KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Jumat, 20 November 2020

SERI KHOTBAH MENJADI REMAJA YANG BIJAKSANA BAGIAN 4

 


Ayat Pokok                 : Mazmur 90:12

Pendahuluan

Hari ini kita akan kembali melanjutkan pembahasan kita mengenai menjadi remaja yang bijaksana.

 

Menjadi Remaja Yang  Bijaksana adalah seri khotbah yang terdiri dari empat bagian khotbah yaitu:

1.      5 Ciri Remaja Yang Bijaksana

2.      5 Cara Menjadi Remaja Yang Bijaksana

3.      5 Contoh Tokoh Alkitab Yang Memiliki Hati Yang Bijaksana

4.      5 Berkat Bagi Orang Yang Hidup Bijaksana

 

Pada pertemuan pertama, kita sudah belajar bersama-sama bagaimana ciri remaja yang bijaksana yaitu:

a.       Berpikir sebelum berkata-kata

b.      Berpikir sebelum bertindak

c.       Mempergunakan waktu dengan bijak

d.      Tidak mementingkan diri sendiri

e.       Merespon masalah dengan tepat.

 

Pada pertemuan kedua, kita sudah belajar bersama-sama bagaimana ciri remaja yang bijaksana yaitu:

a.       Bergaul karib dengan  Tuhan.

b.      Bergaul dengan orang-orang yang bijaksana

c.       Rajin merenungkan Firman Tuhan.

d.      Mengatur waktu dengan baik

e.       Mengerti dan memahami diri sendiri

 

Pada pertemuan ketiga, kita melihat kebijaksanaan dari tokoh-tokoh Alkitab yaitu:

a.       Tuhan Yesus Kristus

b.      Yusuf

c.       Salomo

d.      Abigail

e.       Rut

 

Hari ini kita akan masuk pada bagian yang keempat kita akan bersama-sama merenungkan, mengapa kita harus menjadi remaja-remaja yang bijaksana.

      

5 alasan mengapa kita harus menjadi orang yang bijaksana

Mari kita akan perhatikan alasan-alasan mengapa atau apa sebab kita harus menjadi remaja-remaja yang bijaksana.

 

a.      Disukai oleh Tuhan

§  Baca 1 Raja-raja 3:9-15

§  Tuhan memberikan tawaran kepada Salomo untuk meminta apapun dari Tuhan.

§  Tetapi Salomo tidak meminta apapun selalin meminta hikmat dan kebijaksanaan

§  Dan hal berkenan kepada Tuhan, sehingga Tuhan juga memberikan apa yang Salomo tidak minta.

 

b.       Disukai oleh sesama

§  “Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.” (Amsal 10:1)

§  ” Anak yang bijak menggembirakan ayahnya,   tetapi orang yang bebal menghina ibunya.” (Amsal 15:20)

§  Remaja yang bijak bukan saja disukai oleh kedua orang tuanya, tetapi juga saudara, teman-teman, kerabat dan masyarakat (semua orang)

 

c.        Meminimalisir terjadinya masalah yang lebih besar.

§  Sadar atau tidak, banyak masalah terjadi dalam hidup kita, disebabkan karena kita kurang bijak dalam mengambil langkah saat menghadapi masalah.

§  1 Raja-raja 12:6-11- Mencatat Kisah tentang  pecahnya kerajaan Israel  akibat tidak berhikmatnya  Rehabeam.

 

d.       Diberkati oleh Tuhan

§  Selain disukai oleh Tuhan, Tuhan bahkan menjanjikan berkat bagi orang yang hidup bijaksana.

§  ”Orang yang bijak akan mewarisi kehormatan, tetapi orang yang bebal akan menerima cemooh.” (Amsal 3:35)

 

e.        Mempermudah kesempatan meraih masa depan yang penuh harapan.

§  Daniel 12:5,“Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala; dan yang telah menuntun banyak orang  kepada kebenaran, seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya”.

§  Tuhan menjanjikan bahwa orang-orang yang bijaksana, kehiduoannya akan semakin bercahaya, sehingga banyak orang merasakan berkat dan sukacita melalui kehidupannya.

Penutup
Menjadi pribadi dewasa dan bijaksana bukan tergantung usia, tapi dari kemauan dan kesungguhhan untuk mengupayakan

Baca. 1 Tim 4:12

 

LINK INFORMASI PENTING
PEMESANAN EBOOK ROHANI KLIK DISINI

 

=====TUHAN YESUS MEMBERKATI=====


SERI KHOTBAH MENJADI REMAJA YANG BIJAKSANA BAGIAN 3

 


Ayat Pokok:
Mazmur 90:12

Pendahuluan
Hari ini kita kembali melanjutkan renungan kita tentang menjadi remaja yang bijaksana. Dalam pertemuan yang ketiga ini, kita akan melihat teladan sikap dan kebijaksaan dari tokoh-tokoh Alkitab sehingga kita juga dapat belajar dari tokoh-tokoh Alkitab tersebut.

 

Menjadi Remaja Yang  Bijaksana adalah seri khotbah yang terdiri dari empat bagian khotbah yaitu:

1.      5 Ciri Remaja Yang Bijaksana

2.      5 Cara Menjadi Remaja Yang Bijaksana

3.      5 Contoh Tokoh Alkitab Yang Memiliki Hati Yang Bijaksana

4.      5 Berkat Bagi Orang Yang Hidup Bijaksana

 

Pada pertemuan pertama, kita sudah belajar bersama-sama bagaimana ciri remaja yang bijaksana yaitu:

a.       Berpikir sebelum berkata-kata

b.      Berpikir sebelum bertindak

c.       Mempergunakan waktu dengan bijak

d.      Merespon masalah dengan tepat.

 

Pada pertemuan kedua, kita sudah belajar bersama-sama bagaimana ciri remaja yang bijaksana yaitu:

a.       Bergaul karib dengan  Tuhan.

b.      Bergaul dengan orang-orang yang bijaksana

c.       Rajin merenungkan Firman Tuhan.

d.      Mengatur waktu dengan baik

e.       Mengerti dan memahami diri sendiri

 

 

Hari ini kita akan masuk pada bagian yang ketiga yaitu 5 Contoh Pribadi Yang Bijaksana Dalam Alkitab.

 

5 Contoh Pribadi Yang Bijaksana Dalam Alkitab.

Mari kita akan perhatikan kebijaksanaan dari para tokoh-tokoh dalam Alkitab.

 

a.      Tuhan Yesus Kristus

§  Tuhan Yesus adalah teladan utama dalam hal kebijaksanaan, bahkan dalam segala hal tentunya.

§  "Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus yang oleh Allah telah menjadikan hikmat bagi kita."(1 Korintus 1:30 a)

§  “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.”(Lukas 7:35)

§  Kasih yang tanpa pamrih dan kerendahan hati adalah dua dari sekian banyak bukti kebijaksanaan Tuhan Yesus Kristus.

b.      Yusuf

§  Dengan hikmat Tuhan, Yusuf menyelamatkan Mesir dari kelaparan dan sekaligus juga menyelamatkan bangsa Israel dari bencana yang sama.

§  Dengan hikmat Tuhan, Yusuf mampu mengartikan mimpi (

§  Yusuf tidak mendendam kepada saudara-saudaranya yang telah berbuat jahat kepadanya (

§  Hikmat dan kebijaksanaan Yusuf diakui oleh Firaun (Kejadian 41:38-40)

§  Yusuf mampu menolak godaan dosa (Kej 39:7-10)

 

c.       Daniel

§  Daniel adalah salah satu pemuda yang dipilih oleh raja Nebukadnezar karena hikmat dan kebijaksanaannya (Daniel 1:1-6)

§   Bukti kebijaksanaan Daniel adalah , ia tidak mau kompromi dengan dosa dan kekafiran ( Daniel 1:8-17)

§  Daniel mampu mengartikan mimpi raja Nebukadnezar (Daniel 2:1-20)

§  Daniel ddan teman-teman tidak mudah goyah dalam ujian iman melalui penganiayaan dan penderitaan ( Daniel 3:16-18)

 

d.       Abigail

§  Abigail, berpikir sebelum bertindak. ( 1 Samuel 25:17)

§  Betapa pentingnya kita berpikir sebelum bertindak. Seringkali terjadi, kita melakukan tindakan-tindakan sebelum kita berpikir secara masak-masak. Akibatnya adalah kita melakukan kesalahan dalam tindakan, dan kerugian kita dapatkan. Sebelum kita alami penyesalan akibat tindakan kita yang terburu-buru dan tidak dipikir terlebih dahulu? Mari kita mau berpikir sebelum bertindak.

 

e.        Rut

§  Rut memilih untuk tetap mengikuti ibu mertuanya. Baca Rut 1:12-16

§  Rut terus bekerja  dan pantang menyerah. Baca Rut 2:2

§  Bayangkan Anda menjadi Rut. Anda baru kehilangan suami dan harus pindah ke sebuah kota berbudaya asing, bersama dengan mertua yang sudah tua dan sama berdukanya dengan Anda. Apakah Anda akan meratapi nasib? Atau, Anda memilih bangkit dan memulai hidup baru, entah bagaimana caranya?

§  Rut mengambil inisiatif untuk mandiri dan berdikari.

§  Rut punya prinsip bahwa life must goes on.

§  Ada banyak alasan bagi Rut untuk menjadi pahit dan merana akibat tragedi yang menimpa keluarga besarnya. Namun, ia memilih terus maju, ketimbang menangisi hal-hal yang tidak mungkin kembali lagi. 

Penutup
Hari ini kita sudah  belajar teladan kebijaksanaan dari tokoh-tokoh Alkitab. Tentu teladan utama kita adalah Tuhan yesus Kristus, yang adalah Sang Hikmat itu sendiri. Tetapi kita juga belajar kebijaksanaan dari tokoh-tokoh Alkitab yang lain seperti : Yusuf, Salomo, Abigail dan Rut, terlepas dari kekurangan-kekurangan ke empat tokoh ini yang adalah manusia biasa tentunya.
Menjadi remaja, adalah ketentuan waktu yang memang harus kita jalani sebagai urutan kehidupan manusia. Tetapi menjadi remaja yang bijaksana, itulah adalah pilihan kita.

 

=====TUHAN YESUS MEMBERKATI=====


SERI KHOTBAH MENJADI REMAJA YANG BIJAKSANA BAG.2

 


Pendahuluan

Mazm 90:12 mencatat satu doa yang pernah dinaikkan oleh Musa yang berbunyi,"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana". Tentu ini bukan saja menjadi doa Musa, tetapi menjadi doa setiap kita. Ketika Salomo ditanya oleh Tuhan, mau minta apa dari pada-Ku, Salomo? Dia tidak minta kekayaan, emas dan harta dunia. Tapi dia menjawab: "Tuhan bagaimana saya dapat memimpin bangsa yang begini besar? Berilah saya hikmat untuk dapat membedakan yang baik dan yang jahat, untuk mengerti kehendak-Mu
( Baca 1 Raja-raja 3:5-9)

 

Menjadi Remaja Yang  Bijaksana adalah seri khotbah yang terdiri dari empat bagian khotbah yaitu:

1.      5 Ciri Remaja Yang Bijaksana

2.      5 Cara Menjadi Remaja Yang Bijaksana

3.      5 Contoh Tokoh Alkitab Yang Memiliki Hati Yang Bijaksana

4.      5 Berkat Bagi Orang Yang Hidup Bijaksana

 

Pada pertemuan pertama, kita sudah belajar bersama-sama bagaimana ciri remaja yang bijaksana yaitu:

a.       Berpikir sebelum berkata-kata

b.      Berpikir sebelum bertindak

c.       Mempergunakan waktu dengan bijak

d.      Merespon masalah dengan tepat.

 

Hari ini kita akan masuk pada bagian yang kedua yaitu 5 Cara Menjadi Remaja Yang Bijaksana.

 

5 Cara Menjadi Remaja Yang Bijaksana

Bagaimana supaya kita bisa menjadi remaja yang bijaksana?

a.      Bergaul karib dengan Tuhan ( Amsal 25:11)

§  Amsal 1:7 “ Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan”

§  Amsal 3:7” Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhila kejahatan.”

§  Yakobus 1: 5 mengingatkan kita untuk meminta kebijaksanaan itu langsung dari Tuhan sendiri. Karena daripada-Nya lah segala sesuatu berasal.

 

b.      Bergaul  dengan orang-orang yang bijaksana

§  Dengan siapa kita bergaul akan mempengaruhi menjadi seperti apa kita nanti.

§  Kita harus berhati-hati dalam memilih pergaulan, karena pergaulan yang buruk, merusakkan kebiasaan yang baik (1 Korintus 15:33)

§  Amsal 13:20 “ Siapa bergaul dengan orang bijak, menjadi bijak, tetapi siapa bergaul dengan orang bebal menjadi malang.”

 

c.       Rajin merenungkan Firman Tuhan

§  “Betapa kucintai Taurat-Mu ! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku. Aku lebih berakal budi daripada semua pengajarku. Sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. Aku lebih mengerti daripada orang-orang tua. Sebab aku memegang titah-titah-Mu.”(Mazmur 119:97-100)

§  Firman Tuhan adalah pedoman kehidupan. Sumber  nasehat yang bisa mendidik kita untuk menjadi orang-orang muda yang bijaksana.

 

d.      Mengatur waktu dengan baik

§  “Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”

(Efesus 5:16)

§  Orang yang bijaksana adalah orang yang mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya dan tidak menyia-nyiakannya.

§  Pergunakan waktu yang ada untuk melayani Tuhan dan sesama.

 

e.       Mengerti dan Memahami diri sendiri

§  “Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya.” (Amsal 14:8)

§  Orang yang bijaksana, dia akan mengerti kekurangan dan kelebihan dirinya.

§  Ia tidak sombong dengan segala kelebihan yang ada.

§  Sebaliknya ia juga tidak merasa rendah diri dengan segala kekurangan yang ada.
Ia bahkan berusaha untuk terus meninggalkan kualitas dirinya dengan selalu belajar dan terus belajar.

Penutup

Kehidupan orang Kristen Yang Bijaksana (terutama remaja) merupakan  kesaksian yang indah bagi orang-orang disekitarnya.

 

Isilah hidup ini secara baik dan bijaksana, sehingga kita tidak merasa menyesal ketika bertemu dengan TUHAN, dan kita bisa memberi pertanggungjawaban kepada TUHAN atas kehidupan yang telah diberikan-Nya kepada kita.

 

 

=====TUHAN YESUS MEMBERKATI=====


Kamis, 19 November 2020

29 AYAT FIRMAN TUHAN SEPUTAR KEMATIAN


Shalom,
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan khotbah untuk pelayanan ibadah kedukaan dan penghiburan, berikut ini kami sertakan 29 ayat Firman Tuhan seputar kematian. Semoga menambah referensi  dan tambahan wawasan. Tuhan Yesus Memberkati !

 1.
"Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.
(Wahyu 21:4)

2.
"Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia."
(1 Tesalonika 4:14)

3.
"Dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”
(Wahyu 11:26)

4
"Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: ”Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita."
(1 Korintus 15:51-57)

5.
"Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."
(Roma 6:23)

6.
"Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka."
(Matius 10:28)

7.
"Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan."
(Roma 14:8)

8.
"Jawab Yesus: ”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
(Yohanes 11:28)

9.
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada."
(Yohanes 14:1-3)

10.
"Jawab Yesus: Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan percaya kepadaKu, tidak akan mati selama – lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
(Yohanes 11:25-26)

11.
"Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya."
(Mazmur 116:15)

12.
"Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran."
(Pengkhotbah 7:1)

13.
"Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: ”Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” ”Sungguh,” kata Roh, ”supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”
(Wahyu 14:13)


LINK INFORMASI PENTING
29 BAHAN KHOTBAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN

Minggu, 08 November 2020

KEMALASAN PENGHAMBAT KEMAJUAN

 


Ayat Pokok:
"Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga."
(Amsal 12:27)

Pendahuluan
Setiap orang tentu merindukan satu kehidupan yang maju, berhasil dan berkembang.
Salah satu penghambat seseorang tidak bisa maju, sukses dan berhasil adalah kemalasan.
Malas adalah kata sifat atau adjective yang berarti ; 1.  tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu: orang yg -- itu lebih senang mengemis dp bekerja; 2. segan; tidak suka; tidak bernafsu: -- rasanya mengunjungi rapat spt itu; jangan -- bertanya;  Sumber : http://www.artikata.com/arti-353047-takut.html

Kebiasaan malas adalah akar dari nasib buruk pada setiap individu. Mengapa demikian, karena kebiasaan malas akan sangat berpengaruh pada produktifitas kualitas manusia itu sendiri. Salah satu musuh terbesar dalam kehidupan adalah kemalasan tersebut. memelihara kebiasaan yang demikian akan menghalangi semua potensi yang ada dalam diri sendiri. Dengan kebiasaan malas, pikiran, saraf motorik, dan otot tidak akan bekerja. Dengan tidak bekerjanya otot, aliran darah tidak akan lancar, sehingga pikiran menjadi lemah, jantung tidak berpacu dengan cepat, semangat tidak ada, gairah hidup lumpuh.

Itulah sebabnya kelalu kita memelihara kebiasaan malas ini dalam diri kita, sudah dapat dipastikan maka hidup kita akan jadi sulit di masa yang akan datang. Kemalasan akan melumpuhkan pikiran, saraf dan otot kita, sehingga tidak ada kegiatan yang berjalan baik. Keberhasilah sangat ditentukan oleh efektifitas. Sedangkan efektifitas sangat ditentukan oleh aktivitas. Aktivitas didorong oleh semangat, gairah, dan harapan hidup seseorang. Sedangkan kemalasan, akan melumpuhkan pikiran, melumpuhkan kesadaran, melumpuhkan saraf motorik, melumpuhkan otot. Dengan lumpuhnya pikiran, kesadaran, saraf dan otot, maka tidak akan ada aktivitas yang berjalan. Dengan tidak ada aktivitas, berarti tidak ada efektifitas, dengan demikian tidak akan ada capaian atau keberhasilan yang dapat dicapai.

Penyebab kemalasan
Ada beberapa penyebab mengapa seseorang menjadi malas
1. Pemanjaan dari orang tua, terutama ibu.
Ada beberapa orang tua yang keliruh menerapkan kasih sayang mereka pada anaknya, dan tidak menyadari bahwa sikap yang demikian akan merugikan anak itu sendiri. Memanjakan anak secara berlebihan, apalagi dengan menyediakan pembantu yang selalu mendampingi anak dalam melakukan segala aktivitasnya, adalah kasih sayang yang keliru. Dengan memanjakan anak dengan tidak membiarkan mereka berlelah-lelah melakukan kegiatan mereka, lambat laun akan menanamkan pola nyaman atau comforth zone bagi anak tersebut.

Apapun alasannya, tidak melatih anak untuk beraktivitas secara dini, akan merusak masa depan anak tersebut. Kasih sayang tidak berarti memanjakan anak. Karena kebiasaan rajin, harus dilatih dari sejak kecil, agar lama kelamaan akan tertanam menjadi suatu sifat atau watak dalam dirinya. Anak rajin dan berani bukan jadi dengan seketika. Namun melalui proses belajar yang lama, berupa kebiasaan yang diulang-ulang, sehingga lama kelamaan tertanam menjadi suatu kharakter, atau watak atau sifat dari anak itu sendiri.

2. Terkungkung dalam zona nyaman (Comforh Zone),
Kehidupan yang nyaman, bisa jadi menjadi penghambat seseorang menjadi malas dan tidak mau  mengembangkan potensi diri. Seorang anak yang dibesarkan di tengah keluarga yang mapan secara ekonomi dan terbiasa semuanya dilayani, maka akan sulit berkembang menjadi pribadi yang mandiri,Ia bahkan akan cenderung menjadi orang yang malas.

3. Kurangnya kesadaran pentingnya kerajinan dan dampak  buruk dari kemalasan.
Kita perlu membangun kesadaran akan pentingnya bekerja dengan rajin dan juga sebaliknya, dampak buruk dari kemalasan.
Orang yang rajin, ia akan secara fisik lebih sehat karena lebih banyak aktifitas fisik yang ia lakukan. Aktifitas ini sekaligus melatif saraf-saraf dan otot sehingga dapat bertumbuh dan berkembang secara maksimal.

Alkitab bahkan sudah memperingatkan bahwa orang yang malas, tidak akan pernah mendapatkan apapun yang diharapkan atau dicita-citakan. Dalam Alkitab dicatat""Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan."
(Amsal 13:4)

4. Tidak adanya motivasi yang kuat
Selain kita perlu melatih diri dan membangun kesadaran untuk bekerja, maka anak perlu terus memotivasi diri bahwa untuk mencapai kemajuan, tidak ada jalan lain selain kita harus menjauhkan segala sifat malas. Ada banyak sifat malas yang seringkali menghinggapi diri ini. Malas berdoa, malas beribadah, malas membaca Alkitab, malas belajar, malas membantu orang tua dan banyak kemalasan yang lainnya.

Bagaimana memotivasi diri agar kita tidak menjadi orang yang malas?
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan kemalasan

1. Kemalasan adalah hal yang dibenci oleh Tuhan
Dalam Alkitab, dalam perumpaan tentang talenta, dicatat, " Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uangnya." (Matius 25:18). Apa yang dilakukan oleh seorang yang menerima satu talenta adalah wujud kemalasannya. Dan  Tuhan tidak berkenan dengan hal ini. Alkitab mencatat,"Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata:"Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat dimana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: ini, terimalah kepunyaan tuan!. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu bahwa  aku menuai di tempat dimana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?...(Matius 25:24-26). Akibat dari kemalasan hamba ini , maka  Alkitab mencatat," Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu  ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."(Matius 25:30)

2. Tuhan memberikan keteladan untuk selalu bekerja dan tidak malas.
Dalam Alkitab dicatat,"Tetapi Ia berkata kepada mereka: ”Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” (Yohanes 5:17).  Kalau Tuhan sendiri memberikan contoh untuk kita menjadi orang yang rajin bekerja dan tidak bermalas-malasan. mengapa kita tidak mau meneladi apa yang dilakukan Tuhan?

3. Ada berkat bagi oarang yang rajin
Ada beberapa janji dalam Alkitab  bahwa Tuhan akan memberkati tangan orag-orang yang rajin.

"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya."
(Amsal 10:4)

"Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga."
(Amsal 12:27)

"Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan."
(Amsal 13:4)

Kalau kita mempelajari Alkitab, kita juga melihat bahwa orang-orang yang rajin, mereka akan dipakai Tuhan untuk menyatakan kemuliaan Tuhan

a.Yusuf
"Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu."
(Kejadian 39:2)

b. Elisa
"Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya."
(1 Raja-raja 19:19)

c. Yosua
""Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: ”Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu?"
(Yosua 18:3)

Penutup
Mungkin kita bertanya dalam hati,  "Mengapa dia lebih diberkati?  Mengapa dia dipakai Tuhan secara luar biasa, sedangkan aku tidak?" 
Mari kita kembali mengingat nasihat Yosua untuk kita tidak bermalas-malasan. Banyak orang Kristen yang telah mendapatkan Kanaan (menikmati berkat Tuhan) karena mereka mau bayar harga, tetapi tidak sedikit dari kita yang tidak mendapatkan bagian apa-apa karena kita sendiri yang malas:  malas bersaat teduh, malas baca Alkitab, malas melayani Tuhan.  'Kanaan' berbicara tentang janji-janji Tuhan atau berkat yang disediakan Tuhan bagi anak-anakNya, dan untuk meraih semua itu kita harus bertindak dengan iman dan berusaha untuk merebutnya.

Kalau kita tetap malas, sampai kapan pun 'Kanaan' akan menjauh dari hidup kita.





29 AYAT FIRMAN TUHAN SEPUTAR KEMALASAN

 


1.
"Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu."
(Kejadian 2:15)

2.
"Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu."
(Kejadian 39:2)

3.
"Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: ”Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu?"
(Yosua 18:3)

4.
"Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai."
(Mazmur 126:5)

5.
"Hai pemalas, pergilah kepada semut,perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:"
(Amsal 6:6)

6.
"Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? ”Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” – maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata."
(Amsal 6:9-11)

7.
"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya."
(Amsal 10:4)

8.
"Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa."
(Amsal 12:24)

9.
"Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga."
(Amsal 12:27)

10.
"Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan."
(Amsal 13:4)

11.
"Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja."
(Amsal 14:23)

12.
"Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata."
(Amsal 15:19)

13.
"Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak."
(Amsal 18:9)

14.
"Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa."
(Amsal 20:4)

15.
"Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja."
(Amsal 21:25)

16.
"Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina."
(Amsal 22:29)

17.
"Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,” maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata."
(Amsal 24:33-34)

18.
"Berkatalah si pemalas: ”Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!” Seperti pintu berputar pada engselnya,demikianlah si pemalas di tempat tidurnya. pemalas mencelupkan tangannya ke dalam pinggan, tetapi ia terlalu lelah untuk mengembalikannya ke mulutnya. pemalas menganggap dirinya lebih bijak dari pada tujuh orang yang menjawab dengan bijaksana."
(Amsal 26:14)

19
"semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas,"
(Amsal 30:25)

20.
"Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi."
(Pengkhotbah 9:10)

21.
"Oleh karena kemalasan runtuhlah atap, dan oleh karena kelambanan tangan bocorlah rumah."
(Pengkhotbah 10:18)

22.
"Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik."
(Pengkhotbah 11:6)

23.
"Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya."
(Matius 25:18)

24.
"Tetapi Ia berkata kepada mereka: ”Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.”
(Yohanes 5:17)

25.
"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan."
(Roma 12:11)

26.
"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia."
(1 Korintus 15:58)

27.
"Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."
(Kolose 3:23)

28.
"dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun di antara kamu."
( 2 Tesalonika 3:8)

29.
"Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan."
(2 Tesalonika 3:10)

LINK INFORMASI PENTING
BUKU 29 BAHAN KHOTBAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN


Kamis, 01 Oktober 2020

RUMAH BERKAT, RUMAH MUJIZAT


 Ayat Pokok:
"Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu."
(Ulangan 12:7)

Pendahuluan
Hari ini saya percaya menjadi hari yang penuh sukacita, bukan saja bagi keluarga di tempat ini, tetapi bagi setiap kita yang diberikan kesempatan untuk menjadi saksi kebaikan Tuhan  yang telah Tuhan nyatakan bagi keluarga di tempat ini.
Kita lihat bagaimana kegigihan dan semangat kerja dari keluarga ini sehingga tidak berapa lama setelah mereka menikah, Tuhan mengijinkan mereka untuk memiliki sebuah rumah yang indah. Dan ini semua, tentu saja kita percaya, hanya oleh anugerah Tuhan semata-mata. Memang semua ini tidak lepas dari jerih lelah dan kerja keras, tetapi sebenarnya yang terutama adalah karena campur tangan dan berkat Tuhan

Awal keluarga ini menikah, mereka tinggal di sebuah rumah sewa yang kecil, tapi setelah 5 tahun pernikahan mereka, Tuhan mengaruniakan sebuah rumah yang indah.

Kita yakin dan percaya bahwa pertolongan Tuhan tidak akan berhenti sampai disini.
Tuhan memiliki rencana yang lebih lagi untuk memberkati keluarga ini.
Biarlah firman Tuhan ini akan menjadi peringatan dan kekuatan bagi keluarga di tempat ini untuk lebih lagi mengandalkan Tuhan.Ketika kita terus mengandalkan Tuhan, maka Tuhan akan berkenan atas kehidupan dan kita dan keluarga kita.

Yeremia 17:7 menulis, "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan."  Yeremia mengatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan, hidupnya akan diberkati dan berbahagia. Orang yang mengandalkan Tuhan digambarkan seperti pohon yang ditanam ditepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi di hari-hari ke depan nanti. Bisa jadi kondisi akan semakin sulit. Apalagi dengan kondisi keuangan yang tidak menentu ini. Tetapi kita percaya janji firman ini ya dan amin. Ketika kita terus berharap dan mengandalkan Tuhan, maka Tuhan pasti akan memberikan pertolongan. Tuhan akan memberikan hikmat sehingga setiap langkah kita selalu tepat. Setip keputusan mendatangkan keberhasilan. Oleh sebab itu, biarlah kita terus berserah dan mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita.

Berkat bagi orang yang mengandalkan Tuhan
a. Ada masa depan (Amsal 23:18)
b. Hidupnya akan terus berbuah ( Yeremia 17:8)
c. Hidupnya berbahagia (Yeremia 17:7)

Tetaplah mengandalkan Tuhan.
Mengandalkan Tuhan artinya menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya sumber hikmat bagi kita, sumber kebahagiaan dan kekuatan kita. Kita sungguh menyadari bahwa tanpa Tuhan kita tidak sanggup berbuat apa-apa. Sebaliknya bersama dengan Tuhan, kita akan melakukan perkara-perkara besar dan luar biasa.

Hidup mengandalkan Tuhan adalah hidup menaruh kepercayaan kepada Tuhan yang memiliki otoritas tertinggi di dalam kehidupannya,sanggup menjamin kebutuhan kita.

Penutup
Akhirnya, selamat dan berbahagia.
Terus andalkan Tuhan senantiasa.
Tuhan semakin memberkati keluarga ini dan kita semua tentunya

LINK INFORMASI PENTING
MILIKI BUKU KUMPULAN KHOTBAH UCAPAN SYUKUR SILAKAN KLIK PEMESANAN
MENGELOLA MATERI KHOTBAH DENGAN METODE KABAH
PANDUAN PELAYANAN PERKUNJUNGAN JEMAAT
FLASHDISK PAKET PANDUAN PELAYANAN VERSI 16.1


MERAIH MASA DEPAN BERSAMA DENGAN TUHAN

 "Karena masa depan sungguh ada,dan harapanmu tidak akan hilang."
(Amsal 23:18)

Pendahuluan
Semua kita tentu memiliki cita-cita, harapan, impian, visi, rencana dan kata-kata sejenis ini.
Apakah semua harapan dan impian bisa terlaksana? Faktanya, ada cita-cita dan harapan yang terlaksana, tetapi ada juga yang tertunda dan bahkan tidak terlaksana.
Hari ini kita akan belajar dari firman Tuhan, bagaimana agar cita-cita kita terlaksana dan bagaimana ketika harapan-harapan belum menjadi kenyataan atau cita-cita kita belum bahkan tidak terlaksana.

Mengapa ada cita-cita yang tidak terlaksana?
a.    Tidak melibatkan Tuhan dalam perencanaan
b.    Tidak sabar menunggu waktunya Tuhan
c.    Ada rencana Tuhan yang lebih indah

Mengapa harus melibatkan Tuhan dalam perencanaan?
Baca : Yakobus 4:13-17
a.    Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok (Ay.14)
Manusia hany tahu apa yang terjadi pada masa lalu dan masa kini. Masa depan hanya Tuhan yang tahu. Iblispun tidak tahu hari esok.

b.    Karena hidup kita singkat seperti uap yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap( Ay.14)
Alkitab mengatakan bahwa jarak antara hidup dan mati hanya selangkah ( 1 Samuel 20:3).
Tetapi kalau Tuhan beserta, dari mulut mautpun, Tuhan bisa menyelamatkan kita.

c.    Karena Tuha memiliki rencana yang indah untuk masa depan kita (Yeremia 29:11)
Dan hanya Tuhan yang mengetahui rancangan Tuhan. Dia tidak pernah membocorkannya kepada siapapun, apalagi kepada musuh-musuh-Nya

Bagaimana agar impian menjadi kenyataan?
Baca : Yeremia 18:1-10)

a.    Jangan menunda-nunda ( Ay.2)
b.    Taat perintah Tuhan ( Ay.3)
c.    Bersedia dibentuk oleh Tuhan ( Ay.4)
    
Penutup
Mari mulai renungkan !.
Sudahkah kita memiliki impian? Dan  apakah impian kita sesuai dengan kehendak Tuhan, serta apakah kita senantiasa melibatkan Tuhan dalam meraih apa yang kita impikan?
Kalau kita punya impian dari Tuhan, maka tidak aka nada kuasa apapun yang ada di muka bumi ini yang dapat menghalagi impian kita menjadi kenyataan.

Selamat bermimpi dan selamat mengejar impian bersama dengan Tuhan.

LINK INFORMASI PENTING
JUAL KUMPULAN KHOTBAH DAN RENUNGAN KHUSUS PEMUDA DAN REMAJA
JUAL KUMPULAN KHOTBAH DAN RENUNGAN KHUSUS WANITA
JUAL KUMPULAN KHOTBAH  DAN RENUNGAN KHUSUS PRIA
JUAL KUMPULAN KHOTBAH DAN RENUNGAN KHUSUS LANSIA
JUAL KUMPULAN ILUSTRASI KHOTBAH PILIHAN JILID 1
JUAL KUMPULAN ILUSTRASI KHOTBAH PILIHAN JILID 2
JUAL KUMPULAN ILUSTRASI KHOTBAH PILIHAN JILID 3