KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Selasa, 27 Agustus 2019

BUKU 29 BAHAN KHOTBAH IBADAH NATAL

Shalom
Dapatkan Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Natal.  Buku ini dapat dipakai sebagai tambahan inspirasi dalam pelayanan khotbah ibadah  natal.Judul-judul khotbah dalam ini diantaranya:
1. Natal Melepaskan Kita Dari Ketakutan
2.3  Tipe Manusia Menyambut Kelahiran Juruselamat
3. Belajar Dari Orang Majus
4. Datanglah Ya Raja Damai
5. Dia Datang Menjadikan Segalanya Baru
6. Dia Datang Mewujudkan Kasih-Nya
7. Dia Datang, Pasti Ada Jawaban
8. Kasih Yang Memerdekakan
9. Kasih Yang Mempersatukan
10. Kasih Yang Mengubahkan
11. Kasih Yang Menyatukan
12. Keajaiban Natal
13. Kristus Tuhan Yang Memerdekkan
14. Memahami Makna Kehadiran Kristus
15. Memahami Makna Natal
16. Sikap Menyambut Natal
17. Yesus Datang Membawa Kedamaian
18. Yesus Datang Membawa Kemerdekaan
19. Yesus Datang Membawa Pemulihan
20. Natal Adalah Jaminan
21. Natal Membawa Sukacita
22. Bersinar Dan Menjadi Terang
23. Meneladi Yesus
24. Natal Menjembatani Sorga dan Dunia
25.Kelahiran Yang Membawa Harapan
26. Mujizat Natal
27. Akulah Terang Dunia
28.  3 Pesan Natal yang Tidak Pernah Berubah
29. Kasih Yang Sempurna

Bagaimana cara mendapatkan Ebook ini?
Silakan transfer donasi Rp.35.000,00 dan ongkos kirim sesuai alamat ke rek BCA 1540241577 Atau Bank MANDIRI No.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer kirim konfirmasi via WA/SMS ke.085228085470 atau Email:solusisukses2008@gmail.com.
Untuk mengetahui estimasi biaya pengiriman, silakan kontak kami via WA atau Email diatas.
Donasi Anda sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kami
Tuhan Yesus Memberkati

Salam
Pdt. Agus Susanto
KURNIA MEDIA MINISTY
PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200

LINK INFORMASI PENTING
KUMPULAN KHOTBAH KENAIKAN TUHAN YESUS-KLIK DISINI

Senin, 19 Agustus 2019

PEN STYLUS UNIVERSAL UNTUK SEMUA HP/TABLET


Diskripsi Produk :
* Ukuran Panjang : 10cm
* Warna: Pink, Merah, Ungu, Biru, Biru Muda, Gold, Hitam, Silver, Hijau, Orange
=> Mohon cantumkan warna pada saat pemesanan, jika tidak maka akan kami kirim random

* Stylus Pen untuk Smart Phones, PDA, Tablet PC, Ipad,touch screen device lainnya, Samsung,LG,dll
* Model Pen bisa diselipkan ke saku atau buku.
* Mencegah goresan, minyak dan sidik jari pada layar


- Desain Stylus yg Eksklusif.
- Tidak meninggalkan noda dan goresan pada layar tablet Anda.
- Ujung pena stylus terbuat dari karet yang berbahan lembut dan tahan lama, sehingga tidak meninggalkan goresan pada layar.
- Stylus pen ini sangat nyaman saat digunakan untuk switch dari aplikasi satu ke aplikasi yang lainnya, dan kebutuhan  stylus touch screen lainnya.
- Ringan. Mudah dibawa ke mana-mana, dapat disimpan di dalam pencil case,seperti layaknya pulpen. 

Sangat membantu para pengkhotbah dalam mengoperasikan hp/laptop/tablet yang menggunakan layar sentuh.

Rabu, 07 Agustus 2019

PERCAKAPKANLAH SEGALA PERBUATAN-NYA


Pendahuluan
Mazmur 105:2, “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”

Penulis kitab Mazmur mengingatkan kita sebagai orang-orang percaya untuk senantiasa bernyanyi  bagi-Nya, bermazmur bagi-Nya dan mempercakapkan segala perbuatan-Nya. Pemazmur juga mengajak orang-orang Israel dan kita semua tentunya untuk senantaisa merenungkan kebaikan-kebaikan Tuhan. Pemazmur mengajak orang-orang Israel untuk melihat ke belakang apa yang sudah Tuhan kerjakan kepada nenek moyang mereka. Kalau kita selalu mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan dinyatakan dalam kehidupan kita, tentu itu akan membuat kita senantiasa bersemangat untuk “menceritakan segala perbuatan-perbuatan Tuhan yang ajaib. Perbuatan Tuhan yang ajaib ini bermakna semua karya Tuhan dan pekerjaan-Nya atau mujizat yang sudah Allah perbuat dalam kehidupan umat.

Tugas dan kewajiban umat Tuhan.
Sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan dan menerima anugerah Tuhan, kita memiliki tugas dan tangggung jawab. Bagaimana tugas dan kewajiban setiap orang yang menyembah Tuhan? Mari kita perhatikan bersama-sama 1 Tawarikh 16:7-18.

Pertama :Bersyukur senantiasa ( Ayat 8 dan 34)
1 Tawarikh 16:8,”Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:34,”Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik !. Bahawasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mengucap syukur dalam segala hal. Mengucap syukur tidak hanya menunjukkan seseorang mengalami berkat Allah, tetapi juga menunjukkan kepercayaan yang penuh kepada Allah, yakin bahwa Dia tahu yang terbaik. 1 Tesalonika 5:18, menulis,”Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” Jadi dalam keadaan bagaimana kita harus mengucap syukur ?Jawabnya “ dalam segala keadaan”. Mudah kita mengucap syukur jika hidup kita ditunjang dengan kelancaran dan kemudahan. Tetapi bagaimana jika yang kita alami adalah kebuntungan dan kemalangan. Mampukah kita bersyukur?

Salah satu alasan mengapa kita harus bersyukur adalah karena Allah sudah menolong kita. Banyak yang sudah Allah perbuat dalam menolong kepada kita. Mari kita renungkan semua perbuatan Tuhan yang luar biasa. Mujizat dan pertolongan-Nya sudah dinyatakan atas kita. Oleh sebab itu sudah selayaknya untuk kita bersyukur kepada Tuhan. Mazmur 146:5 menulis, “Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya;”

Mengapa kita harus bersyukur?  Karena kita sudah diselamatkan. Inilah alasan yang terutama, mengapa kita harus selalu mengucap syukur kepada Tuhan. Oleh anugerah Tuhan, kita diselamatkan. Kita tidak lagi hidup dalam penghukuman, tapi hidup dalam anugerah Tuhan. Kapan kita diselamatkan? Ketika kita percaya dan mengakui Tuhan Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan dan Juruselamat pribadi kita. Yohanes 3:16 menulis,”Karena begitu besar  kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Kedua :Berdoa senantiasa ( Ayat 8 dan 35)
1 Tawarikh 16:8,”Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:35,”Dan katakanlah:”Selamatkanlah kami ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.”

Alkitab mengajar kepada umat Tuhan untuk senantiasa berdoa dan memanggil nama Tuhan. Doa adalah wujud komunikasi kita dengan Tuhan sebagai Bapa kita, Berdoa adalah cara kita menyampaikan pujian dan syukur kita kepada-Nya. Berdoa adalah juga cara kita dalam menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Matius 7:7 menulis,”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Doa adalah jalan berkat. Selain itu, doa adalah jalan kemenangan atas segala pergumulan kehidupan. Lukas 22:40 menulis,”Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”

Ketiga :Bersaksi dimana saja ( Ayat 9)
1 Tawarikh 16:9,”Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”

Kalau kita perhatikan, ayat ini sama persis dengan Mazmur 105:2 sebagai ayat pokok kita . Percakapkanlah segala perbuatan-Nya artinya bersaksi menceritakan kebaikan Tuhan. Kesaksian kita tentang kebaikan Tuhan akan memberikan semangat dan membangkitkan iman bagi orang yang mendengarnya.

Matius 28:18-20 memberikan tugas kepada orang percaya untuk bersaksi.  Jadi bersaksi adalah perintah Tuhan. Itu sebanya sebagai umat Tuhan, bahkan sebagai orang yang sudah menerima kebaikan Tuhan, kita harus menyaksikan semua kebaikan Tuhan supaya nama Tuhan ditinggikan dan dipermuliakan dan banyak orang percaya kepada nama Tuhan.

Banyak orang yang merasa malu dan tidak mau bersaksi karena merasa tidak mampu.  Roh Kudus akan memberikan kepada kita kuasa sehingga kita dapat menjadi saksi dimana saja. Kisah 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Dalam Lukas 24:48 tertulis,”Kamu adalah saksi dari semuanya ini”.
Orang percaya adalah pelaksana dari kesaksian itu. Sebagai saksi tugas kita adalah memberikan kesaksian tentang apa yang kita alami dari suatu kejadian.

Keempat: Beribadahlah dengan setia ( Ayat 11)
1 Tawarikh 16:11,”Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”
Mencari wajah Tuhan berbicara tentang ibadah.  Ibadah adalah wujud ucapan syukur kita atas semua berkat Tuhan yang sudah kita terima. Di dalam ibadah ada korban pujian ( ay.9, 23). Di dalam ibadah juga ada korban materi ( ay.29).

Kelima: Ingat kebaikan Tuhan (ay.12).
Mengapa kita harus senantiasa mengingat kebaikan Tuhan?
a. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin mengasihi Tuhan ( Maz 103:2; Maz 126:1)
b. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin setia kepada-Nya ( Maz 116:12).

Keenam: Mengasihi dan menghargai firman Tuhan ( Ayat 15-18)
Mengasihi dan menghargai firman Tuhan dibuktikan dengan kita rajin membaca dan merenungkan firman Tuhan serta melakukannya dengan setia.

Penutup
Mari, sebagai orang-orang yang sudah mengalami kebaikan Tuhan,bahkan sebagai umat-umat yang sudah ditebus Tuhan, kita menyadari bahwa hidup ini bukan milik kita sendiri, tetapi milik Tuhan. Mari kita isi hari-hari kehidupan kita dengan bersyukur senantiasa, berdoa dengan setia, bersaksi dimana saja, beribadah dengan segenap hati, senantiasa mengingat kebaikan Tuhan dan mengasihi serta menghargai firman Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !

Catatan: Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci pencarian: percakapkanlah segala perbuatannya, bahan khotbah dari mazmur 105 ayat 2, bahan khotbah ucapan syukur, bahan khotbah kitab mazmur, bahan khotbah tentang ibadah

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendapatkan Kartu Khotbah dari materi ini dan file pptnya, silakan kontak via WA/SMS/Telegram ke.0852-2808-5470 ( Contak: Pdt. Hosea Agus Susanto)

BELANJA VIA TOKOPEDIA

Selasa, 06 Agustus 2019

SEMUA BISA DIPAKAI TUHAN

Ayat Pokok:
"Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
(Yesaya 6:8)
Nicholas James Vujicic, atau lebih dikenal dengan Nick Vujicic, lahir dari keluarga Kristen Serbia di Melbourne, Australia, pada 4 Desember 1982. Ia lahir tanpa tangan dan kaki. Ia hanya memiliki satu kaki dengan dua buah jari yang menonjol pada paha kiri. Hal tersebut sangat janggal karena tidak ada masalah saat masa kehamilan, serta tidak ada riwayat keluarga dengan kondisi cacat fisik. Di saat ia sendirian, Nick selalu berdoa pada Tuhan untuk melakukan mujizat, membuat lengan dan kakinya tumbuh seiring dengan pertumbuhan badannya. Namun, permintaannya tersebut tidak kunjung terjadi. Ia tetap tidak mempunyai lengan dan kaki.
Nick  merupakan putra dari keluarga sederhana. Ibunya seorang bidan dan perawat anak, sedangkan ayahnya bekerja di kantor administrasi dan akuntansi keuangan sekaligus sebagai penginjil. Namun siapa sangka, Nick justru belajar banyak dari apa yang dia alami selama hidupnya. Sekarang dia menjadi motivator dunia yang mengunjungi berbagai negara untuk memotivasi jutaan orang. "Tanpa lengan dan tungkai, aku bisa menaklukkan dunia." Begitulah salah satu kutipan buku berjudul Life Without Limits yang ditulis oleh Nick Vujicic.

Saat berusia 13 tahun, ia membaca sebuah artikel surat kabar tentang seorang pria cacat yang berhasil mencapai hal-hal besar serta membantu orang lain. Pria itu bahkan dapat bermain golf! Saat itu menjadi momen perubahan Nick, ia akhirnya menyadari mengapa Allah menciptakan bentuk tubuhnya seperti adanya sekarang. Ya, untuk memberi harapan kepada orang lain. Pada usia 19 tahun, Nick telah berkeliling dunia. Ia dipakai Tuhan untuk berbagi cerita dengan jutaan orang, berbicara pada berbagai kelompok seperti siswa, guru, pemuda, pengusaha pria dan wanita, serta jemaat-jemaat gereja. Kisah hidupnya telah dikenal oleh seluruh kalangan di dunia. Sampai saat ini pun ia masih rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara di depan banyak orang serta memberitakan Injil kepada lebih dari tiga juta orang di 27 negara.

Kita sering merasa bahwa kehidupan tidak adil pada kita, entah karena kekurangan fisik atau masalah-masalah yang menimpa kita. Namun, rasanya kita harus berhenti mengeluh dan mulai belajar pada seorang pria benama Nick Vujicic. Dia adalah seorang manusia tanpa lengan dan kaki. Akibat kondisi fisiknya, dia kesulitan mendapatkan teman bermain semasa kecilnya.

Setiap manusia di bumi, termasuk kita pasti memiliki masalah. Namun yang membedakannya adalah apakah Anda bisa memakai masalah yang Anda hadapi sebagai sebuah kesempatan selamatkan jiwa? Sekalipun saat ini Anda belum melihat berkat, mujizat, atau jawaban doa, tetaplah sediakan hidup Anda untuk dipakai Tuhan memberitakan kabar baik kepada banyak orang, sehingga banyak jiwa diselamatkan melalui hidup kita. 

Sempat mencoba bunuh diri ketika usia 10 tahun.

Nick Vujicic lahir tanpa lengan dan tungkai atau biasa disebut sindrom tetra amelia. Dia memiliki sebuah kaki mungil di bagian kaki kirinya yang ia gunakan untuk menggulingkan badan, menendang, menulis, mengetik, dan aktivitas lainnya.
Ketika memasuki usia sekolah, ibu Nick memasukkannya di sekolah normal pada umumnya. Saat itu, sang ibu berharap anaknya dapat bermain dengan anak-anak normal. Namun, Nick justru mengalami masa-masa sulit di usia dini. Dia pernah mencoba bunuh diri karena frustasi dengan apa yang ia miliki. Meski begitu, Nick akhirnya berhasil menyelesaikan sekolah dan bahkan lulus dari Universitas Griffith.

Keterbatasan fisik bukan halangan

Nick telah menulis beberapa buku inspiratif  yang berisi kisah perjalanan hidupnya. Isi buku Nick tak jauh dari bagaimana ia bangkit dari keterpurukan akan kondisi fisiknya. Pada salah satu bukunya, terdapat kalimat yang sangat menginspirasi berikut ini.
"Aku tak dapat menepuk pundakmu dengan tanganku untuk meyakinkanmu, tetapi aku bisa bicara dari hatiku. Sesulit apa pun kehidupanmu terasa, selalu ada harapan. Seburuk apa pun rintangan yang muncul, pasti ada hari-hari yang lebih baik di depan. Seberat apa pun cobaan yang datang, kau pasti dapat melaluinya. Menunggu adanya perubahan tidak akan mengubah apa pun. Membulatkan tekad untuk bertindak sekarang akan mengubah segalanya!"
Menginspirasi banyak orang.

Nick menjadi motivator sekaligus penginjil, ia rutin melakukan perjalanan untuk memotivasi banyak orang. Pada bulan Agustus 2013 yang lalu, Nick sempat berkunjung ke Indonesia dan mengisi acara di salah satu program stasiun televisi.

Fisik bukan segalanya.

Ketika mengisi acara sebagai pembicara di Texas, Nick bertemu dengan Kanae Miyahara. Hubungan keduanya berlanjut hingga akhirnya pada tanggal 12 Februari 2012 mereka melangsungkan pernikahan. Setelah menikah, mereka memutuskan utuk menghuni rumahnya yang berada di California. Keluarga mereka lengkap dengan kehadiran dua anak laki-laki.
Kesempurnaan fisik bukan lah segalanya, tapi cinta dan ketulusan adalah segalanya, setuju tidak kawan ?

Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci pencarian:kisah tentang Nick Vujicic, kisah hidup Nick Vujicic, motivator Nick Vujicic,

LINK INFORMASI PENTING
1109 BAHAN KHOTBAH PPT ANEKA TEMA


Rabu, 31 Juli 2019

WANITA YANG MEMBAWA BERKAT

Bacaan:
Kejadian 24:15-28

Pendahuluan
Sebagai wanita-wanitanya Allah, tentu kita ingin menjadi wanita yang dapat menjadi berkat.  Dari Alkitab kita belajar kerinduan hati Tuhan agar semua orang percaya dapat menjadi berkat bagi sesama. Salah satu wanita yang luar biasa dan diceritakan dalam Alkitab adalah Ribka. Kali ini, kita akan mengenal Ribka lebih lagi lewat kitab Kejadian 24. Ada 7 Kriteria Wanita Bijak yang bisa kita dapatkan dalam diri Ribka. Mari kita simak bersama-sama, supaya kehidupan kita dapat semakin bersinar dan menjadi berkat.

Wanita yang Membawa Berkat.
Dari ayat-ayat bacaan kita, maka kita dapat melihat bahwa kehidupan Ribka dapat menjadi berkat karena ia memiliki karakter sebagai berikut:

Pertama, Ribka seorang yang rajin bekerja.
Kejadian 24:15,“Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; buyungnya dibawanya di atas bahunya.

Pada saat utusan Abraham menemukan Ribka, ia sedang bekerja, bukansedang berleha-leha. Ribka bekerja bukan karena dilihat, tetapi karena memang dia rajin bekerja. Banyak sekali orang-orang yang tidak menggunakan waktunya dengan baik. Yang seharusnya waktu tersebut digunakan untuk bekerja, tetapi digunakan sebaliknya, bermalas-malasan. Seorang wanita yang ingin menjadi berkat, haruslah menjadi seorang yang rajin bekerja.Tuhan tidak menginginkan umat-umat-Nya hidup dalam kemalasan. Mari kita lihat dalam 2 Tes.3:10-12.

2 Tes. 3:10-13 ,“Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri."

Tuhan tidak ingin kita menjadi seorang yang pengangguran walaupun sebagai ibu Rumah Tangga. Justru sebaliknya, sebagai ibu Rumah Tangga mempunyai tanggung jawab yang besar, karena anaknya sendiri menjadi “orang sukses” atau jadi “bandit” itu tergantung dari orangtuanya.

Kedua, Ribka seorang yang menjaga kekudusan.
Kejadian 24:16, “Anak gadis itu sangat cantik parasnya, seorang perawan, belum pernah bersetubuh dengan laki-laki; ia turun ke mata air itu dan mengisi buyungnya, lalu kembali naik.”

Disamping Ribka seorang pekerja keras, Ribka juga seorang wanita yang dapat menjaga kekudusan. Wanita yang takut akan Tuhan, pasti dia akan menjaga kekudusan walaupun ada kesempatan, baik waktu dia masih single atau-pun sudah berkeluarga. Bukan Pria saja yang bermasalah dengan kekudusan, wanita-pun juga bermasalah dengan hal ini.

Dalam arti luas, Menjaga kekudusan bukan hanya menjaga keperawanan, tetapi juga menjaga apa yang kita lihat, dengar dan ucapkan. Kekudusan hanya bisa didapat dari Allah yang Kudus. Jadi hubungan dengan Tuhan sangat penting, untuk menjaga kekudusan.

Ketiga, Ribka seorang yang memiliki kepedulian dengan orang lain.
Kejadian 24:18, “Jawabnya: “Minumlah, tuan,” maka segeralah diturunkannya buyungnya itu ke tangannya, serta diberinya dia minum.”

Ribka tidak cuek dengan orang lain, tetapi dia mau peduli dengan keadaan orang lain. Padahal Ribka tidak mengenal siapa orang itu, karena memang baru bertemu pada saat itu.

Kepedulian sangat minim untuk zaman sekarang. Seharusnya kita memberikan waktu untuk orang-orang disekitar kita, baik yang sedang ada masalah ataupun tidak. Suatu kali ada seorang ibu Rumah Tangga yang memberikan waktu untuk mendengarkan cerita orang lain, padahal dia sendiri lagi sibuk dan tentunya dia sedang ada masalahnya sendiri, tetapi ibu ini mau menyediakan waktunya untuk peduli dengan orang lain. Mari kita belajar bersama untuk lebih peduli dengan keadaan di sekitar kita dan lebih peduli.

Keempat,  Ribka melatih tubuh jasmaniahnya.
Kejadian 24:19, “Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: “Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum.”

Ribka memberi minum ke unta-unta tersebut sampai puas, berarti dia harus berkerja dua kali lipat dari biasanya. Karena unta adalah binatang yang membutuhkan air lebih banyak dari binatang biasanya.

Berapa banyak air yang diperlukan untuk memuaskan 10 ekor unta? Perbandingan berikut mungkin memperjelas. Konon, untuk seekor unta yang telah beberapa hari menempuh perjalanan dibutuhkan 25 gallon air. Nah, berapa besar kapasitas buyung Ribka? 3 gallon. Kalau begitu, Ribka perlu menimba kira-kira 80 kali, naik-turun. Perhitungan : 25/3=8,34. 8×10=80gallon.

Hanya orang yang melatih tubuh jasmaninya, yang mampu menimba air sampai 80x + naik turun. Bayangkan apabila kita naik turun tangga di rumah ukuran Ruko sampai 80x, pasti capainya luar biasa bukan? Ingatlah, tubuh jasmani kita perlu dilatih, baik melalui olahrga, makanan teratur, cukup tidur sehingga tubuh kita juga sehat. Sebagai anak Tuhan tidak selalu berbicara tentang kerohanian, tetapi kita juga harus melatih tubuh jasmani kita sendiri. Keadaan fisik bagus, maka kesehatan juga bagus.

Kelima,  Ribka memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.
Kejadian  24:20, “Kemudian segeralah dituangnya air yang di buyungnya itu ke dalam palungan, lalu berlarilah ia sekali lagi ke sumur untuk menimba air dan ditimbanyalah untuk semua unta orang itu.”

Keadaan tubuh Ribka tentu sudah capai, tetapi dia tetap memberikan yang terbaik pada saat dia sedang letih sekalipun. Di ayat 20 ini, Ribka berlari sekali lagi ke sumur untuk menimba air dan semua unta itu diberi minum. Ribka memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita harus belajar untuk dapat memberikan yang terbaik dalam kondisi apapun. Mari berikan pelayanan yang baik untuk suami, anak, teman yang butuh curhat, tetangga yang meminta bantuan, juga untuk pelayanan di Gereja.

Keenam,  Ribka seorang yang murah hati.
Kejadian 24:25, “Lagi kata gadis itu: “Baik jerami, baik makanan unta banyak pada kami, tempat bermalampun ada.”

Ribka tidak hanya memberikan air, tetapi ribka juga bermurah hati dengan menawarkan tempat untuk menginap. Utusan Abraham yang baru dia kenal, tetapi dia memperlakukannya dengan murah hati.

Kekristenan berbicara tentang menjadi garam, garam berbicara tentang pengaruh. Pengaruh ada efeknya pada saat ada tindakan. Murah hati = tindakan. Orang akan lebih respek dengan orang yang bermurah hati daripada orang yang banyak berbicara teori tetapi tidak pernah bertindak.

Ketujuh, Ribka senantiasa memancarkan kasih Tuhan.
Kejadian  24:26-27, “Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN, serta berkata: “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!”

Utusan Abraham sedang mencari seseorang yang pantas untuk Ishak, yaitu orang yang takut akan Tuhan karena Abraham dan Ishak adalah orang yang takut akan Tuhan. Utusan Abraham melihat kebaikan dan kemurahan hati dari Ribka, dia langsung berlutut dan menyembah Tuhan. Berarti Ribka memancarkan kasih Tuhan karena dia bertindak seperti orang yang takut akan Tuhan.

Kita dapat dinilai sebagai anak Tuhan yang penuh kasih atau tidak tergantung daripada apa yang kita lakukan. Utusan Abraham mengetahui Ribka anak Tuhan atau tidak terlihat dari perbuatannya, bukan dari perkataannya. Jadi pancaran kasih Tuhan tergantung dari perbuatan kita. Kekristenan identik dengan Kasih karena Allah adalah kasih.

Penutup
Sebagai wanita-wanita Kristen, mari kita senantiasa bertekad untuk dapat menjadi berkat bagi kemuliaan nama Tuhan, dengan hidup sungguh-sungguh dalam beribadah dan melayani Tuhan serta suami dan anak-anak yang Tuhan percayakan kepada kita. Amsal 31:30 “Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.

Minggu, 28 Juli 2019

BUKU 29 RANCANGAN KHOTBAH IBADAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN

Dapatkan Buku 29 Rancangan Khotbah Ibadah Kematian Dan Penghiburan. Buku ini dapat diguakan sebagai tanbahan referensi untuk pelayanan khotbah dalam ibadah pelepasan jenazah, ibadah tutup peti dan ibadah penghiburan.

Adapun judul-judul dalam buku ini diataranya adalah
1.  Semua Pasti Alami Kematian.
2.  Kuasa Yang Menguasai Hidup Manusia
3.  Keindahan Sebuah Kematian
4.  Allah Mengasihi Semua Orang
5.  Hidup Seperti Uap.
6.  Musafir Yang Berjalan ke Sion.
7.  Tanah Air Yang Kekal.
8.  Kematian Adalah Musuh Allah dan Manusia.
9.  Penghiburan Yang Allah Berikan
10. Hidup Adalah Siap Untuk Mati.
11. Hiburan Dikala Menghadapi Kematian Adalah Mengenal Rahasia Kematiann Itu Sendiri.
12. Kebahagiaan Orang Beriman.
13. Kematian Dan Rencana Tuhan.
14. Hidup Setelah Mati.
15. Berharga Kematian Orang Percaya
16. Antara Sorga dan Neraka.
17. Di Dalam Kristus.
18. Kematian
19. Rancangan Tuhan Itulah Yang Terbaik.
20. Kehidupan Setelah Kematian.
21. Allah Peduli
22. Pasti Mati.
23. Jangan Jadi Perantau Kacau
24. Bukan Penduduk Asli
25. Hari-hari Hidup Manusia.
26. Mengisi Hidup Dengan Bijaksana.
27. Mati Didalam Tuhan.
28. Dikenal Sebagai Siapa?
29. Menjaga Nama Baik.

Bagaimana cara mendapatkan buku ini?
Kirimkan pesanan Anda melalui SMS/WA ke. 0852-2808-5470. Informasikan dengan jelas alamat untuk pengiriman paketnya. Kami akan menghitung ongkos kirim dan memberitahukan segera kepada Anda.
Setelah tarnsfer biaya cetak dan ongkos kirim, paket langsung kami kirim via POS atau ekspedisi lain.


Salam dan doa
Pdt. H. Agus Susanto
PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
SMS/WA.0852-2808-5470.

BELANJA VIA TOKOPEDIA
29 BAHAN KHOTBAH IBADAH NATAL

Sabtu, 13 Juli 2019

MARAH

Ayat Pokok:

"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa."
(Efesus 4:26a)

Pendahuluan?
Siapakah yang tidak penah marah?  Dalam kehidupan kita banyak hal yang bisa membuat kita marah. Ya, marah memang suatu kata yang terdengar tidak menyenangkan. Namun marah seakan tidak bisa terlepas dari diri seorang manusia. Setiap pribadi memiliki cara yang berbeda dalam menaggapi kemarahan tersebut. Jadi kita perlu kita menyadari bahwa tidak ada seorangpun diantara kita yang bisa menghindari  kemarahan. Namun kita harus ingat firman Tuhan ini yaitu,"apabila kamu  marah, janganlah kamu berbuat dosa."

Rasul Paulus dengan jelas memberikan nasihat agar jangan membiarkan kemarahan yang kita rasakan membuat kita menjadi berdosa. Hal ini berati bahwa kemarahan tidak harus sebagai sebuah dosa. Sejatinya kita dapat menangani kemarahan kita sehingga kita kita berdosa atau tidak, tergantung dari  pilihan yang kita pilih.  Sayangnya, sebagian besar dari kita cenderung mengungkapkan kemarahan dengan cara-cara yang justru menjauhkan kita dari tujuan utama kita dan bukan malah membuat kita mencapai hasil yang kita ingini.

Kapan kita tidak boleh marah?
Ada saat-saat dimana kita tidak boleh marah. Kapan itu?
a. Kalau kita marah, hanya karena kita sakit hati, iri atau dengki
b. Kalau kita marah, karena emosi yang tidak terkendali.
c. Kalau kita diejek karena iman kita kepada Tuhan Yesus
d. kalau ada orang-orang yang berbeda pandangan dengan kita.
d. Kalau kita tidak memiliki tujuan yang jelas.

3 Jenis kemarahan berdasarkan penyebabnya. 
a. Marah terhadap diri sendiri
b. Marah terhadap keadaan
c. Marah terhadap orang lain.

Bagaimana Alkitab berbicara tentang kemarahan?

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
(Efesus 4:26)

"sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah."
(Yakobus 1:20)

"Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

BELANJA VIA TOKOPEDIA
1109 BAHAN KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA 



Sabtu, 06 Juli 2019

DAFTAR AYAT ALKITAB SEPUTAR MURTAD DAN MENINGGALKAN TUHAN





1.
”Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad."
(Lukas 8:13)

2.
 ”Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia."
(Yesaya 1:4 b)

3.
 "dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci."
(Matius 24:10)

4.
"Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, "
(2 Tesalonika 2:3)

5.
Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.
(Ibrani 6:4-6)

6.
Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka
( 1 Timotius 4:1)

7.
Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
(1 Korintus 10:11-12)

8.
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
(Filipi 2:12)


LINK INFORMASI PENTING
KARTU KHOTBAH NO.898 AWAS AKHIR JAMAN ADA GELOMBANG MURTAD
BAHAN KHOTBAH PPT NO.898 AWA AKHIR JAMAN ADA GELOMBANG MURTAD  
BELANJA VIA TOKOPEDIA

 
 

Minggu, 23 Juni 2019

EBOOK POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUF FIRMAN TUHAN

Bagaimana Alkitab memberikan petunjuk tentang pengelolaan keuangan?
Dapatkan jawabannya dalam Ebook POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUF FIRMAN TUHAN
Ebook ini membahas beberapa hal tentang bagaimana mengola keuangan menurut pentunjuk Firman Tuhan.

Bebarapa bahasan dalam ebook ini diantaranya:
Bolehkah gereja membahas  tentang uang?
Apakah Tuhan Yesus melarang umat-Nya berbicara tentang uang?
Bagaimana Alkitab memberikan nasihat tentang uang?

Dapatkan jawabanya dalam ebook ini
Bagaimana cara mendapatkan ebook POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUF FIRMAN TUHAN?

Kirim donasi Anda Rp.10.000,00 melalui salah satu rekening kami yaitu: BCA 1540241577 atau Bank Mandiri no.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah itu infokan segera kepada kami via WA.0897-3527-437.
Ebook segera kami kirim via WA atau Email.
Tuhan Yesus Memberkati.

Selasa, 26 Februari 2019

MENGAPA KEPALANYA?




Ada sepasang suami istri yang usia pernikahannya sudah mencapai 50 tahun. Mereka kemudian merencanakan untuk membuat pesta peringatan 50 tahun pernikahan.  Semua acara sudah dipersiapkan termasuk makanan yang mereka pesan dari perusahaaan katering. Selesai acara dan tiba acara makan-makan pembawa acara kemudian memberikan pengantar.." Bapak, sebagai ucapan terimakasih, kita memberikan kesempatan kepada Bapak untuk mengambilkan makanan yang selama ini Bapak tahu itulah makanan kesukaan Bapak."

Dengan mantap dan tanpa ragu, si Bapak itu kemudian mengambilkan ikan goreng yang ada di depannya. Ia memotong menjadi tiga bagian, kepala, badan, dan ekor. Lalu ia mengambil kepala dan ekor ikan bakar tersebut dan memberikannya kepada istrinya."  Maka tepuk tangan yang gemuruh memenui ruangan itu."
Namun ditengah suasana tepuk tangan yang meriah itu, sang istri justru diam terpaku bahkan air matanya mulai bercucuran. Pembawa acara dengan perasaan heran mulai berkata," Ibu mengapa jsutru Ibu menangis? Bapak sudah memberikan makanan kesukaan Ibu, tetapi Ibu jsutru menangis? Apakah ini tangisan kebahagiaan?

Dengan terisak-isak si istri menjawab," Bapak, selama ini saya sudah selalu mengalah. Setiap kali saya masak ikan goreng, saya selalu mengambil kepala dan ekornya, sebetulnya bukan karena saya menyukai nya tetapi karena saya mengalah dan biar Bapak yang menikmati badan ikan yang penuh dengan daging. Sementara saya  hanya mengambil kepala dan terkadang ekornya. Saya berharap di hari istimewa ini, saya akan mendapatkan badan ikan yang penuh dengan daging dan bukan kepala yang selama ini saya terima. Tetapi ternyata hari inipun saya harus ikhlas untuk hanya menikmati ekor dan kepala ikan."

Ternyata, selama ini sang istri hanya ingin berkorban untuk suami sehingga harus rela menyerahkan yang terbaik untuk sang suami. Ternyata sang suami selama ini tidak menyadari bahwa karena cintanya kepadanya, si istri sudah berkorban sekian lama untuk tidak menikmati apa yang selama ini ia sukai.

Dari ilustrasi ini kita diingatkan pentingnya saling memahami, pentingnya pengorban demi keutuhan sebuah keluarga. Juga pentingnya keterbukaan dalam komunikasi sebuah keluarga. Dan hal ini perlu terus dikembangkan dalam kehidupan keluarga,tidak peduli berapa lama sudah usia pernikahan kita.

"Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap."
(1 Korintus 13:4-18)