KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label K. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2019

KUASA MENGUCAP SYUKUR


 Ayat Pokok:
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”
(1 Tesalonika 5:18)

Pendahuluan
1 Tesalonika 5:18, “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

Hari ini kita akan kembali merenungkan firman Tuhan dengan judul “ Kuasa Mengucap Syukur.” Ayat yang baru saja kita baca adalah ajakan untuk kita mengucap syukur senantiasa. Alasan untuk kita mengucap syukur jelas dicatat bahwa “ …sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus .. “bagi kita. Mengucap syukur adalah kehendak Allah. Tentu kita semua rindu untuk senantiasa melakukan kehendak Bapa, salah satunya adalah untuk kita mengucap syukur senantiasa, atau menguacap syukur dalam segala hal.

Arti mengucap syukur dalam segala hal.
Ayat bacaan kita mengajarkan untuk kita mengucap syukur dalam segala hal. Artinya dalam keadaan apapun kita harus tetap mengucap syukur. Tentu ini bukan perkara yang mudah. Semua orang pasti bisa untuk mengucap syukur manakala semua situasi lancar, keluarga sehat, kita sedang tidak ada masalah. Tapi firman Tuhan mengajar untuk kita dapat mengucap sykukur dalam segala hal atau dalam segala keadaan yang mungkin secara pikiran manusia sulit untuk kita dapat bersyukur. Tapi kalau Tuhan memberikan perintah? Pasti Tuhan akan memberikan  kemampuan untuk kita melakukan firman-Nya.

Paulus, penulis surat 1 Tesalonika ini, bukan hanya bisa memberikan pengajaran, tetapi ia sudah mempraktekkan apa ayang diajarkannya. Beberapa kali ia harus mengalami masalah, ia harus dipenjara karena kegiatannya memberitakan jalan Tuhan. Tetapi ia tidak berputus asa, ia tetap dapat bersukacita dan tetap setia dalam pelayanan yang Tuhan percayakan. 

Sebetulnya kalau kita mau jujur kepada Tuhan, tidak ada alas an untuk kita tidak mengucap syukur kepada Tuhan. Hal utama yang seharusnya menjadi alas an untuk kita mengucap syukur kepada Tuhan adalah karena Tuhan sudah menyelamatkan kita. Secara rohani, kita diselamatkan oleh pengorbanan Tuhan. Pada waktu kita percaya kepada Tuhan, maka sejak itu kita diampuni, segala dosa kita dibasuh dan kita menjadi orang yang dilayakkan untuk menerima kehidupan kekal di sorga. Demikian juga dengan kesehatan jasmani yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Ini adalah hal yang patut kita syukuri senantiasa.

Kuasa mengucap syukur.
Selain kita harus mengucap syukur senantiasa karena itu adalah kehendak Tuhan, kita juga harus mengucap syukur senantiasa karena ada kuasa di dalam setiap ucapan syukur kita. Apa saja kuasa dari setiap ucapan syukur yang kita persembahkan kepada Tuhan?

Pertama: Ucapan syukur membawa kita kehadpan hadirat Tuhan.
Mazmur 100:4-5,” Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.”
Di dalam hadirat Allah di sana ada kebaikan Allah!
Semakin hati Anda berlimpah dengan syukur maka semakin besar kebaikan Tuhan akan dicurahkan ke atas hidup Anda.
Berkat dan kebaikan Tuhan itu seumpama air di dalam sebuah “bak penampungan air” yang besar, iman Anda seumpama “saluran pipanya” untuk mengalirkan air tersebut, dan ucapan syukur adalah “kran pembuka” airnya.
Semakin hati Anda berlimpah dengan ucapan syukur semakin besar iman Anda, dan semakin besar iman Anda semakin besar berkat dan kemurahan Tuhan yang dialirkan ke dalam kehidupan Anda.
Alkitab berkata:
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan- Nya!” (Mazm 103:2, 5)
Cara mengingat kebaikan Tuhan adalah dengan mengganti kata-kata keluhan kesah, sungut-sungut, ngomel, kata-kata yang kasar dan suka menuntut, memaksakan kehendak sendiri, diganti dengan kata-kata doa syafaat dan ucapan syukur kepada Tuhan.

Kedua: Ucapan syukur melahirkan mujizat pelipatgandaan.
Saat Yesus memberi makan 5.000 orang laki-laki, Alkitab berkata Yesus mengucap syukur dengan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ. (Yohanes 6:11-14).

Kisah ini menyatakan kebenaran bahwa apa pun yang ada di tangan Anda, atau apa pun milik Anda nikmatilah, pakailah itu dengan hati yang melimpah dengan ucapan syukur, maka Allah akan melipatgandakannya dan mencukupi segala kebutuhan Anda menurut kekayaan dan kemuliaanNya di dalam Kristus Yesus.

Ucapan syukur berkaitan dengan kemurahan hati.
Ucapan syukur seringkali disertai dengan pemberian persembahan. Jika Anda ingin membangun atmosfer pelipatgandaan, Anda harus menaikan ucapan syukur dan sertailah dengan tindakan memberi yang murah hati.

Setelah Yesus mengambil roti itu mengucapsyukur lalu Yesus membagi-bagikan roti itu kepada orang-orang yang lapar (membutuhkannya), lalu Mujizat Pelipatgandaan terjadi! Inilah tindakan iman yang didorong oleh kasih dan belas kasihan.

Ketiga: Ucapan syukur mengaktifkan kuasa kebangkitan.
Yohanes 11:40-44” Jawab Yesus:”Bukankah sudah Kukatakan kepadamu:Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata:”Bapa, Aku mengucap syukur kepada- Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”

Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras:”Lazarus, marilah ke luar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka:”Bukalah kain- kain itu dan biarkan ia pergi.”

Yesus mengucap syukur kepada Bapa karena Bapa telah mendengarkan doa-Nya. Mengapa? Karena Yesus tahu, mengerti, bahwa Bapa selalu mendengarkan Dia…Alasan doa disertai ucapan syukur agar mujizat terjadi dan terjadi ucapan syukur dari mulut orang banyak yang menjadi percaya!

Saat Yesus membangkitkan Lazarus, sahabat-Nya Yesus menaikan ucapan syukur kepada Allah.

Ada saat-saat kita mengalami hari JUMAT, hari penderitaan,mkesusahan kesakitan, kesedihan air mata, gelap dan nampak tidak ada jalan keluar; namun Anda jangan kehilangan iman untuk percaya dan tetaplah harapkanlah yang terbaik itu terjadi dalam hidup Anda!

Anda akan dibawa Tuhan pada hari MINGGU, hari kebangkitan, kemenangan, keselamatan….
Roma 4:18-21
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan:”Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira- kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Kisah ini menyatakan kebenaran bahwa tanpa ucapan syukur, kita tidak akan melihat kemuliaan Allah dinyatakan.
Ucapan syukur adalah bukti dari orang percaya.
Ucapan syukur adalah syarat mutlak untuk melihat kemuliaan Allah (keajaiban dan mujizat Allah).
Sebab ucapan syukur adalah salah satu cara membangun “atmosfer Kerajaan Allah.”

Keempat: Ucapan syukur mempercepat datangnya  pemulihan atas  pergumulan hidup kita.
Saat Daud berada di dalam Gua Adulam bersama-sama dengan orang-orang yang bermasalah, ia mendapatkan pewahyuan tentang kebenaran dari ucapan syukur.

Mazmur 57:7-11
Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar! Aku mau bersyukur kepada- Mu di antara bangsa- bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi- Mu di antara suku- suku bangsa; sebab kasih setia- Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran- Mu sampai ke awan- awan. Tinggikanlah diri- Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan- Mu mengatasi seluruh bumi.

Ucapan syukur “menyiapkan hati” kita  untuk menerima berkat dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita . Ucapan “syukur menyiapkan hati” kita untuk menyambut datangnya “fajar pemulihan” atas pergumulan hidup kita. 
Daud menulisnya dalam Kitab Mazmur tentang kuasa ucapan syukur ini di saat ia mengalami pergumulan berat dalam hidupnya bersama-sama orang yang bermasalah dalam hidupnya.

Penutup:
Mengucap syukur adalah skill, atau keterampilan.
Oleh karena Mengucap syukur adalah sebuah skill, atau keterampilan maka mengucap syukur itunbisa dipelajari dan bisa dilatih.
Latihlah dan belajarlah bersyukur dengan menaruh perhatian kepada kasih, kebaikan dan kemurahan Tuhan atas hidup kita.

Ingatlah satu per satu kebaikan Tuhan lewat orang-orang di sekitar kita, cobalah bawa itu dalam doa syukur kepada Tuhan; ucapan terima kasih Tuhan Yesus.
kita perlu melihat ke belakang untuk menghitung berkat-berkat Tuhan dan kebaikan Tuhan sepanjang tahun ini.

Kita perlu datang kepada Tuhan Yesus untuk bersyukur, berterima kasih atas semua perkar yang sudah Tuhan ijinkan terjadi dalam kehiduap kita. Percayalah, tidak ada rencana Allah yang salah. Ingat, Allah tidak pernah berniat jahat kepada kita. Masalahnya adalah, sering kali kita tidak mampu memahami jalan-jalan-Nya Tuhan. Tetapi biarlah kita mau belajar untuk memahami semua rencana dan jalan-jalan Tuhan bagi kita.


TUHAN YESUS MEMBERKATI...!!!

LINK INFORMASI PENTING



Kamis, 07 Juni 2018

KEJATUHAN MANUSIA DAN PENYELEMATANNYA



Ayat Pokok:
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
(Yohanes  3:16)


Pendahuluan
Ayat ini adalah ayat yang paling terkenal dalam Alkitab dan yang paling disukai. Ayat ini adalah inti dari Injil Yesus Kristus. Ayat ini adalah  kunci kekristenan. Oleh sebab itu kita harus mengerti dan memahami benar makna dari ayat ini.

Mari kita simak dan perhatikan dengan baik ayat ini. Setidaknya da 4 hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan ayat ini. Empat point penting dari ayat ini adalah: (1) Kasih Allah; (2) Pemberian Allah; (3) Cara menerima pemberian Allah; dan (4) Berkat dari penerimaan atas anugerah Allah.
Mari kita perhatikan dengan baik  empat point ini.

Pertama, ayat ini menjelaskan tentang kasih Allah.
"Karena begitu besar kasih Allah..." Ini adalah sebuah kabar yang luar biasa. Allah begitu mengasihi akan dunia ini. Dunia yang dimaksud dalam ayat ini adalah manusia-manusia yang ada di dunia ini, bukan dunia dalam arti bumi, tempat dimana kita sekarang ada untuk sementara.  Alah begitu mengasihi manusia, bahkan Alkitab katakan kasih-Nya begitu besar. Mengapa besar? Mengapa tidak tinggi, atau  luas? Karena kalau tinggi dan luas ada ukuran yang bisa dipakai sebagai satuan ukur. Misalnya meter, kilo meter. Tetapi kalau besar, tidak ada satuan ukurnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kasih Allah itu tidak terukur. Mengapa Allah mengasihi manusia? Apa buktinya Allah mengasihi manusia?
Sejak manusia diciptakan Tuhan, manusia dalam keadaan yang suci dan mulia. Tidak ada tabiat dosa dalam diri manusia pertama. Kejadian 1:27 menulis," Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia,laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka."

Artinya bahwa Allah menciptakan manusia begitu sempurna bahkan serupa dan segambar dengan diri-Nya. Tetapi kemuliaan Tuhan dalam diri manusia itu menjadi sirna, tatkala manusia memberontak kepada Tuhan dan lebih menuruti bujukan iblis. Sejak itu manusia menjadi makluk yang berdosa.

Roma 3:23 "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah."
Roma 3:11,"Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah."

Dan manusia yang berdosa, tidak mungkin berkenan kepada Tuhan, kalau tidak disucikan kembali dari dosa-dosa akibat pelanggarannya.
Roma 6:23 a " Sebab upah dosa ialah maut.."
Tetapi kabar baiknya, ayat dalam bagian selanjutnya dari ayat ini menyatakan "... tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." inilah point penting selanjutnya dari ayat ini yaitu:  tentang pemberian Allah yang Agung.

 Kedua, ayat ini menjelaskan tentang pemberian Allah yang Agung.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang  tunggal...."

Ini adalah pemberian terbesar. Kasih Allah yang mulia.  Ia begitu mengasihi manusia yang telah jatuh dalam dosa sehingga ," Ia memberikan anak-Nya yang tunggal.."
Kapan Allah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal?
Pertama pada saat  Natal, saat kelahiran-Nya dalam tubuh kemanusiaan. Allah memberikan Yesus pada saat berinkarnasi sebagai manusia.
Galatia 4:4" Tetapi setelah genap waktinya, maka Allah mengutus anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan..."
Allah mengirim mengambil rupa  manusia dengan masuk melalui rahim Maria. sehingga teks Alkitab kita berbunyi, " Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal.."

Tetapi ternyata tidak sampai disitu saja. Kasih Allah berlanjut dengan "memberikan "Yesus untuk mati di kayu salib demi membayar dosa-dosa kita. Ia rela menggantikan hukuman yang seharusnya kita tanggung.

Roma 5:8, " Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Kata mengaruniakan bermakna bahwa itu adalah sesuatu yang benar-benar pemberian Allah bagi kita yang seharusnya tidak layak untuk memperolehnya, tidak layak untuk menerimanya, tetpai itu yang sediakan Tuan bagi orang yang percaya dan menerima Kristus.
Ini yang menjadi point penting ketiga dari ayat ini.

Ketiga, ayat ini menjelaskan kepada kita bagaimana cara menerima pemberian itu.
Bagaimana cara menerima dan merespon pemberian itu?
Yohanes 3:16 menulis. " Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya barang siapa yang percaya kepada-Nya, tidak binasa..."
Satu-satunya cara untuk kita dapat menikmati anugeerah dan pemberian Agung Allah adalah dengan kita percaya kepada  Tuhan Yesus Kristus.  Kata "kepada" dalam ayat ini diterjemahkan dari kata "eis" dalam bahasa Yunani, yang artinya bukan saja sekedar percaya kepada Dia, tetapi percaya : di dalam, atau ke dalam Dia. Kalau sekedar percaya kepada Dia, Iblis juga percaya Yesus,  tapi tidak mempercayakan dirinya kepada Yesus, Tidak menaruh percayanya didalam atau ke dalam Yesus. Kita harus menaruh percaya kita ke dalam atau di dalam Yesus,

Letakkanlah seluruh iman percaya kita kepada Tuhan Yesus Kristus, sehingga kita, tidak akan binasa. Ini adalah point keempat yang akan kita pelajari dari ayat ini.

Keempat, ayat ini menjelaskan kepada kita berkat-berkat yang akan kita peroleh dari menerima pemberian Kristus itu.
Perhatikan kembali Yohanes 3: 16 dan mari kita ucapkan bersuama dengan suara yang keras dan jelas.
" Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Dari ayat ini, kita dapat melihat ada dua hal yang akan didapat oleh orang-orang yan percaya ke dalam atau didalam Dia.
Pertama, " tidak binasa"
Ini artinya, kita yang percaya kepada dan didalam Yesus tidak akan masuk neraka.  Tak seorangpun yang teah percaya "didalam " Yesus  akan binasa dalam nyala api neraka. Mengapa demikian?
Yohanes 10:28 menulis," Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya."

Jadi, hasil pertama dari percaya di dalam Yesus melalui iman adalah bahwa Anda tidak akan pernah binasa. Anda akan terhindar dari kematian ke dalam hidup seketika itu juga pada saat percaya kepada Dia, datang kepada Dia dalam iman.

Hasil yang kedua, ketika Anda datang kepada Yesus dan percaya di dalam Dia, adalah bahwa seketika itu juga Anda akan menerima hidup kekal. Anda dilahirkan kembali ke dalam kehidupan kekal, dan itu tidak dapat dibatalkan dari Anda untuk selama-lamanya. “Mereka tidak akan pernah binasa” (Yohanes 10:28).

Betapa ini adalah janji yang ajaib! Betapa ini adalah pengharapan yang begitu mulia! Mari kita berdiri sekali lagi dan membaca Yohanes 3:16 dengan suara keras.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16)

Penutup.
Apakah Anda mau percaya di dalam Yesus, percaya di dalam Dia, “meletakkan” di atas Dia segala-galanya? Mari kita menaruh percaya kita di dalam Dia. Karena hanya ini satu-satunya cara untuk kita menikmati keselamatan dan kehidupan kekal.

LINK INFORMASI PENTING
MATERI-MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA
DIREKTORI SITUS ROHANI KRISTIANI
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Paskah
Buku 29 Bahan Khotbah Ibadah Natal

Selasa, 19 September 2017

KARAKTER SEORANG WANITA KRISTEN

Sebagai seorang wanita Kristen, kita dituntut untuk memiliki karakter yang baik; panjang sabar, memiliki penguasaan diri, seorang tangguh dan kuat, lembut hatinya, hidup kudus, setia berdoa, taat kepada Tuhan, dan menyenangkan bagi orang lain. Seorang wanita Kristen juga harus menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya, menjadi isteri yang baik bagi suaminya, menjadi nenek yang baik bagi anak cucunya, yang mempersembahkan seluruh hidupnya dan semua yang dimilikinya serta mengerjakan segala sesuatunya dengan Anugrah Tuhan.
Wanita diciptakan Tuhan pada hari yang ke enam, bukan dengan perkataan firman saja seperti ciptaan yang lain, tetapi dibentuk sedemikian rupa dengan kedua tangan-Nya sehingga menjadi ciptaan yang sangat berharga di mata Tuhan. Namun satu hal yang terkadang tidak disadari oleh wanita adalah, seringkali ia lupa kalau dirinya sangat berharga dimata Tuhan.
Efesus 1:4, "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya."
Tuhan sudah merencakan hidup kita jauh sebelum dunia diciptakan untuk masuk dalam suatu tujuan yang baik dan mulia. Sebab itu jangan pernah percaya pada nasib sebab nasib bukan suatu kebetulan tetapi sebuah pilihan hidup dan hal itu dapat berubah jika kita tetap berjalan bersama Tuhan.
Ulangan 30:19, "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu."
Filipi 4:9, "Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu."
Manusia diciptakan dalam komunitas yang berbeda karakter antara satu dengan yang lainnya. Semua ini unik dan memiliki kelebihan masing-masing dihadapan Tuhan. Karena itu sebagai wanita kristen yang bijak, kita harus mempertahankan karakter yang baik dan tetap menjaga hati dan pikiran kita supaya tidak tercemar oleh hal-hal yang tidak baik. Perombakan karakter merupakan sesuatu yang paling menyalkitkan dalam hidup, tetapi tetaplah terima proses itu dengan respon yang baik agar hidup kita selalu berkenan di hadapan Tuhan.
Jika kita menabur pikiran kita pasti akan menuai tindakan, Jika kita menabur tindakan kita pasti akan menuai kebiasaan, Jika kita menabur kebiasaan kita pasti akan menuai karakter dan jika kita menabur karakter kita pasti juga akan menuai tujuan hidup. Karena berusahalah menjaga hidup kita dan senantiasa menabur sesuatu yang baik supaya kita juga menuai hal-hal yang baik seturut rencana Tuhan.
Amsal 4:23, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."
Jagalah Pikiranmu! Sebab pikiran akan menjadi ucapan. Jagalah ucapanmu! Sebab ucapanmu akan menjadi tindakan. Jagalah tindakanmu! Sebab tindakan akan menjadi kebiasaan. Jagalah kebiasaanmu! Sebab kebiasaan akan menjadi sikap.
Billy Graham pernah berkata; "When wealth is lost, nothing is lost. When health is lost, something is lost. When character is lost, all is lost." (Ketika kekayaan hilang, tidak ada sesuatupun yang hilang. Ketika kesehatan hilang, ada sesuatu yang hilang. Ketika karakter yang hilang, semuanya hilang).
Manusia paling berbahaya adalah tukang gosip, karena itu jangan biasakan hanyut dalam perbuatan itu. Buat apa kita membicarakan yang tidak baik dan benar jika itu tidak bergunan dan membangun diri kita sama sekali. Socrates juga pernah berkata; "kalau apa yang anda mau katakan kepada saya tidak benar, tidak baik dan tidak ada gunanya, buat apa menceritakan semua itu kepada saya?"
Yoh. 15:5, Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Tuhan berjanji akan selalu memberkati kita. Firman Tuhan dalam kitab
Ulangan 28:1-2. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu."
"Kekuatan terbesar di dunia adalah KASIH dan alat komunikasi paling ampuh ialah: DO'A & PERCAYA, Karena itu berimanlah terhadap setiap janji Tuhan dalam hidup kita supaya kita memperoleh multiplikasi dan promosi dalam segala hal."
"TUHAN YESUS MEMBERKATI"
Sumber:
Http://gbiprj.org/home/sermon-131-karakter-seorang-wanita-kristen.html

LINK INFORMASI PENTING
 

Rabu, 21 Juni 2017

KEKRISTENAN YANG BENAR

Mungkin dari lahir kita sudah menjadi Kristen, tetapi sudahkah kita mengerti arti kekristenan sebenarnya ? apa menjadi tujuan kita menjadi orang Kristen ? kekristenan sebenarnya harus menuju kesempurnaan, harus meningkat setiap hari, bukan menurun.

Tetapi saat ini banyak orang Kristen yang tidak bangga lagi menjadi orang Kristen. Sehingga meskipun mereka sudah mengenal Tuhan tetapi masih suka berjudi, mabuk dan melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Mereka menganggap remeh kebenaran Firman Tuhan. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. 

Kita ada di masa yang semakin sukar. Karena itu kita harus lebih sungguh-sungguh didalam Tuhan, agar iman kita semakin teguh dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh arus dunia.

Kita yang sudah mengenal Tuhan harus menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru yang hidup sesuai dengan kebenaran Firman Allah. Pada saat Tuhan datang kedua kali, Ia ingin kita menjadi mempelai wanita yang kudus dan tidak bercacat cela dihadapanNya. Karena itu Roh dan pikiran kita harus dibaharui dari hari kehari.
salib
sumber gambar pixabay.com
Ciri-ciri kekristenan yang sebenarnya:

1.    Hidupnya Berbeda (Efesus 4:17)

Seperti halnya jemaat mula-mula dimana saat mereka mengenal Kristus yang sesungguhnya, hidup mereka berbeda. Sehingga mereka disukai semua orang dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan (Kisah Para Rasul 2:41-47).
Kalau kita ingin disukai dan bertambah, maka kita harus meneladani kehidupan jemaat mula-mula yaitu:
-    Bersekutu untuk memecahkan roti dan berdoa
-    Ada persatuan
-    Suka memuji Tuhan

2.    Mengenal Kristus (Hosea 6:3)

Kita harus bersungguh-sungguh mengenal Tuhan dengan cara merenungkan Firman Tuhan setiap hari. Kalau kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan; Ia pasti muncul seperti fajar. Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada musim akhir yang mengairi bumi.

3.    Menerima Pengajaran (Yesaya 5:24c)

Kita harus dapat menerima pengajaran dan jangan menolak pengajaran Tuhan. Kalau kita menolak pengajaran, maka murka Tuhan akan menimpa kita.

4.    Mengalami Pembaharuan (Roma 12:2)

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah yang sempurna.

Kedatangan Tuhan kali yang ke-2 sudah semakin dekat, karena itu tetaplah setia dan sungguh-sungguh dalam mengiring dan melayani Tuhan.

Tuhan Memberkati

Sumber:
http://khotbahkristen7.blogspot.co.id/2015/10/kekristenan-yang-benar.html

Sabtu, 10 Juni 2017

SERI KARAKTER DANIEL: THE MAN OF INTEGRITY


Ayat Pokok:
"Yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakini orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim."
( Dan 1:4)

Pendahuluan 
Seri renungan kita dalam beberapa episode ke depan adalah Karakter Daniel. Kita akan belajar dari kehidupan tokoh Alkitab yang sangat terkenal ini. Ada 3 judul renungan dalam seri renungan Karakter Daniel ini, yaitu:
DANIEL: THE MAN OF INTERGRITY
DANIEL: THE MAN OF PRAYER
DANIEL: THE MAN OF FAITH
Ini adalah renungan seri 1 tentang Daniel, yang berjudul: Daniel The Man of Integrity atau Daniel Manusia yang berintegritas.

Siapakah Daniel?
Daniel adalah satu dari empat orang pemuda Israel yang di bawa ke Babilonia pada jaman Raja Nebukadnezar untuk menjadi orang buangan. Daniel diangkut ke pembuangan bersama dengan beberapa teman-teman kaum muda Israel. Diantara kaum muda Israel yang harus menjadi orang buangan di Babilonia, yang terkenal adalah Daniel, Hananya, Misael dan Azarya. Mengapa ke empat orang ini yang dipilih? Karena mereka bukan orang sembarangan. Mereka adalah keturunan dan kaum bangsawan. Disamping itu juga karena mereka ini: tidak bercela, berperawakan baik, memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak, mempunyai pengertian tentang ilmu, cakap untuk bekerja. Mereka ini sepuluh kali lebih cerdas dari orang-orang lainnya. Ada satu kata untuk menyimpulkan semua hal diatas, dan kata itu adalah integritas.

Apakah integritas?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Integritas adalah:kebulatan, keutuhan, jujur, setia, dapat dipercaya. Integritas dapat juga diartikan, tidak munafik, luar dan dalam sama, tidak bersandiwara.
Pak Ahok memberikan keterangan bahwa integritas adalah: tidak memakai topeng.

Keteladanan Daniel dalam hal integritas.
Kita lihat beberapa bukti dalam Alkitab tentang integritas Daniel ini
1. Tidak ada cela pada Daniel
    Daniel 1:4 "Yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang  memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak, dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim".

2. Daniel dapat dipercaya
    Daniel 
3. Komitmen hidup kudus
4. Tidak serakah


Selasa, 06 Juni 2017

KRISTEN MODEL BARNABAS


Ayat Pokok:
Kis 11:19-30

Pendahuluan
Sebagai pengikut Kristus, tentu kita sepakat bahwa teladan utama kita adalah Tuhan Yesus Kristus. Namun kita juga percaya, bahwa ketika Tuhan mengilhami para penulis kitab suci untuk menuliskan kisah-kisah hidup seseorang dalam Alkitab, adalah supaya kita dapat belajar dan mendapat berkat dari kisah-kisah tersebut. Adalah bijak bila kita mau belajar atau meneladani kisah-kisah hidup orang-orang yang dipakai Tuhan luar biasa,sehingga kita dapat belajar dari hidup mereka bagaimana meraih hidup yang maju, sukses dalam, diberkati melimpah dalam hal-hal lahiriah.

Tetapi yang terutama dari kisah-kisah tersebut kita juga dapat belajar dari kehidupan orang tersebut mengenai hal-hal rohani seperti:iman, kesetiaan, semangat dan hal-hal yang lain yang membuat mereka kuat dan bertahan sehingga menjadi  pahlawan iman. Salah satu tokoh yang dapat kita jadikan teladan dalam hal kehidupan kerohanian adalah Barnabas.

Siapakah Barnabas?
Barnabas adalah salah satu tokoh dalam Alkitab yang dapat kita jadikan teladan dalam hal kehidupan kerohanian. Barnabas berarti: Anak penghiburan. Tetapi juga dapat diartikan penuh iman. Sesuai dengan namanya, rupanya demikianlah kehidupannya. Itu sebanya tidaklah salah kalau kita mencoba menggali sifat-sifat yang ada dalam diri Barnabas ini dan kemudian kita jadikan contoh untuk kita terapkan dalam kehidupan kita. Kehidupan Barnabas adalah salah satu contoh gaya kehidupan kerkristenan yang perlu untuk terus kita kembangkan.

Teladan kehidupan Barbanas
Apa saja teladah  dari kehidupan Barnabas yang perlu kita teladani?

a. Barnabas seorang yang murah  hati dan suka memberi (Kis 4:37)
Alkitab mencatat,"Ia (Barnabas) menjual ladang miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul." (Kisah 4:37). Ini menunjukkan bahwa Barnabas adalah orang yang murah hati dan suka memberi. Kepeduliannya terhadap perkara-perkara rohani sangat besar. Barnabas tidak mementingkan diri sendiri, tetapi senantiasa menunjukkan kebaikannya kepada orang lain. Tidak heran jika orang-orang yang ada di Antiokhia sangat suka kepadanya.

b. Barnabas adalah orang yang suka membawa damai (Kis 15:35-41)
Hal yang selanjutnya yang dapat kita pelajari dari kehidupan Barnabas ini adalah sifatnya yang suka membawa damai.
Paulus menolak untuk mengikutsertakan Yohanes Markus dalam perjalanan penginjilan Paulus dan Barnabas. Karena menurut Paulus tidak baik membawa orang yang pernah tidak setia dalam pelayanan. Tetapi Barnabas ingin memberi kesempatan sekali lagi pada Yohanes Markus. Barnabas sadar bahwa setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan. Kalau ia sudah sungguh-sungguh menyadari kesalahannya dan memperbaikinya mengapa tidak diberi kesempatan.
Perbedaan pendapat ini membuat Paulus dan Barnabas berpisah. Paulus dengan Timotius dan Barnabas dengan Yohanes Markus.
Di kemudian hari Paulus juga akhirnya merasa hormat pada Markus bahkan Paulus membutuhkan   Markus   dalam  pelayanannya (II Timotius 4:11).
Dalam kehidupan kita sehari-hari tidak jarang masyarakat umum dan mungkin kita kurang mau memberi kesempatan pada orang lain untuk membuktikan dirinya sudah berubah. Yang kita ingat hanyalah kesalahannya, hanyalah kekurangannya. Sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia. Tidak mau bersahabat lagi dengan dia, tidak lagi mengaku saudara dengan dia.

c. Barnabas adalah orang baik (Kis 11:23-24 a)
Tercatat demikian dalam Alkitab,"Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah,  bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman ( Kis 11:23-24 a). Apa bukti Barnabas ini orang baik? selain ia adalah orang yang suka memberi, dan juga suka membawa damai, bukti kebaikannya adalah ia mampu tetap bersukacita ketika melihat orang lain maju. Ketika banyak murid yang lain menaruh curiga dan tidak mau menerima Saulus yang baru bertobat, Barnabas menerimanya dan mencoba meyakinkan banyak murid yang lain bahwa Saulus yang kemudian berubah nama menjadi Paulus adalah orang baik dan termasuk murid Tuhan.Lalu, Barnabas pergi ke Tarsus untuk menolong pelayanan Saulus (nama Paulus sebelumnya) dan membawanya ke Antiokhia untuk melayani bersama-sama jiwa-jiwa.  Keduanya mengajar banyak orang di sana dan "Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."  (Kisah 11:26b).
Sungguh, pelayanan Barnabas di Antiokhia membawa dampak yang sangat luar biasa karena ada kuasa Roh Kudus yang menyertainya; ia juga tidak mencari nama atau popularitas, tapi semua dilakukan semata-mata demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.  Inilah sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang percaya dan terlebih lagi para pelayan Tuhan yang rindu dipakai Tuhan untuk bekerja di ladangNya yang sudah menguning dan siap dipanen ini

d. Barnabas penuh dengan Roh Kudus (Kis 11:24).
Ini berarti, kehidupan Barnabas sepenuhnya berada dalam tuntunan Roh Kudus. Ia tidak hidup menuruti hawa nafsu keduniawian. Ia menyerahkan seluruh hidupnya dalam tuntuan tangan Tuhan. Ia mau melakukan apa yang Yesus ajarkan dengan sepenuh hatinya. Ia mau mendengarkan suara Roh Kudus dalam hatinya. Imannya tidak mati. Ia tidak asal percaya. Apa yang diimaninya nampak kehidupan sehari-hari.
Oleh karena sikap hidupnya yang seperti ini : pembawa damai, suka memberi dan membagi, memberi kesempatan pada orang lain untuk membuktikan perubahan hidupnya dan dipenuhi oleh Roh Kudus dan Iman, maka Barnabas mendapat julukan/gelar :“Anak Penghiburan” karena di manapun ia berada ia mendatangkan kesukacitaan, kebahagiaan, keteduhan hati. Jika Saudara dan saya ingin dikatakan sebagai orang Kristen yang berkenan di hati Allah tirulah apa yang telah dilakukan oleh Barnabas.

Penutup
Jadilah anak Tuhan yang penuh dengan Roh Kudus  agar pelayanan kita berdampak positif.
Amin.

Selasa, 30 Mei 2017

KUASA ROH KUDUS MENEGUHKAN KESAKSIAN KITA


Ayat Pokok:
" Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan dan kuasa Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya".
Ibrani 2:4

Pendahuluan
Penulis surat Ibrani, melalui ilham Roh Kudus  memberikan penegasan bahwa  Allah berjanji akan meneguhkan dan mendukung berita Injil dengan berbagai mujizat dan tanda-tanda heran, juga keajaiban serta karunia-karunia Roh Kudus. Kis 2:22 menulis" Hai orang-orang  Israel, dengarkanlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus  dari Nasaret, seorang yang telah ditentukan Allah  dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan  tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu."

Setelah kebangkitan-Nya , Kristus berjanji bahwa tanda-tanda yang ajaib akan menyertai semua orang-orang percaya untuk meneguhkan pemberitaan Injil yang mereka lakukan.

Markus 16:16-17
"Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara  dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka;mereka akan meletakkan tangannya atas orang yang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Kristus, menginginkan agar para pengikutnya mengadakan tanda-tanda ketika memberitakan Injil kerajaan Allah 

Selasa, 16 Mei 2017

KEMERDEKAAN KRISTEN



Ayat Pokok:
Roma 8:1-30

Pendahuluan
Roma 8 adalah "Deklarasi Kemerdekaan Kristen".

4 Kemerdekaan yang kita terima dalam Kristus
Rasul Paulus mengemukakan empat kemerdekaan rohani yang kita nikmati karena penyatuan kita dengan Tuhan yaitu:
1. Kemerdekaan Dari  Penghakiman-Tidak Ada Penghukuman (Roma 8:1-4)
    Roma 8:20 menunjukkkan "sebab"penghukuman, tetapi Roma 8:1 memberikan "sebab "tidak adanya penghukuman. Dasar untuk jaminan ini adalah ungkapan"ada didalam Kristus". Karena di dalam Kristus tidak ada penghukuman. Sebaliknya di dalam Kristus kita memiliki hidup dan kemerdekaan (Roma 8:28).

2. Kemerdekaan Dari Kekalahan - Tidak Ada Hutang (Roma 8:5-7)
Tidak ada hutang kepada tabiat yang lama (Roma 8:12). Orang percaya dapat hidup di dalam kemenangan dan tidak perlu kalah, karena kita dapat menyerahkan seutuhnya kepada Roh Kudus yang menjadikan kita anak-anak Allah yang akan  terus memperkaya dan membimbing kita ke dalam kehendak Allah.

3. Kemerdekaan Dari Keputusasaan - Tidak Ada Kekecewaan ( Roma 8:13-30)
Orang percaya tidak perlu menjadi lemah  pada masa-masa penderitaan dan pencobaan karena kita tahu bahwa Allah turut bekerja (Roma 8:28), dan bahwa Ia mempunyai rencana yang sempurna (Roma 8:29). Ia mempunyai dua tujuan dalam memberikan pencobaan. Pertama untuk menyatakan bagaimana Tuhan adalah Allah  yang peduli dan mengasihi umat-Nya. Yang kedua  untuk mendidik dan memurnikan iman kita.

4. Kemerdekaan Dari Rasa Takut - Tidak Ada Pemisahan (Roma 8:31-39).
Tidak ada lagi pemisahan, karena kita mengalami kasih Allah (Roma 8:31-39). Kita tidak perlu takut lagi  akan masa lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang. Tidak ada  pemisahan antara orang-orang percaya dengan Tuhan. Allah di pihak kita (Roma 8:32). Kristus mati bagi kita  (Roma 8:32). Kristus menjadi pengantara kita (Roma 8:34). Dan Yesus mengasihi kita (Roma 8:35-39). Tidak ada lagi penghukuman, tidak ada lagi dosa, tidak ada lagi hutang, tidak ada lagi putus asa, tidak ada lagi pemisahan. Karena kita sudah merdeka.

Penutup
Tentu kita bersyukur untuk kemerdekaan yang telah kita terima dari Tuhan. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan berkarya bagi kemuliaan nama Tuhan.

BACA JUGA
MENGALAMI KEMERDEKAAN SEJATI

Kamis, 11 Mei 2017

KASIH-NYA SUNGGUH NYATA


Ayat Mas
Yohanes 3:16


Pendahuluan
Haleluya..!
Shalom adik-adik, Apa kabar? Puji Tuhan semua sehat dan diberkati Tuhan. 
Adik-adik sekalian, hari ini kita berkumpul bersama untuk beribadah, mengenang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Kali ini Kakak, akan menyampaikan renungan singkat dengan judul " Kasih-Nya Sungguh Nyata". Menurut Adik-adik, kasih siapa yang sungguh nyata? Ya, benar kasih Tuhan Yesus Kristus. Siapa yang percaya kalau kasih Kristus sungguh nyata? Apa buktinya kalau kasih Kristus sungguh nyata. 

Bukti kasih Tuhan
Yohanes 3:16 mencatat " Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal". Dari ayat ini kita tahu bahwa kasih Tuhan kepada dunia dan segala isinya sungguh besar. Mengapa menggunakan kata besar? Ini untuk menyatakan bahwa kasih Tuhan itu tidak terukur. Perhatikan adik-adik. Kalau panjang, masih ada ukuran mulai dari mm, cm,meter, kilometer. Kalau berat, masih ada ukurannya, mulai dari miligram, kilogram, kuintal, ton. Adakah yang tahu ukuran besar? tidak ada, karena memang tidak ada satuan atau besaran untuk mengukur besar. 

Apa bukti atau wujud kasih Tuhan yang nyata?
Pertama, Tuhan memberikan hikmat. Apa itu hikmat, mungkin kalian berpikir bahwa hikmat itu kepandaian. Tetapi sesungguhnya hikmat lebih dari pengetetahuan.Kalau pemahaman sederhananya hikmat adalah kepandaian dari Tuhan. Dan Tuhan sudah memberikan kepandaian dari kepada semua kita yang selalu mengandalkan Tuhan. Karena Tuhan yang memberi kita hikmat, maka kita tidak boleh minder lalu berpikir, ah, saya gak bisa, Tidak pintar seperti teman-teman yang lain.
Kita tidak boleh ragu akan kasih Tuhan yang luar biasa. Asal kita mau sungguh-sungguh berusaha, pasti Tuhan memberkati.

Kedua, Tuhan memberikan berkat.
Adik, adik, siapa yang tadi waktu berangkat ke tempat ini diberikan uang saku oleh orang tua kalian? Itulah berkat Tuhan melalui orang tua kalian. Ayah dan mungkin ada Ibu kalian yang harus bekerja siang-malam, supaya mendapat berkat Tuhan sehingga dapat membayar uang sekolah kalian, uang jajan dan keperluan rumah tangga lainnya. Tapi kalau Tuhan tidak memberikan berkat, semua usaha manusia akan sia-sia saja. Karena Tuhan yang memberkati, maka kita dapat memiliki apa yang menjadi kebutuhan kita. Oleh sebab itu, kita harus menghargai berkat-berkat Tuhan. Caranya, kita bersyukur kepada Tuhan, berterimakasih kepaada orang tua. Juga caranya adalah dengan memanfaatkan berkat Tuhan dengan baik, tidak menyia-nyiakan. Adakah diantara kita yang sering membuang-buang makanan? makan tidak dihabiskan, marah kalau makanan tidak sesuai keinginan kita? Apakah ini termasuk menghargai berkat Tuhan?

Ketiga, Tuhan memberi selamat.
Manusia membutuhkan keselamatan. Ada dua jenis keselamatan yaitu keselamatan jasmani dan rohani. Keselamatan jasmani adalah keselamatan tubuh ini. Terhindar dari sakit-penyakit, dari kecelakaan ini adalah keselamatan jasmani yang dari Tuhan. Ada juga yaitu keselamatan rohani. Apa itu? yaitu keselamatan yang akan diberikan kepada orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Keselamatan rohani juga artinya kita terbebas dari hukuman dosa. Alkitab memberi tahu bawa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Alkitab memberi tahu bahwa upah dosa adalah kematian kekal. Tetapi kita bersyukur bahwa Tuhan memberikan keselamatan secara rohani yaitu bebasnya orang yang percaya kepada Kristus dan memperoleh hidup kekal.

Penutup
Hari ini kita telah merenungkan bersama bagaimana kebaikan Tuhan sungguh nyata dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu, patut kita mensyukuri semuanya ini.

Sabtu, 11 Maret 2017

KUASA DOA ORANG PERCAYA

Ayat Pokok:
"...doa orang yang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya."
(Yak 5:16 b)

Pendahuluan
Dalam kitab Perjanjian Baru, ada seorang hamba Tuhan yang dikenal dengan julukan "Si Lutut Onta". Mengapa? Karena dia adalah seorang hamba Tuhan yang senang berdoa, sehingga sampai-sampai lutunya mengeras, kapalan dan masti rasa. Doa sudah menjadi gaya hidupnya. Seluruh aktifitasnya selalu melibatkan doa. Hamba Tuhan ini bernama Yakobus, penulis surat Yakobus.

Yakobus adalah seorang hamba Tuhan yang hidupnya penuh dengan penderitaan. Banyak tekanan dan himpitan yang ia alami dalam hidupnya.Namun ia menjadi orang yang tetap teguh dalam iman.
Doa adalah suatu hubungan pribadi
Matius 6:9
"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di Sorga, dikuduskanlah nama-Mu."

Doa bersifat kekeluargaan.
Doa tidak hanya dijadikan untuk kesempatan meminta-minta kepada Tuhan
Doa adalah hubungan yang akrab dengan Tuhan

Tuhan senang dengan doa-doa orang percaya
Wahyu 5:8
"Ketika ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah ke empat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu  dihadapan anak domba itu, ,masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: Itulah doa orang-orang kudus."

Gereja lahir karena kuasa doa
Kisah 1:4     Bertekun dan sehati
Kisah 2:42    Bertekun dalam doa.

Petrus dilepaskan dari penjara, oleh seorang Malaikat Tuhan, karena kuasa doa orang-orang percaya.
(Kisah 12:5-11)

Doa mampu menggerakan belas kasihan Tuhan
(Kel 32:14) 

Bagaimana supaya doa-doa kita penuh kuasa?
Berdoa dengan hati yang bersih ( Yesaya 59:1-2)
Buanglah motivasi-motivasi yang salah dalam berdoa (Yak 4:2-3)
 Doa harus dengan iman ( Yak 1:6-7,Yak 5:15)
Penutup
Jangan jemu-jemu berdoa.

LINK INFORMASI PENTING
KLUB PENGKHOTBAH KRISTEN
Rp.1000 ANDA SANGAT BERARTI BAGI KAMI  


Senin, 06 Maret 2017

KEMATIAN ADALAH PINTU


Ayat Pokok:
"Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barang siapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup".
(Yohanes 5:24)

Pendahuluan
Kita semua tentu dapat mengingat dengan jelas perkenalan pertama kita dengan kematian, entah itu ketika hewan peliharaan kita mati, atau kakek, nenek atau bahkan seorang sahabat dekat kita meninggal dunia. Jika itu adalah kematian seseorang, wajah muram dan pucat, nada hening dan peristiwa-peristiwa yang tidak biasanya terjadi menimbulkan kebingungan bagi kita. Mungkin berbagai perasaan duka dan berjuta tanya ada dalam hati kita. Seolah kita bertanya: Tuhan, mengapa semua ini terjadi?

Sesungguhnya berdasarkan terang firman Tuhan, kita tahu bahwa kematian bagi orang beriman, bukanlah hal yang menakutkan. Dalam kesempatan ini,  mari kita renungkan beberapa hal mengenai kematian sehingga kita akan dapat memahami kematian itu bukan sebagai perkara yang menakutkan, tetapi justru hal yang membahagiakan. Dengan demikian kematian justru menjadi saat-saat yang selalu kita rindukan.

Beberapa hal mengani kematian sebagai pintu
I. Kematian menutup pintu kehidupan ( Ayub 14:1-2)
Kematian, kesengsaraan, dan air mata sama-sama nyata seperti halnya kehidupan. Kelahiran adalah pintu awal kehidupan seseorang dimuka bumi ini. Sedangkan kematian adalah pintu akhir kehidupan di dunia ini, yang ditandai dengan ibadah penutupan peti. Hidup yang rapuh, disamakan di dalam Alkitab dengan uap air,setangkai bunga, dan sebatang rumput. Semua itu adalah gambaran betapa singkatnya hidup manusia.

Firman Tuhan mencatat:
"Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh dengan kegelisahan. Seperti bunga ia berkembang, lalu layu, seperti bayang-bayang ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan.
(Ayub 14:1-2)

II. Kematian membuka pintu menuju hidup yang kekal ( Yohanes 5:24)
Manusia dilahirkan untuk  hidup di dua dunia. Dan ketika kematian menutup pintu yang satu,kematian juga membuka pintu menuju dunia yang lain. Ketika pintu pagar menutup di belakang kita, pintu lain terbuka,  untuk kita dapat masuk ke dalam tempat indah yang kita sebut rumah. Hal yang sama juga terjadi ketika kita meninggakan badai kehidupan dibelakang kita dan disambut untuk memasuki tempat yang telah dipersiapkan Allah di dalam rumah Surgawi kita.

Penutup
Satupintu tertutup, pintu yang lan terbuka, dan suatu dimensi yang baru, yang ,belum pernah di nikmati, kemudian dinikmati oleh orang yang telah berpulang. Kematian bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah langkah untuk kita menikmati kehidupan abadi yang penuh dengan sukacita. Mari kita berterimakasih kepada Allah karena telah mengutus putera-Nya sehingga hidup kekal kita miliki ( Yohanes 3:16)

Lagu:
Kumenantikan Engkau Tuhanku
Permata hati kesayanganku
Sekian lama Engkau kurindukan
Bilakah kita bertemu

Tempatku tetap di rumah Bapa
Pelabuhan ku hanya disana
Engkau janjikan segera kembali
Menjemputku pulang

LINK INFORMASI PENTING

Jumat, 21 Oktober 2016

KEGAGALAN DAN KESUKSESAN

Ayat Pokok:
Mazmur 4:3-8

Kegagalan adalah satu kata yang sering membuat orang takut dan cemas. Kita sering berpikir apa kata orang lain jika saya gagal. Apa jadinya hidup saya jika hidup saya kalah? Banyak berita-berita tentang orang-orang yang kemudian mengambil jalan pintas hanya karena malu ketika menghadapi kegagalan. Untuk itu kita harus dapat memahami dan menanggapi kegagalan dengan cara yang tepat.

Ternyata kegagalan seringkali diijinkan Tuhan karena ada maksud Tuhan yang mungkin seringkali kita tidak bisa pahami. Pertama, kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menjadi satu peringatan bahwa ada hal-hal yang keliru yang selama ini kita lakukan. Dengan kegagalan itu sudah seharusnya kita instrospeksi diri dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran untuk kita lebih berhati-hati dan lebih bijak dalam bertindak. Yang kedua, kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menyadarka kita untuk senantiasa berharap dan mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Saat kita menaruh kepercayaan kepada Tuhan, maka kebebasan dan kedamaian akan merebak di hati kita. Segala kegagalan itu akan menjadi pengalaman berharga dalam kehidupan kita.

Seringkali kita berpikir bahwa kegagalan sebenarnya untuk  orang-orang yang lemah. Kita seringkali berasumsi bahwa Tuhan hanya bekerja lewat kesuksesan kita, dan bukan lewat kegagalan  atau kelemahan kita. Tetapi apa kata firman Tuhan tentang hal ini? Paulus pernah berkata,"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.(Roma 8:28)

Mengapa Putus Asa?
Tuhan mengajarkan kita untuk tidak mudah berputus asa dengan setiap kegagalan dan kesesakan yang kita alami.  Apapun yang menjadi masalah kita hari ini dan seberat apapun beban kita, janganlah kita berputus asa. Mari kita belajar dari Daud. Saat ia berada dalam kesesakan, ia memilih untuk berseru kepada Tuhan. Disaat orang lain mencelanya, dan ia sangat tertekan dengan keadaan tersebut, ia berseru kepada Tuhan dan Tuhan datang memberikan pertolongan. Ia kemudian menaikkan puji-pujian kepada Allahnya dengan segenap hati dan Tuhan berkenan dengan pujian tersebut lebih dari persembahan lembu atau sapi jantan.

Mazmur 69:31-32
 "Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah"

Ketegaran Hati Carol Schuller
Carol Schuller adalah putri dari Robert Schuller.  Suatu saat Carol mengalami kecelakaan yang sangat mengenaskan. Beberapa anggota tubuhnya patah, termasuk kakinya dan terpaksa harus diamputasi. Dan dalam perawatan di rumah sakit, Carol harus makan lewat infus. Hal ini juga menyebabkan pembukuh darahnya hancur. Ia sangat berubah,dari seorang atlit disekolah sebagai pemain bisboll dan sebagai anak yang lincah dalam keluarga, kini menjadi seorang anak yang cacat dan lumpuh.

Tahukah Anda apa yang dilakukan oleh Carol dan apa yang ada dalam pikirannya? Ia tidak mengasihani diri sendiri

SEKILAS INFO

INFO 1

Anda sedang mencari khotbah-khotbah Natal dalam format powerpoint, PDF, Video, MP3? Semua ada dalam PAKET NATAL 2016. Tersedia dalam format DVD Data dan flashdisk. Paket ini juga berisi ratusan background tema natal dalam format gambar, gambar bergerak dan video. Juga lagu-lagu natal dalam format teks powerpoint, MP3 dan MIDI.
Minat? Hubungi SMS/WA 0897 3527 437
Atau Kunjungi http://www.kurnia-media.net/p/paket-natal-2016.html

INFO 2
Shalom
Dapatkan MP3 Kompilasi Rekaman Khotbah MP3 Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. Dapat dikirim dalam bentuk DVD data, Micro SD atau Flashdisk 8 GB. Berisi puluhan rekaman khotbah MP3 dari Bapak Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham yang pasti sangat memberkati kita.
Bagaimana cara mendapatkan paket MP3 Rekaman Khotbah Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham?
Silakan lakukan pemesanan dengan mengirimkan SMS/WA dengan memberitahukan alamat pengiriman untuk menentukan biaya pengiriman ke alamat Anda. Atau dapat juga dengan mengecek melalui www.posindonesia.co.id.
Setelah mengatahui ongkos kirim, silakan transfer sejumlah biaya kirim + pembayaaran sesuai jenis pesanan atau media yang Anda inginkan. Rp.25.000,00 untuk DVD data, Rp.100.000,00 untuk Micros SD dan Rp.150.000,00 untuk flashdisk.
Biaya dapat ditransfer ke rek BCA 1540241577 atau Bank Mandiri 1360007334334 a.n Agus Susanto. Dapat juga via rek BRI 010201026017508 a.n Winarsih.
Setelah transfer, SMA atau WA kepada kami di 0897 3527 437.
Setelah itu paket segera kami kirim via POS KILAT KHUSUS TERCATAT.
Info Http://bahan-khotbah.blogspot.com



Kamis, 20 Oktober 2016

KEMULIAAN ALLAH

Ayat Pokok:
Amsal 25:1-7

Ayat Bacaan
Amsal 25:2

Pendahuluan
Kemuliaan Allah : bagaimana Allah mengasihi kita
Anugerah Allah :  Kita tidak layak untuk menerima keselamatan, berkat, mujizat, tapi Allah memberikan itu semua kepada kita karena anugerah-Nya
Berkat-berkat Allah : Allah memberkati kita
Kemuliaan Allah : Allah dalam kemuliaan-Nya menyelamatkan kita dan membawa kita masuk dalam kemuliaan Allah

Bagaimana kita memahami tentang kemuliaan Allah?
a. Kemuliaan Allah mengangkat status kita menjadi mempelai-mempelai Kristus
b. Kemuliaan Allah menuntut kita untuk hidup dalam kesempurnaan
c. Kemuliaan Allah menyingkapkan perkara-perkara yang tidak kita sadari
d. Kemuliaan Allah membawa kita dalam pengalaman mujizat dan kuasa Allah

Minggu, 16 Oktober 2016

KETIKA HARUS MENGHADAPI MUSUH

Ayat bacaan:
Mazmur 3:1-9

Bagaimana saat menghadapi musuh?
a. Ketika menghadapi musuh, jangan panik (Mazmu 3:4,6)
b. Ketika menghadapi musuh, tetap memiliki hubungan yang akrab dengan Tuha (Mazm 3:5)
c. Ketika menghadapi musuh, jangan takut ( Mazm 3:7)
d. Ketika menghadapi musuh, tetap berpegang teguh pada janji-janji Tuhan ( Mazmur 3:8)

Jumat, 02 September 2016

KETEGASAN ALLAH

Ayat Pokok:
Amos 4:11-13

Ketegasan Allah dinyatakan dengan
1. Tuhan yang membentuk kita
2. Tuhan lebih mengerti dari apa yang kita pikirkan
3. Tuhan mengubah kegelapan menjadi terang.

Tujuan ketegasan Allah.
1. Agar kita menjadi kuat dan disiplin
2. Agar hidup kita mencapai yang terbaik
3. Agar hidup kita dapat menjadi berkat bagi banyak orang
4. Agar hidup kita layak dan menjadi mempelai yang tak bercacat dan tak bercela.

LINK INFORMASI PENTING

Kamis, 18 Agustus 2016

KEMERDEKAAN DALAM KRISTUS

Ayat Pokok:
"Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan"
2 Kor 3:17

Pendahuluan
Siapakah yang belum pernah mendengar nama MONAS? Tentu kita semua banyak yang sudah tahu tentang MONAS atau MONUMEN NASIONAL. Monas  terletak di Jakarta. Dibangun diatas tanah seluas 80 hektar. Tinggi monumen ini adalah 132 meter. Pembanguanannya dimulai tanggal 17 Agustus 1961, oleh Presiden Sukarno, dan peresmiannya dilakukan oleh Presiden Suharto pada tanggal 12 Juli 1975.

Gagasan pembangunan Monumen Nasional, sudah muncul dalam pemikiran Presiden Soekarno, sejak tahun 1950, setelah pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta, setelah sebelumnya berkedudukan di Jogjakarta. Presiden Soekarno mulai memikirkan sebuah monumen nasional yang setara dengan menara Eifel di kota Paris, Perancis. Monas dibangun untuk mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesa pada masa revolusi kemerdekaan pada tahun 1945 agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan juga yang akan datang. Tanggal  17 Agustuus 1954, sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan monumen nasonal digelar pada tahun 1955. Terdapat 51 karya yang masuk. Akan tetapi hanya satu karya yaitu yang dibuat oleh Frederick Silaban yang memenui kriteria yang ditentukan komite, antara lain: mengambarkan karakter bangsa Indonesia, dan dapat bertahan selama berabad-abad. Sayembara ke dua digeler kembali pada tahun 1960.Tetapi sekali lagi, tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria. Ketua Juri kemudian meminta Silaban untuk rancangannya kepada presiden Soekarno. Rancangan yang diajukan oleh Silaban terlalu luar biasa, sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara. Terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk. Silaban menolak merancang bangunan  yang lebih kecil dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik.  Soekarno kemudian meminta arsitek R.M Sudarsono,  untuk melanjutkan rancangan itu. Jadi arsitek Monas adalah Frederick Silaban dan R.M Sudarsono. Kita semua mungkin tidak asing lagi dengan nama kedua arsitek Indonesia yang terkenal itu. Frederick Silaban, ia juga arsitek Masjid Agung Istiqlal yang terkenal di seluruh dunia. Frederick Silaban, seorang penganut Kristen Protestan yang taat, kelahiran Bonandolok Sumatera Utara, 16 Desember 1912. Meninggal di Jakarta pada tanggal  14 Mei 1984, dalam usia 72 tahun. Karya Arsitektur Masjid Agung Istiqlal, menunjukkan toleransi beragama yang tinggi yang telah ditunjukkan oleh umat beragama di Indonesia.  Masjid Istiqlal yang diawal abad ke 21, merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara itu, dalam proses pembangunanya menyimpan sejarah toleransi beragama yang sangat tinggi. Kebesaran jiwa dari umat Islam sangat jelas terlihat disini. Mereka mau menerima pemikiran atau desain tempat ibadah mereka, dari seorang yang non muslim. Demikian juga halnya dengan Silaban, sang arsitek yang telah menunjukkan kebesaran jiwanya dengan keterbukaan hati dan pikiran, mengerjakan masjid yang sangat monumental tersebut.

Silaban adalah seorang penganut Kristen Protestan yang taat. Sebelum melaksanakan karya agung itu, ia terlebih dahulu harus menjawab pertanyaan yang timbul dalam hati nuraninya sendiri. Pantaskah ia sebagai seorang pemeluk agama Kristen Protestan membuat desain sebuah masjid.  Apalagi ini adalah masjid besar yang akan dibangunan bukan sekedar dari atap dan genting, dengan dinding batu bata semata, melainkan merupakan bangunan yang disucikan sebagai tempat umat Islam beribadah, dan melakukan kegiatan religius dan sosial lainnya.  Masjid Agung Istiqlal berdaya tampung 100.000 orang. Istiqlal artinya"merdeka". 

Menurut cerita, sebelum Silaban mengikuti sayembara desain masjid Istiqlal tersebut, ia memohon petunjuk dari Tuhan. Ia berdoa " Oh, Tuhan, kalau menurut Tuhan itu benar, saya sebagai pengikut Yesus, turut dalam sayembara membuat desain masjid besar untuk bangsa Indonesia di Jakarta,tolonglah saya. Tunjukkan semua jalan-jalannya dan ide-idenya supaya saya sukses. Akan tetapi Tuhan, kalau menurut Tuhan itu tidak benar, kalau Tuhan tidak berkenan saya mengikuti sayembara ini, maka gagalkan semua usaha saya. Bikin saya sakin, atau apapun sehingga saya tidak bisa ikut dalam sayembara." Begitu doa Silaban minta petunjuk Tuhan.  Ternyata arsitek Silaban tidak mengalami hambatan apa-apa ketika mengikuti sayembara ini. Dengan demikian, ia berkesimpulan Tuhan mengijinkannya, maka iapun ikut sayembara.  Begutulah akhirnya hingga ia dipilih sebagai pememang pertama. Dalam desainnya ia menerapkan konsep minimalis, serta penataan ruangan yang terbuka kiri-kanan bangunan utama dengan tiang-tiang lebar diantaranya, sehingga memudahkan sirkulasi udara, dan penerangan yang alami ke dalamnya membuat desain Silaban ini sangat cocok untuk masjid tersebut. 

Kemerdekaan Sejati
Apa yang disampaikan diatas hanyalah pengantar untuk dapat memahami begitu bermaknanya kemerdekaan bagi suatu bangsa. Menurut presiden Suarno, kemerdekaan adalah jembatan emas menuju pembangunan masyarakat yang  adil dan makmur. Kemerdekaan  yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah kemerdekaan politik. Apabila kita reungkan lebih mendalam, ya betul,kita sudah merdeka secara politik,, tetapi bagaimana secara ekonomi dan budaya? Secara ekonomi, Indonesia bersama dengan negara-negara berkembang lainnya belum merdeka.  Masih banyak tergantung kepada negara-negara yang kaya. Secara budaya, kita lihat sekarang ini serbuan budaya asing dalam jaman global ini. Restoran cepat saji, Kentucky Fried Chicken, Mc. Donald, Pizza Hut, Starbucks, masuknya film-film barat, kedatangan penyanyi-penyanyi barat, dan lain sebagainya, merupakan kenyataan bahwa negeri kita sedang diserbu oleh budaya asing. 

Mari kita renungkan juga tentang kemerdekaan secara rohani.  Apakah kita sudah merdeka? Apakah kita sudah merdeka dari belenggu dosa? Jujur, bukan hanya rakyat negeri ini, tetapi sebagian besar  umat manusia ini, sedang berada dalam penjajahan iblis. Sedang berjalan dalam jumlah besar ke neraka.  Untuk merenungkan hal ini lebih jauh, mari kita membaca firman Tuhan dari Yohanes 8:30-36. Dari firman Tuhan ini kita bisa mempelajari tentang dua hal:
Pertama : tentang kebenaran.
Apakah kebenaran itu? Ini adalah pertanyaan Pilatus, Gubernur Roma di Yerusalem kepada Yesus pada hari penyaliban. Secara filsafat, kebenaran merupaan bahan renungan yang tak kunjung habis.  Tetapi dalam firman Tuhan diatas, sederhana jawaban Yesus.  Jika kita tetap dalam firman Tuhan Yesus Kristus, kita akan mengetahui kebenaran. Tetap dalam firman Tuhan Yesus berarti kita mendengarkan firman Tuhan itu, menyimpanya dalam hati dan melakukannya dalam hidup ini. Tentang kebenaran ini, lebih jelas lagi dikatakan oleh Tuhan Yesus ketika berdoa kepada Bapa di Sorga dalam Yohanes 17:17 "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, firman-Mu adalah kebenaran". Firman Tuhan adalah kebenaran yang tidak pernah berubah satu titikpun. Kekal selama-lanya. 

Kedua:Kebenaran itu akan memerdekakan kamu.  
Ketika Yesus berkata tentang hal ini, orang-orang Yahudi terperanjat dan berkata," Kami adalah keturunan Abraham  dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata, kami akan merdeka? Menurut orang-orang Yahudi, mereka adalah orang merdeka.  Tetapi Yesus mengatakan, " Setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa.  Tentu kita memahami apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus. Orang-orang yang berdosa, adalah orang-orang yang ada dalam penjajahan iblis. Penyebab kematian secara rohani adalah dosa. Seperti dikatakan oleh Paulus dalam Roma 6:23," sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal  dalam Kristus Yesus, Tuhan kita". Dalam Efesus 2:2  dikatakan." bahwa dahulu kita hidup dalam dosa, karena kita mengikuti jalan dunia ini. Karena kita mentaati si iblis penguasa kerajaan angkasa, roh yang sekarang sedang bekerja diantara orang-orang durhaka. Iblis dengan cerdik menjebak manusia ke dalam jurang dosa. Mulai dari cara yang kasar sampai dengan cara yang halus. Secara kasar, iblis menggoda manusia yang sedang terpuruk hidupnya untuk melakukan kejahatan. Untuk bisa makan, manusia digoda untuk merampok dan membunuh manusia yang lain. 

Iblis menanamkan ketinggian hati dalam diri manusia. Iblis menggoda manusia dengan harta kekayaan dunia.  Bagaimana kita bisa melepaskan diri dari belenggu dosa, yang melilit kita? Yesus mengatakan dalam Yohanes 8:32 bahwa kebenaran itu  akan memerdekakan. Dalam ayat 36 Tuhan Yesus " Apabila anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka".  Bagi orang-orang Yahudi pada waktu itu, tidak jelas siapa Anak  yang memerdekakan itu. Tetapi bagi kita pada waktu ini, sudah menjadi sangat jelas. Anak yang memerdekakan itu adalah Anak Manusia, yang sering dipakai Yesus untuk menyebut dirinya. Yesus memerdekakan, Yesus menyelamatkan.

Marilah kita merenungkan lebih jauh, apakah kita sudah benar-benar merdeka secara rohani? Benarkah kita tidak lagi menjadi hamba dosa?Bisakah kita menjawab dengan hati nurani yang jujur? Barangkali ada diantara kita yang berpendapat, Aku sudah percaya kepada Tuhan Yesus, aku sudah selamat. Dosa sedikit-sedikit biasalah. Hari Minggu minta ampun kepada Tuhan di gereja. Kalau kita beranggapan seperti ini, sama halnya dengan mengatakan" Kalau kita sudah percaya Yesus, kita bisa saja berbuat dosa. Kalau kita beranggapan seperti ini, kita adalah orang Kristen murahan. Seperti yang dikatakan oleh Dietrich  Bonhoeffer, seorang pendeta muda dari Jerman yang dihukum mati karena dainggap memberontak kepada Hitler semasa perang dunia II, Dalam bukunya yang berjudul"Cost of Discipleship atau " Harga yang harus dibayar oleh seorang murid Kristus". Ia mengatakan " anugerah yang murah adalah seruan pengampunan tanpa pertobatan, baptisan tanpa disiplin dirinya,  perjamuan kudus tanpa iman,  dan pengampunan tanpa pengakuan bersalah". Anugerah murahan adalah anugerah tanpa pemuridan. Anugerah murahan adalah anugerah tanpa salib, Anugerah murahan adalah anugerah tanpa Yesus Kristus dan kelahiran kembali. Sebaliknya anugerah yang mahal adalah harga yang tersebunyi di padang sehingga orang rela menjual seluruh miliknya untuk memilikinya.  Seperti mutiara yang sedemikian berharga sehingga orang akan menjual semua miliknya untuk memperolehnya.  Demi masuk kerajaan Allah itu. seorang rela mencopot sebelah matanya, yang membuat ia tersandung.  Anugerah yang mahal itu adalah panggilan dari Yesus Kristus yang menyebabkan seseorang rela  meninggalkan jalannya yang berdosa dan mengikuti Dia.

Kemerdekaan Secara Rohani.
Orang yang merdeka secara rohani adalah orang yang sudah dilahirkan kembali didalam Roh Kudus. Betapa pentingnya Roh Kudus dalam kehidupan kita. Hal ini bisa kita baca dalam Roma 8:9b, " Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kudus, ia bukan milik Kristus". Berarti orang yang tidak hidup bersama Roh Kudus, akan masuk neraka, karena ia bukan milik Kristus. Alangkah menyedihkan jika membayangkan orang-orang yang secara jasmani hidup, tetapi secara rohani mati. Dan inilah yang dialami oleh banyak orang sekarang ini. Mereka ibarat Zombie, mayat yang sedang berjalan menuju ke neraka.  Kenyataan ini mendorong kita semua memberikan perhatian yang lebih besar bagi program-program penyelamatan jiwa. Pemahaman seperti ini membuat para penginjil bekerja keras siang dan malam memenangkan jiwa didalam  Yesus Kristus.  Kita seolah berpacu dengan waktu, karena tanda-tanda kedatangan Yesus Kristus kedua kali sudah semakin dekat. Kehadiran Roh Kudus betul-betul merupakan kebutuhan mutlak bagi manusia untuk bisa diselamatkan.  Kuasa Roh Kudus betul-betul kita rindukan pada masa kini. Roh Kudus yang berdiam dalam hati umat-Nya, akan membaharui semua kehidupan dan pelayanan kita. Kuasa Roh Kudus membaharui cara pandang kita secara drastis. Kita akan dituntun bahwa bukan aturan dan disiplin gereja yang terpenting, tetapi bagaimana mengenal Kristus  secara pribadi. Roh Kudus menuntun kita bukan terutama bicara tentang perbuatan baik, tetapi  yang terpenting adalah pemberitaan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan, kebenaran dan hidup. Bukan apa yang kita lakukan yang penting, tetapi apa yang Tuhan Yesus lakukan bagi kita. Dengan cara pandang yang sudah diubahkan itu, ada perkara penting yang terjadi didalam seorang yang percaya yaitu terjadi suatu perubahan hidup yang tampak oleh orang lain.  Seorang yang suka mabuk-mabukan, sesudah bertobat ia tidak lagi menyentuh minuman keras. Seorang yang tadinya suka menganiaya istri, sekarang berlaku ramah dan lembut kepada istrinya. Seorang yang tadinya suka berjudi, sesudah bertobat ikut Yesus, ia tinggalkan judi sama sekali. Dan seorang yang tadinya tidak peduli perkara-perkara rohani, sekarang ia senang beribadah. Senang ikut persekutuan. Senang membantu pelayanan gereja. Perubahan hidup adalah buah nyata kehadiran Roh Kudus dalam hati kita. Kehadiran Roh Kudus didalam hati kita adalah meterai bahwa kita adalah warga kerajaan Allah. Kerajaan Allah itu sudah ada sekarang di sini, pada waktu ini, dimana Yesus adala raja kita. Sebagai warga kerajaan Allah, kita memiliki hak-hak istimewa. Bukan saja nanti pada waktu kedatangan Yesus yang kedua kali, tetapi sekarang dan disini. Ungkapan negarawan kita bahwa "kemerdekaan adalah gerbang emas menuju masyarakat yang adil dan makmur",  sungguh indah sekali. Tetapi lebih indah dari itu, kita semua mendambakan kemerdekaan secara rohani, yang membawa manusia kedalam hidup yang damai sejahtera. dan sukacita, ini semua kita peroleh sebagai pengikut Kristus, karena ia mengatakan dalam Yohanes 10:10b" Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan".

Penutup
Kehadiran Yesus, Tuhan yang menjadi manusia, telah menyelamatkan kita. Karya penyelamatan di kayu salib, kesediaan-Nya tinggal adalam diri kita, dalam hidup kita, didalam Roh-Nya yang kudus, membuat kita bisa melewati  angin ribut dan badai pencobaan. Kehadiran-Nya membuat hidup setiap orang percaya berakhir dengan "happy ending".

LINK INFORMASI PENTING