KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Selasa, 20 Oktober 2015

KEUNTUNGAN IBADAH

Pendahuluan
Dalam Maleakhi 3:14, umat Tuhan bertanya," apakah untungnya beribadah kepada Allah?" Namun Maleakhi menjawab  bahwa " ada keuntungan yang disiapkan Allah bagi mereka yang menghormati nama Tuhan.

Keuntungan ibadah
Keuntungan apa saja ketika kita beribadah kepada Tuhan?

1. Ibadah memberi keuntungan dalam mengikat tali persaudaraan (ayat 3-4)
Tali persaudaraan harus dibina dalam ibadah. Hindarilah percekcokan, soal yang dicari-cari. Ikat tali persaudaraan dengan sesama. Jangan bersilat kata, berlagak tahu, apalagi dengki dengan saudara seiman. Saat ibadah ikatlah tali persaudaraan dengan sesama. Kerukunan adalah kunci berkat bagi orang percaya.

2. Ibadah memberi keuntungan yaitu memperbaiki motivasi yang salah (ayat5)
Ada banyak orang beribadah dengan motivasi mencari keuntungan(uang). Orang yang demikian adalah orang yang serakah  bahkan orang yang cinta uang, bukan cinta Tuhan. Motivasi kita yang demikian akan diperbaiki saat kita mendengarkan firman Tuhan ketika beribadah.

3. Ibadah memberi keuntungan karena menciptakan kepuasan (ayat 7-8)
Ayat 7- berkata kita tidak membawa apa-apa kedalam dunia ini, ternyata kebutuhan kita asal ada makanan, pakaian cukuplah. Seseorang jatuh kedalam berbagai pencobaan karena ketidakpuasan.

4. Ibadah memberi keuntungan, karena Allah sendiri akan menjamin kebutuhan manusia (Ayat 8).
Selama 40 tahun bangsa Israel hidup dan beribadah di padang gurun, tetapi Allah memelihara kebutuhan mereka. Jika kita persoalkan makanan dan minuman, itu berarti kita tidak percaya kepada Allah kita sama dengan orang kafir. Tuhan Yesus menyediakan berkat untuk 5000 orang laki-laki setelah mereka ibadah (mendengarkan firman Allah).

Penutup
Begitu luar biasanya keuntungan ibadah. Masihkah kita mengabaikannya?

AKU MAU JUJUR SELALU

Ayat Pokok:
"Anak-anakpun sudah dapat dikenal daripada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakuannya"
(Amsal 20:21)

Pendahuluan
Hari-hari ini kejujuran  menjadi satu nilai, atau karakter yang sulit dilakukan, apalagi ditengah-tengah keadaan dimana ketidakjujuran seolah-olah menjadi hal yang lumrah. Begitu sulitnya mencari orang-orang yang jujur, sehingga sampai-sampai orang berkata," Di dunia ini sudah tidak ada lagi orang yang jujur". Benarkah demikian? Orang yang berkata di dunia ini sudah tidak ada lagi yang jujur, maka itu artinya, orang itu sendiri yang tidak jujur itu.
Ketidakjujuran Keluarga Ananias dan Safira
Dalam Kisah 5:1-11 diceritakan tentang satu keluarga yaitu keluarga Ananias dan Safira. Sang Suami bernama Ananias yang arti namanya adalah" Allah yang memberi". Sedangkan istrinya bernama " Safira", yang artinya "cantik". Mereka memiliki sebidang tanah. Ketika itu banyak para murid Kristus, menjual tanah yang mereka miliki, kemudian mempersembahkannya kepada para rasul. Hal ini mereka lakukan untuk mendukung pelayanan. Demikian juga dengan apa yang dilakukan oleh Ananias dan Safira. Sayangnya mereka kemudian melakukan kesepakatan yang jahat, yaitu bersepakat untuk menahan sebagian dari hasil penjualan tanah mereka. Sisanya baru kemudian mereka serahkan kepada para rasul. Ketika mereka ditanya oleh Rasul Paulus, mereka melakukan kebohongan bahwa dengan jumlah itulah mereka menjual tanah yang mereka punya.
Apa yang mereka lakukan adalah perbuatan dosa. Mereka bukan saja membohongi manusia, tetapi membohongi Roh Kudus. Akibat kebohongan yang mereka lakukan, mereka rebah dan mati dibawah kaki rasul Petrus.

Aku mau jujur selalu
Mari kita berusaha melakukan kejujuran, Sekecil apapun kejujuran yang kita lakukan akan berdampak besar bagi kita dan lingkungan dimana kita berada.

Sabtu, 17 Oktober 2015

TIGA HAL YANG PERLU KITA KENANG


Ayat Pokok:
Mazm 105:1-3

(Renungan Pada Bidston Ucapan Syukur Tiga Tahun meninggalnya
 Alm. Bapak Supriyo) 

Pendahuluan
Hari ini kita ada di tempat ini untuk mengenang atau memperingati tiga tahun meninggalnya Bapak Supriyo. Tentu kita ada di tempat ini tidak untuk mendoakan arwah Bapak Supriyo, tapi untuk mengenang peristiwa ini.Sebab, bagi kita orang percaya, kita yakin bahwa orang yang meninggal dalam Tuhan, pasti sudah ada bersama Bapa di Sorga, dan tidak memerlukan doa-doa kita yang masih ada di dunia.

Selama tiga tahun kita ditinggal oleh kekasih kita Bapak Supriyo, tentu kita mengakui banyak hal yang sudah terjadi. Dan kalau keluarga masih boleh kuat sampai saat ini, tentu ini suatu hal yang patut kita syukuri.
Oleh sebab itu tepat sekali kalau keluarga ditempat ini mengundang kita untuk mengadakan ibadah ucapan syukur.

Tiga hal yang perlu kita kenang.
Dalam kesemmapatn ini, mari kita mengenang hal-hal yang memang harus kita kenang. Menurut ayat bacaan kita kali ini, setidaknya Ada tiga hal yang perlu kita kenang, berkaitan dengan peristiwa ini.
Pertama :Mengenang kebaikan Tuhan (Maz 106:1)
Bagaimana wujud kebaikan Tuhan yang sudah keluarga ini alami sehingga perlu kita renungkan dan pikirkan dalam kesempatan yang indah ini? Tuha, telah memelihara semua keluarga yang ditinggalkan. Tiga tahun sudah kekasih kita meninggalkan istri dan anak-anak dan keluarga semua. Itu artinya tiga tahun juga Ibu ditempat ini sudah menjadi janda, dan anak-anak ditempat ini menjadi yatim. Tapi apakah selama ini kemudian kita mendengar bahwa keluarga ditempat ini mengalami masalah perekonomian sehingga  bahkan sampai tidak bisa makan? Saya tidak pernah mendengar berita mengenai hal ini. Dan saya percaya karena memang hal ini tidak pernah terjadi. Tuhan sudah menyertai istri dan anak-anak di tempat ini.

Dalam hal ini nyata kebenaran firman Tuhan dalam Mazmur 68:6, bahwa Tuhan adalah "Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;" Inilah bukti nyata kebaikan Tuhan bagi keluarga ditempat ini. Suami boleh meninggalkan keluarga tetapi Tuhan tidak pernah meninggalkan dan menelantarkan keluarga semua. Itu sebabnya patutlah keluarga ditempat ini untuk senantisa berharap dan bersandar kepada Tuhan.

Mazmur 27:10 menulis ""Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku."
Kedua;Mengenang kebaikan orang tua.
Bagi anak-anak dan cucu, kesempatan ini adalah kesempatan yang baik untuk mengenang kebaikan orang tua. Anak-anak dan cucu sudah semestinya selalu mengingat kenaikan orang tua, terutama ayah kita. Mungkin ada hal-hal yang selama ini anak-anak belum bisa menerima apa yang sudah ayah kita lakukan kepada kita. Tetapi sesungguhnya itulah cara orang tua mendidik dan menyiapkan masa depan yang baik bagi ana-anaknya. Selama ini mungkin ada diantara anak-anak yang berpikir, mengapa ayah memperlakukan aku sedemikian kerasnya? Tapi saya percaya akhirnya kemudian kita sadar bahwa itulah bukti kebaikan orang tua kepada anak-anaknya.

Terlepas dari kekurangan yang pasti ada sebagai manusia, marilah dalam kesempaatan yang indah ini kita mengenang kembali hal-hal yang baik yang sudah diajarkan dan diwariskan oleh almarhum. Salah satu hal yang masih saya ingat adalah bagaimana setianya almarhum dalam kebaktian. Jarang ia datang terlambat. Bahkan sering ia datang sementara gereja belum ada orang satupun.

Bagi anak cucu, hari ini adalah juga kesempatan untuk mengenang kebaikan dan jasa-jasa ibu atau nenek tercinta. Kedua orang tua kita sudah sedemikian membukktikan kasihnya kepada anak-anaknya. Mereka sudah berkorban demi kebahagiaan anak-anak mereka. Saat ini ayah sudah tiada, tetapi masih ada Ibu ditempat ini.  Sudah sewajarnyalah kita mengenang kebaikan orang tua dan membalas dengan mengasihi Ibu kita dengan sepenuh hati.

Ketiga,Mengenang bahwa suatu saat kita juga akan mengalami kematian.
Kematian, sebagaimana yang sudah dialami oleh Almarhum adalah suatu fakta nyata dan akan dialami oleh semua orang.
Mazmur 89:49 menulis,""Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati"
Kesempatan ini marilah kita mengenang akan kematian kita. Siapapun kita, mari kita sadari bahwa kematian adalah realita yang pasti akan kita alami.

Mengingat akan hari kematian membuat kita hidup bijaksana dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Mari kita isi hati-hari kita yang singkat dengan hidup menjadi berkat. Bukankah ada pujian mengatakan "Hidup ini adalah kesempatan?"

Mengingat hari kematian bukan berarti kita harus takut dan bersedih, karena kematian bagi orang beriman adalah keuntungan.

Filipi 1:21-24 "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu."

Penutup.
Hari ini kita sudah belajar mengenai 3 hal yang harus kita kenang yaitu: Mengenang kebaikan Tuhan, Mengenang kebaikan orang tua dan mengenang akan hari kematian. Kiranya renungan ini dapat menjadi berkat, bukan saja bagi keluarga di tempat ini, tetapi juga bagi kita yang hadir malam hari ini.


MENINGGALKAN TUHAN

Ayat Pokok:
Yesaya 1:1-9

(2) Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak, keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya; tetapi umat-Ku tidak memahaminya."

Pendahuluan
Yesaya adalah anak seorang nabi, anak dari Amos. Yesaya artinya Yahweh is salvation. Masa pelayanan Yesaya antara tahun 700-790 SM. Yesaya hidup di jaman Daud/Salomo. Pada waktu itu ada dua kerajaan,Israel dan Yehuda. Penderitaan mereka karena meninggalkan Tuhan.

Yesaya bernubuat untuk mengingatkan kembali.

Allah keselamatan bukan bagi orang fasik. Untuk peroleh keselamatan Allah- ada hukum yang harus ditaati.

Mengapa orang meninggalkan Tuhan?
  1. Karena kita tidak mendengarkan teguran firman Tuhan Allah yang akan memperingatkan kita, dan karena mereka mengeraskan hati.
  2. Karena kita tidak mau mengingat kasih Tuhan. Padahal Tuhan menyediakan sorga bagi kita.
  3. Karena umat terbujuk dengan orang-orang yang berbuat dosa disekitarnya dan tak memahaminya karena tak berprinsip.
  4. Karena kita tidak mau dibentuk dan di proses oleh Tuhan.
Akibat kalau kita meninggalkan Tuhan
  1. Kita akan jauh dari firman
  2. Kita hidup dekat dengan maut, kita akan penuh dengan penderitaan.
  3. Kita tidak akan mempunyai kekuatan dan penuh dengan kegagalan.
  4. Tak punya kekuatan untuk melawan musuh.
Penutup
Hanya dekat dengan Tuhan kita akan melihat kemenangan

Minggu, 27 September 2015

ADAKAH IMAM DALAM RUMAH TANGGA?

Memahami Pria dan Wanita dimata Allah
1 Kor 11:3
"Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu, kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki, dan kepala dari Kristus ialah Allah".

Pria dan wanita SAMA secara MARTABAT/SUBSTANSI.
Pria tidak lebih SUPERIOR dari Wanita

Apa arti "KEPALA"?
Bahasa Yunani " KEPHALE" artinya: Penopang, Pengelola, Sumber

JADI PRIA ADALAH SUMBER
Jika sumber rusak, maka rusaklah seluruh penerima sumbernya.

Sebelum menjadi KEPALA seorang pria harus menjadi IMAM
1 Tim 2:8
" Oleh karena itu aku ingin supaya dimana-mana, orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Bagaimana menjadi IMAM dalam RUMAH TANGGA?
1 Tim 2:8

1. Berdoa
Seorang PRIA tidak berhak membawa Tuhan kepada keluarganya, jika ia gagal membawa keluarganya kepada Tuhan.
Kita menjadi intim dengan siapa, untuk siapa dan kepada siapa kita berdoa.

2. Mendengar
Seni komunikasi bukanlah terletak pada kemampuan berbicara, melainkan kemampuan untuk MENDENGAR

SURVEY BANYAKNYA KATA YANG DIUCAPKAN
(di PRAHA- CEKOSLOVASKIA-PER HARI)
Pendeta yang tidak sedang berkhotbah    8.700 kata
Tentara yang dibarak    9.300 kata
Pelajar di sekolah          9.700 kata
 Istri                            15.300 kata
Mertua perempuan         19.800 kata

Amsal 18:13
Jikalau seseorang memberi jawab sebelum MENDENGAR, itulah kebodohan dan kecelaannya (TB)
Menjawab sebelum mendengar adalah perbuatan yang bodoh dan tercela ( BIS)

Bagaimana Pria belajar mendengar?
DIAM, LIHAT, DENGAR
Yak 1:19
Hai saudara-saudara yang kukasihi ingatlah hal ini; setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah.

Sebuah statistik
Mendengarkan anak-anak
JIKA ANAK TIDAK DIDENGGAR SAMPAI USIA 10 TAHUN
Usia 11-20 tahun : ia tidak mendengarkan kita
Usia 21-30 tahun: ia meninggalkan kita, ia tidak mengajar berdiskusi lagi
usia 31-40 tahun: kita dimasukkan ke dalam panti jompo
Usia 41-50 tahun: IA SIAP (SENANG) MENGUBURKAN KITA

Akibat pria tidak mendengar
1. Istri mulai cuek ( tidak didengar-Tidak dihargai)
2. Anak-anak menjadi nakal dan sering tidak di rumah
3. Dalam segala hal tidak fokus (Bisnis selalu gagal, pelayanan gagal, apapun yang dibuat selalu gagal)

3. Melayani
Anda hanya berhak untuk memimpin sampai pada batas Anda bersedia melayani
Seorang bapa harus berani melayani keluarganya melakukan hal-hal praktis




Sabtu, 26 September 2015

BERIBADAH DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH

Ayat Pokok: 
" Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku" Mari kita pergi ke rumah TUHAN"
Mazm 122:1

Pendahuluan
Daud ada salah satu orang ynng dicatat dalam Alkitab sebagai seorang yang berkenan di hati Tuhan. Daud adalah salah satu tokoh dalam Alkitab yang memiliki kehidupan yang luar biasa. Mengapa demikian? Apa rahasianya? Jawabannya karena Daud memiliki keintiman dengan Tuhan. Ia selalu memiliki kerinduan untuk dekat dengan Tuhan ( Mazm 34:2, Mazm 84:11).
Daud juga adalah seorang yang cepat menyadari kesalahannya dan meminta ampunan Tuhan. ( 2 Sam 12:13-16

Apa kata Alkitab tentang ibadah?
* Kita harus giat dalam ibadah (Ibrani 10:25)
* Kita harus sungguh-sungguh dalam beribadah (Mazm 2:11-12)

Bagaimana ketika beribadah dengan sungguh-sungguh?
* Tuhan akan memberkati kehidupan kita ( Kel 23:25)
   - Berkat jasmani
   - Berkat rohani 

Penutup
* Mari jadikan ibadah kita sebagai saat-saat yang terindah untuk kita menikmati hadirat Allah
* Hampiri Tuhan dengan kesungguhan dan bukan sekedar kebiasaan

DAPATKAN POWERPINT KHOTBAH INI KLIK DISINI

LINK PENTING


Kamis, 10 September 2015

SEANDAINYA TUHAN BELUM MENOLONG KITA

Ayat Pokok:
2 Kor 12:7-10

Pendahuluan
Jawaban Tuhan atas doa/permohonan kita yaitu: YA, TIDAK, NANTI/BELUM SEKARANG
Pengakuan Paulus, "Aku diberi suatu duri  di dalam dagingku" (duri bagi dagingku- 2 Kor 12:7). Artinya "sakit berkala", yang menghalangi pelayanan Paulus. Gal 4:13"Kamu tahu bahwa  aku pertama kali  telah memberitakan Injil kepadamu oleh karena  aku sakit pada tubuhku".
Dalam pemahaman kuno, sakit-penyakit sumbernya Iblis. Contoh: Ayub ( Ayub 2:5; 1Kor 5:5).
Sumber:
Http://bpdgsjabanten1.blogspot.com/p/j-4-u.html

Selasa, 08 September 2015

KEJUJURAN VS KETIDAKJUJURAN

Ayat Pokok:
"Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya
(Amsal 11:11)

Seorang penyair Romawi abad pertama, Juneval pernah berkata: "Kejujuran dipuji-puji, meskipun yang berkata jujur akan mati kelaparan". Kejujuran dipuji oleh setiap orang, oleh karena kejujuran merupakan kebajikan. Mengapa kejujuran merupakan kebajikan, dan darimana datangnya kejujuran?
Ide tentang kejujuran datangnya dari Tuhan. Kejujuran adalah sifat Tuhan.  Kejujuran adalah sifat Tuhan. Tuhan adalah kebenaran, dan apa yang berlawanan dengan kebenaran adalah dosa. Tuhan memerintahkan agar kita menjunjung tinggi kejujuran. Jika ada orang yang mengaku mengenal Tuhan, kejujuran akan menjadi salah satu dari sifat orang tersebut.

Allah sangat menghargai kejujuran. Amsal 21:3 mencatat:" Melakukan kebenaran dan lebih dikenan TUHAN dari pada korban".

Senin, 07 September 2015

JUJURLAH PADAKU

Ayat Pokok:
"Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur;ia takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan".
(Ayub 1:1)
Anak muda, pernahkah kalian mendengar syair lagu yang dinyanyikan oleh grup band Radja:"Jujurlah padaku, bila kau tak lagi cinta. Tinggalkan aku, bila tak mungkin bersama.Jauhi diriku, Lupakanlah aku. O...Ho..o". Lagi ini mengisahkan tentang permintaan agar kekasihnya selalu jujur kepadanya. Bukankah ini juga permintaan kita senantiasa? Kita ingin agar orang lain, terlebih teman-teman, dan sahabat-sahabat kita, selalu jujur kepada kita. Yang menjadi pertanyaan, apakah kita juga senantiasa berusaha untuk selalu jujur kepada semua orang, terlebih kepada Tuhan?
Untuk menjadi orang yang jujur, memang bukanlah hal yang mudah, semudah membalik telapak tangan. Hal ini membutuhkan niat yang besar dan kesungguhan. Mulailah dari hal-hal yang terkecil sekalipun. Mari kita mau melakukan kejujuran. Ingat... guru mungkin tidak tahu apa yang kita perbuat. Orang tua, tidak bisa terus-menerus mengawasi kita. Tapi ada mata Tuhan yang ada disegala tempat, mengawasi segala yang baik dan jahat.

Berkat Tuhan tersedia bagi orang-orang yang mau hidup jujur dalam keseharian hidupnya. Hari ini mari kita mau belajar dari Ayub, yang jujur, saleh dan takut akan Tuhan. Ingat ada masa depan bagi orang-orang yang selalu melakukan kejujuran.

Doa:
"Tuntunlah hidup kami Bapa Sorgawi, untuk hidup saleh, jujur dan takut akan Tuhan seperti yang Ayub teladankan."

LINK PENTING



NAMA-NAMA ALLAH

Nama Jehovah atau lebih tepat lagi Yahovah digabungkan dengan beberapa gelar yang mengikuti dibelakang. Berikut ini beberapa yang muncul dalam Alkitab sesuai urutan kemunculan dalam Alkitab
* Jehovah Jireh : Jehovah melihat atau menyediakan ( Kejadian 22:14)
* Jehovah Ropheka: Jehovah yang menyembuhkan aku (Kel 15:26)
* Jehovah-Nissi: Jehovah panji-panjiku ( Kel 17:15)
* Jehovah Mekaddishkem:Jehovah yang menyucikan kamu ( Kel 31:13, Imamat20:8, 21:8, 22:32, Yehezkiel 20:12)
* Jehovah-Shalom : Jehovah yang mengutus keselamatan/kedamaian ( Hak 6:24)
* Jehovah-Zeba'oth: Jehovah semesta alam ( 1 Sam 1:3 dan lazim digunakan)
* Jehovah-Zidkenu: Jehovah kebenaran atau keadilan kita( Yer 23:6, 33:16)
* Jehovah Shamah: Jehova ( Yeh 48:35)
* Jehovah-Elyon:Jehovah yang maha tinggi ( Mazm 7:17, 47:2, 97:9)
* Jehovah-Roi: Jehovah gembalaku ( Maz 23:1)

LINK PENTING