KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Jumat, 27 Maret 2020

KAMU ADALAH TERANG DUNIA

Ayat Pokok:
"Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
(Matius 5:14-16)


Pendahuluan
Ayat ini  mengingatkan kepada setiap orang percaya akan status, sekaligus tanggung jawab kita sebagai terang duni.
Sumber Terang
"Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

(Yohanes 8:12)

YESUS KRISTUS ADALAH SUMBER TERANG BAGI DUNIA
 
Pada suatu malam yang gelap dan tidak menyenangkan dalam Perang Dunia II, kapal induk Amerika Serikat mengarungi Lautan Pasifik Selatan yang bermedan berat. Semua lampu dimatikan untuk menghindari serangan kapal selam musuh. Akibat tindakan itu, satu pesawat kehilangan jejak. Di langit yang hitam kelam pesawat itu berputar putar dengan putus asa mencari kapal induk yang menjadi satu-satunya tempat mendarat, yang juga merupakan satu-satunya harapan supaya tidak tertelan oleh lautan luas. Ketika kapten pesawat mengetahui risiko besar yang dihadapi pesawat itu, ia segera memberi perintah, "Hidupkan lampu kapal." Tak lama kemudian pesawat itu meluncur ke tempat pendaratan seperti merpati pos.
Di Betlehem, Allah yang mengetahui risiko yang dihadapi dunia, lalu Yesus pun lahir. Terang yang baru dan bercahaya mulai bersinar, melenyapkan kegelapan dunia, kebodohan rohani, dosa, serta keputusasaan. Kedatangan sang Juruselamat ke dunia ini seperti sinar matahari yang menembus cakrawala sejarah manusia (Lukas 1:78,79).

Natal
Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya bagi umat Kristen. 

Meski para pakar dewasa ini sepakat bahwa Yesus kemungkinan besar sebenarnya tidak lahir pada hari ini, hari kelahirannya tetap dirayakan pada tanggal 25 Desember. Hal ini dibuktikan dengan cerita adanya para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Pada bulan Desember - Januari, di daerah Timur Tengah, justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak lazim untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut. 

Kamu Adalah Terang Dunia
"Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:14-16)

Beberapa perenungan tentang terang
1.   Cahaya/Terang :Beraneka ragam
Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Selain itu, cahaya adalah paket partikel yang disebut foton. Kedua definisi tersebut merupakan sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel". Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna.

2. Cahaya/Terang : Sangat Cepat
Kelajuan cahaya (kelajuan cahaya dalam ruang vakum; kecepatan cahaya) adalah sebuah konstanta fisika yang disimbolkan dengan huruf c, singkatan dari celeritas (yang dirujuk dari dari bahasa Latin) yang berarti "kecepatan". Konstanta ini sangat penting dalam fisika dan bernilai 299.792.458 meter per detik. Nilai ini merupakan nilai eksak disebabkan oleh panjang meter didefinisikan berdasarkan konstanta kelajuan cahaya.

"Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;"
(Yakobus 1:19)

Sebagai pemuda-pemudi bangsa indonesia, kita harus bergerak maju dengan cepat, menjadi ujung tombak pergerakan bangsa.

Pemuda-pemuda luar biasa
- Alexander Graham Bell (28 Thn): Pencipta Telepon
- Alexander Agung ( 3 Th), Penguasa wilayah dari Himalaya, hingga laut Yunani
- Mark Zuckerberg 19 Tahun Facebook
- Bill Gates 19 Tahun Microsoft
- Bill Gates 19 Tahun Microsoft
- Larry Page &Sergey Brin 24 Tahun Google
- Jerry Yang dan David Filo 26 & 28 Tahun Yahoo
-  Joe Hewitt dan Blake Ross 19 tahun Mozilla Firefox
- .Steve Chen dan Chad Hurley 28 & 29 tahun Youtube

1 Timotius 4:12
"Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. "

3. Cahaya/Terang : Memberi Kehidupan
Tanpa terang, kehidupan mustahil dapat bertahan

4. Cahaya/Terang ; Mengusir Kegelapan
Roma 2:19
"dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan,"

JANGAN PERNAH KEHILANGAN TERANG
"Ada orang jatuh kelaut!" Terdengar teriaKan dari atas kapal di kegelapan malam. Kapal tersebut sedang berlayar di Danau Michigan, yang selalu dilanda oleh angin badai, sebagaimana Danau Galilea. Orang-orang segera berkerumun dipinggir kapal, tetapi tidak dapat meliha tapa-apa. Gelap. Kapal mulai berputar dan lampu sorot mulai dinyalakan. Tetapi tidak ada tanda-tanda orang yang jatuh tersebut. Sepertinya sia-sia mencari orang tersebut di saat air sedang bergelombang dan gelap.

Pada saat itu, situasi tersebut diumumkan melalui pengeras suara. Seseorang yang sedang berbaring di kamar karena mabuk laut segera bangkit dan segera pergi ke geladak kapal untuk coba menolong. Tetapi oleh karen amabuk laut, ia terpaksa harus kembalike kamarnya. Namun ia tidak tenang di kamarnya. Bagaimana aku bisa berbaring sementara ada orang yang tenggelam? Pikirnya. Lalu ia mengingat akan lampu senter kecil miliknya. Segera diambilnya, menyalakannya dan mengarahkannya kelaut lewat jendela kamarnya. Tiba-tiba lampu sorot kapal yang terang benderang dimatikan, dan kapal pun melanjutkan perjalanannya. Orang yang mabuk laut ini berpikir, bagaimana mungkin mereka membiarkan orang itu tenggelam tanpa ada usaha menyelamatkannya?  Sepanjang malam ia tidak dapat tidur memikirkannya.

Pagi harinya ia pergi ke geladak kapal. Melihat ada seorang awak kapal, ia lalu bertanya, "Kenapa kalian tinggalkan orang itu tenggelam semalam dan pergi?" Awak kapal tersebut menjawab, "Orang itu tidak tenggelam. Kami berhasil menyelamatkannya." 
"Bagaimana bisa?" Tanya orang tersebut keheranan.

"Begini, kami punya lampu sorot terlalu besar dan letaknya terlalu tinggi sehingga hanya menyoroti daerah yang jauh dari kapal. Lampu tersebut tidak bisa menerangi daerah dekat kapal. Tetapi ada seseorang yang menyalakan lampu senter kecil lewat jendela kapal dan sinarnya tepat mengenai kepala orang yang hampir tenggelam tersebut. Lalu kami lempar tali untuk menyelematkan dia. Itu dia sedang duduk di buritan".

Orang ini segera pergi kesana dan bertanya kepada orang yang sedang duduk itu, "Apakah anda yang semalam hampir tenggelam? "Ya," jawabnya, "Saya hampir tenggelam, tapi syukur ada cahaya kecil bersinar tepat di atas saya." 

Bayangkanlah berapa banyak orang yang dapat selamat di Surga oleh karena terang kecil Anda?

Penutup
JANGAN PERNAH KEHILANGAN TERANG 
Roma 2 2:19 "dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan,"
 

Kamis, 26 Maret 2020

29 BAHAN KHOTBAH PEMBERKATAN NIKAH

Shalom
Dapatkan Buku 29 Bahan Khotbah Pemberkatan Nikah. Buku ini dapat dipakai sebagai tambahan inspirasi dalam pelayanan khotbah ibadah Pemberkatan Pernikahan

.Judul-judul khotbah dalam ini diantaranya:
1. Penolong yang Sepadan
2 Prinsip Keluarga Dalam Surat 1 Tesalonika
3. Keluarga yang Berkenan Kepada Tuhan
4. Pernikahan Sebuah Lembaga Ilahi
5. 3 Unsur Pernikahan Alkitabiah
6. Ketika Kehabisan Air Anggur
7. Bersatu Dalam Kasih
8. Pernikahan Adalah Kematian
9. Pernikahan Kudus
10. 10 Prinsip Pernikahan Kristen
11. Yang Perlu Dilakukan Dalam Membangun Keluarga
12. 2 Kunci Sukses Pernikahan
13. Kunci Kelanggengan Keluarga
14. Keluarga Bahagia
15. Keluarga Yang Hidup Dalam Kasih
16. Pernikahan Kristen
17. Bahasa Kasih Dalam Keluarga
18. Rumah Tangga yang Diberkati Tuhan
19. Kunci Kebahagiaan Keluarga
20. Membangun Keluarga Kristen yang Kokoh
21. Suami yang Bijaksana, Isteri yang Cakap
22. Rumah Berkat
23. Dua Menjadi Satu
24. 4 Kunci Sukses Pernikahan
25. Kasih Tanpa Syarat
26. Keluarga Bahagia Sejahtera
27. Campur Tangan Tuhan Dalam Pernikahan
28. Setia Sampai Mati
29. Jatuh Cinta dan Bangun Cinta

Bagaimana cara mendapatkan buku ini?
Silakan transfer donasi Rp.35.000,00 dan ongkos kirim sesuai alamat ke rek BCA 1540241577 Atau Bank MANDIRI No.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer kirim konfirmasi via WA/SMS ke.085228085470 atau Email:solusisukses2008@gmail.com.
Untuk mengetahui estimasi biaya pengiriman, silakan kontak kami via WA atau Email diatas.
Donasi Anda sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kami
Tuhan Yesus Memberkati

Salam
Pdt. Agus Susanto
KURNIA MEDIA MINISTY
PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200

Kamis, 19 Maret 2020

SAYA MAH, BERSYUKUR SAJA

Andi adalah seorang murid  di sebuah SMP. Ia terkenal sebagai anak yang suka membuat ulah dan mengganggu teman-temannya saat di kelas.
Dalam sebuah diskusi, seorang guru bertanya kepada Andi.
Pagi Guru: "Andi apa yang kamu lakukan kalau misalnya kamu positif terkena virus Corona? "
Andi menjawab; " Saya mah bersyikur saja Pak. Setidaknya karena masih ada hal yag positif dalam diri saya.

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
(1Tesalonika 5:18)

MASKER DAN HAND ZANITIZER BUKAN JAMINAN

==MOHON PERHATIAN ==
Ternyata Masker dan Hand Sanitizer tidak bisa jadi jaminan. Yang bisa jadi jaminan itu sertifikat tanah, dan BPKB. Demikian info dari seorang mantri BRI.

Rabu, 18 Maret 2020

PERNIKAHAN ADALAH KEMATIAN

Ayat Pokok:
"Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Ia pun menyembuhkan mereka di sana. Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?" Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."
(Matius 19:1-9)
Pendahuluan
Pernikahan adalah peristiwa yang menggembirakan. Betapa tidak, hari-hari pernikahan seperti saat ini adalah hari yang sangat dinanti-nantikan oleh semua orang, apalagi oleh kedua calon mempelai yang sebentar akan diteguhkan sebagai pasangan suami istri. Itu sebabnya biasanya khotbah-khotbah dalam pernikahan biasanya juga adalah hal-hal yang menggembirakan
Itu sebabnya ketika mendengar judul khotbah kali ini yaitu” Pernikahan adalah kematian” mungkin banyak diantara kita yang bertanya-tanya. Mengapa dikatakan bahwa pernikahan adalah kematian.

Pernikahan adalah kematian dari keegoisan.

Inilah sebetulnya yang ingin saya sampaikan pada  hari ini yaitu bahwa pernikahan adalah awal kematian dari keegoisan. Pernikahan adalah ikatan dan janji dua pribadi yang kemudian menjadi satu.

Dalam  Matius 19:4-6 dituliskan; “Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Ketika sepasang kekasih menyatakan diri masuk dalam pernikahan, maka sejak itu, mereka bukan lagi dua tetapi satu adanya. Itulah sebabnya, sepasang kekasih harus berusaha menanggalkan keegoisan masing-masing. 

Kesatuan dalam pernikahan  itu meliputi  kesatuan tubuh, jiwa dan roh. Kesatuan tubuh itu dibuktikan dengan masing-masing menyadari bahwa tidak ada yang perlu ditutup-tutupi  lagi diantara mereka berdua. Dalam Kejadian 2:24-25 disana dicatat, “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu. 

Kesatuan tubuh juga dibuktikan dengan masing-masing menyadari bahwa apa yang dirasakan oleh suami, akan juga dirasakan oleh isteri, demikian juga sebaliknya. Oleh karenanya suami dan isteri harus saling menolong dan bekerja sama.
Kesatuan jiwa dibangun dengan saling meningkatkan keintiman melalui komunikasi yang efektif. Dengan demikian, suami akan semakin mengenal isteri dan demikian pula sebaliknya. Konflik seringkali terjadi karena masing-masing pihak tidak mengenal pasangannya dengan baik. Dan hal ini dibutuhkan usaha yang terus-menerus untuk dapat mengenal pasangannya masing-masing. Pada masa-masa pacaran, bisa jadi masing-masing tidak saling terbuka sehingga hanya yang baik-baik saja dari pasangannya yang mereka ketahui. Tetapi waktu akan menyatakan siapa mereka yang sebenarnya. Memang tidak seharusnya kita menuntun kesempurnaan dari pasangan kita, karena tidak ada manusia yang sempurna. Dan hal ini harus dipahami oleh masing-masing pihak, baik suami maupun isteri.

Suami perlu merasakan kehadiran isteri ditengah-tengah keluarga, demikian pula sebaliknya kehadiran isteri, perlu di rasakan oleh suami. Mereka bukan sekedar ada, tetapi hadir dalam keluarga mereka.  

Apakah perbedan antara sekedar “ ada “ dengan “hadir”?
Seseorang dikatakan  ada, apabila ia hanya kehadirannya secafa fisik saja dalam satu kelompok atau komunitas. Sedangkan hadir, adalah apabila mereka memberikan hati, tenaga, perhatian dan pikirannya untuk orang-orang yang ada didalam kelompoknya.

Kesatuan roh perlu dibangun dengan selalu mengadakan doa bersama sehingga Tuhan hadir dalam rumah tangga yang mereka bina.  Sesibuk apapun, suami dan isteri harus memiliki jam-jam doa bersama, bahkan dengan anak-anak yang Tuhan anugerahkan kepada mereka. Adakah Mezbah keluarga secara rutin sebagai sarana untuk menyatukan roh dan spiritual diantara sesama anggota keluarga.

Keegosian juga harus dibuang dengan menghilangkan prinsip bahwa semua yang mereka punya adalah milik bersama. Tidak ada lagi ini milik suami , dan ini milik isteri.  Ini juga adalah prinsip yang penting untuk membina kelanggengan keluarga. Seringkali banyak konflik terjadi karena masing ada yang berprinsip ini uang suami dan isteri tidak boleh campur tangan, demikian pula sebaliknya. Antara suami dan isteri perlu ada kesepakatan mengenai pengelolaan keuangan dalam rumah tangga.

Pernikahan adalah kematian dari kedagingan.

Selanjutnya yang harus disadari oleh masing-masing pihak, adalah kesungguhan untuk mematikan kedagingan. Firman Tuhan menyatakan,” Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan,  kenajisan,  hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan yang sama dengan penyembahan berhala.” ( Kolose 3:5)
Memang tidak mudah untuk mematikan hal-hal diatas, tetapi dengan pertolongan Roh Kudus, kita akan dimampukan untuk menjadi pelakua firman, dengan hidup kudus dan mematikan kedagingan.

Cara mengatasi  konfilik dalam rumah tangga

Mengapa ada keluarga-keluarga dan bahkan keluarga orang percaya yang mengalami kegagalan di tengah jalan? Jawabanya adalah karena masing-masing pihak tidak berusaha mematikan keegoisan dan kedagingan.

Alkitab memberikan petunjuk bagaimana menghadapi konflik dalam pernikahan.
    Memahami kebutuhan dasar pasaangan kita ( suami
    atau isteri kita).
    Bersedia mengakui kesalahan tanpa harus menyalahkan.
    Saling mengizinkan untuk berbicara secara bebas, dan mendengarkan dengan sikap yang terbuka tanpa membela diri.
    Usahakan secara teratur merencanakan waktu dan tempat bersama pasangan untuk membicarakan masalah berdua.
    Saling mengerti; jangan saling menghakimi
    Datanglah kepada Tuhan dan mintalah nasehat-Nya senantiasa.

Penutup

Selamat menempuh hidup baru, kami sampaikan kepada kedua mempelai yang sebentar akan diteguhkan dalam nikah yang kudus. Ingat sebentar kalian akan mengucapkan janji nikah, dan kemudian akan didoakan sehingga kalian resmi menjadi suami isteri yang sah. Apa yang sudah disatukan oleh Tuhan, tidak ada yang dapat menceraikan, kecuali kematian.

Selasa, 17 Maret 2020

DONAT BANTAT

Berbicara soal masalah,kita harus ingat bahwa seringkali Allah menggunakan masalah untuk memurnikan iman kita. Orang yang tidak mau dibentuk oleh masalah, sama dengan orang yang membuat donat, tapi adonannya tidak diproses, tidak mau dibanting-banting, maka apa yang terjadi, donat tidak akan mengembang dengan baik dan menjadi donat bantat

Suatu saat, ketika saya menjalani masa TC ( Training Center), atau masa untuk persiapan masuk sekolah Alkitab dengan lebih dulu mengenal kehidupan hamba Tuhan, melalui tinggal beberapa waktu di pastori,   Kami berencana untuk membuat donat. Kami menggunakan peralatan seadanya. Bahkan utnuk membuat donatpun kami harus membanting-banting dan mengaduk-aduk adonan secara manual. Donat dari adonan pertama,kedua dan sampai ke empat berhasil mengembang dengan baik dan donatpun bisa mengembang sehinga menjadi donat yang enak dan empuk.

Tetapi setelah adonan ke lima dan seterusnya, hasil donat tisak bisa mengembang dengan baik, bahkan menjadi donat bantat. Selidik punya selidik, hal itu terjadi karena kami sudah mulai mengantuk dan kehilangan energi sehingga kami hanya asal-asalan dalam memproses adukan bahan donat tersebut.

Dari situlah akhornya kami tahu betapa pentingnya masalah dalam hidup kita. Terkadang Tuhan ijinkan masalah menimpa hidup kita, dengan tujuan untuk membentuk kehidupan kita supaya  tidak menjadi donat  bantat.


"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."
(Roma 8:28)


REMAJA

Dalam sebuah khotbah di pelayanan ibadah remaja gereja, seorang pendeta berkata: " Saya senang melayani remaja-remaja gereja.  Tahukah Anda arti REMAJA? Remaja artinya: REndah hati, MAkin setia dan JAdi berkat.

"Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu."
(1 Timotius 4:12)

INFO BUAT KAUM BAPAK UNTUK MENYIKAPI VIRUS CORONA

Sehubungan dengan wabah virus Corona dan ada kemungkinan virus Corona tersebut dapat juga menempel pada uang, maka bagi para suami yang menyayangi isteri, diharapkan tidak memberikan uang belanja  dalam kurun waktu 14 hari kedepan, terhitung mulai hari ini. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu."
(Keluaran 23:25)

BULIRNYA, BULIRNYA

Suatu ketika Bapak Gembala bersama dengan seorang pengerja mengadakan kunjungan ke jemaat yang sedang sakit dan mendoakan jemaat tersebut.
Gembala : "Mari kita nyayikan "Bulir-Nya, Bulir-Nya, Bulir-Nya sungguh heran. Asal percaya saja, semua sakit hilanglah. Oleh Tuhan Yesus tertolong,"

Di dalam perjalanan, ketika mereka kembali ke Pastori, terjadilah dialog.
Pengerja ; Om, tadi lagunya  salah. Bukan Bulir-Nya tetapi Bilur-Nya."
Pendeta : Oh, ya, Nyong. Ngana tahu artinya bulir?"
Pengerja :" Tahu Om, artinya biji."
Pendeta :  " Nah, Ngana lihat. Bulir-Nya saja berkuasa, apalagi bilur-Nya,"

"Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh."
( 1 Petrus 2:24)

MARIA MERSEDES

Seorang Guru Sekolah Minggu sedang bercerita kepada murid-muridnya tentang wanita-wanita yang pergi ke kubur Yesus pada pagi hari. Ibu guru mengajukan pertanyaan dan siapa yang dapat menjawab pertanyaan itu akan mendapat hadiah permen.
Guru : " Anak-anak,  yang pertama kali datang ke kubur Yesus adalah Maria M....
Murid : " Maria Mersedes , Bu ."
Guru : " Salah, yang benar, Maria Magdalena."

"Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur."
(Yohanes 20:1)