Jumat, 27 Februari 2026

PRIA YANG TEGUH DI TENGAH TEKANAN


Ayat Pokok:
"Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia."
(Yakobus 1:12)
Pendahuluan
Setiap pria pasti menghadapi tekanan. Tekanan pekerjaan, tekanan keluarga, tekanan ekonomi, tekanan pelayanan, bahkan tekanan batin yang tidak diketahui orang lain. Tekanan adalah bagian dari kehidupan, bukan pengecualian.

Masalahnya bukan apakah kita mengalami tekanan.
Masalahnya adalah bagaimana kita berdiri saat tekanan datang.

Alkitab berkata:
“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan.”

Ayat ini tidak memuji orang yang kuat secara fisik, tetapi orang yang bertahan secara rohani.

Isi Khotbah
1. Tekanan adalah ujian, bukan hukuman
Banyak orang mengira tekanan adalah tanda Tuhan meninggalkan mereka. Padahal Alkitab mengajarkan sebaliknya: tekanan sering justru tanda Tuhan sedang membentuk kita.

Emas diuji dengan api.
Besi ditempa dengan palu.
Iman dimurnikan dengan tekanan.

Tokoh Alkitab seperti Daniel justru menunjukkan iman paling kuat saat berada di bawah ancaman singa. Tanpa tekanan, dunia tidak akan pernah melihat kualitas imannya.

Kebenaran:
Tekanan tidak menciptakan karakter.
Tekanan menyingkapkan karakter.

2. Keteguhan adalah pilihan, bukan perasaan
Yakobus tidak berkata “berbahagialah orang yang merasa kuat,” tetapi “yang bertahan.”

Artinya keteguhan bukan soal emosi, melainkan keputusan.

Pria teguh berkata:
aku tetap setia walau lelah
aku tetap benar walau sendirian
aku tetap percaya walau belum melihat jawaban

Perasaan berubah-ubah.
Komitmen tetap.

3. Tekanan menguji  3 fondasi pria
Saat tekanan datang, tiga area kehidupan pria biasanya diuji:

1. Iman
Apakah kita percaya Tuhan tetap bekerja walau keadaan sulit?

2. Integritas
Apakah kita tetap jujur saat kebohongan lebih menguntungkan?

3. Kesetiaan
Apakah kita tetap setia saat tidak ada yang menghargai?

Tekanan tidak meruntuhkan pria sejati.
Tekanan menyaring pria sejati.

4. Upah bagi pria yang teguh
Yakobus memberi janji luar biasa: mahkota kehidupan.

Ini bukan hadiah duniawi. Ini upah kekal. Dunia mungkin tidak memberi penghargaan kepada pria yang bertahan dalam kebenaran. Tetapi Tuhan melihat semuanya.

Mazmur menegaskan dalam Mazmur 37:28 bahwa Tuhan tidak meninggalkan orang yang dikasihi-Nya.

Keteguhan mungkin tidak selalu dihargai manusia.
Tetapi selalu dihargai Tuhan.

5. Rahasia pria yang teguh
Bagaimana seorang pria bisa teguh?

1. Punya akar rohani
Pohon tanpa akar tumbang saat angin datang.

2. Punya disiplin rohani
Doa dan firman bukan kegiatan tambahan, melainkan sumber kekuatan.

3. Punya fokus kekekalan
Pria yang hanya melihat dunia akan mudah menyerah. Pria yang melihat surga akan tetap bertahan.

Penutup
Saudara, dunia penuh pria yang kuat saat keadaan mudah.
Tetapi Tuhan mencari pria yang tetap kuat saat keadaan sulit.

Pria biasa bertahan saat nyaman.
Pria Tuhan bertahan saat tertekan.

Pertanyaannya:
Saat tekanan datang, kita akan patah atau ditempa?

TUHAN YESUS MEMBERKATI !


0 komentar:

Posting Komentar