KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB LUKAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB LUKAS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 November 2020

NATAL MELEPASKAN KITA DARI KETAKUTAN

 

NATAL MELEPASKAN KITA DARI KETAKUTAN
Ayat Pokok : Lukas 1:13; Lukas 2:10

Pendahuluan
Ketakutan adalah permasalahan manusiawi yang pasti akan dialami oleh semua manusia yang ada di dunia. Selama manusia ada di dalam dunia, maka pasti akan mengalami masalah ketakutan ini. Apapun tingkat golongannya, kaya-miskin, tua-muda, besar-kecil, pastilah semuanya akan tetap merasakan yang namanya ketakutan. Kita merassa takut ketika berhadapan dengan  sesuatu yang mengerikan atau hal-hal yang menakutkan. Ketakutan itu normal, tetapi terus tinggal  dalam ketakutan, itulah yang tidak normal.

Hari-hari ini ada banyak peristiwa yang terjadi di dunia ini yang dapat membuat kita merasa takut. Peristiwa bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, kecelakaan pesawat dapat saja menjadi alasan untuk orang mengalami ketakutan. Belum lagi kondisi ekonomi yang tidak menentu hari-hari ini. Harga-harga yang terus melambung tinggi, bahkan kekerasan yang terjadi disana-sini, membuat banyak orang merasa kehilangan kedamaian.

Mampukah kita merasakan makna natal yang sesungguhnya? Ataukah natal hanya sekedar perayaan yang nantinya berlalu begitu saja tanpa makna? Mari kita merenungkan makna natal yang sejati yaitu bahwa natal melepaskan kita dari ketakutan.

Mengapa kita menjadi takut?
Ketakutan dapat terjadi kepada setiap orang. Sekalipun mungkin orang tersebut memiliki hubungan yang akrab dengan Tuhan. Memang ketakutan ada  dua hal. Ada ketakutan yang positif dan memang harus kita kembangkan. Tetapi  ada juga ketakutan negatif yang seharusnya tidak perlu ada dalam kehidupan kita. Ketakutan yang positif misalnya : takut kepada Allah kalau melakukan kebohongan, dll. Ketakutan yang  negatif misalnya : takut kepada setan, takut kepada kegagalan. dll. Persoalannya ada anak-anak Tuhan yang mengalami ketakutan yang negatif. mengapa hal ini terjadi?

a. Kehilangan pengharapan (Lukas 1:7,18)
kehilangan pengharapan dapat terjadi  kepada siapa saja, bahkan hal ini terjadi dalam kehidupan Zakheus dan Elisabeth. Ternyata tidak semua orang mengenal dan tahu siapa yang menjadi pengharapannya.
Pertanyaanya, Kita tahu kepada siapa kita berharap, akan tetapi apakah kita mengenal siapa yang menjadi sumber pengharapan kita?

b. Ketika melihat segala sesuatu sesuai dengan pikiran manusia (Lukas 1:34)

Allah menciptakan manusia beda dengan yang lainnya, karena manusia memiliki otak dan pikiran. Namun seringkali dengan pikiran membuat kita mengecilkan kuasa Tuhan. Mari melihat kuasa Tuhan dengan pikirannya (ay.34). Memang secara manusia, hal tersebut nyata dan tidak mungkin  terjadi (Ay.18). Pikiran kita sangat mempengaruhi  untuk mempercayai kuasa Allah.

c. Kehilangan sukacita (Lukas 1:10;14)
Kehilangan sukacita menimbulkan ketakutan dalam hidup manusia. Zakharia dan Elisabeth kehilangan sukacita karena tidak memiliki keturunan. Sukacita dapat lenyap  karena beban, pergumulan dalam kehidupan manusia. Apakah sukacita kita ditentukan dengan keberadaan di luar diri kita? Atau siapa yang menjadi sumber sukacita kita?

Apa yang dilakukan Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat kita?
Untuk melepaskan kita dari ketakutan, Tuhan Yesus melakukan hal-hal sebagai berikut dalam kehidupan kita.

Pertama, Yesus Kristus memberikan pengharapan yang baru (Lukas 1:13)
Amsal 23:18;24:14
Yesus memberikan pengharapan yang baru dalam hidup kita. Pengharapan akan masa depan di dunia ini. Pengharapan akan penyelesaian segala persoalan yang kita alami, bahkan yang lebih penting dari segalanya adalah bahwa Yesus Kristus  memberikan pengharapan akan "Hidup yang kekal" di dalam Yesus  Kristus.

Agnes Monika pernah menyanyikan sebuah lagu," Dimanakah letak Sorga itu?" Ada begitu banyak orang yang belum paham betul, bahkan tidak ada jaminan tentang pengharapan saat penghakiman. Namun kelahiran Yesus Kristus menggenapkan pengharapan yang kekal dan abadi.

Jika pengharapan kita di Sorga, Dia yatakan melalui Yesus, mengapa kita mesti takut untuk masalah-masalah yang tidak kekal?

Kedua, Yesus Kristus memungkinkan segala sesuatu (Lukas 1:37)
Pikiran manusia sangat terbatas untuk mampu memahami kemahakuasaan Tuhan. Namun seringkali justru manusia menggunakan pikirannya untuk melihat kuasa Tuhan dinyatakan. Ketika kita mengukur kemahakuasaan Tuhan dengan  pikiran kita, maka sama saja dengan kita mengecilkan kuasa Tuhan. Bagi Allah segala sesuatu mungkin. Apa yang menyebabkan kita mengalami ketakutan?Keadaan, pergumulan, beban hidup yang membuat kita meragukan kuasa Tuhan. Namun Allah sanggup melakukan jauh dari apa yang ada dalam pikiran kita.

Ketiga, Yesus Kristus sumber segala sukacita kita (Lukas 2:10)
Yesus Kristus memberikan sukacita  yang melampaui segala batas, karena Dialah  sumber sukacita itu. Sukacita kita tidak ditentukan dengan apa yang ada diluar kita, melainkan apa yang ada di dalam kita.

Penutup
Hari ini apa yang menjadi ketakutan Anda?
Allah melalui kelahiran Yesus Kristus melenyapkan segala ketakutan kita. Ia memberikan pengharapan yang baru. Memungkinkan segala jawaban doa yang menurut manusia tidak mungkin dan Ia memberikan sukacita penuh melebihi segalanya. Jangan biarkan natal hanya sebagai perayaan biasa, namun biarlah natal melepaskan kita dari segala ketakutan.

MILIKI BUKU 29 BAHAN KHOTBAH NATAL DENGAN DONASI Rp.35.000 KLIK DISINI
FLASHDISK PAKET NATAL 2020 KLIK DISINI

Jumat, 14 Oktober 2016

HATI YANG MERINDUKAN YESUS

Ayat  Bacaan:
"Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu"
(Lukas 19:5)

Pendahuluan
     Kisah tentang pertobatan Zakheus adalah kisah yang sangat terkenal dalam Alkitab. Arti nama Zakheus adalah "yang murni dan saleh". Namun kisah  hidupnya sempat diwarnai dengan hal-hal yang sempat membuat ia tergelincir sehingga ia sempat memiliki reputasi yang buruk. Sekalipun arti namanya adalah murni, tulus dan saleh" ia sempat menjadi orang yang dibenci masyarakat yaitu ketika ia harus menjadi pemungut cukai. Seringkali ia melakukan penagihan lebih dari yang harus dibayarkan oleh masyarakat. Rupanya ia melakukan korupsi dan memperkaya diri sendiri dengan melipat gandakan pajak yang harus dibayarkan oleh masyarakat. belum lagi sikapnya yang keras dan memaksa kalau ada masyarakat yang menolak untuk membayar pajak. Tidak heran ia dicap sebagai orang yang berdosa dan dijauhi oleh masyarakat.

     Namun tidak dengan Tuhan Yesus, sekalipun orang-orang membencinya, tetapi Yesus tidak. Ketika itu Yesus masuk kota Yerikho dan melintasi kota itu. Di kota inilah Zakheus tinggal. Sudah sekian kali ia mendengar ada satu priabdi yang begitu luar biasa yang begitu mengasihi orang-orang berdosa. Ketika ia mendengar bahwa Yesus akan melewati kota Yerikho, maka bersia-siaplah ia untuk menyambut kedatangan Tuhan. Ternyata, rencannya tidak semulus yang ia duga. Begitu banyaknya orang yang juga ingin bertemu dengan Tuhan Yesus sehinga membuat ia kerepotan untuk mendekat kepada Tuhan. Belum lagi kondisi badannya yang pendek sehingga ia tidak dapat berjumpa Tuhan Yesus dengan bebas. Tetapi keadaan ini tidak membuat ia berputus asa. Ketika dilihatnya ada sebuah pohon ara, timbulah ide yang luar biasa dan ia berusaha menarik perhatian Tuhan dengan menaiki pohon ara.  

     Disini kita bisa belajar semangat yang luar biasa dari Zakheus ini. Ia tidak menyerah dengan keadaanya. Kerinduanya yang mendalam untuk berjumpa dengan Tuhan, membuat ia naik pohon ara, satu hal yang sesungguhnya sult untuk  ia laukan kalau ia mempertahankan gengsinya. Ia tidak lagi mempertahankan jabatannya, ia rela naik keatas pohon ara. Dan ternyata perjuanganya tidak sia-sia. Tuhan Yesus melihatnya dan menghampiri serta berkata""Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu" ( Lukas 19:5).   Tatapan Tuhan yang penuh kasih ini membuat Zakheus menikmati sukacita yang luar biasa.

     Tuhan Yesus sama sekali tidak berkhotbah Tak ada satu kata celaan apapun yang dilontarkan Tuhan Yesus kepada Zakheus. Tetapi hal ini justru menyentuh hatinya sehingga iapun menyatakan pertobatannya. Dan hasilnya adalah Zakheus menyatakan janjinya yang dicatat dalam Luk. 19:8 "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Perjumpaan yang mengubahkan
     Sebetulnya , Tuhan Yesus belum masuk kerumahnya. Hanya mengutarakan niat-Nya untuk masuk kedalam rumah-Nya. Tetapi rupanya itu sudah lebih dari cukup buat Zakheus. Dan perjumpaan dengan Tuhan mengubahkan kehidupan Zakheus. Yang menarik, kalau kita perhatikan kisah hidup Zakheus. Apakah Zakheus mencari Yesus? Tidak. Apa saja yang berubah?

     Pertama, ia berubah dari orang yang cinta uang menjadi cinta Tuhan. Buktinya, ia tidak lagi menganggap bahwa uang adalah segalanya. Kalau selama ini pikirannya hanya uang, dan untuk bisa mendapatkan uang ia biasa melakukan segala cara. Sekarang tidaklah demikian. Fokus hidupnya bukan lagi kekayaan, tetapi Tuhan. Sehingga kelualah janji yang dicatat dalam Lukas 19:8 tadi.

     Kedua, ia berubah dari orang yang pelit, menjadi orang yang suka memberi. Bukankah ini perubahan yang luar biasa?
     Ketiga, ia menjadi orang yang bersemangat dan mau melakukan apa saja untuk Tuhan

Penutup
Ketika seseorang megalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, maka perubahan terjadi. Ia akan mengubahkan kita menjadi orang yang cinta Tuhan lebih dari apapun juga. Ia akan berubah dalam karakter, dari orang pelit, menjadi orang yang suka memberi. Dan ia akan menjadi orang yang bersemangat melakukan apa saja untuk Tuhan.

SEKILAS INFO

INFO 1
Anda sedang mencari khotbah-khotbah Natal dalam format powerpoint, PDF, Video, MP3? Semua ada dalam PAKET NATAL 2016. Tersedia dalam format DVD Data dan flashdisk. Paket ini juga berisi ratusan background tema natal dalam format gambar, gambar bergerak dan video. Juga lagu-lagu natal dalam format teks powerpoint, MP3 dan MIDI.
Minat? Hubungi SMS/WA 0897 3527 437
Atau Kunjungi http://www.kurnia-media.net/p/paket-natal-2016.html

INFO 2
Shalom
Dapatkan MP3 Kompilasi Rekaman Khotbah MP3 Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. Dapat dikirim dalam bentuk DVD data, Micro SD atau Flashdisk 8 GB. Berisi puluhan rekaman khotbah MP3 dari Bapak Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham yang pasti sangat memberkati kita.
Bagaimana cara mendapatkan paket MP3 Rekaman Khotbah Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham?
Silakan lakukan pemesanan dengan mengirimkan SMS/WA dengan memberitahukan alamat pengiriman untuk menentukan biaya pengiriman ke alamat Anda. Atau dapat juga dengan mengecek melalui www.posindonesia.co.id.
Setelah mengatahui ongkos kirim, silakan transfer sejumlah biaya kirim + pembayaaran sesuai jenis pesanan atau media yang Anda inginkan. Rp.25.000,00 untuk DVD data, Rp.100.000,00 untuk Micros SD dan Rp.150.000,00 untuk flashdisk.
Biaya dapat ditransfer ke rek BCA 1540241577 atau Bank Mandiri 1360007334334 a.n Agus Susanto. Dapat juga via rek BRI 010201026017508 a.n Winarsih.
Setelah transfer, SMA atau WA kepada kami di 0897 3527 437.
Setelah itu paket segera kami kirim via POS KILAT KHUSUS TERCATAT.
Info Http://bahan-khotbah.blogspot.com 
 
INFO 3
Shalom
Ingin mendapatkan SIRAMAN ROHANI melalui SMS, WA, DAN BB ANDA? daftarkan No. HP Anda melalui
SMS ke.0852 28085470
WA 0897 3527 437
PIN BB. 2950F3BF.
Info Http://warta-anugerah.blogspot.com