KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH TENTANG HIDUP KRISTEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH TENTANG HIDUP KRISTEN. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Desember 2018

CIPTAAN BARU


KARTU KHOTBAH
No. Urut:0074
Judul : Ciptaan Baru
Ayat Pokok: 2 Korintus 5:17

Pendahuluan
2 Korintus 5:17," Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." 

Oran-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah "ciptaan baru", menurut firman Tuhan di atas.  Kata baru disini menggunakan kata "kainos" ( Bhs. Yunani) yang berarti baru dalam hal mutu. Seharusnya orang-orang percaya atau pengikut Kristus, mereka memiliki kualitas hidup yang baru yang lebih baik yang bisa di nikmati oleh orang-orang di sekitarnya.

Apa yang seharusnya menjadi baru
Apa yang seharusnya alami pembaharuan setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus? Firman Tuhan mengajarkan beberapa hal yang seharusnya mengalami pembaharuan setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, yaitu:

Pertama, Baru dalam pola pikir.
Filipi 4:8,"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu".  Ada tujuh perkara yang seharusnya mengisi pikiran orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Ada ahli-ahli Alkitab yang memberikan penafsiran bahwa angka tujuh disebut sebagai "angka sempurna" atau " The Number ofPerfection". Alkitab memang banyak  memakai angka tujuh dan memiliki arti yang menonjol dalam Alkitab. Orang-orang percaya harus memiliki pikiran yang sempurna. Kita harus berpikir seperti Kristus berpikir. Alkitab juga berkata:"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,...." ( Filipi 2:5).

Kedua: Baru dalam tatacara bertutur kata.
Kolose 4:6:"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang."  Dalam TL ayat ini ditulis:" Hendaklah senantiasa perkataanmu itu berkat, dimasinkan dengan garam, supaya dapat kamu mengetahui bagaimana kamu memberi jawab kepada tiap-tiap orang." 

Gunakanlah  mulut kita untuk berkata-kata yang baik, membangun dan mempermuliakan nama Tuhan.

Ketiga: Baru dalam  tingkah laku.
Roma 13:12"Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!"

Alkitab mengajar agar kita hidup di dalam terang firman Tuhan.
Roma 12:2," Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna"

Penutup 
Biarlah kita minta Roh Kudus terus-menerus memperbaharui hidup kita, baik dalam pola pikir, tutur kata maupun tingkah laku dan perbuatan kita. Pada zaman ini, banyak usaha manusia untuk mengubah penampilan luar mereka. Mereka menginginkan agar penampilan luar mereka lebih indah dari aslinya. Tetapi tidak banyak yang memperhatikan bagaimana mereka mengubah pola pikir, cara berturut kata maupun tingkah laku mereka. Biarlah kita termasuk diantara orang yang selalu menginginkan perubahan dan pembaharuan hidup baik dalam cara perpikir, bertutur kata dan bertindak.
Amin 



Sabtu, 04 November 2017

SERI :7 KARAKTER KRISTUS YANG HARUS KITA TELADANI BAG.1- KASIHNYA YANG LUAR BIASA



Ayat Pokok:
"Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula,mereka juga ditentukan-Nya untuk menjadi serupa dengan gambaran anak-Nya, supaya Ia, anak-Nya itu  menjadi yang sulung diantara banyak saudara."
(Roma 8:29).


Pendahuluan
Ketika Allah memilih kita, sesungguhnya Allah tidak hanya ingin menyelamatkan kita, tetapi Allah ingin membentuk kehidupan kita supaya mempermuliakan nama-Nya. Kehidupan yang mempermuliakan nama-Nya itu, dapat terjadi ketika kita hidup seturut akan kehendak Tuhan dan kehidupan kita mencontoh atau meneladani Kristus. Oleh sebab itu, mari kita perhatikan beberapa hal yang ada dalam diri Kristus Yesus yang patut kita contoh.

Tentu ada banyak hal yang kita perhatikan dari kehidupan Kristus Yesus.  Semua sisi kehidupan Kristus adalah hal yang harus menjadi contoh nyata dalam kehidupan kita. Tetapi kita akan lebih memfokuskan pembahasan pada 7 karakter dalam diri Kristus Yesus yang patut kita teladani. dan 12 Karakter Kristus itu bisa kita lihat dari akronim yang nama-Nya yaitu K, R, I, S, T, U, S

7 Karakter Kristus yang harus menjadi teladan
Apa saja karakter Kristus yang harus kita teladani?
K-Kasih-Nya yang luar biasa
R-Rendah hati
I-Integritas 
S-Sabar
T-Taat
U-ntuk Bapa saja hidup-Nya
S- Selalu penuh pengampunan

Yesus Kristus: Pribadi yang Kasih-Nya Luar Biasa
Kita masuk dalam seri khotbah 7 Karakter Kristus yang harus menjadi teladan bag. 1 yaitu; Yesus Kristus pribadi yang penuh kasih.

Kasih Yesus
Ketika kita bicara tentang Kekristenan, maka itu tidak akan bisa dilepaskan dari yang orang sebut Kasih. Bicara Kristen, itu identik dengan kasih. Sebaliknya ketika kita bicara kasih, maka itu identik dengan Kekristenan. Mengapa demikian? karena sudah sejak semula , sejak kekristenan ada, orang-orang Kristen itu dikenal sebagai orang yang penuh kasih. Banyak orang paham bahwa ajaran Kristen yang utama adalah kasih. Mengapa demikian? karena orang-orang Kristen adalah orang-orang yang hidup meneladani junjugan agung Yesus Kristus yang adalah pribadi yang penuh kasih. Jadi kalau ada orang yang mengaku sebagai orang Kristen, tetapi hidupnya jauh dari sifat kasih, bahkan bertolak belakang dengan sifat kasih, maka perlu dipertanyakan bagaimana kekristenannya itu.

Kristen ada karena kasih. 
Yohanes 3:16 menulis,"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehngga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal,  supaya setiap orang yang percaya, tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal."
Banyak cerita tentang cinta kasih yang ada di dunia. Namun kasih Allah, kasih Kristus itu "total diferent".- sangat berbeda dengan kasih yang ada di dunia.  Kasih Allah itu begitu lebar, panjang,  dalam dan tinggi. Kasih-Nya itu kekal ( Yeremia 31:3),

Karakteristis Kasih Kristus?
Bagaimana karakteristik kasih Kristus kepada kita?
Ada 3 karakteristik kasih Kristus yaitu:

1. CONSTANT- Tetap/Tidak akan pernah berubah (1 Yohanes 4:13-16)
Constant artinya tetap, tidak berubah, dengan terus-menerus, berhenti. Kasih Tuhan itu kekal untuk seterusnya dan selama-lamanya. Berbeda dengan kasih manusia yang sering kali tidak kekal, sementara. Kasih manusia bisa saja berubah, dulu cinta setengah mati, sekarang bisa jadi benci setengah mati. Kapan paling akhir manusia berhenti mengasihi, yaitu pada saat ia mati.

Apa buktinya kasih Allah itu kekal? buktinya sampai saat ini kita masih dikasihi Allah. Walaupun kalau kita mau jujur, seringkali kita menyakiti Tuhan, kita tidak taat akan perintah-Nya, tetapi Tuhan masih mengasihi kita. Itu sebabnya harusnya kita meneladani Kasih Kristus yang kekal ini, yang tidak pernah berubah. Mari kasih kita kepada Allah juga kita akan terus bangun. Bukankah ada lagu pujian, tambah hari tambah cinta Yesus? Mari cinta kita kepada suami atau istri kita, juga kita akan tetap jaga, supaya semakin menyala. Mari kita juga terus meminta kepada Tuhan, supaya kita dapat lebih lagi mengasihi sesama, tanpa memandang muka, tanpa membedakan asal-usul atau agama dan keyakinan kita.

2. PERFECT- Sempurna (1 Yohanes 4:12)
Perfect artinya, sempurna, benar-benar, utuh, sepenuh, tidak setengah-setengah. Mungkin ada diantara kita yang berpikir? kalau kasih Tuhan itu sempurna, mengapa saya gagal, mengapa saya sakit? mengapa saya alami masalah demi masalah yang seolah tidak mau beranjak dari dalam hidup kita?
Keadaan kita yang baik, buruk, tidak ada hubungan-Nya dengan kasih Allah. Ada yang berpikir, kalau kasih Allah itu sempurna, tentu Ia akan memberikan yang baik-baik saja buat kita. Mari kita melihat masalah dan persoalan bukan dari kacamata kita manusia, tetapi dari kacamata Ilahi. Ada maksud-maksud Allah yang kita mungkin belum bisa memahami, karena keterbatasan kita. Tetapi percayalah, kasih-Nya tetap untuk kita. Kasih-Nya sempurna untuk kita.
Mari kita mau belajar untuk meneladani kasih Allah dengan kasih yang sempurna, seperti yang Tuhan mau untuk kita lakukan. Roh Kudus pasti memberi kita hikmat dan kekuatan.

3. UNCONDITIONAL - Tak bersyarat (1 Yohanes 4:19-21)
Unconditional artinya, tak bersyarat, mutlak. Ini sangat berbeda dengan kasih  manusia yang biasanya bersyarat. Kasih Allah adalah kasih "walaupun". Walaupun manusia tidak mengasihi Allah, bahkan memberontak dan berbuat dosa, Allah tetap mengasih manusia. Sedangkan kasih manusia, kebanyakan adalah kasih yang bersyarat. Kasih " jikalau". Jikalau kamu mengasihi aku, maka aku akan mengasihi kamu juga, dsb.
Jika ada orang yang memenuhi harapan/keinginan dirinya, maka barulah ia mau mengasihi orang tersebut. Namun jika tidak, maka ia juga tidak mau mengasihi.
Bapa sudah demikian mengasihi kita saat kita masih berdosa dengan mengirimkan Yesus ke salib (Roma 8:32). Masalah terbesar untuk hidup manusia sudah diselesaikan oleh Tuhan, apakah lalu Ia melupakan kita? Tentu tidak. (Yeremia 31:34). Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya. (Roma 8:37-39). Tuhan sanggup memelihara kita di dalam kasih setia-Nya (Matius 10:29-31).
Apakah ada alasan bagi Tuhan untuk mengasihi kita?
Ucapkan : ”Tuhan Yesus mengasihi saya dengan kasih yang tak bersyarat”

KESIMPULAN :
Kasih Kristus itu melampaui pengetahuan kita, namun juga sangat intim dan tidak pernah berubah. Kasih Kristus itu TETAP, SEMPURNA dan TAK BERSYARAT bagi kita. Kasih-Nya tidak bergantung kepada kita, tetapi karena Yesus Kristus. Salib adalah bukti Kasih Kristus yang sempurna bagi kita. Amen ~

SEKILAS INFO
Anda diberkati Tuhan dengan pelayanan kami dan ingin mendukung pelayanan kami baik dalam doa, dana, maupun pulsa? Silakan hubungi kami via SMS/WA ke.085228085470. Bila Anda membutuhkan powerpoint dari khotbah ini,  silakan ajukan permintaan kepada kami. Materi khotbah ini dan juga khotbah-khotbah lainya dapat kami kirim via email, wa atau facebook kepada anda. Tuhan Yesus Memberkati.

LINK INFORMASI PENTING
FLASHDISK PAKET PANDUAN PELAYANAN VERSI 8.1 
KUMPULAN TEKS LAGU PUJIAN 
777MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA
FLASHDISK PAKET PANDUAN PELAYANAN VERSI 4.1 







Rabu, 21 Juni 2017

KEKRISTENAN YANG BENAR

Mungkin dari lahir kita sudah menjadi Kristen, tetapi sudahkah kita mengerti arti kekristenan sebenarnya ? apa menjadi tujuan kita menjadi orang Kristen ? kekristenan sebenarnya harus menuju kesempurnaan, harus meningkat setiap hari, bukan menurun.

Tetapi saat ini banyak orang Kristen yang tidak bangga lagi menjadi orang Kristen. Sehingga meskipun mereka sudah mengenal Tuhan tetapi masih suka berjudi, mabuk dan melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Mereka menganggap remeh kebenaran Firman Tuhan. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. 

Kita ada di masa yang semakin sukar. Karena itu kita harus lebih sungguh-sungguh didalam Tuhan, agar iman kita semakin teguh dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh arus dunia.

Kita yang sudah mengenal Tuhan harus menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru yang hidup sesuai dengan kebenaran Firman Allah. Pada saat Tuhan datang kedua kali, Ia ingin kita menjadi mempelai wanita yang kudus dan tidak bercacat cela dihadapanNya. Karena itu Roh dan pikiran kita harus dibaharui dari hari kehari.
salib
sumber gambar pixabay.com
Ciri-ciri kekristenan yang sebenarnya:

1.    Hidupnya Berbeda (Efesus 4:17)

Seperti halnya jemaat mula-mula dimana saat mereka mengenal Kristus yang sesungguhnya, hidup mereka berbeda. Sehingga mereka disukai semua orang dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan (Kisah Para Rasul 2:41-47).
Kalau kita ingin disukai dan bertambah, maka kita harus meneladani kehidupan jemaat mula-mula yaitu:
-    Bersekutu untuk memecahkan roti dan berdoa
-    Ada persatuan
-    Suka memuji Tuhan

2.    Mengenal Kristus (Hosea 6:3)

Kita harus bersungguh-sungguh mengenal Tuhan dengan cara merenungkan Firman Tuhan setiap hari. Kalau kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan; Ia pasti muncul seperti fajar. Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada musim akhir yang mengairi bumi.

3.    Menerima Pengajaran (Yesaya 5:24c)

Kita harus dapat menerima pengajaran dan jangan menolak pengajaran Tuhan. Kalau kita menolak pengajaran, maka murka Tuhan akan menimpa kita.

4.    Mengalami Pembaharuan (Roma 12:2)

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah yang sempurna.

Kedatangan Tuhan kali yang ke-2 sudah semakin dekat, karena itu tetaplah setia dan sungguh-sungguh dalam mengiring dan melayani Tuhan.

Tuhan Memberkati

Sumber:
http://khotbahkristen7.blogspot.co.id/2015/10/kekristenan-yang-benar.html

TEMPAYAN KEHIDUPAN

Pembacaan Firman: 
Yohanes 2:1-11

Ketika kehabisan air anggur dalam pesta perkawinan di Kana, Tuhan Yesus menggunakan tempayan-tempayan air untuk mengadakan mujizat. Pada zaman itu, tempayan-tempayan air tersebut sering digunakan sebagai wadah untuk mencuci kaki sebelum masuk ke dalam rumah. Pada saat itu ada 6 tempayan pembasuhan dan Tuhan Yesus menyuruh pelayan-pelayan agar mengisinya dengan air. Tempayan-tempayan yang diisi dengan air tersebut kemudian dicedok dan berubah menjadi anggur yang baik.
tempayan
sumber gambar pixabay.com
Sebagai anak Tuhan ada 6 tempayan yang harus kita isi penuh dalam menjalani kehidupan ini, yaitu:

1.    Doa (I Tesalonika 5:7)

Doa sangat penting bagi kita orang percaya. Dengan berdoa kita dapat membangun komunikasi dengan Tuhan. Melalui doa dapat membuat mujizat terjadi karena doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya (Yakobus 5:16b). Tempayan doa harus kita isi sampai penuh.

2.    Puji-pujian (Mazmur 150:1-6)

Allah duduk diatas puji-pujian orang percaya. Pujian yang dinaikan dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan dapat menyembuhkan penyakit dan membawa berkat bagi kita.

3.    Penyembahan (Yohanes 4:24)

Berikan waktu kita untuk menyembah Tuhan sampai kita merasakan hadiratNya. Mari kita lebih dekat kepada Tuhan dan menjadi penyembah-penyembah yang benar yang menyembah dalam Roh dan Kebenaran.

4.    Persekutuan (Kisah Para Rasul 2:42)

Persekutuan sangat penting bagi Gereja Tuhan di akhir zaman ini. Seperti halnya yang dilakukan oleh jemaat mula-mula, dimana mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Mereka selalu berkumpul untuk memecah-mecahkan roti dan berdoa, sehingga mereka disukai oleh semua orang dan setiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan orang-orang yang diselamatkan.

5.    Firman Allah (Mazmur 119:105)

Pemazmur berkata: pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap FirmanMu hatiku gemetar. Dalam Firman Allah ada kuasa dan mujizat yang besar bagi orang yang percaya kepadaNya.

6.    Kepribadian yang menuju pada kemenangan yang kekal (Efesus 4:17-25)

Buanglah segala dusta, berkatalah benar seorang kepada yang lain. Kita harus hidup kudus sama seperti Yesus. Karakter kita harus sama seperti Yesus. Semua orang yang tidak benar, semua pendusta tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah, mereka akan mendapat tempat dalam lautan api yang menyala-nyala.

Jika kita ingin sama seperti Tuhan Yesus, maka isilah hidup kita dengan ke-6 tempayan tersebut. 
Tuhan Yesus Memberkati.

Sumber:
http://khotbahkristen7.blogspot.co.id/2015/11/tempayan-kehidupan.html

Selasa, 16 Februari 2016

KETIKA BIMBANG KARENA MELIHAT KEBERHASILAN ORANG FASIK

Ayat Pokok: Mazmur 73:1-20

Pendahuluan
        Daud mengalami pergumulan batin ketika melihat suatu kenyataan yang ia jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Ia melihat bahwa keadaan orang-orang fasik seolah-olah mengalami keadaan

Minggu, 05 Juli 2015

MENJADI SEPERTI YESUS ADALAH SEBUAH PROSES

Bacaan Hari ini :
Efesus 4:13 “sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.”

Menjadi seperti Kristus adalah proses pertumbuhan yang panjang dan lambat.
Kedewasaan rohani bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan instan atau otomatis,
ini adalah perkembangan yang bertahap dan progresif yang akan berlangsung selama sisa hidup Anda.

Perubahan karakter Anda adalah sebuah pekerjaan dalam proses.
Transformasi rohani Anda dalam mengembangkan karakter Yesus akan membutuhkan waktu selama sisa hidup Anda, dan itu pun tidak akan selesai di bumi ini.
Ini hanya akan selesai ketika Anda sampai ke surga atau ketika Yesus datang kembali.
Pada saat itu, apa pun pekerjaan yang belum selesai pada karakter Anda yang masih tersisa akan disempurnakan.
Alkitab mengatakan bahwa ketika kita akhirnya bisa melihat Yesus dengan sempurna, kita
akan menjadi sempurna seperti Dia: “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita
adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita
tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.” (1 Yohanes 3:2)

Banyak kebingungan dalam kehidupan orang Kristen terjadi karena mereka mengabaikan
kebenaran yang sederhana bahwa Tuhan jauh lebih tertarik dalam membangun karakter Anda daripada hal lain.
Kita khawatir ketika Tuhan tampaknya diam pada permasalahan tertentu seperti “Apa jenis karier yang harus saya pilih?”

Tuhan jauh lebih tertarik pada siapa Anda daripada apa yang Anda lakukan. Kita adalah manusia, bukan apa yang diperbuat oleh manusia.
Tuhan jauh lebih peduli tentang karakter Anda daripada karier Anda, karena Anda akan membawa karakter Anda, bukan karier Anda, ke dalam kekekalan.

Alkitab memperingatkan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi
berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)

Anda harus membuat keputusan yang berbeda dengan kebanyakan orang di dunia ini untuk fokus pada menjadi lebih seperti Yesus.
Jika tidak, kekuatan lain seperti teman-teman, orang tua, rekan kerja, dan budaya akan berusaha membentuk Anda untuk menjadi seperti rupa mereka.

Sayangnya, tinjauan singkat dari banyak buku-buku Kristen populer mengungkapkan bahwa banyak orang percaya telah meninggalkan hidup untuk tujuan Tuhan yang besar dan menetapkan hidup untuk mengejar pemenuhan pribadi dan stabilitas emosional. Itu adalah narsisme, bukan pemuridan.

Yesus tidak mati di kayu salib supaya kita bisa sekedar hidup dengan nyaman dan terpenuhi seperti standard budaya modern.
Tujuan-Nya adalah jauh lebih dalam: Dia ingin membuat kita seperti diri-Nya sebelum Dia membawa kita ke Surga.
Inilah hak istimewa terbesar kita, tanggung jawab kita, dan tujuan akhir kita.

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 14; Matius 26:51-75

Hal yang paling Tuhan pedulikan adalah siapa Anda dan karakter Anda, karena itulah yang akan Anda bawa sampai kekekalan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Sumber:https://renunganhariankita.wordpress.com/2012/02/19/menjadi-seperti-yesus-adalah-sebuah-proses/

LINK PENTING

Senin, 29 Desember 2014

BIBIR SEORANG KRISTEN


          Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti akan diterkam dan dilahap habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun, pasti akan remuk dan tak pernah tersisa oleh taringnya yang runcing. Suatu saat, ketika tahu bahwa orang Kristen adalah orang-orang baik, berkatalah ia kepada teman-teman singa yang lain: “Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan saya ingin bertobat. Saya pasti tak akan menggangu orang-orang Kristen. Saya akan membiarkan mereka tetap hidup dan tak akan lagi menjadikan mereka santapan pemuas isi perutku.” Namun setelah lewat beberapa hari, seorang Kristen lewat. Singa liar dan buas itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemooh teman-temannya: “Bukankah engkau ingin bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang Kristen sebagai santapan lezatmu? Mengapa hari ini engkau justru sekali lagi membunuh seorang Kristen?” Singa buas itu menjawab: “Saya memang sudah berjanji untuk tidak menerkam orang Kristen. Namun orang yang telah kumakan itu telah kucium sebelum kuterkam. Ternyata sama sekali tak tercium aroma kekristenan, kecuali bibirnya saja. Karena itu bibirnya sajalah yang tidak kumakan” (

Sumber: http://yosualg.blogspot.com/p/ilustrasi.html). 

LINK PENTING