KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Minggu, 01 Februari 2026

BUKAN SUARA TUHAN

Ayat Pokok:
 "Pada waktu itu nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan daripada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom."
(2 Samuel 16:23)

Pendahuluan
Banyak orang, ketika membaca sekilas ayat ini mungkin akan timbul pertanyaan, mengapa nasihat Ahitofel dikatakan sama dengan petunjuk yang dimintakan dari pada Allah, padahal ia sedang menolong pemberontakan melawan raja pilihan Tuhan. Bahkan kalau kita membaca nasihatnya dalam  2 Samuel 16:21-22, nasihatnya sangatlah bertentangan dengan nilai-nilai firman Tuhan.

Apakah ini berarti Ahitofel berbicara atas nama Tuhan?
Tidak !Ini bukan berbicara soal asal rohani, tetapi soal kualitas dan ketepan strateginya.
Alkitab sering memakai gaya hiperbola atau perbandingan.
Maksud ayat ini adalah: nasihat Ahitofel sangat tajam, akurat, strategis dan hampir selalu berhasil. Orang-orang menganggapnya bisa dipercaya. 

Ibaratnya seperti orang berkata hari-hari ini, "Kalau dia yang memberi nasihat, pasti tepat."
Ahitofel memang sangat cerdas dalam hal strategi, tetapi bukan dalam hal rohani.
Ahitofel adalah:penasihat politik, ahli membaca situasi, paham kelemahan Daud, dan tahu psikologi perang.

Buktinya di pasal 17, nasihatnya untuk menyerang Daud  segera, sebenarnya secara militer sangat tepat. Kalau dituruti, Daud kemungkinan besar bisa kalah.
Jadi ayat ini dipahami bahwa, "secara manusia, nasihatnya tepat dan nyaris tidak pernah salah."

Tapi kecerdasan tidak sama dengan kebenaran Allah.
Walau nasihatnya seperti suara Tuhan menurut mansia,  ia justru melawan rencana Tuhan.
Akibatnya- Tuhan sendiri menggagalkan nasihat Ahitofel yang "baik"- Tapi baik secara strategi, bukan secara kehendak Allah. 

Ingat !
Tidak semua yang terlihat paling benar,  itu benar di mata Tuhan.
Suara yang kedengarannya seperti suara Tuhan, tapi bukan dari Tuhan.

Kenapa nasihat itu terdengar seperti dari Tuhan?
Masuk akal-Strateginya logis, cepat dan efektif
Profesional-Ahitofel ahli, reputasinya tinggi.
Menyakinkan-Tidak ragu, tidak emosional-penuh perhitungan.

Tapi Tuhan menyebutnya "nasiat yang baik."- Lalu menggagalkannya.
Artinya: baik menurut manusia, masuk akal secara strategi,
Tapi melawan rencana Allah.

Ini kuncinya: Sesuatu bisa benar secara logika, tapi salah secara rohani.

Penutup
Setan tidak selalu datang membawa dosa, kadang ia datang membawa saran, yang sepertinya terlihat bijak.

LINK INFORMASI PENTING
EBOOK AI:ALAT INJIL ATAU ALAT IBLIS?