KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Selasa, 24 Juli 2018

EBOOK KUMPULAN SMS SENTUHAN FIRMAN SEPUTAR NATAL


Shalom
SMS SENTUHAN FIRMAN, adalah pelayanan pengiriman SMS RENUNGAN FIRMAN TUHAN singkat yang kami kirim setiap hari melalui pesan singkat SMS. Saat ini kami telah mengumpulkan pesan-pesan singkat tersebut yang berkaitan denga natal dalam bentuk Ebook PDF berjudul KUMPULAN SMS SENTUHAN FIRMAN SEPUTAR NATAL. Bila Bapak/Ibu berminat mendapatkan Ebook ini, silakan transfer donasi sebesar Rp.25.000,00 ke rek BRI 691701017761533 a.n  Agus Susanto. Setelah transfer, kirim kabar kepada kami melalui WA.0852-2808-5470. Setelah itu Ebook akan kami kirim via WA, Email atau Messenger. 
Ebook ini dapat menjadi inspirasi dalam ketika berkhotbah tentang natal, komentar dalam pujian, atau dikutif dalam ucapan-ucapan natal.
Tuhan Yesus Memberkati.

Minggu, 22 Juli 2018

EBOOK 29 RANCANGAN KHOTBAH NATAL





Shalom
Dapatkan Ebook Seri 29 Rancangan Khotbah Ibadah Natal.  Dikemas dalam format Ebook PDF.  Kami kirim via WA, Email atau Messenger. Judul khotbah dalam Ebook ini diantaranya:
1. Natal Melepaskan Kita Dari Ketakutan
2.3  Tipe Manusia Menyambut Kelahiran Juruselamat
3. Belajar Dari Orang Majus
4. Datanglah Ya Raja Damai
5. Dia Datang Menjadikan Segalanya Baru
6. Dia Datang Mewujudkan Kasih-Nya
7. Dia Datang, Pasti Ada Jawaban
8. Kasih Yang Memerdekakan
9. Kasih Yang Mempersatukan
10. Kasih Yang Mengubahkan
11. Kasih Yang Menyatukan
12. Keajaiban Natal
13. Kristus Tuhan Yang Memerdekkan
14. Memahami Makna Kehadiran Kristus
15. Memahami Makna Natal
16. Sikap Menyambut Natal
17. Yesus Datang Membawa Kedamaian
18. Yesus Datang Membawa Kemerdekaan
19. Yesus Datang Membawa Pemulihan
20. Natal Adalah Jaminan
21. Natal Membawa Sukacita
22. Bersinar Dan Menjadi Terang
23. Meneladi Yesus
24. Natal Menjembatani Sorga dan Dunia
25.Kelahiran Yang Membawa Harapan
26. Mujizat Natal
27. Akulah Terang Dunia
28.  3 Pesan Natal yang Tidak Pernah Berubah
29. Kasih Yang Sempurna

Bagaimana cara mendapatkan Ebook ini?
Silakan transfer donasi Rp.30.000,00 ke rek BCA 1540241577 Atau Bank MANDIRI No.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer kirim konfirmasi via WA/SMS ke.0852-2808-5470 atau Email:solusisukses2008@gmail.com.
Ebook akan kami kirim via emai, WA atau Messenger.
Donasi Anda sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kami
Tuhan Yesus Memberkati
Salam
Pdt. Agus Susanto
KURNIA MEDIA MINISTY
PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200

Jumat, 20 Juli 2018

ROH KUDUS: MENGUDUSKAN DAN MENGURAPI

Ayat Pokok:


Pendahuluan
Betapa pentingnya kita hidup dalam kuasa Roh Kudus. Orang kalau tidak hidup dalam pim

Minggu, 15 Juli 2018

PRIA YANG KUAT



Ayat Pokok:
"Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman ! Bersikaplah sebagai laki-laki ! dan tetap kuat !"
( 1 Korintus 16:13)

Pendahuluan
 Orang modern hari-hari ini cenderung memiliki keinginan untuk menjadi orang-orang yang kuat. Itu sebanya dimana-mana kita lihat baik di kota-kota besar  maupun dikota-kota kecil marak dibuka tempat-tempat latihan olahraga.Orang-orang senang latihan senam, gym, kebugaran. Mengapa? Karena ingin memiliki kehidupan yang kuat.  Bukan hanya itu, kemudian kita melihat orang-orang senang mengkonsumsi suplemen-suplemen .Sebab itu di radio dan TV seringkali kita melihat iklan-iklan yang menawarkan makanan dan minuman tambahan atau suplemen untuk kita memiliki kehidupan yang kuat.

Banyak orang hanya menghubungkan kekuatan dengan hal-hal fisik. Padahal kalau kita perhatikan, kekuatan fisik itu  tidak ada manfaaatnya jika tidak dibarengi dengan kekuatan jiwanya. Orang boleh saja memiliki kekuatan fisik, tetapi kalau jiwanya tertekan, maka justru dapat memiliki kehidupan yang berbahaya. Begitu juga orang yang memiliki kehidupan fisik yang kuat, tetapi kalau rohnya jauh dari Tuhan, dia bisa menjadi orang-orang yang berbahaya. Tidak sedikit orang-orang yang secara fisik kuat, tetapi rohnya lemah, kemudian menjadi debt colector sehingga kehidupanya dikendalikan oleh orang-orang tertentu yang memiliki uang, kemudian dapat menghalalkan segala cara, sehingga kemudian hidupnya berantakan tidak karuan. Mengapa hal ini terjadi? Karena tubuhnya memang kuat, sehat,tetapi rohnya tidak ada hubungan yang baik dengan Tuhan sehingg yang terjadi, dia menggunakan kekuatannya untuk melakukan hal-hal yang jahat.  Padahal kalau kita perhatikan, kekuatan selalu dimulai dari roh seseorang.  Ketika rohnya kuat, jiwanya sehat, maka kemudian dia dapat memiliki kerinduan, keingian untuk dapat memiliki tubuh yang kuat.  Berarti kehidupan yang kuat dimulai dari iman seseorang. Ketika iman seseorang  benar terhadap Allah, maka apa yang terjadi, langkah-langkah hidupnya penuh dengan kekuatan-kekuatan yang luar biasa.

Rahasia memiliki kehidupan rohani yang kuat.
Bagaimana rahasia supaya kita memiliki kehidupan yang kuat? Mari kita perhatikan Alktab kita. Sungguh kita bersyukur kita memiliki Alkitab.  Dan Alkitab adalah buku yang luar biasa. Alkitab bicara tentang sorga, tentang neraka, tetapi Alkitab juga berbicara tentang  kehidupan selama kita ada didalam dunia.  Bagaimana kita sukses, bagaimana kita kuat, bagaimana kita menang, semua dapat kita pelajari dalam Alkitab. Kalau kita belajar Alkitab,  banyak hal yang luar biasa yang akan kita terima dalam kehidupan kita. Mari kita perhatikan Amsal 18:10-15. Dari ayat -ayat ini kita akan dapat melihat bagaimana cara untuk memiliki kehidupan rohani yang kuat.

Pertama, Berjalan dalam nama Tuhan dan berlindung dalam nama-Nya ( ayat 10).
Artinya, ketika kita menghadapi masa-masa dimana kita merasa lemah, tidak berdaya, kehilangan pengharapan, kita harus  selalu datang kepada  Tuhan dan mengandalkan pertolongan-Nya. Setiap orang yang mengikut Kristus dan percaya kepada-Nya disebut juga sebagai orang percaya. Masalahnya sekarang, benarkah kita selalu mempercayakan hidup kita kepada Tuhan? Walaupun dikatakan sebagai orang percaya kepada Tuhan, masih banyak yang tidak benar-benar  percaya kepada-Nya.  Apa buktinya? Mereka tidak bergantung penuh kepada Tuhan dan mengandalkan Dia. Sebaliknya mereka cenderung mengandalkan kekuatannya sendiri dan juga orang lain.  Apa kata Alkitab? "Terkutuklah orang yang mengadalkan manusia, yang mengandlkan kekuatanya sendiri dan yang hatinya menjauh daripada TUHAN ." ( Yeremia 17:5). Ada akibat yang sangat mengerikan jika seseorang lebih mengandalkan manusia  dan kekuatanya sendiri, bukan hanya tidak mendatangkan berkat, melainkan akan mendatangkan kutuk.

Kedua, Selalu hidup dalam kerendahan hati (ayat 12)
Untuk dapat menjadi pria yang kuat, kita harus selalu hidup dalam kerendahan hati. Orang yang rendah hati dapat dilihat dari sikap hidupnya  yang selalu mengandalkan Tuhan. Ia akan selalu meminta pimpinan Tuhan. Orang yang  rendah hati juga dapat dilihat dari kerinduanya untuk selalu menyelaraskan hidupnya dengan firman Tuhan. Orang yang rendah hati dapat dilihat dari kerinduannya untuk selalu berdoa kepada Tuhan. Setiap hari kita harus merendahkan diri dalam doa kepada Tuhan. Dalam doa kita mengakui kelemahan dan keterbatasan kita dan meminta penyertaan Tuhan atas kehidupan kita.

Ketiga, Tetap bersemangat menghadapi segala yang terjadi (ayat 14).
Pria yang kuat adalah pria yang tetap semangat menghadapi segala situasi. Ia kan tetap kuat walaupun keadaan seringkali dapat menjadi alasan untuk kita mengalami kelemahan. Amsal 18:14 menulis," Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah? Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda. Setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya,  dan bahkan sebagai hamba Tuhan sekalipun tidak akan luput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus menghadapi permasalahan selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya mengalami persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa kehidupan kita. Sebab persoalan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita.
1 Korintus 10:13 menulis," Pencobaan-pencobaan yang kamu alami, ialah  pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu, dan karena itu, Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai, Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya.

Penutup
Sebagai seorang pemimpin, seorang pria  diharapkan dapat tampil sebagai pria yang kuat. Tanda-tanda pria yang kuat adalah: senantiasa mengandalkan Tuhan, selalu hidup dalam kerendahan hati dan tetap semangat menghadapi segala yang terjadi.
Tuhan Yesus memberkati.

 

Selasa, 10 Juli 2018

MENGUBAH DIRI SENDIRI

1. Banyak orang sibuk berpikir bagaimana mengubah dunia ini dan orang lain, hanya sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah diri sendiri.

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT SURAT II KORINTUS

2 Korintus 5:1-2
"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat  kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.
Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,"

1. Kematian dapat datang kepada setiap orang, pada segala umur dan segala waktu  Kekayaan tidak dapat menghentikan kematian. Banyak orang yang takut menghadapi kematian. Tetapi bagi orang yang percaya, tidak perlu takut menghadapi kematian.  Oleh sebab itu seharusnya setiap kita siap setiap waktu untuk bertemu dengan Tuhan. Amos 4:12."Sebab itu, demikianlah akan kulakukan kepadamu, hai Israel.- Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel."

2. Abraham meratapi dan menangisi kematian Sarah. Ini adalah ungkapan perasaan sayang yang tulus dari Abraham kepada Sarah. Bukankah Alkitab mengajarkan suami untuk mengasihi istri? ( Efesus 5:25). Alkitab tidak melarang kita untuk berdukacita, tetapi janganlah berduka-cita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. ( 1 Tesalonika 4:13-13).

Sabtu, 07 Juli 2018

DAFTAR ARTI NAMA-NAMA TEMPAT DALAM ALKITAB

Abana = banyak batunya
Bethel = rumah Allah
Parpar= cepat
Pniel = wajah Allah
Yabok = mencurahkan, nol, kosong

Senin, 02 Juli 2018

MAKNA SEBUAH KETEKUNAN

Ayat Pokok:
"Aku mengasihi orang yg mengasihi aku, dan orang yg tekun mencari aku akan mendapatkan daku."
(Amsal 8:17)

Bumi Jepang sebenarnya tidak terlalu berlimpah kekayaan alamnya, tapi barangkali justru faktor itulah yg memicu org Jepang utk Tekun dan akhirnya malah Sukses. Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negeri lain butuh 40 hari utk membuat mobil yg bernilai sama.Seorang pekerja Jepang bisa melakukan pekerjaan yg biasa di kerjakan 5 sampai 6 orang.Sungguh luar biasa produktivitas kerja org Jepang. Ketekunan org Jepang terbukti dari mereka yg enggan untuk pulang lebih cepat. Bagi mereka, pulang cepat adalah sesuatu yg menandakan orang tersebut tidak di butuhkan di perusahaan lagi.Hal ini menunjukkan sebuah Loyalitas yg tinggi dari orang Jepang.

Seringkali kita di manjakan oleh alam, sehingga kita kurang memiliki daya juang.
Kita dari masih kecil di didik dengan di perlengkapi fasilitas yg komplit dari keluarga.
Apa yg kita inginkan dengan mudah kita dapatkan, sehingga sejak dini kita terbentuk menjadi orang yg kurang memiliki daya juang.

Hari ini kita belajar dari orang Jepang yg tidak di manjakan oleh alam. Karena justru dengan kesulitan yg mereka hadapi membuat mereka Lebih Tekun dan Lebih Sukses dari bangsa lain. Marilah kita belajar untuk meninggalkan zona kenyamanan kita.
Jika selama ini kita di manjakan oleh berbagai kemudahan yg kita dapatkan dari keluarga, dari perusahaan tempat kita bekerja, biarlah mulai sekarang kita tanggalkan semua itu. 

Belajarlah untuk menerima tantangan, dengan begitu kita akan lebih bertekun dalam menyelesaikan pekerjaan kita, membuat kita lebih tangguh dan lebih kuat dari orang lain.

Yak 1:3-4,25 
"Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya."

Wah 3:10 
"Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi."

Wah 14:12 
"Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus."
 Amin

KETEKUNAN ADALAH SYARAT MUTLAK UNTUK ORANG YANG INGIN BERHASIL DAN BERNILAI.

KETEKUNAN DALAM KEHIDUPAN

Ayat Pokok:
"Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri- Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa."
(Ibrani 12:2-3)

Saat berangkat dari rumah pagi², saya melihat siput itu di bawah pohon, merayap ke atas perlahan. Sejenak saya memperhatikan. "Kapan nyampainya?" begitu pikiran yg ada di benak saya. Ya, siput itu merayap begitu perlahan. Mungkin semilimeter setiap langkah. Padahal pohon itu juga tidak mulus; penuh gurat kulit pohon yang pecah, ada benjolan bekas dahan patah, juga lekukan entah bekas apa. Namun, siput itu terus merayap, pelan tetapi pasti.

Siangnya, saat kembali ke rumah, saya melihat siput itu sudah berada di dahan atas.
Untuk melihatnya, saya harus mendongakkan kepala. Sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat begitu perlahannya siput itu merayap dan banyaknya "tantangan" yang harus ia lalui. Itulah buah ketekunan.

Sayangnya dalam lingkup pekerjaan dan pelayanan hidup orang beriman, ketekunan itu tampaknya sudah semakin langka, digantikan "mentalitas cepat bosan"; mudah menyerah, tidak tahan uji, sedikit saja mendapat kritikan terus ngambek; sedikit saja menghadapi kekecewaan terus ingin mundur, sedikit saja dihantam kesulitan, terus me-ngomel; protes kepada Tuhan; tidak mau lagi ke gereja.
Akibatnya, kita pun jadi tidak maju²; iman kita tidak bertumbuh.

Marilah dengan mata yang tertuju hanya kepada Kristus. Dialah sumber teladan ketekunan yg terbaik.
Dan hanya dengan demikian ketekunan kita dapat terus dibangkitkan, sehingga kita pun tidak akan cepat berputus asa atau menjadi lemah.

Kis 14:22 
"Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara."

Rom 5:3-5 
"Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."

2Tim 2:12-13 
"Jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya. "
Amin

Minggu, 24 Juni 2018

SABAR DALAM UJIAN

 Ayat Bacaan:
"Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jejak-Nya dan tidak menyimpang. Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.Tetapi Ia tidak pernah berubah- Siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga. Karena Ia  akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku, dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkan-Nya."
(Ayub 23:10-14)

Pendahuluan
Dalam kehidupan ini, banyak kita hadapi masalah-masalah yang seringkali membuat kita kehilangan semangat dalam hidup. Persoalan demi persoalan datang silih berganti. Masalah yang satu belum selesai, timbul masalah yang lain.  Ada mungkin diantara kita yang sedang menghadapi masalah dalam pekerjaan. Sudah bekerja bertahun-tahun, bukan naik jabatan, tapi malah di PHK. Usaha yang suda dirintis bertahun-tahun mengalami kebangkutan. Tiba-tiba kita mendengar berita anak kita berurusan dengan kepolian karena terlibat tawuran.

Tapi  kalau kita mau jujur, rasanya masalah yang kita hadapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan masalah yang dihadapi oleh Ayub. Ayub adalah orang yang hidup kira-kira sezaman dengan Abraham. Atau mungkin ia hidup lebih awal daripada Abraham. Alkitab memberikan kesaksian bahwa ia adalah orang yang saleh. Ia juga adalah orang yang kaya raya.  Alkitab kita berkata, Ayub memiliki 7000 kambin domba. 3000 unta, 1000 lembu sapi, 500 keledai, dan ia punya 10 orang anak.  Tapi satu kali Tuhan mengijinkan pagar perlindungan-Nya dicabut. Setan menyerang dia. Seluruh hartanya dijarah oleh musuh. Kesepuluh anaknya yang sedang pesta di sebuah rumah milik salah satu saudara mereka, runtuh menimpa mereka sehingga sepuluh anaknya mati dalam seketika. Tidak sampai disitu saja, Ayub mengalami sakit bisul, borok dari ujung rambut sampai telapak kaki.  Sampai akhirnya istrinya berkata, "Sudahlah, mengapa kamu masih percaya kepada  Tuhan? Kutukilah saja Tuhanmu itu, Katanya Tuhan penuh kasih, mana buktinya? Lalu setelah itu kamu mati sekalian". Inilah beban fisik, mental, spiritual yang dialami oleh Ayub.  Dan masalahnya tidak datang satu persatu, tetapi secara bersama-sama. Tetapi kalau kita baca dalam Ayub 1:20-22, ternyata didalam kesulitan, Ayub tidak bersungut-sungut. Ayub 1:20-22," Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya,  dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah. Katanya, "dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil. Terpujilah nama TUHAN. Dalam kesemuanya itu  Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.".
Habis-habisan. Ludes semuanya,  Badanya juga penuh dengan borok, semua kekayaannnya habis. Tapi ia masih berkata, Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama TUHAN.

"Ayub orang saleh, tapi mengalami pergumulan berat. Namun Ia tidak bersungut-sungut. 
(Ayub 1:20-22)
hasilnya
Ayub dipulihkan 2 kali ganda.
(Ayub 42:10)

Dalam situasi sulit, tapi Ayub masih bisa memuji TUHAN.  Hasilnya, orang yang diuji dan benar-benar tabah, sabar dalam ujian, ia dipulihkan dan diberkati TUHAN. Dulu ia punya 7000 kambing domba, sekarang jadi 14.000. Unta yang semula 3000 kini menjadi 6000,  lembunya yang tadinya  1000 kini menjadi 2000. Keledainya yang semula 500  kini menjadi 1000 keledai.  Tuhan juga mengganti sepuluh orang anaknya yang sudah mati. Mengapa anakya tidak menjadi 20 seperti semua binatang ternaknya? Karena kalayu binatang yang sudah mati habis, tapi anak yang sudah mati, ia tetap ada di sorga. Alkitab berkata, Ayub masih hidup 140 tahun lagi setelah ujian itu. Misalnya waktu mengalami ujian usianya 60 tahun, tambah 140 tahun jadi 200 tahun. Karena itu para penafsir menafsirkan, bahwa Ayub hidup sejaman atau sebelum Abraham. Mengpa? Karena usia hidup manusia semakin merosot. Usia Abraham 175 tahun. Jadi kemungkinan Ayub hidup sebelum atau setidaknya sejaman dengan Abraham.  Ayub diberkati oleh Tuhan dan yang terutama, ia jadi teladan bagi banyak orang. Bahkan setelah ribuan, tahun,melalui kisah yang dicatat didalam Alkitab, bagaimana kita harus sabar di  tengah ujian

Kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian.
Apa kuncinya sehingga ia dapat menghadapi pergumulannya yang begitu hebat? Karena keyakinan yang ia miliki dan respon hatinya.

Apa kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian pergumulan?
...karena keyakinan dan respon hatinya !

Kita jangankan mengalami seperti itu, baru sakit sedikit saja sudah mengomel kepada Tuhan.  Kita kena musibah sedikit saja, kita protes kepada Tuhan. Mengapa Tuhan tidak melindungi saya? Baru mengalami PHK saja, lupa ke gereja. 

Mengapa Ayub dapat kuat dan sabar menghadapi ujian?
a. Keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU.
   Kita bisa berkemenangan seperti Ayub, kalau kita punya keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU. Ayat 10 berkata, "Sebab Ia tahu jalan hidupku."Kadang-kadang kita tidak tahu apa yang akan terjadi didepan kita.  Tapi tidak perlu kuatir. Sebab lebih baik kita tidak tahu, tapi Tuhan tahu. dari pada kita tahu, tapi Tuhan tidak tahu.
Ayub 23:13, " Tetapi Ia tidak pernah berubah--siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga.". Allah kita adalah Allah yang berdaulat. Apapun yang Ia lakukan adalah yang terbaik bagi kita.