SELF & MONEY ORIENTED.
2 Timotius 3:1-2a,"Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa  yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri  dan menjadi hamba uang...

Yesus memahami kondisi mereka
* Mereka lelah dan terlantar.
    - Mereka mengalami kelelahan secara fisik dan mental.
    -Mereka terancam penyakit dan wabah.
Mereka dikuasai roh jahat sehingga mengalami  demoralisasi.
Mereka terserak seperti domba yang tidak digembalakan.
Keadaan yang rentan dan berbahaya.
Bukan berarti mereka tidak memiliki “kandang.”
Bukan berarti mereka tidak memiliki pengajaran.
Pikiran mereka menggantikan pikiran Allah.

c. Karena Tuhan menberikan kuasa untuk menjadi Saksi-Nya
Matius 9:37-38,” Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: ”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Kisah 1:8,”Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

d.Karena Tuhan menjanjikan berkat bagi orang yang memiliki kemurahan hati.
Matius 5:7, ” Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”
Amsal 11:25, ”Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.”

Penutup
Mengapa kita harus memiliki kemurahan hati?
Karena firman Tuhan mengajarkan
Karena Tuhan memberikan teladan
Karena Tuhan memberikan kuasa dan kemampuan untuk melakukan,
Karena Tuhan menjanjikan berkat bagi orang yang hidup dalam kemurahan hati.

Mari kita menjadi jemaat Tuhan yang Peduli, Empati, Konsekuen dan Ambil bagian (PEKA), sebab inilah yang dikehendaki dan dicontohkan oleh Tuhan.
Percayalah bahwa perbuatan baik dan kepedulian kita akan berbicara lebih tajam dari pada ribuan kata-kata khotbah tentang kasih yang tidak kita praktekkan.
Roh Kudus akan memampukan kita untuk memiliki hati yang peduli dan mengasihi sesama dengan praktek dan tindakan nyata.

LINK INFOMASI PENTING
E-Book 29 Bahan Khotbah Pilihan Vol.1





Kamis, 20 Januari 2022

BERJALAN BERSAMA TUHAN

Waktu berlalu dengan cepat
Bagaikan angin yang terbang melesat
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan
Bulan berganti tahun, semua karena Tuhan

Seribu langkah telah kita tapaki
Meniti hari disepanjang tahun ini
Suka dan duka kita lewati
Senyum dan tawa kita jalani

Ada untung ada rugi
Ada datang ada pergi
Ada yang lahir ada yang mati
Ada yang  tercapai ada yang masih menanti

Mari bersyukurlah
Untuk kasih setia Allah
Yang tidak pernah berubah
Menuntun kita disetiap langkah


MELANGKAH BERSAMA TUHAN

 
Ayat Pokok:
"Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini."
(Keluaran 33:15)

Pendahuluan
Hari ini kita ada dalam suasana Imlek, perayaan tahu baru China. Terlepas dari pro dan kontra apakah orang Kristen boleh merayakan tahun baru imlek, mari kita ambil sisi positif bahwa tahun baru adalah saat yang tepat untuk kita mengucap syukur kepada Tuhan atas segala campur tangan dan penyertaan Tuhan yang sudah kita alami selama ini. Tahun baru juga adalah saat yang tepat untuk kita kembali menguatkan iman dan pengharapan, bahwa kalau tahun-tahun yang telah lalu, Tuhan sudah menjaga dan memelihara kita sedemikan rupa, maka kita harus yakin dan percaya  bahwa, hari-hari yang akan kita jalani, Tuhan ada, dan senantiasa berjalan bersama kita. Oleh sebab itu kita harus memiliki tekad dan semangat untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita.

Tahun baru China adalah tradisi hari besar yang paling penting bagi orang Tionghoa. Ini juga merupakan sejarah tertua dalam sejarah kehidupan manusia.  Perayaan ini telah dimulai lebih dari dua ribu tahun sebelum Kristus, ketika Kaisar Huang Ti memperkenalkan kalender pertama. Seperti kalender Barat, kalender Cina adalah kalender tahunan, dengan permulaan tahun yang didasarkan pada siklus bulan.Karena penanggalan ini, permulaan tahun dapat jatuh pada antara akhir Januari dan pertengahan Pebruari. Untuk tahun 2022 ini, tahun baru Cina jatuh pada tanggal 1 Pebruari, namun secara tradisional perayaannya berlangsung sampai beberapa hari.

Siklus lunar sempurna membutuhkan waktu enam puluh tahun dan ini terbentuk dari lima siklus dari setiap 12 tahun. Kalender lunar Cina menamai setiap 12 tahun dengan nama-nama binatang menyusui, binatang melata atau burung – seperti tikus, sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam jantan, anjing, dan babi. Tahun ini (2011 M) adalah Tahun Kelinci.

Bentuk kalender ini dan perayaan Tahun Baru juga telah digunakan di negara-negara yang telah dipengaruhi oleh tradisi Cina, seperti Korea, Jepang, Vietnam, Mongolia, Tibet, Indonesia, Macau, Malaysia, Filipina, Singapore, Taiwan, dan Pecinan-Pecinan (Chinatowns) di seluruh dunia. Tahun Baru Cina bahkan nampak telah mempengaruhi festival Tahun Baru di luar Asia Timur, di negara-negara seperti Iran.

Selama empat ribu tahun, Tahun Baru Cina telah mengambil seri kisah legenda dan tradisi, tentang “Nien,” seekor naga yang ganas, yang mana orang-orang Tionghoa kuno percaya, bahwa naga itu makan manusia pada Hari Tahun Baru. Nien disimbolkan hari ini sebagai naga yang menakutkan, yang hanya dapat dibuat takut dengan warna merah atau petasan yang diletuskan setiap hari raya. Kepercayaan ini nampaknya memiliki akar dalam pengenalan lebih awal tentang Setan oleh orang-orang Tionghoa, yang masih memiliki kepercayaan kuat terhadap roh-roh jahat. Alkitab menyebut Setan,

“Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia” (Wahyu 12:9).

Namun Setan tidak dapat ditakuti dengan suara petasan atau pun warna merah! Saya berpikir bahwa penggunaan warna merah untuk mengusir naga itu mungkin berakar dalam ingatan lebih awal tentang korban darah – mengacu kepada Darah Kristus. Alkitab berkata, “Dan mereka mengalahkan dia [Setan] oleh darah Anak Domba” – Yesus Kristus (Wahyu 12:11). Untuk memahami bagaimana Tahun Baru Cina telah dirayakan selama berabad-abad kita perlu menyadari bahwa Cina telah melewati empat fase agama.

Tahun macan air
 Menurut astrologi China, Tahun 2022 merupakan Tahun Macan Air. Tahun Macan Air dimulai saat Imlek 1 Februari 2022 dan berakhir pada tanggal 21 Januari 2023. Melansir China Highlight, macan dikenal sebagai raja dari semua binatang di China. Shio Macan merupakan simbol dari kekuatan, keberanian, percaya diri dan memerangi kejahatan.

Banyak prediksi orang tentang tahun macan air ini. Tentu ada yang meramalkan hal-hal yang baik, tetapi juga banyak yang meramalkan hal-hal yang buruk akan terjadi di tahun ini. Namun sebagai orang percaya, mari kita yakini perkataan Tuhan dan bukan sekedar ramalan-ramalan manusia yang tidak tentu kebenarannya.
Bukankah firman Tuhan berkata, "Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang."(Amsal 23:18

Jangan melangkah, kalau tidak bersama Tuhan
Melalui firman Tuhan ini, kita mempelajari keyakinan Musa untuk tidak melupakan Tuhan dalam setiap langkah kehidupannya. Musa tahu bahwa jika tanpa penyertaan dan bimbingan Allah , ia dan bangsa Israel akan mengalami masalah dalam perjalanan ke Tanah Perjanjian dan mungkin tidak akan sampai ke sana. Oleh karena itu, Musa meminta kepada Allah untuk membimbing. Bahkan Musa dan bangsa Israel tidak mau melangkah kalau Allah tidak menyertai.

Padang gurun adalah daerah yang tidak bersahabat bagi siapapun juga, tempat yang tandus, gersang, makanan maupun minuman susah ditemui. Cuaca yang ekstrem baik siang maupun malam dan belum lagi musuh-musuh yang harus dihadapi baik binatang maupun manusia. Semuanya akan mereka hadapi di padang gurun.

Padang gurun adalah rintangan yang akan menghadang dan harus dihadapi oleh setiap orang untuk masuk dalam Tanah Perjanjian. Padang gurun berbicara tentang masalah, pergumulan, tekanan dan lain sebagainya. Setiap orang memiliki padang gurun yang berbeda-beda.

Makna Melangkah Bersama Tuhan?
Apa makna melangkah bersama-sama dengan Tuhan?

a. Melangkah bersama Tuhan artinya kita seirama dengan Tuhan.
Kita melakukan apa yang Tuhan ingin kita lakukan.
Mengasihi Tuhan harus dibuktikan dengan ketaatan untuk hidup seturut dengan firman Tuhan 
Jika kita mau melangkah bersama Tuhan kita juga harus setia melakukan semua kehendakNya, termasuk menolong sesama yang membutuhkan.  Bukan hanya melayani dengan perkataan 'rohani' saja, tetapi kita juga harus mewujudkannya dalam perbuatan.  Egoisme harus kita buang.  Kita tidak akan dapat berjalan melekat dengan Bapa jika kita tidak memprioritaskan hidup kita bagi Tuhan dan sesama.
Berkomitmenlah melakukan kehendak Tuhan dengan sungguh, bukan menuruti kehendak diri sendiri!

b. Melangkah bersama  Tuhan, artinya senantiasa mengandalkan Tuhan
Tuhan sangat senang bila kita memiliki penyerahan diri penuh kepada-Nya, sehingga Ia dapat menuntun kita kepada kehendak dan rencana-Nya.  Saat memimpin bangsa Israel Musa meminta tuntunan dan bimbingan dari Tuhan.  Pernyataan:  "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini."  adalah bukti penyerahan diri Musa kepada pimpinan Tuhan.  Tuhan pun menjanjikan suatu rencana yang sempurna yaitu membawa bangsa Israel keluar dari Mesir,  "Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu."  (Keluaran 33:14).  Selain berjanji untuk membimbing dan menyertai, Tuhan juga menjanjikan suatu ketenteraman.

Tidak mudah menemukan orang yang punya penyerahan total kepada Tuhan seperti Musa ini, terlebih-lebih di masa seperti sekarang ini, di mana teknologi semakin canggih, yang membuat orang cenderung mengandalkan kemampuan, kepintaran, kehebatan dan kekuatan sendiri.  Karena merasa bisa mengatasi persoalan sendiri, orang tidak lagi membutuhkan tuntunan Tuhan dalam hidupnya, orang yang menempuh jalannya sendiri tanpa mau melibatkan Tuhan.  "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."  (Amsal 14:12), dan  "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana."  (Amsal 19:21).  Banyak orang memilih untuk menempuh jalannya sendiri daripada tunduk pada pimpinan Tuhan, karena dirasa bahwa jalan yang Tuhan tunjukkan, kemana Tuhan membawa kita tidak seperti yang kita harapkan.  Memang, hidup dalam penyertaan Tuhan tidak berarti kemudian kita akan terbebas dari masalah dan kesulitan.  Adakalanya Tuhan mengijinkan masalah terjadi agar supaya kita makin mendekat kepada-Nya dan hidup mengandalkan Dia sepenuhnya.

Ketika Musa berserah dan tunduk kepada pimpinan Tuhan, Tuhan pun menepati janji-Nya, bahkan Ia memperlihatkan diri-Nya secara khusus kepada Musa;  dan di setiap perjalanan yang bangsa Israel tempuh tak sedikit pun yang lepas dari perhatian Tuhan, bahkan mujizat Tuhan selalu dinyatakan di sepanjang perjalanan.

Meskipun Tuhan tidak menunjukkan penyertaan-Nya secara langsung, bukan berarti Dia jauh dari kita, Roh Kudus di dalam kita adalah bukti penyertaan-Nya.

c. Melangkah bersama Tuhan, akan sampai  pada masa depan yang penuh harapan
Orang-orang yang berjalan bersama  dengan Tuhan, akan sampai kepada keberhasilan dan masa depan yang penuh harapan.

Penutup
Marilah kita menjalani hari-hari kehidupan kita dengan tetap mengandalkan Tuhan senantiasa.
Percayalah ketika kita menjalani hari-hari kehidupan kita bersama dengan Tuhan, setia melakukan kehendak-Nya, maka perlindungan-Nya akan dinyatakan bagi kita. Dan kita akan sampai pada masa depan yang penuh harapan.

=====Ags======

DAPATKAN POWERPOINT DARI KHOTBAH INI
Silakan mengajukan permintaan via WA ke.0852-2808-5470

LINK INFORMASI PENTING



WALKING IN GOD'S GRACE



 Ayat Pokok:
" Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya."
(Mazmur 37:23-24)

Pendahuluan
Puji Tuhan, kita dapat merayakan natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Tanpa terasa saat ini, 22 hari sudah kita jalani tahun 2022. Secara pasti, kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan kita alami di tahun 2022,yang masih panjang dan ada di depan kita. Bisa jadi situasi tidak akan bertambah  baik dari tahun 2021 lalu. Tapi yang pasti, mari kita yakini bahwa kalau tahun yang lalu, Tuhan sudah campur tangan dan memampukan kita menjalani hari-hari yang penuh dengan berbagai tantangan dan rintangan, maka percayalah bahwa kasih-Nya tetap nyata. Kuasa-Nya tetap ada, tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan bahkan selama-lamanya.

Tema natal kita kali ini adalah "Walking in God' Grace" atau " Berjalan dalam Anugerah Tuhan."
Ayat tema kita diambil dari Mazmur 37:23-24, yang berbunyi,"Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24).

Isi Khotbah
Mari kita dalami lebih lanjut dari ayat ini:
1. Tuhan menetapkan langkah-langkah orang ( Ayat 23 a)
Betapa pentingnya penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita.
Penyertaan Tuhan menjadi jaminan untuk keberhasilan dalam kehidupan. Bukankah  Nuh, Abraham, dan Yusuf mereka mengalami keberhasilan dan kehidupan yang diberkati oleh karena campur tangan dan penyertaan Tuhan?

Abram berumur 75 tahun ketika dipanggil Tuhan keluar dari negerinya (Haran), sanak saudaranya dan dari rumah bapanya menuju negeri yang akan ditunjukkan kepadanya (Kej. 12:1-3). Oleh karena ketaatan dan imannya kepada Tuhan, Abram melakukan perintah-Nya sehingga dia sangat diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain di mana pun dia berada (Kej. 13:14-15).

Ingatlah bila kita bertindak menurut kemauan dan pandangan mata sendiri dan menetapkan langkah-langkah hidup tanpa bertanya kepada Tuhan, kita akan mengalami kegagalan total seperti telah dialami oleh Lot, keponakan Abraham. Namun percayalah, jika kita senantiasa berserah kepada kedaulatan Allah dan senantiasa meminta penyertaan Tuhan, maka hidup kita akan maksimal seperti yang dialami oleh Abraham.

Memang, penyertaan Tuhan, tidak berarti hidup kita tanpa hambatan dan masalah. Bukanlah firman Tuhan sudah mengingatkan bahwa :, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Luk. 9:23) Artinya, kita harus berani menyangkal diri dengan tidak menuruti kehendak diri sendiri tetapi menuruti kehendak-Nya.

2. Orang yang hidup berkenan kepada-Nya (Ay.23 b)
KBBI memberikan arti ‘berkenan’ ialah: (1) merasa senang (suka, sudi, setuju) seperti: kami mohon Bapak berkenan memimpin sidang pada pertemuan kita nanti; (2) dengan segala senang hati (dipakai sebagai kata penghormatan kepada orang besar).

Bila kita dapat menyenangkan/menyukakan hati Tuhan, Ia akan menetapkan langkah-langkah hidup kita menuju keberhasilan.
Perhatikan, kehidupan yang berkenan di hadapan-Nya pasti dikasihi-Nya; demikian pula sebaliknya, orang yang dikasihi Tuhan pasti hidup berkenan bagi-Nya. Contoh: begitu Yesus keluar dari air setelah dibaptis terdengarlah suara dari Surga yang mengatakan, “Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat. 3:16-17) Nuh juga hidup berkenan di hadapan Allah (hidup benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya, dia hidup bergaul dengan-Nya) sehingga dia mendapat kasih karunia di mata Allah (Kej. 6:8-9).

Oleh karena itu, mari kita terus kejar perkenanan Tuhan dengan hidup sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.

3. Apabila ia (orang yang berkenan kepada Tuhan), jatuh, tidaklah ia sampai tergeletak. Ay.24
Siapapun, tidak terkecuali kita sebagai umat-umat Tuhan,  dapat saja jatuh sebab tersandung, terpeleset atau menabrak sesuatu karena tidak hati-hati atau tidak berjaga-jaga seperti dialami oleh Eutikhus yang duduk di jendela dan tertidur lelap karena mengantuk mendengar khotbah panjang dari Rasul Paulus lalu terjatuh dari tingkat tiga ke bawah dan mati (Kis. 20:9).

Kita pasti pernah jatuh entah di jalan, di rumah, di kantor dll.; jatuh (secara fisik) saat berjalan atau berkendaraan dapat berakibat fatal namun kejatuhan rohani berakibat lebih mengerikan. Contoh: orang yang jatuh dalam dosa pencurian, perzinaan, pembunuhan, penyembahan berhala dsb. berakibat kematian kekal (Rm. 6:23).

Hanya Tuhan yang sanggup menolong kita bangkit dari segala kejatuhan dan kegagalan kita dalam studi, usaha, pekerjaan, hidup nikah dan rumah tangga. Sesungguhnya Tuhan mengizinkan pengalaman kejatuhan dan kegagalan terjadi demi kebaikan kita namun bagi orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak sebab Ia sanggup mengangkat kita dengan tangan-Nya yang kuat. Bagaimanapun juga, Ibrani 12:12 mengingatkan, “Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah dan luruskanlah jalan bagi kakimu sehingga yang pincang jangan terpelecok tetapi menjadi sembuh.”

4. Orang benar tidak pernah ditinggalkan-Nya atau anak cucunya meminta-minta roti (ay. 25).
Pengalaman pemazmur juga berlaku bagi kehidupan yang berkenan kepada Tuhan dan janji pemeliharaan-Nya tetap berlaku dahulu, sekarang dan selama-nya. Contoh: Raja Daud mengakui pemeliharaan Allah sebagai Gembala yang baik dan menulisnya dalam Mazmur 23:1-3.

Aplikasi:
Bila kita memberikan diri untuk setia digembalakan, janji pemeliharaan dan perlindungan Tuhan pasti akan kita alami sampai kapan pun seperti tertulis dalam Yesaya 46:4, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”

Penutup
Hendaknya langkah-langkah hidup kita diperkenan Allah dengan melakukan yang baik, menjauhi yang jahat serta senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap peren-canaan hidup dan cita-cita yang akan kita lakukan. Selain itu kita juga memper-cayakan diri dalam pemeliharaan Tuhan dan setia hidup digembalakan maka hidup kita akan berhasil bersama-Nya. Amin.

===Ags===

DAPATKAN MATERI POWERPOINT DARI KHOTBAH INI
Dengan mengirim permintaan via WA ke.0852-2808-5470

Rabu, 05 Januari 2022

EBEN HAEZER

 
Ayat Pokok:
"Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: ”Sampai di sini Tuhan menolong kita.”
(1 Samuel 7:12)

Pendahuluan

§  1 Samuel 7:12, Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: ”Sampai di sini Tuhan menolong kita.”

§  Salah satu penyebab yang seringkali membuat bangsa Israel gagal  dan terpuruk adalah melupakan Tuhan dan perbuatan-Nya.

§  Keadaan seperti inilah yang terjadi ketika Samuel dipanggil dan memulai pelayanannya sebagai pemimpin umat Israel.

§  Samuel membuat tugu Eben Haezer untuk memperingati kemenangan bangsa Israel dari bangsa Filistin


Eben Haezer

§  Eben Haezer adalah sebuah tugu batu yang dibuat oleh Samuel untuk memperingati kemenangan bangsa Israel terhadap bangsa Filistin.

§  Eben Haezer berasal dari dua kata yaitu: Eben yang artinya batu dan Ezer yang artinya penolong

Empat Pokok Kemenangan Umat Israel

1.      Menoleh ke belakang

§  Memang ada ayat yang melarang kita untuk menoleh ke belakang, dalam arti menyesali kegagalan dan tidak mau belajar dari kesalahan

§  Tapi arti menoleh ke belakang disini adalah : introspeksi/mawas diri

§  Mengapa tidak ada pertolongan Tuhan? Bisa jadi karena dosa dan kesalahan yang kita lakukan. (Yeremia 4:18;Yeremia 5:25;Pengkhotbah 9:18)

§  Segeralah bertobat dan membersekan dosa (Yoel 2:12-13;2 Taw 14:7, Yesaya 59:1-2)

2.      Menunduk ke bawah

§  Artinya : mengingat pertolongan dan kebaikan Tuhan dimasa lalu.

§  Jangan lupakan kebaikan Tuhan (Ulangan 4:9a)

§  Orang yang melupakan kebaikan Tuhan bisa memberontak kepada Tuhan (Maz 106:7;Hab 3:7;Yesaya 65:11; Yeremia 18:15; Maz 105:5)

§  Jangan seperti bangsa Israel yang suka bersungut-sungut dan memberontak kepada Tuhan.

§  Cara mengingat kebaikan Tuhan: Mazm 77:11-12; Maz 103:2)

 

3.      Menengadah ke atas

§  Artinya : mensyukuri pertolongan Tuhan.

§  Bukankah kita ada semata-mata karena Tuhan dan bukan kuat gagah kita?

§  Baca : Mazmur 18:2;31; 1 Samuel 23:28; 2 Samuel 8:6;14;23; 2 Samuel 10:12)

 

4.      Menatap ke depan

§  Artinya : tetaplah berpengharapan dan meyakini pertolongan Tuhan ( Filipi 1:16;Mazmur 138;8; Matius 6:34

§  Percayalah; Yesus Kristus tetap sama, kasih-Nya, kuasa-Nya, Mujizat-Nya dulu sekarang dan sampai selama-lamanya.

§  Jalani tahun baru ini dengan keyakinan pasti bahw Tuhan ada menyertai kita (Roma 8:31;37)

Penutup
Selamat tahun baru.
Mari kita memasuki tahun baru ini dengan menoleh kebelakang, menunduk ke bawah, menengadah ke atas, dan menatap ke depan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !

 ----------- &&& -----------