KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Selasa, 02 Mei 2017

CATATAN BACA GALI ALKITAB : KITAB KEJADIAN



Kejadian 37:1-9

1. Apa judul perikop ini?
    Jawab: Yusuf dan saudara-saudaranya

2. Sebutkan tokoh-tokoh yang ada di perikop ini..
    Jawab: Yakub,Yusuf, Saudara-saudara Yusuf (

3. Dalam perikop ini Yakub juga disebut ....
    Jawab: Israel

4. Berapa kira-kira jarak antara Sikhem dan Dotan?
    Jawab:24 KM

5. Sebutkan pelajaran rohani yang kita dapat dari perikop ini
   Jawab :
                 a. Yusuf sorang yang taat kepada orang tuanya
                 b. Yusuf seorang yang tidak mudah menyerah
                 c. Yusuf seorang yang tidak mudah menyimpan kesalahan ( Kejadian 50:19-20)

6. Siapa nama ayah Yusuf ?
    Jawab : Yakub

7. Siapa nama ibu Yusuf
   Jawa : Rahel

8. Berapa umur Yusuf dalam kisah ini?
    Jawab : 17 tahun

9. Mengapa hanya anak-anak Bilha dan Zilpa yang disebut?
    Jawab : Karena ana-anak Rahel cuma dua yaitu Yusuf sendiri dan Benyamin yang pada waktu 
                 itu masih kecil sehingga tidak mungkin ikut menggembalakan domba.

10. Mengapa juga anak-anak  Le tidak ikut?
      Jawab ; Mungkin karena mereka merasa sombong sebagai anak dari istri pertama

11. Menurut Anda apakah sikap Yusuf yang menceritakan kejahatan saudara-saudaranya 
      termasuk hal yang baik?
      Jawab:Kalau apa yang ia sampaikan hanya untuk menjelek-jekekkan saudara-saudaranya atau 
                   agar Yakub ayahnya lebih mengasihinya daripada saudara-saudaranya, maka tindakan 
                    ini salah. Tetapi jika ia melakukan ini dengan motivasi yang benar yaitu untuk
                    meluruskan saudara-saudaranya , maka Yusuf tidak bisa disalahkan.


Kejadian 39:1-23

1. Apa judul perikop ini?
    Jawab: Yusuf di rumah Potifar

2. Sebutkan tokoh-tokoh yang ada di perikop ini..
    Jawab: Yusuf, Potifar, Istri Potifar, orang-orang yang ada di rumah Potifar, kepala penjara

3. Dimanakah  tempat dalam kisah ini terjadi?
    Jawab: Di Mesrir, di rumah Potifar

3. Berapa umur Yusuf ketika peristiwa ini terjadi?
   Jawab; Menurut khotbah yang saya pernah dengar umur Yusuf 28 tahun

4. Berapa umur Istri Potifar ketika peristiwa ini terjadi?
    Jawab: Menurut khotbah yang pernah saya dengar umurnya kira-kira 54 tahun.

5. Apa arti nama Yusuf?
   Jawab: Arti nama Yusuf adalah Tuhan telah menambahkan

Rabu, 26 April 2017

SEMANGAT HIDUP ITU PENTING BAGI KITA



Ayat Pokok:
(Zefanya 2:1)

Pendahuluan
Satu hal yang iblis sedang bunuh hari-hari ini adalah semangat. Banyak istri yang lihat suami sendiri tidak bersemangat. Banyak suami yang tidak bersemngat lihat istri sendiri, tetapi lebih bersemangat lihat istri tetangga. Beragam persoalan yang seringkali menimpa kita juga acapkali membuat kita kelihalngan semangat.

Banyak anak-anak muda yang tidak bersemangat menghadapi hidup ini. Apalagi dengan pelayanan dan hal-hal kerohanian, lebih tidak bersemangat. Salah satu yang setan mau buat adalah membunuh semangat. Semangat adalah awal dari iman. Kalau kita lihat orang-orang beriman, mereka pasti semangat.

Kalau kita perhatikan wanita yang sudah 12 tahun pendarahan, yang dikisahkan dalam Alkitab, pasti dia adalah orang yang bersemangat. Ketika Daniel di buang ke goa singa, sebetulnya yang mau dibunuh dari Daniel adalah semangatnya. Secara manusia, apa yang bisa diperbuat kalau sudah berada di goa singa?

Ketika Sadrakh, Mesakh, Abednego dimasukkan ke goa singa, sebenarnya yang mau dibunuh dari mereka adalah semangat.. Tetapi yang luar biasa dari mereka, meskipun semangat mereka dicoba hendak di bunuh, tetapi mereka tetap semangat. Mereka  bahkan berkata," Jikalau Allah kami, yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu dan dari tanganmu ya raja, tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak  akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Daniel 3:17-18). Meskipun semangat mereka dicoba untuk dibunuh, tetapi mereka tetap semangat.

Dalam kitab Rut, kita juga melihat seorang yang penuh semangat yang bernama Mordekhai. Ia ada dalam keputusan yang sangat sulit. Seluruh orang Yahudi menghadapi ancaman hendak di bunuh mati. Tiang gantungan sudah disiapkan untuk membunuh Mordekhai. Tetapi Mordekhai tidak patah semangat. Ia datang kepada Ester dan  berkata," Karena kamu di istana raja, lakukan sesuatu untuk membantu bangsamu" Ketika Ester berkata." Maaf paman, saya tidak bisa berbuat banyak," Mordekahi tidak kemudian kehilangan semangat. Ia berkata," Kalau kami tidak menolong kami, bagi kami tetap datang pertolongan. Dengan kata lain, Mordekhai tidak patah semangat. Ester membenarkan hal ini. Iakemudian mengajak bangsa Yahudi untuk berdoa dan berpuasa. Ester berubah menjadi orang yang bersemangat dan ia berkata," Kalau terpaksa aku mati, aku siap". Inilah orang yang bersemangat. Orang-orang yang bersemangat, dia tidak mau peduli apa yang akan terjadi. Dipihak Tuhan kita  selalu rebut kemenangan.

Zefanya 2:1-2
"Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang atuh tak acuh, sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN. Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukumNya; carilah keadilan, carilah kerendahan  hati; mungkin kamu akan terlindungi pada hari kemurkaan TUHAN"

Kalau kita bicara tentang bertobat, biasanya kita perpikir tentang membunuh, berzinah, menyembah berhala, merampok. Tetapi ayat ini berkata," bersemangatlah,". Berarti orang-orang yang tidak punya semangat harus bertobat. Mengapa, Alkitab berkata, kala kita dekat dengan Tuhan pasti akan bersemangat. Kedekatan kita dengan Tuhan, pasti akan mempengaruhi semangat kita. Daud berkata: melewati bayang-bayang maut sekalipun aku tidak takut bahaya.," Kalau kita tidak bersemangat, tidak ada satupun mujizat yang akan kita terima. Tuhan tidak mau bekerja dengan orang yang acuh tak acuh. Paulus pernah berkata" Aku cakap menanggung segala perkara di dalam Kristus yang memberi kekuatan kepadaku"( Fil 4:13).

Semangat yang perlu kita miliki?
Semangat untuk apa saja yang perlu senantiasa kita miliki?

1. Semangat untuk mengadakan perubahan
Hidup yang setia adalah hidup yang  penuh dengan perubahan. Jangan kita berprinsip karena Tuhan Yesus tidak berubah, saya juga tidak mau berubah. Justru karena Tuhan Yesus tidak pernah berubah, maka kita harus berubah.Kalau kita tidak mau berubah, maka kita tidak akan pernah menuju sesuatu yang lebih baik.Orang-orang yang dikasihi dan mengasihi Kristus senang berubah. Mengapa? Karena inti hidup Kristen adalah yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah terbit. Setiap hari harus bernama hari perubahan dalam hidup kita. Setiap hari bisa saja ada kekurangan dalam hidup kita. Bisa saja ada kesalahan kita. Bisa saja ada hal-hal yang perlu kita benahi supaya lebih baik lagi. Seringkali kita jadi orang yang mudah apatis,Setan senang kalau kita menerima keadaan yang seharusnya kita tidak bisa terima. Ada banyak orang tidak mau berubah, Ketika di tegur orang, ditegur firman Tuhan, ujung-ujungnya tersinggung.

2. Semangat untuk menghadapi tantangan
Hidup Kristen adalah peperangan. Ketika kita menjadi Kristen, pada saat yang bersamaan kita menjadi musuhnya setan. Alkitab berkata," Lawanmu si  iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari mangsa yang dapat ditelannya, ( 1 Petrus 5:8). Artinya, setan paling senang, menyerang orang-orang percaya. Tapi kita ingat janji Tuhan yang berkata" Walau seribu rebah di sisimu, dan sepuluh ribu rebah di sisi kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu ( Mazmur 91:7).

3. Semangat untuk mengalami kemajuan dan peningkatan
Allah kita adalah Allah yang senang dengan kemajuan. Allah kita bukan Allah yang statis. Salah satu virus yang  berbahaya adalah virud GGD ( Gitu-Gitud Doang). Ada banyak orang Kristen yang 10 tahun yang lalu, sampai sekarang, gitu-gitu doang. Allah merindukan kita mengalami kemajuan dan peningkatan.

4. Semangat untuk selalu mendahulukan kehendak Tuhan
Alkitab berkata,bukan kehendakku yang jadi, tapi kehendak-Mu jadilah. Alkitab berkata, cari dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka segalanya akan di tambahkan kepadamu.

Penutup
Kiranya kita menyadari betapa kita perlu untuk membangun semangat dalam kehidupan kita.

CATATAN
Anda menemukan artikel ini dengan kata kunci pencarian:
khotbah kristen tentang semangat, khotbah semangat melayani tuhan, khotbah kristen tentang pergumulan hidup, khotbah kristen tentang pengharapan dalam pergumulan, ayat-ayat alkitab tentang semangat baru, firman tuhan yang menguatkan hati, renungan harian kristen untuk pemuda, ayat alkitab untuk menguatkan dalam masalah

Kamis, 20 April 2017

ORANG KRISTEN YANG BERTUMBUH



Ayat Pokok:
I Korintus 3:1-9

Pendahuluan
Shalom Saudaraku sekalian yang dikasihi Tuhan. Artikel kali ini adalah tentang orang Kristen yang bertumbuh. Setiap kita tentu menginginkan kehidupan yang semakin bertumbuh. Terutama pertumbuhan dalam kerohanian. Menjadi orang Kristen yang dewasa dalam iman dan kerohanian, itulah yang menjadi tujuan kita. Tuhan  menginginkan agar setiap kita menjadi orang Kristen yang dewasa agar kita layak masuk dalam perjamuan kawin anak domba.

Tanda-tanda orang yang dewasa rohani
a. Suka makanan keras ( ayat 2)
b. Tidak suka iri hati (ayat 3)
c. Tidak mudah menyerah ( Kol 4:12)
d. Tidak suka berselisih 
     Orang yang dewasa, dia tidak mudah emosi, tidak suka berselisih dan mampu menguasai diri

Penutup
Menjadi tua adalah perkara yang tidak dapat kita hindari,  tetapi menjadi dewasa adalah suatu keputusan. Mari kita mengambil keputusan untuk mau menjadi dewasa rohani. mencapai kedewasaan, sampai menjadi seperti Kristus (Efesus 4:13)

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG HIDUP YANG BERBUAH


Shalom,
Anda sedang mencari ayat-ayat Alkitab tentang kehidupan Kristen yang berbuah?
Beberapa nats Alkitab dibawah ini mungkin bisa membantu.
Selamat melayani, Tuhan Yesus Memberkati.

1.
"Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
(Matius 13:23)

2.
"Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini"Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu" Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini, dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ara ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma ! Jawab orang itu, biarlah ia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah, jika tidak tebanglah dia !"
(Lukas 13:6-9)

3.
"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi  Akulah yang memilih kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu."
(Yohanes 15:16)

4.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
(Galatia 5:22-23) 

5.
Tinggalah di dalam Aku, dan  Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jika kamu tidak tinggal di dalam Aku.
(Yohanes 15:4)

6.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
(Yohanes 15:2) 

7.
"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu..:
(Yohanes 15:16)

8.
Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan, tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberi damai  kepada mereka yang dilatih oleh-Nya.
(Ibrani 12:11)

9.
Tetapi bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.
(Filipi 1:21-22b) 

10.
"Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan...."
(Lukas 3:8)

11.
"Sebab itu, saudara-saudara ku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah."
(Roma 7:4)

12.
"Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik , supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah."
(Filipi 1:9-11)

13.
"Memang  tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita,tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan  buah kebenaran  yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya."
( Ibrani 12:11)

14.
"“Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran. Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian. Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.”
(Roma 6:20-22)

15.
"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
(Yohanes 15:8)

LINK INFORMASI PENTING


HIDUP YANG BERBUAH


Ayat Pokok:
Hosea 14:7-9
Pendahuluan
Seorang petani yang menanam pohon buah-buahan, tentu menginginkan buah dari tanaman buah yang ditanamnya.
Demikian juga dengan Tuhan menginginkan buah dalam kehidupan setiap orang percaya

Bagaimana supaya kita bisa berbuah?
a. Kita akan berbuah  jika kita hidup dalam kasih
b. Kita akan berbuah, jika kita hidup dalam Tuhan dan firman-Nya
c. Kita akan berbuah jika kita hidup dalam iman
d. Kita akan bervuah jika kita hidup melekat dengan Kristus ( Yohanes 15:4)

Penutup
Kita akan kesal jika tanaman buah yang kita tanam tidak bebuah.
Apakah tidak demikian dengan Tuhan?

Rabu, 12 April 2017

PEMBERI HARAPAN PASTI



Ayat Pokok:
"Sebab Engkaulah harapanku ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda ya Allah."
(Mazmur 71:5)

Pendahuluan
Satu hal yang penting untuk kita miliki hari-hari ini adalah "Never Give Up" atau sikap yang tidak mudah menyerah.

Dunia dimana kita hidup adalah dunia yang sarat dengan masalah. Tidak jarang hal ini membuat banyak orang yang kehilangan pengharapan dan lari kepada hal-hal yang negatif. Mengapa orang lari ke narkoba, obat-obat terlarang, pergi ke dukun, percaya kepada paranormal?Karena mereka sudah merasa putus asa. Ada yang lebih menyedihka lagi yaitu orang-orang yang kemudian bunuh diri karena merasa sudah tidak ada pengharapan lagi. Hal ini berbahaya sekali.

Demikian juga terjadi dalam rumah tangga-rumah tangga yang akhirnya memilih jalan pintas untuk bercerai misalnya, karena merasa masing-masing sudah tidak cocok dan tidak ada lagi harapan untuk dipersatukan.

Orang-orang yang menyerah sudah masuk dalam jebakan iblis.

1. Orang-orang yang menyerah akan mengambil langkah-langkah yang negatif.
Langkah-langkah yang berbahaya dan justru kontra produktif dalam hidupnya.Menyerah bukanlah solusi. Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi mereka yang tidak  pernah menyerah menghadapi kegagalan.

2. Orang yang menyerah, tidak akan pernah menikmati kemenangan.

Bagaimana untuk kita tidak mudah menyerah?
1. Sadari bahwa kita punya Tuhan yang baik
2. Yakinlah bahwa kita berharga dimata Allah
3. Dimata ada semangat dan perjuangan, selalu ada sukses dan keberhasilan.

Penutup
Tuhan adalah pemberi harapan pasti dan bukan pemberi harapan palsu
Mazmur 43:5"Mengapa engkau tertekan hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah, sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku."

Senin, 13 Maret 2017

MENGAMPUNI ADALAH PERINTAH TUHAN

Ayat Pokok:
"Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu,melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu,berilah juga kepadanya pipi kirimu."
(Matius 5:38-39)

Pendahuluan
Ayat diatas adalah salah satu ayat dalam Alkitab yang sukar untuk dipahami. Ini adalah ajaran Tuhan Yesus yang sulit untuk dimengerti. Banyak orang  memahami ayat ini secara hurufiah, sehingga tidak jaran orang akan memaknai bahwa ajaran ini adalah ajaran yang konyol, tidak masuk akal.

Maksud Tuhan dengan pengajaran ini.
Apa maksud Tuhan dengan ayat ini?

1. Kekerasan tidak pernah akan menyelesaikan masalah.
Mengapa demikian? karena perbuatan kasar, pasti akan dilanjutkan dengan kekasaran yang lain. Kekerasan itu seperti rantai lingkaran setan. Seorang yang hidup dalam kekerasan, akan terbangun dalam kekerasan. Ayah yang mendidik anak dalam kekerasan, anaknya akan terbangun dalam kekerasan. Hari-hari ini kekerasan menjadi hal yang sering kali kita lihat, baik di televisi, koran-koran bahkan melalui game-game komputer anak-anak kita.

Sebagai orang percaya, mari kita mulai bertekad untuk memerangi kekerasan. Minimal mulai dari keluarga dan rumah tangga kita. Jangan ada KDRT dalam rumah tangga-rumah tangga orang percaya.
Sebagai pemimpin-pemimpin perusahaan, jangan semena-mena kepada bawahan. Hidup kita hanya karena anugerah, kalau kita jadi pimpinan, itu hanya karena anugerah Tuhan. Kalau kita bisa punya anak, itu juga adalah anugerah Tuhan. Jangan sia-siakan. Lihat orang-orang yang sekian lama berdoa untuk mendapatkan keturunan.

Amsal 15:1
"Jawaban yang lemah lembut, meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas, membangkitkan amarah.

Efesus 4:1-2
"Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil, berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

2. Kekerasan adalah tanda kerusakan hubungan seseorang dengan Tuhan
Ada orang yang berkata, ksaya cinta Tuhan, cuma saya sudah mengontrol emosi. Saya cinta Tuhan, tapi saya sulit mengendalikan diri.  Ini adalah kebohongan. Mengapa demikian? Karena seorang yang mencintai Tuhan, hidup dekat dengan Tuhan, pasti hidupnya penuh kasih. Karena Allah itu kasih. Jadi adalah hal yang mengherankan kalau ada orang yang mengatakan saya dekat dengan Tuhan, tapi hidupnya tidak mengasihi.

Kejadian 6:9-12
"Inilah riwayat Nuh. Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sejamannya; dan Nuh hidup bergaul dengan Allah.Nuh memperanakan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet.Adapun  bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi".

Kolose 3:12-14
"Karena itu sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah  kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.  Dan diatas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan."

Hidup Kristen memiliki target bukan hanya berubah tetapi menjadi sempurna.

3. Kekerasan adalah perbuatan yang dibenci oleh Tuhan.
Dalam Alkitab, kita membaca ada tiga perbuatan yang dibenci oleh Tuhan.  Yang pertama: kesombongan. Yang kedua adalah kemunafikan, dan yang ketiga adalah kekerasan.

Mazmur 11:4-5
"Tuhan ada dalam bait-Nya yang kudus; Tuhan takhta-Nya di Sorga; MataNya mengamat-amati, sorot mataNya, menguji anak-anak manusia. Tuhan menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan."

Walaupun kita mengaku beragama, walaupun kita baca Alkitab, walaupun kita  rajin berdoa, tetapi kalau kita mencintai kekerasan, hidup dalam kekerasan, Allah membenci hal ini.

Mazmur 140:12
"Pemfitnah, tidak akan diam tetap di bumi, orang yang melakukan kekerasan, akan diburu oleh malapetaka."

Yehezkiel 8:17-18
"Lalu firmanNya kepadaku: Kau lihatlah itu, hai anak manusia? Perkara kecilkah itu bagi kaum Yehuda untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekejian yang mereka lakukan di sini, bahwa mereka memenuhi tanah ini dengan kekerasan dan dengan itu terus menyakiti hatiKu? Sungguh mereka berkelakuan tak senonoh dengan di hadapanKu. Oleh karena itu, aku akan membalas didalam kemurkaanKu. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan kalaupun mereka berseru-seru kepadaKu, dengan suara yang nyaring, Aku tidak akan mendengarkan mereka."

Penutup
Tuhan lebih dahulu telah mengampuni kita. Oleh sebab itu kita juga harus mengampuni. Jangan balas kejahatan dengan kejahatan, tetapi balaslah dengan kebaikan. Jangan balas kekerasan dengan kekerasan, tetapi balaslah dengan kasih dan perhatian.



 






 

Sabtu, 11 Maret 2017

KUASA DOA ORANG PERCAYA

Ayat Pokok:
"...doa orang yang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya."
(Yak 5:16 b)

Pendahuluan
Dalam kitab Perjanjian Baru, ada seorang hamba Tuhan yang dikenal dengan julukan "Si Lutut Onta". Mengapa? Karena dia adalah seorang hamba Tuhan yang senang berdoa, sehingga sampai-sampai lutunya mengeras, kapalan dan masti rasa. Doa sudah menjadi gaya hidupnya. Seluruh aktifitasnya selalu melibatkan doa. Hamba Tuhan ini bernama Yakobus, penulis surat Yakobus.

Yakobus adalah seorang hamba Tuhan yang hidupnya penuh dengan penderitaan. Banyak tekanan dan himpitan yang ia alami dalam hidupnya.Namun ia menjadi orang yang tetap teguh dalam iman.
Doa adalah suatu hubungan pribadi
Matius 6:9
"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di Sorga, dikuduskanlah nama-Mu."

Doa bersifat kekeluargaan.
Doa tidak hanya dijadikan untuk kesempatan meminta-minta kepada Tuhan
Doa adalah hubungan yang akrab dengan Tuhan

Tuhan senang dengan doa-doa orang percaya
Wahyu 5:8
"Ketika ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah ke empat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu  dihadapan anak domba itu, ,masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: Itulah doa orang-orang kudus."

Gereja lahir karena kuasa doa
Kisah 1:4     Bertekun dan sehati
Kisah 2:42    Bertekun dalam doa.

Petrus dilepaskan dari penjara, oleh seorang Malaikat Tuhan, karena kuasa doa orang-orang percaya.
(Kisah 12:5-11)

Doa mampu menggerakan belas kasihan Tuhan
(Kel 32:14) 

Bagaimana supaya doa-doa kita penuh kuasa?
Berdoa dengan hati yang bersih ( Yesaya 59:1-2)
Buanglah motivasi-motivasi yang salah dalam berdoa (Yak 4:2-3)
 Doa harus dengan iman ( Yak 1:6-7,Yak 5:15)
Penutup
Jangan jemu-jemu berdoa.

LINK INFORMASI PENTING
KLUB PENGKHOTBAH KRISTEN
Rp.1000 ANDA SANGAT BERARTI BAGI KAMI  


Selasa, 07 Maret 2017

PEMBERITAAN INJIL

Ayat Pokok;
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus".
( Matius 28:19)

Pendahuluan
Tugas pemberitaan Injil adalah tugas semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kita bukan hanya menjadi jemaat yang aktif beribadah di gereja setiap hari Minggu, Namun kita juga harus memberitakan Injil kepada  orang yang belum percaya kepada Kristus. Pemberitaan Injil adalah tugas yang tidak bisa ditawar. Itu merupakan kewajiban dari setiap orang yang telah mengikatkan dirinya dalam persekutuan dengan tubuh Kristus.

Dalam 1 Korintus 9:16 Rasul Paulus dengan begitu kerasnya berkata" Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

Dasar Pemberitaan Injil
Ada beberapa dasar dari pemberitaan Injil yaitu:
1. Orang percaya diperintahkan untuk memberitakan Injil. Setiap orang percaya mempunyai kewajiban untuk memberitakan Injil  (Kis 10:42;16:10; 1 Kor 1:21)

2. Pemberitaan Injil disampaikan kepada segala bangsa dan juga kepada orang-orang yang menolaknya. Hal ini berarti bahwa tugas kita adalah memberitakan Injil, entah diterima atau ditolak, tetap penginjilan harus dilakukan (Matius 24:14; 2 Tes 2:10).

3. Pemberitaan Injil dilakukan dengan berbagai cara. Ada strategi yang perlu dilakukan  supaya penginjilan kita efektif yaitu dengan cara bisa beradaptasi dengan orang yang kita Injili ( 1 Kor 9:19-23)

4. Orang-orang perlu dipersiapkan dan diutus untuk memberitakan Injil (Roma 10:25)

Sudah merupakan kewajiban dan tanggungjawab dari setiap orang yang telah percaya pada Yesus untuk mewartakan Injil kepada  setiap orang, baik melalui perkataan maupun perbuatan atau cara hidup kita, karena pewartaan Injil itu adalah amanat agung dari Tuhan Yesus Kristus ( Matius 28:18-20)

Penginjilan akan lebih bermanfaat jika orang yang kita Injili dan dan dimenangkan dapat memahami apa kehendak Tuhan dalam dirinya.

Penutup
Kita harus memberitakan Injil, sebab dengan menjadi pemberita Injil, kita telah menjadi mitra kerja Allah

Carilah jiwa bagi Tuhan, karena satu orang diselamatkan, maka akan ada sukacita di Sorga dan para malaikat bersorak-sorai (Luk 15:7-10).

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=TEFtagss0kU

LINK INFORMASI PENTING

Senin, 06 Maret 2017

KEMATIAN ADALAH PINTU


Ayat Pokok:
"Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barang siapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup".
(Yohanes 5:24)

Pendahuluan
Kita semua tentu dapat mengingat dengan jelas perkenalan pertama kita dengan kematian, entah itu ketika hewan peliharaan kita mati, atau kakek, nenek atau bahkan seorang sahabat dekat kita meninggal dunia. Jika itu adalah kematian seseorang, wajah muram dan pucat, nada hening dan peristiwa-peristiwa yang tidak biasanya terjadi menimbulkan kebingungan bagi kita. Mungkin berbagai perasaan duka dan berjuta tanya ada dalam hati kita. Seolah kita bertanya: Tuhan, mengapa semua ini terjadi?

Sesungguhnya berdasarkan terang firman Tuhan, kita tahu bahwa kematian bagi orang beriman, bukanlah hal yang menakutkan. Dalam kesempatan ini,  mari kita renungkan beberapa hal mengenai kematian sehingga kita akan dapat memahami kematian itu bukan sebagai perkara yang menakutkan, tetapi justru hal yang membahagiakan. Dengan demikian kematian justru menjadi saat-saat yang selalu kita rindukan.

Beberapa hal mengani kematian sebagai pintu
I. Kematian menutup pintu kehidupan ( Ayub 14:1-2)
Kematian, kesengsaraan, dan air mata sama-sama nyata seperti halnya kehidupan. Kelahiran adalah pintu awal kehidupan seseorang dimuka bumi ini. Sedangkan kematian adalah pintu akhir kehidupan di dunia ini, yang ditandai dengan ibadah penutupan peti. Hidup yang rapuh, disamakan di dalam Alkitab dengan uap air,setangkai bunga, dan sebatang rumput. Semua itu adalah gambaran betapa singkatnya hidup manusia.

Firman Tuhan mencatat:
"Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh dengan kegelisahan. Seperti bunga ia berkembang, lalu layu, seperti bayang-bayang ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan.
(Ayub 14:1-2)

II. Kematian membuka pintu menuju hidup yang kekal ( Yohanes 5:24)
Manusia dilahirkan untuk  hidup di dua dunia. Dan ketika kematian menutup pintu yang satu,kematian juga membuka pintu menuju dunia yang lain. Ketika pintu pagar menutup di belakang kita, pintu lain terbuka,  untuk kita dapat masuk ke dalam tempat indah yang kita sebut rumah. Hal yang sama juga terjadi ketika kita meninggakan badai kehidupan dibelakang kita dan disambut untuk memasuki tempat yang telah dipersiapkan Allah di dalam rumah Surgawi kita.

Penutup
Satupintu tertutup, pintu yang lan terbuka, dan suatu dimensi yang baru, yang ,belum pernah di nikmati, kemudian dinikmati oleh orang yang telah berpulang. Kematian bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah langkah untuk kita menikmati kehidupan abadi yang penuh dengan sukacita. Mari kita berterimakasih kepada Allah karena telah mengutus putera-Nya sehingga hidup kekal kita miliki ( Yohanes 3:16)

Lagu:
Kumenantikan Engkau Tuhanku
Permata hati kesayanganku
Sekian lama Engkau kurindukan
Bilakah kita bertemu

Tempatku tetap di rumah Bapa
Pelabuhan ku hanya disana
Engkau janjikan segera kembali
Menjemputku pulang

LINK INFORMASI PENTING