Selasa, 12 Maret 2024

AJARAN BILEAM

 Ayat Pokok:
"Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: diantaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang  memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah."
(Wahyu 2:14)

Pendahuluan
Nama Bileam muncul kurang lebih 50 kali dalam seluruh kitab suci, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Muncul pertama dalam Bilangan pasal 22. Dalam Bilangan pasal 22-24, kita tidak menemukan hal-hal yang negatif mengenai Bileam ini. Bahkan, kalau kita membaca Bilangan 24:10-13, kita akan dibuat terpesona dengan apa yang dikatakan oleh Bileam.

Kalau kita perhatikan Bilangan pasal 24:1-25 ini, kita tidak menemukan hal-hal yang negatif tentang Bileam, bahkan kita dibuat terpesona dengan perkataan Roh Tuhan dalam Bilangan 24:10-13

Bilangan 24:10-13
"Lalu bangkitlah amarah Balak terhadap Bileam dan dengan meremas-remas jarinya berkatalah ia kepada Bileam: ”Untuk menyerapah musuhku aku memanggil engkau, tetapi sebaliknya sampai tiga kali engkau memberkati mereka. Oleh sebab itu, enyahlah engkau ke tempat kediamanmu; aku telah berkata kepadamu aku telah bermaksud memberi banyak upah kepadamu, tetapi Tuhan telah mencegah engkau memperolehnya. Tetapi berkatalah Bileam kepada Balak: ”Bukankah telah kukatakan juga kepada utusan-utusan yang kaukirim kepadaku: 13Sekalipun Balak memberikan kepadaku emas dan perak seistana penuh, aku tidak akan sanggup melanggar titah Tuhan dengan berbuat baik atau jahat atas kemauanku sendiri; apa yang akan difirmankan Tuhan, itulah yang akan kukatakan."

Sampai dibagian ini, kita mendapati kesan bahw Bileam ini adalah orang yang memiliki pendirian yang teguh untuk taat memberitakan firman Tuhan. Tetapi bila kita perhatikan kisah selanjutnya dalam Bilangan 31:1-16 (terutama ayat 9-16), kita akan menjadi tahu mengapa sampai Tuhan memperingatkan jemaat Pergamus melalui Yohanes untuk berhati-hati dengan ajaran Bileam yang supanya sudah masuk di jemaat Pergamus. Bahkan kalau kita perhatikan, peringatan ini juga disampaikan oleh Petrus dalam 2 Petrus 2:15-16 dan juga oleh Yudas dalam Yudas 1:11).

Bileam, awal mula kekalahan umat Israel.
Dalam  Bilangan 24:25, firman Tuhan menulis, "Lalu bersiaplah Bileam dan pulang ke tempat kediamannya; dan Balak pun pergilah juga."

Inilah kisah teakhir tentang Bileam dan Balak, sebelum nanti dalam pasall 31, nama Bileam muncul. Dan kemunculan Bileam dalam pasal 31, sudah menulis hal-hal yang negatif tentang Bileam

Kita bisa perhatikan bersama-sama Bilangan 31:1-16, baca terutama ay.8 dan ayat 16).

Pelajaran dari kisah Bileam
Mari kita pelajari bersama-sama dosa dan kesalahan apa yang dilakukan oleh Bileam ini.

Pertama, dia seorang yang tidak tegas dan kompromi terhadap kebenaran. Balak mencoba mennangkan pihak lain (dalam hal ini Balak, raja Moab). 

Mari kita perhatikan kembali Bilangan  22:1-12

Dalam bagian ini, Bileam masih tegas dan berpegang teguh pada perintah Tuhan untuk tidak mengutuki Israel, bahkan dengan upah yang banyak sekalipun.

Tetapi rupanya Balak tidak berputus asa, sehingga  ia mengirim utusan yang ebih banyak, bahkan jabatannya lebih tinggi dari utusan yang pertama, bahkan dengan membawa upah yang lebih banyak dari yang dibawa oleh utusan yang pertama.

Dari sinilah Bileam mulai mendua hati, antara menerima upah itu atau tidak. Kita bisa membaca lengkap kisah ini dalam Bilangan 22:14-20, juga dalam dalam ayat 21-35.

Kita bahkan menjadi tahu bahwa Tuhan sam[ai-sampai menggunakan keledai Bileam untuk memperingatkan Bielam dengan kata-kata dan bahasa manusia, setelah sebelumnya Balak diperingatkan dengan cara keledainya itu mogok, tidak mau jalan, bahkan mengubah arah jalannya ke kebun-kebun anggur, serta memepetkan Bileam ke tembok. Tetapi Bileam tidak peka dan justru memukul keledainya. Inilah yang kemudian membuat keledainya berbicara dengan bahasa manusia.

Kedua, Bileam memberikan nasihat yang bertentangan dan bahkan berlawanan dengan kehendak Tuhan.

Dan karena nasihat Bileam inilah, 24.000 umat Israel mati dalam seketika sebagi akibat perbuatan mereka yang menyekutukan Tuhan.

Mari kita perhatikan bersama-sama, Bilangan 25:1-5 dan  9, 

Pertanyaannya:
Dari mana mereka tahu tentang penyembahan kepada ilah-ilah bangsa Moab?
Kitab Wahyu yang kita baca tadi memberikan penjelasan dengan gamblang.  Juga dalam Bilangan 31:1-16, Alkitab dengan tegas menjelaskan bawa itu adalah karena nasihat Bileam.

Perenungan dan penutup
Hati-hati dengan doktin dan pengajaran Bileam ini. Ajaran yang menekankan mengenai materialisme, kompromi dan perzinahan. 

Alkitab memberikan peringatan bahwa ajaran-ajaran ini akan semakin gemcar di akhir jaman. Oleh sebab itu kita harus senantiasa waspada.

Mari kita bertobat dan kembali kepada firman Tuhan.

Wahyu 2:16-17 
"Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini. ' Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapa pun, selain oleh yang menerimanya.”'

Roh Kudus kiranya menolong kita untuk kita senantisa kuat  memegang prinsip-prisip kebenaran.Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa.

SEKILAS INFO
Dapatrkan materi-materi khotbah gratis berikut file powerpoint dengan berlanggalan saluran WA SENTUHAN FIRMAN
Silakan kunjungi:
WA CHANEL SENTUHAN FIRMAN

0 komentar:

Posting Komentar