KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH TENTANG KESABARAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH TENTANG KESABARAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2020

ORANG YANG SABAR

Ayat Pokok:
"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota."
(Amsal 16:32)

Pendahuluan
Ayat ini memberikan semangat kepada orang-orang yang sabar, bahwa orang yang sabar melebihi seorang pahlawan. 
Hampir sebagian besar orang di dunia ini terserang 'virus' ketidaksabaran.  Kita tidak sabar terhadap suami atau isteri atau anak, tidak sabar terhadap pembantu kita di rumah, tidak sabar terhadap karyawan, bahkan kita tidak sabar menantikan jawaban doa dari Tuhan.  Semua orang menginginkan segala hal bersifat instan:  makan makanan yang cepat saji, ingin berhasil secara instan, ingin memperoleh kekayaan secara instan, ingin mendapatkan jodoh secara instan, semuanya ingin serba instan.
Kesabran diperlukan saat kita menghadapi sesuatu.
Kata "sabar" dalam bahasa Yunani adalah kata "macrothumos" -- "makro" berarti "panjang" dan "thumos" (dari mana kita mendapatkan kata "termometer") berarti "panas". Secara harafiah berarti "memakan waktu lama bagi Anda untuk menjadi panas”. 

Kapan orang membutuhkan kesabaran yang ekstra
Ada beberapa situasi menurut rasul Yakobus di mana membutuhkan kesabaran ekstra.

1.Ketika keadaan tidak terkendali
Yakobus menggunakan gambaran seorang petani untuk menggambarkan situasi yang tidak terkendali. Petani hanya bisa bersabar menunggu tanaman tumbuh, hujan Turun, panas datang, dan tibanya musim panen. Petani tidak bisa mengendalikan semua gejala alam di atas, tapi ia bisa belajar sabar menunggu dalam situasi tersebut.

Kita harus belajar sabar ketika kita tidak mampu mengendalikan situasi apabila misalnya: jalan macet total, tarif dasar listrik atau BBM naik, harga barang-barang naik, dsb.

2. Ketika orang-orang tidak mau berubah
Kadang-kadang ada orang-orang yang tidak mau berubah menjadi lebih baik. Yakobus menggunakan gambaran seorang nabi (ayat 10). Walaupun sang nabi sudah berkotbah puluhan kali, sering kali orang yang mendengarkannya tidak berubah dari hidupnya yang jahat. Yang bisa dilakukan si nabi hanya bersikap sabar!

3. Ketika masalah tidak bisa kita pahami
Ayub jelas tidak bisa memahami mengapa ia yang adalah orang saleh bisa menderita sedemikian hebat. Namun Ayub tetap sabar menghadapi semua itu. Dia tidak tahu mengapa ia menderita, tapi ia tahu bahwa Allah mengasihinya. Dan itu cukup!

Berkat Bagi orang yang sabar.
1. Orang yang sabar, akan melihat keinginan-keinginannya tercapai
Untuk mengalami penggenapan janji Tuhan, kita harus bersabar menanti-nantikan waktu Tuhan.  Kesabaran adalah bagian dari proses ujian yang harus kita jalani, seperti seorang petani yang harus bersabar menantikan hasil panen.  "Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi."  (Yakobus 5:7).  Mengapa banyak anak Tuhan tak mengalami janji-janji Tuhan?  Karena mereka tidak sabar.  Mereka berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan, maunya saat itu juga Tuhan mengabulkan permintaannya.  Mereka tak mau menunggu lama-lama.  Di zaman sekarang ini, yang serba instan itulah yang sedang dicari.  Kita harus ingat bahwa di dalam Tuhan tidak ada istilah  'instan'.

2. Orang yang sabar, akan memiliki banyak sahabat
Kesabaran adalah kunci untuk sebuah hubungan yang baik dengan sesama. 
Amsal 15:18,"Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan."
Pertengkaran dan permusuhan seringkali terjadi ketika ada pihak yang tidak sabar alias mudah tersulut emosi.  Oleh karena itu  "Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar."  (Pengkotbah 10:4).

3. Orang yang sabar akan mengalami banyak mujizat
Banyak orang Kristen yang tidak sabar, sehingga mereka tidak mengalami mujizat dan pertolongan Tuhan. 

4. Orang yang sabar, jiwanya akan tenang
Orang yang sabar, hidupnya akan tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif dan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Penutup
Sudahkah kita menjadi orang Kristen yang sabar?
Jika Roh Kudus ada di dalam kita, kita pasti dapat bersabar menghadapi segala sesuatu karena kesabaran adalah salah satu dari buah Roh  (baca Galatia 5:22)

LINK INFORMASI PENTING
MAU MENDAPATKAN POWERPOINT KHOTBAH INI? KLIK DISINI
29 BAHAN KHOTBAH PEMBERKATAN NIKAH, MAU? KLIK DISINI 
MAU MENDUKUNG PELAYANAN YAYASAN KAMI? KLIK DISINI

Minggu, 24 Juni 2018

SABAR DALAM UJIAN

 Ayat Bacaan:
"Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jejak-Nya dan tidak menyimpang. Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.Tetapi Ia tidak pernah berubah- Siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga. Karena Ia  akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku, dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkan-Nya."
(Ayub 23:10-14)

Pendahuluan
Dalam kehidupan ini, banyak kita hadapi masalah-masalah yang seringkali membuat kita kehilangan semangat dalam hidup. Persoalan demi persoalan datang silih berganti. Masalah yang satu belum selesai, timbul masalah yang lain.  Ada mungkin diantara kita yang sedang menghadapi masalah dalam pekerjaan. Sudah bekerja bertahun-tahun, bukan naik jabatan, tapi malah di PHK. Usaha yang suda dirintis bertahun-tahun mengalami kebangkutan. Tiba-tiba kita mendengar berita anak kita berurusan dengan kepolian karena terlibat tawuran.

Tapi  kalau kita mau jujur, rasanya masalah yang kita hadapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan masalah yang dihadapi oleh Ayub. Ayub adalah orang yang hidup kira-kira sezaman dengan Abraham. Atau mungkin ia hidup lebih awal daripada Abraham. Alkitab memberikan kesaksian bahwa ia adalah orang yang saleh. Ia juga adalah orang yang kaya raya.  Alkitab kita berkata, Ayub memiliki 7000 kambin domba. 3000 unta, 1000 lembu sapi, 500 keledai, dan ia punya 10 orang anak.  Tapi satu kali Tuhan mengijinkan pagar perlindungan-Nya dicabut. Setan menyerang dia. Seluruh hartanya dijarah oleh musuh. Kesepuluh anaknya yang sedang pesta di sebuah rumah milik salah satu saudara mereka, runtuh menimpa mereka sehingga sepuluh anaknya mati dalam seketika. Tidak sampai disitu saja, Ayub mengalami sakit bisul, borok dari ujung rambut sampai telapak kaki.  Sampai akhirnya istrinya berkata, "Sudahlah, mengapa kamu masih percaya kepada  Tuhan? Kutukilah saja Tuhanmu itu, Katanya Tuhan penuh kasih, mana buktinya? Lalu setelah itu kamu mati sekalian". Inilah beban fisik, mental, spiritual yang dialami oleh Ayub.  Dan masalahnya tidak datang satu persatu, tetapi secara bersama-sama. Tetapi kalau kita baca dalam Ayub 1:20-22, ternyata didalam kesulitan, Ayub tidak bersungut-sungut. Ayub 1:20-22," Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya,  dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah. Katanya, "dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil. Terpujilah nama TUHAN. Dalam kesemuanya itu  Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.".
Habis-habisan. Ludes semuanya,  Badanya juga penuh dengan borok, semua kekayaannnya habis. Tapi ia masih berkata, Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama TUHAN.

"Ayub orang saleh, tapi mengalami pergumulan berat. Namun Ia tidak bersungut-sungut. 
(Ayub 1:20-22)
hasilnya
Ayub dipulihkan 2 kali ganda.
(Ayub 42:10)

Dalam situasi sulit, tapi Ayub masih bisa memuji TUHAN.  Hasilnya, orang yang diuji dan benar-benar tabah, sabar dalam ujian, ia dipulihkan dan diberkati TUHAN. Dulu ia punya 7000 kambing domba, sekarang jadi 14.000. Unta yang semula 3000 kini menjadi 6000,  lembunya yang tadinya  1000 kini menjadi 2000. Keledainya yang semula 500  kini menjadi 1000 keledai.  Tuhan juga mengganti sepuluh orang anaknya yang sudah mati. Mengapa anakya tidak menjadi 20 seperti semua binatang ternaknya? Karena kalayu binatang yang sudah mati habis, tapi anak yang sudah mati, ia tetap ada di sorga. Alkitab berkata, Ayub masih hidup 140 tahun lagi setelah ujian itu. Misalnya waktu mengalami ujian usianya 60 tahun, tambah 140 tahun jadi 200 tahun. Karena itu para penafsir menafsirkan, bahwa Ayub hidup sejaman atau sebelum Abraham. Mengpa? Karena usia hidup manusia semakin merosot. Usia Abraham 175 tahun. Jadi kemungkinan Ayub hidup sebelum atau setidaknya sejaman dengan Abraham.  Ayub diberkati oleh Tuhan dan yang terutama, ia jadi teladan bagi banyak orang. Bahkan setelah ribuan, tahun,melalui kisah yang dicatat didalam Alkitab, bagaimana kita harus sabar di  tengah ujian

Kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian.
Apa kuncinya sehingga ia dapat menghadapi pergumulannya yang begitu hebat? Karena keyakinan yang ia miliki dan respon hatinya.

Apa kunci ketabahan Ayub menghadapi ujian pergumulan?
...karena keyakinan dan respon hatinya !

Kita jangankan mengalami seperti itu, baru sakit sedikit saja sudah mengomel kepada Tuhan.  Kita kena musibah sedikit saja, kita protes kepada Tuhan. Mengapa Tuhan tidak melindungi saya? Baru mengalami PHK saja, lupa ke gereja. 

Mengapa Ayub dapat kuat dan sabar menghadapi ujian?
a. Keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU.
   Kita bisa berkemenangan seperti Ayub, kalau kita punya keyakinan bahwa TUHAN TAHU JALAN HIDUPKU. Ayat 10 berkata, "Sebab Ia tahu jalan hidupku."Kadang-kadang kita tidak tahu apa yang akan terjadi didepan kita.  Tapi tidak perlu kuatir. Sebab lebih baik kita tidak tahu, tapi Tuhan tahu. dari pada kita tahu, tapi Tuhan tidak tahu.
Ayub 23:13, " Tetapi Ia tidak pernah berubah--siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga.". Allah kita adalah Allah yang berdaulat. Apapun yang Ia lakukan adalah yang terbaik bagi kita.