KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Kamis, 24 Agustus 2023

EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 1

 


Dapatkan Ebook 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 2
Ebook ini berisi 29 judul khotbah pilihan yang dapat Anda gunakan sebagai tambahan referensi dalam mempersiapkan khotbah-khotbah untuk pelayanan khotbah dan renungan di ibadah raya, ibadah wadah-wadah dan lain-lain.

Adapun judul-judul khotbah dalam buku ini adalah:
  1. YESUS DATANG UNTUK MENGUBAH JALAN HIDUPKU
  2. MANUSIA BARU
  3. HIKMAT DALAM KESESAKAN
  4. HIKMAT DALAM MENGHADAPI PENCOBAAN
  5. DOA YABES
  6. KELUARGA YANG DIURAPI ROH KUDUS
  7. HIDUP MEMULIAKAN TUHAN
  8. KUASA SALIB KRISTUS
  9. FOKUS PADA MASALAH VS FOKUS PADA KRISTUS
  10. KEKUATAN DITENGAH KESULITAN HIDUP
  11. BERDOAMENGANDALKAN ROH KUDUS
  12. BERDOALAH DALAM ROH KUDUS
  13. KEKUATAN SEMANGAT
  14. DIA MEMBERIKAN ROH KUDUS BAGI KITA
  15. KUASA BESAR DOA DAN PUASA
  16. KEKAYAAN ORANG-ORANG PERCAYA
  17. SUKACITA KARENA TUHAN
  18. MENGUCAP SYUKUR YANG DIKEHENDAKI ALLAH
  19. MENGAPA TUHAN MENGIJINKAN MASALAH MENGHAMPIRI
  20. TUHAN SELALU MENOLONGKU
  21. PERTOLONGAN TUHAN
  22. BUAH ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN
  23. HIDUP DALAM PIMPINAN ROH KUDUS
  24. 7 SIKAP HATI YANG PERLU KITA MILIKI
  25. AKULAH TUHAN YANG MENYEMBUHKAN ENGKAU
  26. MENANG ATAS PENDERITAAN
  27. MEMAHAMI KEHENDAK TUHAN
  28. MENJADIKAN HIDUP BERARTI
  29. BERKARYA BAGI BANGSA
Bagaimana cara mendapatkan Ebook ini?
Kirimkan donasi Anda sebesar Rp.10.000,- ( Sepuluh Ribu Ribu Rupiah) ke salah satu rekening kami yaitu:

BCA 1540241577 a.n Agus Susanto
Bank Mandiri No.rek 1360007334334 atas nama Agus Susanto.
Bank BRI no.rek 6917-0101-7761-533 A.n Agus Susanto.
BNI No.Rek 7778987658 a.n YAYASAN BINA SEJAHTERA.
DANA 0852-2808-5470 A.n Agus Susanto
OVO No.Rek 0852-2808-5470
Go Pay 0852-2808-5470

Setelah transfer donasi, kirimkan konfirmasi via SMS/WA ke.0852-2808-5470. Ebook segera kami kirim via Email atau WA

LINK INFORMASI PENTING
HANYA Rp.99.000 - 100 EBOOK ROHANI KRISTIANI 

Rabu, 23 Agustus 2023

Ebook 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 2

 



Dapatkan Ebook 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 2
Ebook ini berisi 29 judul khotbah pilihan yang dapat Anda gunakan sebagai tambahan referensi dalam mempersiapkan khotbah-khotbah untuk pelayanan khotbah dan renungan di ibadah raya, ibadah wadah-wadah dan lain-lain.

Adapun judul-judul khotbah dalam buku ini adalah:

  1. YESUS DATANG UNTUK MENGUBAH JALAN HIDUPKU
  2. MANUSIA BARU
  3. HIKMAT DALAM KESESAKAN
  4. HIKMAT DALAM MENGHADAPI PENCOBAAN
  5. DOA YABES
  6. KELUARGA YANG DIURAPI ROH KUDUS
  7. HIDUP MEMULIAKAN TUHAN
  8. KUASA SALIB KRISTUS
  9. FOKUS PADA MASALAH VS FOKUS PADA KRISTUS
  10. KEKUATAN DITENGAH KESULITAN HIDUP
  11. BERDOAMENGANDALKAN ROH KUDUS
  12. BERDOALAH DALAM ROH KUDUS
  13. KEKUATAN SEMANGAT
  14. DIA MEMBERIKAN ROH KUDUS BAGI KITA
  15. KUASA BESAR DOA DAN PUASA
  16. KEKAYAAN ORANG-ORANG PERCAYA
  17. SUKACITA KARENA TUHAN
  18. MENGUCAP SYUKUR YANG DIKEHENDAKI ALLAH
  19. MENGAPA TUHAN MENGIJINKAN MASALAH MENGHAMPIRI
  20. TUHAN SELALU MENOLONGKU
  21. PERTOLONGAN TUHAN
  22. BUAH ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN
  23. HIDUP DALAM PIMPINAN ROH KUDUS
  24. 7 SIKAP HATI YANG PERLU KITA MILIKI
  25. AKULAH TUHAN YANG MENYEMBUHKAN ENGKAU
  26. MENANG ATAS PENDERITAAN
  27. MEMAHAMI KEHENDAK TUHAN
  28. MENJADIKAN HIDUP BERARTI
  29. BERKARYA BAGI BANGSA

Bagaimana cara mendapatkan Ebook ini?
Kirimkan donasi Anda sebesar Rp.10.000,- ( Sepuluh Ribu Ribu Rupiah) ke salah satu rekening kami yaitu:

BCA 1540241577 a.n Agus Susanto
Bank Mandiri No.rek 1360007334334 atas nama Agus Susanto.
Bank BRI no.rek 6917-0101-7761-533 A.n Agus Susanto.
BNI No.Rek 7778987658 a.n YAYASAN BINA SEJAHTERA.
DANA 0852-2808-5470 A.n Agus Susanto
OVO No.Rek 0852-2808-5470
Go Pay 0852-2808-5470

Setelah transfer donasi, kirimkan konfirmasi via SMS/WA ke.0852-2808-5470. Ebook segera kami kirim via Email atau WA

29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 2


Shalom,
Dapatkan Buku 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 2
Buku ini berisi 29 judul khotbah pilihan yang dapat Anda guunakan sebagai tambahan referensi dalam mempersiapkan khotbah-khotbah untuk pelayanan khotbah dan renungan di ibadah raya, ibadah wadah-wadah dan lain-lain.

Adapun judul-judul khotbah dalam buku ini adalah:
  1. YESUS DATANG UNTUK MENGUBAH JALAN HIDUPKU
  2. MANUSIA BARU
  3. HIKMAT DALAM KESESAKAN
  4. HIKMAT DALAM MENGHADAPI PENCOBAAN
  5. DOA YABES
  6. KELUARGA YANG DIURAPI ROH KUDUS
  7. HIDUP MEMULIAKAN TUHAN
  8. KUASA SALIB KRISTUS
  9. FOKUS PADA MASALAH VS FOKUS PADA KRISTUS
  10. KEKUATAN DITENGAH KESULITAN HIDUP
  11. BERDOAMENGANDALKAN ROH KUDUS
  12. BERDOALAH DALAM ROH KUDUS
  13. KEKUATAN SEMANGAT
  14. DIA MEMBERIKAN ROH KUDUS BAGI KITA
  15. KUASA BESAR DOA DAN PUASA
  16. KEKAYAAN ORANG-ORANG PERCAYA
  17. SUKACITA KARENA TUHAN
  18. MENGUCAP SYUKUR YANG DIKEHENDAKI ALLAH
  19. MENGAPA TUHAN MENGIJINKAN MASALAH MENGHAMPIRI
  20. TUHAN SELALU MENOLONGKU
  21. PERTOLONGAN TUHAN
  22. BUAH ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN
  23. HIDUP DALAM PIMPINAN ROH KUDUS
  24. 7 SIKAP HATI YANG PERLU KITA MILIKI
  25. AKULAH TUHAN YANG MENYEMBUHKAN ENGKAU
  26. MENANG ATAS PENDERITAAN
  27. MEMAHAMI KEHENDAK TUHAN
  28. MENJADIKAN HIDUP BERARTI
  29. BERKARYA BAGI BANGSA

Bagaimana cara mendapatkan buku ini?
Kirimkan donasi Anda sebesar Rp.35.000,- ( Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) + Ongkos kirim sesuai alamat, ke salah satu rekening kami yaitu:
BCA 1540241577 a.n Agus Susanto
Bank Mandiri No.rek 1360007334334 atas nama Agus Susanto.
Bank BRI no.rek 6917-0101-7761-533 A.n Agus Susanto.
BNI No.Rek 7778987658 a.n YAYASAN BINA SEJAHTERA.
DANA 0852-2808-5470 A.n Agus Susanto
OVO No.Rek 0852-2808-5470
Go Pay 0852-2808-5470

Setelah transfer donasi, kirimkan konfirmasi via SMS/WA ke.0852-2808-5470. Paket segera kami kirim.

Jumat, 18 Agustus 2023

BERKAYA BAGI BANGSA

Ayat Pokok:
"Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu."
(Yeremia 29:7)

Pendahuluan
Sebuah pergumulan bagi kita sebagai orang-orang Kristen ketika kita diperhadapkan kepada pertanyaan: Apakah Anda mau berkarya bagi bangsa?
Apakah kira-kira yang terlintas dalam pikiran kita?
Mungkin kita akan langsung berpikir bahwa berkarya bagi bangsa itu harus duduk di pemerintahan, menjadi pegawai negeri atau anggota TNI Polri. Mereka yang sudah duduk sebagai pegawai negeri dianggap sebagai warga negara yang sudah mengabdi dan berkarya bagi bangsa ini. Sehingga tanpa kita sadari, sosok seperti Ahok menjadi figur orang yang sudah berkarya dari kalangan Kristen.

Pertanyaannya adalah apakah berkarya bagi bangsa hanya dalam peranan tersebut di atas?
Apakah berkarya hanya sebatas itu saja? Tentu tidak.
Berkarya bagi bangsa artinya kita dapat mengambil bagian untuk memajukan atau memberikan sumbangsih terhadap kesejahteraan masyarakat di mana kita tinggal.
Seperti yang disampaikan oleh Nabi Yeremia kepada para tua-tua, imam-imam, nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat Israel yang telah diangkut ke dalam pembuangan di negeri Babel, mereka diminta "Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu" (Yer. 29:7). Karena itu, kita pun harus turut ambil bagian di dalam kesejahteraan kota di mana kita tinggal, di negara di mana kita lahir, besar, dan bekerja serta menikmati semua sumber daya alam dan fasilitas yang ada di negara ini. Walaupun negara kita bukanlah negara yang sempurna, tetapi kita dapat berkarya di tengah bangsa sebagai "garam dan terang dunia" untuk membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.

Wujud karya nyata bagi bangsa
Menurut David G. Burnett, dalam bukunya "The Healing of the Nations," sebagai orang Kristen, kita dapat mengambil peranan bagi bangsa dalam tiga hal yaitu:

Pertama, berdoa bagi pemerintah.
Dalam 1 Timotius 2:1-2 Paulus berkata "Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan." 

Paulus menyadari bahwa pemerintah memegang peranan sangat penting di dalam membawa kesejahteraan bagi rakyat. Kita diminta berdoa bagi pemerintah. Ketika pemerintah dapat melaksanakan tanggung jawab dengan baik, maka pemerintah dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Tetapi jika pemerintah tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, maka rakyat akan sengsara, miskin dan tidak memiliki masa depan. Akhirnya, rakyat akan marah dan negara dapat mengalami chaos. Calvin sendiri menyatakan "Ia telah menetapkan kekuasaan atas pemerintahan dunia yang sah dan adil….hak pemerintahan ditetapkan oleh Allah untuk kesejahteraan umat manusia" (David W. Hall, Calvin di Ranah Publik, 90). Bahkan bagi Calvin, melayani dalam pemerintahan sipil dapat menjadi panggilan yang sakral dan paling terhormat dari semua panggilan dalam seluruh kehidupan manusia yang fana. Karena itu, kita harus berdoa supaya pemerintah dapat melaksanakan tanggung jawabnya dan bukan hanya demi kepentingan partai, kelompok atau dirinya sendiri tetapi untuk kepentingan rakyat. 

Kedua, taat kepada pemerintah.
Tentu tidak mudah untuk taat kepada pemerintah terutama dalam konteks di negara Indonesia. Karena pemerintah sudah dianggap sebagai bagian dari budaya korupsi. Apalagi di Indonesia, walaupun ada upaya untuk menegakkan keadilan dan menumpas korupsi, tetapi kita mengetahui bersama bahwa hampir semua ketua lembaga tinggi negara masuk bui karena tertangkap korupsi oleh KPK.

Walaupun demikian, Paulus meminta kepada jemaat Tuhan untuk tetap taat kepada pemerintah kita. Karena menurut Paulus, semua pemerintah yang ada adalah karena kedaulatan Allah sendiri. Allah sanggup menaikkan dan menurunkan pemerintah/penguasa menurut kebijakanNya. Selain itu, pemerintah adalah wakil Allah di dalam dunia.

 Karena itu, Paulus meminta orang Kristen taat kepada pemerintah seperti yang dinyatakan dalam Roma 13:1. Kata "takluk" di sini artinya kita harus mau taat dan tunduk di bawah aturan atau hukum yang ditetapkan oleh negara.

Sebagai konsekuensi ketaatan kita atau tanggung jawab kita sebagai warga negara, maka kita harus membayar pajak. Pajak merupakan gambaran bahwa kita pun turut membangun bangsa Indonesia. Sebagai orang Kristen kita harus taat kepada pemerintah sebagai wakil Tuhan dan mau ambil bagian di dalam mensejahterakan negara ini melalui pajak yang kita bayarkan.

Ketiga, berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Sebagai orang Kristen, kita tidak boleh membiarkan segala penyimpangan dan ketidakadilan terjadi di negara kita. Kita harus memperjuangkan keadilan dan kebenaran nyata di negara kita ini. Dengan demikian, kita dapat menjadi garam dan terang di dalam dunia ini (Mat. 5:15). 

Dalam hal ini, Burnett berkata: "The Church cannot and must not be silent in the face of injustice and oppression" (The Healing of the Nations, 213). Justru sebagai orang Kristen, kita harus menunjukkan identitas sebagai murid Kristus yang sejati, yang hidup takut akan Tuhan sehingga dapat menjadi teladan dan berkat bagi sesama. Dengan kehidupan yang kita yang telah diubahkan, kita pun dapat menunjukkan hidup yang berbeda seturut firman Tuhan sehingga kita berharap, kita dapat membawa transformasi ke dalam lingkungan masyarakat di mana kita tinggal. 

Kita harus berkarya bagi bangsa kita. Burnnet menyatakan : "In the Christian believers that Christ is the transformer of culture, he also must be a part of that process of transformation. He must be seeking the redeeming of the social structures of his own society and not merely the redemption of his fellow human beings. In this manner, the Christian is not only involved with the fulfilling of the redemption mandate, but also of the wider cultural mandate." (The Healing of the Nations, 213-214).

Dalam bukunya "Pelayanan Perkotaan," Herlianto mengusulkan bahwa sebagai orang Kristen kita harus melakukan pelayanan yang bersifat penyadaran, pertolongan, pengembangan, pendampingan dan pembebasan. Pelayanan penyadaran adalah pelayanan di mana kita melakukan penyadaran kepada jemaat Tuhan untuk bertobat dari praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme yang kita lakukan. Jemaat harus menjadi "orang-orang kudus" yang berani menampilkan sosok murid Kristus yang sejati di mana pun kita berada, termasuk dalam konteks bisnis yang digelutinya, dijalankan dengan jujur dan penuh itegritas. 

Pelayanan pertolongan adalah pelayanan kasih yang langsung dengan memberikan kebutuhan seseorang. Jemaat Tuhan harus peka dengan kondisi lingkungan sosial dan menjadi garda terdepan dalam menunjukkan kasih. 

Pelayanan pengembangan adalah pelayanan yang ditujukan untuk memberdayakan orang-orang yang tidak berdaya sehingga mereka dapat berusaha membangun dirinya sendiri. 

Pelayanan pendampingan adalah pelayanan yang memberikan bantuan hukum bagi mereka yang membutuhkan. Melalui pelayanan ini, gereja atau jemaat Tuhan dapat menyatakan kasihnya dengan memberikan bantuan hukum bagi mereka yang tidak mendapatkan keadilan. 

Pelayanan pembebasan adalah pelayanan yang dilakukan untuk membebaskan orang-orang dari situasi yang sulit dan tak berdaya seperti kemiskinan, buta huruf, bahkan perbudakan yang tidak manusiawi. Seperti tujuan Kristus hadir dalam dunia untuk menyampaikan kabar baik kepada orang miskin, memberitakan pembebasan kepada para tawanan, penglihatan bagi orang buta, membebaskan orang-orang yang tertindas dan memberitahukan tahun rahmat Tuhan yang telah datang, maka kita sebagai gereja Tuhan, harus menghadirkan "shalom" bagi mereka yang membutuhkan.

Penutup
Mari kita isi kemerdekaan dengan berkarya bagi bangsa.
Berkarya bagi bangsa, tidak harus dengan menjadi pegawai pemerintah, menjadi anggota TNI atau POLRI.  Berkarya bagi bangasa bisa dilakukan oleh setiap kita warga negara dengan jalan menghormati pemerintah, berbuat kebaikan dengan tak kenal lelah dan membayar pajak dengan jujur dan tepat waktu.

LINK INFORMASI PENTING
Ebook 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 1
Ebook 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 2


BERKARYA BAGI BANGSA

 Ayat Pokok:
"Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.”
(Roma 13:1)

Pendahuluan
Bulan Agustus adalah bulan yang sangat bersejarah bagi kita warga negara Indonesia. Oleh berkat dan rahmat Tuhan, bulan Agustus tahun 2023 ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia genap berusia 78 tahu. Kalau usia manusia, 78 tahun adalah usia yang tidak lagi muda.

Bangsa yang sudah lama merdeka ini membutuhkan uluran tangan dan karya nyata dari orang-orang percaya bagi kemajuannya. 
Meskipun tidak menampik kenyataan bahwa kaum minoritas sering terpinggirkan, namun Firman Tuhan jelas menyatakan panggilan untuk berkarya bagi bangsa.

Wujud karya bagi bangsa
Apa wujud karya bagi bangsa yang bisa kita lakukan?
1. Menghormai pemerintah
Roma 13:1-2
, "Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 2Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya."

Kendati pemerintah belum sepenuhnya melaksanakan kesejahteraan dan keadilan sosial, namun Firman Tuhan memerintahkan agar orang percaya tunduk kepadanya. Barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan dapat berakibat pada datangnya penghukuman. 

Ketika kita menghormati pemerintah, maka kita sedang menghormati Allah yang memerintahkan demikian. 

2. Berbuat baik, bukan jahat
Roma 13:3-4, "Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat."

Karya nyata kita bagi bangsa juga dapat diwujudkan adalah dengan menunjukkan perbuatan baik. Ada beragam perbuatan baik yang bisa dilakukan gereja-Nya di tengah-tengah bangsa ini untuk menjadi teladan bagi banyak orang. 

Jika kita berbuat baik, tidak ada alasan untuk hidup di tengah-tengah bangsa ini dengan ketakutan. 

3. Membayar pajak
Roma 13:6-7, "Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak” 

Karya nyata lainnya yang diperintahkan Firman Allah dalam bagian ini adalah untuk taat membayar pajak kepada pemerintah.
Membayar pajak adalah bentuk dari ketaatan terhadap pemerintah dan wujud berkarya bagi bangsa.

Penutup
Mari kita isi kemerdekaan dengan berkarya bagi bangsa. 
Berkarya bagi bangsa, tidak harus dengan menjadi pegawai pemerintah, menjadi anggota TNI atau POLRI.  Berkarya bagi bangasa bisa dilakukan oleh setiap kita warga negara dengan jalan menghormati pemerintah, berbuat kebaikan dengan tak kenal lelah dan membayar pajak dengan jujur dan tepat waktu.

TUAHAN YESUS MEMBERKATI !

SEKILAS INFO
Bagi Bapak/Ibu/Sdr/i yang ingin mendapatkan materi ini dalam format PPT dan Word, silakan menghubungi  
Sekteratiat YAYASAN BINA SEJAHTERA  HP/SMS/WA.0852-2808-5470

LINK INFORMASI PENTING
Buku 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 1
Buku 29 Bahan Khotbah Pilihan Jilid 2