KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB MAZMUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH KITAB MAZMUR. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juni 2025

PEMBERI HARAPAN PASTI


 Ayat Pokok:
"Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah."
(Mazmur 71:5)

Pendahuluan
Satu hal yang kita perlu miliki hari-hari ini adalah sikap tidak mudah menyerah  (Never Give Up)
Dunia kita sarat dengan masalah, tapi bukan alasan untuk menyerah.
Mengapa ada orang yang  lari ke dugem, drug, dukun, para normal, karena mereka merasa sudah tidak ada harapan lagi

Angka bunuh diri meningkat drastis hari-hari ini
Di dunia ini, hampir 800.000 kasus bunuh diri terjadi.
Di Indonesia hampi 10.000 kasus bunuh diri terjadi setiap tahun ( 1 orang per jam)

Banyak rumah tangga-rumah tangga yang hancur, karena perceraian. Hal ini terjadi karena masing-masing merasa sudah tidak ada harapan lagi untuk menyelamatkan rumah tangga mereka.

Bahaya sikap mudah menyerah
1. Orang-orang yang mudah menyerah,  akan mudah mengambil langlah-langkah yang negatif
2. Orang-orang yang menyerah, tidak akan pernah menikmati kemenangan
3. Orang-orang yang menyerah, tidak akan pernah menerima upah

Bagaimana supaya tidak mudah menyerah?
1. Sadari bahwa kita punya Tuhan yang baik (Mazmur 119:71)
2. Yakinlah bahwa kita berharga dimata Allah (Yesaya 43:4)
3. Percayalah, bahwa dimana ada semangat dan perjuangan, selalu ada sukses dan keberhasilan (Amsal 18:14;Amsal 23:18)

Penutup
Percayalah, Tuhan adalah Pemberi Harapan Pasti, Bukan Pemberi Harapan Palsu
Dalam Tuhan selalu ada harapan, dan pengharapan di dalam Tuhan adalah pengharapan yang pasti. Tuhan tidak pernah mengecewakan orang-orang yang senantisa berharap kepada-Nya.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !

Dapatkan file powerpoint dari materi khotbah ini
Silakan lakukan permintaan melalui 
WA.0857-7509-2607

Senin, 16 Juni 2025

MEMBANGUN RUMAH TUHAN DENGAN IMAN DAN KASIH

 
Ayat Pokok:
"Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."
(Mazmur 127:1)

Pendahuluan
Saudara-saudari yang dikasihi dalam Tuhan, Oleh anugerah Tuhan, hari ini kita berkumpul pada momen yang sangat ersejarah—peletakan batu pertama pembangunan gereja ini. Ini bukan sekedar membangun sebuah gedung, tetapi membangun tempat di mana nama Tuhan dipermuliakan dan jemaat-Nya bertumbuh dalam iman,

Dalam kesempatan yang indah dan bersejarah ini, mari kita renungkan firman Tuhan dengan judul "Membangun Rumah Tuhan Dengan Iman dan Kasih."

1. Membangun dengan iman
Mazmur 127:1, "Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."

Ayat ini mengingatkan kita bahwa segala usaha manusia akan sia-sia jika Tuhan tidak turut campur tangan.
Oleh karena itu, dalam membangun gereja ini, kita harus memiliki iman bahwa Tuhanlah yang menjadi fondasi utama.
Peletakan batu pertama ini kita lakukan, sebagai wujud dan pengakuan bahwa kita sungguh-sungguh membutuhkan campur tangan Tuhan. Secara manusia tentu kita merasa apa mungkin kita bisa membangun rumah ibadah yang anggarannya tidak sedikit ini.

Tetapi dengan iman mari kita melangkah dan yakinlah bahwa pasti Tuhan akan campur tangan.

2. Membangun dengan kasih
Efesus 2:19-22,"Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. 'Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh."

Ayat-ayat ini menggambarkan gereja sebagai bangunan rohani yang dibangun di atas dasar para rasul dan nabi, dengan Kristus sebagai batu penjuru.
Dalam pembangunan ini, kita diajak untuk bekerja sama dengan kasih, menanggalkan ego, dan saling mendukung sebagai satu tubuh Kristus.
Mari kita bergandengan tangan bersama-sama, agar kemuliaan Tuhan semakin dinyatakan di tengah-tengah pekerjaan Tuhan di tempat ini.

3. Membangun untuk kemuliaan nama Tuhan
Tujuan utama kita bukan sekadar memiliki bangunan megah, tetapi agar gereja ini menjadi tempat ibadah, pelayanan, dan penginjilan.
Dalam 1 Korintus 10:31, kita diingatkan untuk melakukan segala sesuatu demi kemuliaan Tuhan

Penutup
Mari kita melangkah dengan iman, kasih, dan semangat pelayanan dalam pembangunan gereja ini. Kiranya Tuhan memberkati setiap tangan yang bekerja, setiap hati yang memberi, dan setiap doa yang dipanjatkan. Semoga gereja ini menjadi tempat berkat bagi banyak orang dan menjadi terang bagi dunia.

Doa Penutup:
Ya Tuhan, kami menyerahkan pembangunan gereja ini ke dalam tangan-Mu. Biarlah setiap batu yang diletakkan, setiap tenaga yang dicurahkan, dan setiap persembahan yang diberikan, semuanya menjadi bagian dari karya besar-Mu. Berkati kami agar tetap setia dan bersatu dalam membangun rumah-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin!

LINK INFORMASI PENTING
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN JILID 1

Kamis, 20 Januari 2022

WALKING IN GOD'S GRACE



 Ayat Pokok:
" Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya."
(Mazmur 37:23-24)

Pendahuluan
Puji Tuhan, kita dapat merayakan natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Tanpa terasa saat ini, 22 hari sudah kita jalani tahun 2022. Secara pasti, kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan kita alami di tahun 2022,yang masih panjang dan ada di depan kita. Bisa jadi situasi tidak akan bertambah  baik dari tahun 2021 lalu. Tapi yang pasti, mari kita yakini bahwa kalau tahun yang lalu, Tuhan sudah campur tangan dan memampukan kita menjalani hari-hari yang penuh dengan berbagai tantangan dan rintangan, maka percayalah bahwa kasih-Nya tetap nyata. Kuasa-Nya tetap ada, tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan bahkan selama-lamanya.

Tema natal kita kali ini adalah "Walking in God' Grace" atau " Berjalan dalam Anugerah Tuhan."
Ayat tema kita diambil dari Mazmur 37:23-24, yang berbunyi,"Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24).

Isi Khotbah
Mari kita dalami lebih lanjut dari ayat ini:
1. Tuhan menetapkan langkah-langkah orang ( Ayat 23 a)
Betapa pentingnya penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita.
Penyertaan Tuhan menjadi jaminan untuk keberhasilan dalam kehidupan. Bukankah  Nuh, Abraham, dan Yusuf mereka mengalami keberhasilan dan kehidupan yang diberkati oleh karena campur tangan dan penyertaan Tuhan?

Abram berumur 75 tahun ketika dipanggil Tuhan keluar dari negerinya (Haran), sanak saudaranya dan dari rumah bapanya menuju negeri yang akan ditunjukkan kepadanya (Kej. 12:1-3). Oleh karena ketaatan dan imannya kepada Tuhan, Abram melakukan perintah-Nya sehingga dia sangat diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain di mana pun dia berada (Kej. 13:14-15).

Ingatlah bila kita bertindak menurut kemauan dan pandangan mata sendiri dan menetapkan langkah-langkah hidup tanpa bertanya kepada Tuhan, kita akan mengalami kegagalan total seperti telah dialami oleh Lot, keponakan Abraham. Namun percayalah, jika kita senantiasa berserah kepada kedaulatan Allah dan senantiasa meminta penyertaan Tuhan, maka hidup kita akan maksimal seperti yang dialami oleh Abraham.

Memang, penyertaan Tuhan, tidak berarti hidup kita tanpa hambatan dan masalah. Bukanlah firman Tuhan sudah mengingatkan bahwa :, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Luk. 9:23) Artinya, kita harus berani menyangkal diri dengan tidak menuruti kehendak diri sendiri tetapi menuruti kehendak-Nya.

2. Orang yang hidup berkenan kepada-Nya (Ay.23 b)
KBBI memberikan arti ‘berkenan’ ialah: (1) merasa senang (suka, sudi, setuju) seperti: kami mohon Bapak berkenan memimpin sidang pada pertemuan kita nanti; (2) dengan segala senang hati (dipakai sebagai kata penghormatan kepada orang besar).

Bila kita dapat menyenangkan/menyukakan hati Tuhan, Ia akan menetapkan langkah-langkah hidup kita menuju keberhasilan.
Perhatikan, kehidupan yang berkenan di hadapan-Nya pasti dikasihi-Nya; demikian pula sebaliknya, orang yang dikasihi Tuhan pasti hidup berkenan bagi-Nya. Contoh: begitu Yesus keluar dari air setelah dibaptis terdengarlah suara dari Surga yang mengatakan, “Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat. 3:16-17) Nuh juga hidup berkenan di hadapan Allah (hidup benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya, dia hidup bergaul dengan-Nya) sehingga dia mendapat kasih karunia di mata Allah (Kej. 6:8-9).

Oleh karena itu, mari kita terus kejar perkenanan Tuhan dengan hidup sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.

3. Apabila ia (orang yang berkenan kepada Tuhan), jatuh, tidaklah ia sampai tergeletak. Ay.24
Siapapun, tidak terkecuali kita sebagai umat-umat Tuhan,  dapat saja jatuh sebab tersandung, terpeleset atau menabrak sesuatu karena tidak hati-hati atau tidak berjaga-jaga seperti dialami oleh Eutikhus yang duduk di jendela dan tertidur lelap karena mengantuk mendengar khotbah panjang dari Rasul Paulus lalu terjatuh dari tingkat tiga ke bawah dan mati (Kis. 20:9).

Kita pasti pernah jatuh entah di jalan, di rumah, di kantor dll.; jatuh (secara fisik) saat berjalan atau berkendaraan dapat berakibat fatal namun kejatuhan rohani berakibat lebih mengerikan. Contoh: orang yang jatuh dalam dosa pencurian, perzinaan, pembunuhan, penyembahan berhala dsb. berakibat kematian kekal (Rm. 6:23).

Hanya Tuhan yang sanggup menolong kita bangkit dari segala kejatuhan dan kegagalan kita dalam studi, usaha, pekerjaan, hidup nikah dan rumah tangga. Sesungguhnya Tuhan mengizinkan pengalaman kejatuhan dan kegagalan terjadi demi kebaikan kita namun bagi orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak sebab Ia sanggup mengangkat kita dengan tangan-Nya yang kuat. Bagaimanapun juga, Ibrani 12:12 mengingatkan, “Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah dan luruskanlah jalan bagi kakimu sehingga yang pincang jangan terpelecok tetapi menjadi sembuh.”

4. Orang benar tidak pernah ditinggalkan-Nya atau anak cucunya meminta-minta roti (ay. 25).
Pengalaman pemazmur juga berlaku bagi kehidupan yang berkenan kepada Tuhan dan janji pemeliharaan-Nya tetap berlaku dahulu, sekarang dan selama-nya. Contoh: Raja Daud mengakui pemeliharaan Allah sebagai Gembala yang baik dan menulisnya dalam Mazmur 23:1-3.

Aplikasi:
Bila kita memberikan diri untuk setia digembalakan, janji pemeliharaan dan perlindungan Tuhan pasti akan kita alami sampai kapan pun seperti tertulis dalam Yesaya 46:4, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”

Penutup
Hendaknya langkah-langkah hidup kita diperkenan Allah dengan melakukan yang baik, menjauhi yang jahat serta senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap peren-canaan hidup dan cita-cita yang akan kita lakukan. Selain itu kita juga memper-cayakan diri dalam pemeliharaan Tuhan dan setia hidup digembalakan maka hidup kita akan berhasil bersama-Nya. Amin.

===Ags===

DAPATKAN MATERI POWERPOINT DARI KHOTBAH INI
Dengan mengirim permintaan via WA ke.0852-2808-5470

Minggu, 15 Maret 2020

MELANGKAH DENGAN IMAN LEPAS DARI KEKUATIRAN

Ayat Pokok:

"Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kaki menuju peringatan-peringatan-Mu.Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.”
(Mazmur  119:57-60) 

Pendahuluan
Setiap orang berpotensi untuk kuatir. Jadi kekuatiran adalah hal yang normal. Persoalannya adalah apakah kita mau kekuatiran terus-menerus menjajah kita, atau justru kita mau bertekat melangkah keluar dari kekuatiran sehingga kemenangan menjadi bagian dalam kehidupan kita.

Apa yang kita lakukan ketika mengalami kekuatiran
Ketika menghadapi kekuatiran, sadarilah senantiasa bahwa kekuatiran adalah hal yang normal. Jadi jangan panik. Selesaikan setiap kekuatiran dengan tetap mengandalkan Tuhan.

Mazmur 119:57-60,”Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kaki menuju peringatan-peringatan-Mu.Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.”

Langkah yang kita ambil akan menentukan hari depan serta berkat-berkat kita. Tetap andalkan Tuhan saat mengahdapi ketakutan dan kekuatiran. Jangan ambil jalan pintas.

Langkah-langkah yang biasa dilakukan orang saat hadapi kekuatiran:
a)    Langkah-langkah ikut-ikutan
b)    Langkah-langkah perasaan.
c)    Langkah-langkah situasi
d)    Langkah-langkah logika.

Adapun yang Tuhan inginkan dalam hidup kita adalah langkah iman yang bebas dari kekuatiran.

Roma 1:17” Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Apa langkah iman itu?
    Menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Tuhan
    Memiliki visi dan motivasi yang tulus dan murni
    Jangan dikhamiri dengan berbagai ketakutan dan kekuatiran.

5 Langkah untuk lepas dari kekuatian.
    Sadari bahwa kekuatiran itu menyengsarakan dan tidak pernah memberi sesuatu yang positif dalam kehidupan.
    Ingatlah bahw Tuhan mengasihu kita dan tidak akan memberikan masalah melebihi kemampuan kita.
    Percaayalah bahwa dengan pertolongan Tuhan, kita pasti bisa mendapat jalan keluar yang tepat atas setiap persoalan dalam hidup kita.
    Berserah penuh pada jalan-jalan  Tuhan dan rencana-Nya yang selalu indah.
    Perkatakan senantisa perkataan iman bahwa Tuhan pasti memberkati kita dan kita akan senantiasa bersukacita.

Penutup

Setan selalu menginginkan agar kita hidup senantisa dalam kekuatiran. Tapi mari kita percayai jani-janji Tuhan dan berserahlah senantiasa kepada-Nya, maka Tuhan pasti akan membela dan menolong kita.

==== TUHAN YESUS MEMBERKATI===




Jumat, 13 Maret 2020

MELANGKAH DENGAN IMAN LEPAS DARI KEKUATIRAN

Ayat Pokok:
"Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kaki menuju peringatan-peringatan-Mu.Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.”
(Mazmur 119:57-60)


Pendahuluan
Setiap orang berpotensi untuk kuatir. Jadi kekuatiran adalah hal yang normal. Persoalannya adalah apakah kita mau kekuatiran terus-menerus menjajah kita, atau justru kita mau bertekat melangkah keluar dari kekuatiran sehingga kemenangan menjadi bagian dalam kehidupan kita.  

Apa yang kita lakukan ketika mengalami kekuatiran
Pertama, Menyadari bahwa kekuatiran adalah hal yang normal. Jadi jangan panik. Selesaikan setiap kekuatiran dengan tetap mengandalkan Tuhan. 

Mazmur 119:57-60,”Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kaki menuju peringatan-peringatan-Mu.Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu.”

Langkah yang kita ambil akan menentukan hari depan serta berkat-berkat kita. Tetap andalkan Tuhan saat mengahdapi ketakutan dan kekuatiran. Jangan ambil jalan pintas.

Langkah-langkah yang biasa dilakukan orang saat hadapi kekuatiran:
a)    Langkah-langkah ikut-ikutan
b)    Langkah-langkah perasaan.
c)    Langkah-langkah situasi
d)    Langkah-langkah logika.

Adapun yang Tuhan inginkan dalam hidup kita adalah langkah iman yang bebas dari kekuatiran.

Roma 1:17” Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Apa langkah iman itu?
- Menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Tuhan
- Memiliki visi dan motivasi yang tulus dan murni
- Jangan dikhamiri dengan berbagai ketakutan serta kekuatiran.

5 Langkah untuk lepas dari kekuatian.
- Sadari bahwa kekuatiran itu menyengsarakan dan tidak pernah memberi sesuatu yang positif dalam kehidupan.
- Ingatlah bahw Tuhan mengasihu kita dan tidak akan memberikan masalah melebihi kemampuan kita.
- Percaayalah bahwa dengan pertolongan Tuhan, kita pasti bisa mendapat jalan keluar yang tepat atas setiap persoalan dalam hidup kita
- Berserah penuh pada jalan-jalan  Tuhan dan rencana-Nya yang selalu indah.
- Perkatakan senantisa perkataan iman bahwa Tuhan pasti memberkati kita dan kita akan senantiasa bersukacita.

Penutup
Setan selalu menginginkan agar kita hidup senantisa dalam kekuatiran. Tapi mari kita percayai jani-janji Tuhan dan berserahlah senantiasa kepada-Nya, maka Tuhan pasti akan membela dan menolong kita.

TUHAN YESUS MEMBERKATI




Selasa, 11 Februari 2020

AMAN DALAM PERLINDUNGAN TUHAN

Ayat Pokok:
Mazmur 91:1-16

Pendahuluan
Mengawali tahun 2020, ini kita mendengar kabar-kabar yang membuat kita gentar, bencana alam melanda belahan dunia dimana-mana, ketegangan antar negara, dll. Belum lagi yang paling seru dan membuat ngeri banyak orang adalah kemunculan virus Corona yang menyembabkan penyakit Corona Pneuma.

Virus ini muncul pertama kali di kota Wuhan, di propinsi Hubei di China. Virus ini menurut kabar yang berasal dari daging hewan liar yang dikonsumi oleh orang-orang Wuhan. Karena penularannya yang dapat melalui udara, maka virus ini dengan cepat menjalar ke beberapa orang lainnya, Data yang sempat dimuat di harian kompas, menyatakan bahwa di Wuhan sendiri sudah 106 orang yang meninggal dunia, 4.515 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus ini. Data ini kemungkinan besar sudah bertambah. Virus ini bahkan kemudian menjalar sampai ke negara-negara lain seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura dan beberapa negara lainnya.

Kondisi ini membuat banyak orang menjadi ketakutan. Banyak negara kemudian melakukan proyek-proyek karantina bagi beberapa warganya yang selama ini tinggal di kota Wuhan. Indonesia misalnya, mengadakan isolasi bagi warganya di kepulauan Natuna. Selama dua minggu mereka dikarantina untuk diobservasi. Semua kegiatan ini tentu membutuhkan biaya yang besar. Belum lagi kerugian akibat pembatasan beberapa jadwal perjalanan baik dari maupun ke kota Wuhan.

Bagaimana Alkitab menubuatkan peristiwa ini?
Sesungguhnya kalau kita memperhatikan Alkitab, hal-hal seperti ini sudah dengan jelas disampaikan. Ada banyak tanda-tanda di akhir jaman akan terjadi, untuk mengawali kedatangan Kristus ke dua kali ke dunia ini.

Dalam kitab Wahyu dicatat,”Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.” (Wahyu 6:8)
Pedang, dalam ayat ini berbicara tentang orang-orang yang mati sia-sia karena peperangan antar negara dan bangsa. Ratusan ribu bahkan jutaan nyawa melayang karena perang.  Kelaparan juga menyebabkan banyak orang harus mengakhiri hidupnya.  Sementara sampar mengacu pada munculnya berbagai penyakit baik yang disebabkan karena virus maupun hal-hal lain.  Binatang buas juga menjadi penyebab banyak manusia kehilangan nyawa. Dan kalau kita berbicara tentang binatang buas,tentu bukan hanya singa, macan, beruang dll. Bukankah secara tidak langsung nyamuk juga menjadi penyebab meninggalnya ratusan orang melalui malaria, demam berdarah. Belum lama ini juga muncul lebah yang mematikan yaitu lebah vespa.
Kalau benar virus  Corona disebabkan oleh orang-orang yang mengkonsumi daging binatang liar, bukanlah hal ini juga secara tidak langsung membenarkan ayat ini?

Dalam Injil Lukas juga dicatat,”dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.” (Lukas 21:11) Penyakkit sampar dalam Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari disebutkan dengan “ wabah penyakit.”. Bukankah kalau kita melihat kondisi hari-hari ini, semua sudah mulai tergenapi? Dan ini belum apa-apa, karena kondisi ini akan semakin meningkat intensitasnya.

Mengapa hal ini terjadi

Tanpa menafikkan ilmu-ilmu lain, seperti ilmu kesehatan dan lain sebagainya, sebagai hamba Tuhan, bahkan kita sebagai orang-orang beriman, tentu kita harus mencari jawab atas pertanyaan ini dari sudut pandang Alkitab. 

Ada banyak sebab orang menjadi sakit, bisa karena virus, bakteri, juga bisa karena pola hidup. Tetapi Alkitab juga mencatat, “Ada orang-orang yang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka.” ( Mazmur 107:17). Dari ayat ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa ada orang-orang yang menjadi sakit sebagai akibat dari perbuatan dosa yang mereka perbuat.  Tentu tidaklah bijak kalau kita mengambil kesimpulan bahwa penyakit yang menimpa penduduk kota Wuhan adalah karena dosa-dosa yang mereka perbuat, apalagi dikaitkan dengan pernyataan bahwa ini adalah pembalasan Tuhan terhadap perlakuan mereka yang kejam selama ini kepada orang Kristen. 

Tetapi kalau kita renungkan, kemunculan virus ini diindikasi sebagai sebab dari orang-orang Wuhan yang mengkonsumi daging binatang liar. Kalau kita mengingat firman Tuhan, sesungguhnya Tuhan sudah merancang bahwa yang akan menjadi makanan bagi manusia adalah tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Alkitab mencatat,” Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.” (Kejadian 1:29), lalu dalam  Kejadian 3:18 juga ditulis dengan jelas.”semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Kalau manusia konsisten dengan firman Tuhan ini, bisa jadi tidak akan banyak penyakit yang akan menimpa kita. Bukankah kalau kita perhatikan sebagian besar penyakit yang mematikan berawal dari kebiasaan mengkonsumsi daging yang berlebihan? Mengkonsumi daging hewan secara berlebihan tidaklah aman untuk kesehatan.

Kalau kita mau jujur, penyebab mengapa orang menjadi sakit  adalah karena ketidak disiplinannya dalam melakukan firman Tuhan. Oleh sebab itu biarlah kita bertekad untuk hidup taat kepada firman Tuhan dan melakukan segala perintah-Nya.

Bagaimana menghadapi masalah ini? 

Selanjutnya mari kita renungkan bersama-sama bagaimana kita bersikap menghadapi hal ini? Mari kita melihat nasehat dalam firman Tuhan, Sebab hanya firman Tuhanlah satu-satunya sumber jawaban atas setiap persoalan kita.

Pertama, Jangan takut dan gelisah.
Kalau kita mau jujur, mendengar berita-berita yang mengemparkan  ini, maka yang terjadi kita menjadi kejut dan tawar hati. Tetapi bagaimana firman Tuhan memberikan jawaban? Alkitab berkata,” Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” (Ayub 3:25). Ada kekuatan dari ketakutan dan kekuatiran. Itulah sebabnya Alkitab berkata, karena yang kutakutkan itulah yang menimpa aku. Apapun yang terjadi jangan takut dan tawar hati

Kedua, imani janji Tuhan. 
Bagaimana supaya kita tidak takut? Imani jani Tuhan. Mengapa Alkitab kita disebut dengan Kitab Perjanjian ( Ada PL dan PB)? Karena memang Alkitab berisi perjanjian-perjanjian Tuhan bagi umat-Nya. Ada seorang yang mencatat bahwa dalam Alkitab ada 1260 janji dicatat disana.  Dari sekian janji Tuhan, mari kita akan lihat beberapa diantaranya.

Mazmur 91:1-16 menulis,”Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga."Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
Mazmur 91 ini adalah salah satu  Mazmur yang berisi janji tentang perlindungan Tuhan. Salah satu janji  itu ialah “Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.” Mari kita yakini bahwa janji ini juga akan terjadi dalam kehidupan kita.
Ketiga, Bertobat dan lakukan firman Tuhan.
Alkitab menulis,”Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.” (Mazmur 107:17-20).
Melalui ayat ini, mari kita koreksi diri dan bertobat, berserulah kepada Tuhan dan panggilah nama-Nya. Kalau selama ini kurang yakin akan janji Tuhan, mintalah pengampunan Tuhan dan percayalah senantisa akan janji-Nya. Yakinlah bahwa janji Tuhan itu pasti, ya dan amin.  Andalkan Tuhan senantiasa, sebab orang-orang yang mengandalkan Tuhan pasti diberkati.

Penutup 
Pemazmur berkata,"Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."(Mazmur 127:1b). Satu-satunya Pribadi yang dapat memberikan perlindungan yang sempurna, sehingga kita akan merasa aman, tenang dan damai adalah Tuhan.  Tidak ada yang lain!  Memang, Tuhan tidak pernah berjanji perjalanan hidup kita tidak akan terlepas dari masalah, tantangan dan pergumulan, tapi Ia berjanji akan senantiasa menyertai kita, menopang, menguatkan, melindungi dan memberi pertolongan saat kita diperhadapkan dengan semuanya itu.

Jadi perlindungan yang sempurna akan dialami oleh orang-orang yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.  Perlindungan adalah satu bagian berkat yang Tuhan sediakan.  "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!"  (Yeremia 17:7), sebaliknya, "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!"  (Yeremia 17:5), dan "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari Tuhan."  (Yesaya 31:1).

Rabu, 07 Agustus 2019

PERCAKAPKANLAH SEGALA PERBUATAN-NYA


Pendahuluan
Mazmur 105:2, “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”

Penulis kitab Mazmur mengingatkan kita sebagai orang-orang percaya untuk senantiasa bernyanyi  bagi-Nya, bermazmur bagi-Nya dan mempercakapkan segala perbuatan-Nya. Pemazmur juga mengajak orang-orang Israel dan kita semua tentunya untuk senantaisa merenungkan kebaikan-kebaikan Tuhan. Pemazmur mengajak orang-orang Israel untuk melihat ke belakang apa yang sudah Tuhan kerjakan kepada nenek moyang mereka. Kalau kita selalu mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan dinyatakan dalam kehidupan kita, tentu itu akan membuat kita senantiasa bersemangat untuk “menceritakan segala perbuatan-perbuatan Tuhan yang ajaib. Perbuatan Tuhan yang ajaib ini bermakna semua karya Tuhan dan pekerjaan-Nya atau mujizat yang sudah Allah perbuat dalam kehidupan umat.

Tugas dan kewajiban umat Tuhan.
Sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan dan menerima anugerah Tuhan, kita memiliki tugas dan tangggung jawab. Bagaimana tugas dan kewajiban setiap orang yang menyembah Tuhan? Mari kita perhatikan bersama-sama 1 Tawarikh 16:7-18.

Pertama :Bersyukur senantiasa ( Ayat 8 dan 34)
1 Tawarikh 16:8,Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:34,”Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik !. Bahawasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mengucap syukur dalam segala hal. Mengucap syukur tidak hanya menunjukkan seseorang mengalami berkat Allah, tetapi juga menunjukkan kepercayaan yang penuh kepada Allah, yakin bahwa Dia tahu yang terbaik. 1 Tesalonika 5:18, menulis,”Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” Jadi dalam keadaan bagaimana kita harus mengucap syukur ?Jawabnya “ dalam segala keadaan”. Mudah kita mengucap syukur jika hidup kita ditunjang dengan kelancaran dan kemudahan. Tetapi bagaimana jika yang kita alami adalah kebuntungan dan kemalangan. Mampukah kita bersyukur?

Salah satu alasan mengapa kita harus bersyukur adalah karena Allah sudah menolong kita. Banyak yang sudah Allah perbuat dalam menolong kepada kita. Mari kita renungkan semua perbuatan Tuhan yang luar biasa. Mujizat dan pertolongan-Nya sudah dinyatakan atas kita. Oleh sebab itu sudah selayaknya untuk kita bersyukur kepada Tuhan. Mazmur 146:5 menulis, “Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya;”

Mengapa kita harus bersyukur?  Karena kita sudah diselamatkan. Inilah alasan yang terutama, mengapa kita harus selalu mengucap syukur kepada Tuhan. Oleh anugerah Tuhan, kita diselamatkan. Kita tidak lagi hidup dalam penghukuman, tapi hidup dalam anugerah Tuhan. Kapan kita diselamatkan? Ketika kita percaya dan mengakui Tuhan Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan dan Juruselamat pribadi kita. Yohanes 3:16 menulis,”Karena begitu besar  kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Kedua :Berdoa senantiasa ( Ayat 8 dan 35)
1 Tawarikh 16:8,”Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:35,”Dan katakanlah:”Selamatkanlah kami ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.”

Alkitab mengajar kepada umat Tuhan untuk senantiasa berdoa dan memanggil nama Tuhan. Doa adalah wujud komunikasi kita dengan Tuhan sebagai Bapa kita, Berdoa adalah cara kita menyampaikan pujian dan syukur kita kepada-Nya. Berdoa adalah juga cara kita dalam menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Matius 7:7 menulis,”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Doa adalah jalan berkat. Selain itu, doa adalah jalan kemenangan atas segala pergumulan kehidupan. Lukas 22:40 menulis,”Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”

Ketiga :Bersaksi dimana saja ( Ayat 9)
1 Tawarikh 16:9,”Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”

Kalau kita perhatikan, ayat ini sama persis dengan Mazmur 105:2 sebagai ayat pokok kita . Percakapkanlah segala perbuatan-Nya artinya bersaksi menceritakan kebaikan Tuhan. Kesaksian kita tentang kebaikan Tuhan akan memberikan semangat dan membangkitkan iman bagi orang yang mendengarnya.

Matius 28:18-20 memberikan tugas kepada orang percaya untuk bersaksi.  Jadi bersaksi adalah perintah Tuhan. Itu sebanya sebagai umat Tuhan, bahkan sebagai orang yang sudah menerima kebaikan Tuhan, kita harus menyaksikan semua kebaikan Tuhan supaya nama Tuhan ditinggikan dan dipermuliakan dan banyak orang percaya kepada nama Tuhan.

Banyak orang yang merasa malu dan tidak mau bersaksi karena merasa tidak mampu.  Roh Kudus akan memberikan kepada kita kuasa sehingga kita dapat menjadi saksi dimana saja. Kisah 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Dalam Lukas 24:48 tertulis,”Kamu adalah saksi dari semuanya ini”.
Orang percaya adalah pelaksana dari kesaksian itu. Sebagai saksi tugas kita adalah memberikan kesaksian tentang apa yang kita alami dari suatu kejadian.

Keempat: Beribadahlah dengan setia ( Ayat 11)
1 Tawarikh 16:11,”Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”
Mencari wajah Tuhan berbicara tentang ibadah.  Ibadah adalah wujud ucapan syukur kita atas semua berkat Tuhan yang sudah kita terima. Di dalam ibadah ada korban pujian ( ay.9, 23). Di dalam ibadah juga ada korban materi ( ay.29).

Kelima: Ingat kebaikan Tuhan (ay.12).
Mengapa kita harus senantiasa mengingat kebaikan Tuhan?
a. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin mengasihi Tuhan ( Maz 103:2; Maz 126:1)
b. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin setia kepada-Nya ( Maz 116:12).

Keenam: Mengasihi dan menghargai firman Tuhan ( Ayat 15-18)
Mengasihi dan menghargai firman Tuhan dibuktikan dengan kita rajin membaca dan merenungkan firman Tuhan serta melakukannya dengan setia.

Penutup
Mari, sebagai orang-orang yang sudah mengalami kebaikan Tuhan,bahkan sebagai umat-umat yang sudah ditebus Tuhan, kita menyadari bahwa hidup ini bukan milik kita sendiri, tetapi milik Tuhan. Mari kita isi hari-hari kehidupan kita dengan bersyukur senantiasa, berdoa dengan setia, bersaksi dimana saja, beribadah dengan segenap hati, senantiasa mengingat kebaikan Tuhan dan mengasihi serta menghargai firman Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !

Catatan: Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci pencarian: percakapkanlah segala perbuatannya, bahan khotbah dari mazmur 105 ayat 2, bahan khotbah ucapan syukur, bahan khotbah kitab mazmur, bahan khotbah tentang ibadah

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendapatkan Kartu Khotbah dari materi ini dan file pptnya, silakan kontak via WA/SMS/Telegram ke.0852-2808-5470 ( Contak: Pdt. Hosea Agus Susanto)

BELANJA VIA TOKOPEDIA

Sabtu, 12 Mei 2018

CATATAN PERENUNGAN AYAT PER AYAT:KITAB MAZMUR

Mazmur 188:8
"Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya pada manusia."

1. Mazmur 188 adalah  kitab yang berada di tengah-tengah Alkitab kita.  Tapi banyak diantara kita yang mungkin belum tahu kalau banyak keunikan-keunikan lain dari Mazmur 188 ini. Ada 7 keunikan Mazmur 188 ini yaitu:
a. Mazmur 188 ini adalah Pasal yang terletak di tengah-tengah Alkitab kita.
b. Sebelum Mazmur 188, terdapat Mazmur 117 yang merupakan pasal terpendek  dalam Alkitab
c. Setelah Mazmur 118, terdapat Mazmur 199 yang merupakan pasal terpanjang dalam Alkitab kita.
d. Sebelum Mazmur 118,ada 594 pasal.
e. Sesudah Mazmur 188, ada 594 pasal
f. Jika pasal sebelum Mazmur 118   dan sesudah Mazmur 118 dijumlahkan  ( 594+594) semuanya berjumlah 1188 pasal dan ini adalah jumlah seluruh pasal dalam Alkitab.
g. Angka 1188 atau Mazmur 118:8 juga merupakan ayat yang terletak di tengah-tengah kitab?

Ayat yang terletak di tengah-tengah atau ayat sentral dalam Alkitab itu memiliki arti yang dalam dan jelas sekali. Kalau Tuhan sudah meletakkan seperti itu, pasti ayat ini sangat penting.

Mazmur 144:13
"Semoga gudang-gudang kita penuh, mengeluarkan beraneka  ragam barang, semoga kambing domba kita menjadi beribu-ribu, berlaksa-laksa di padang-padang kita."

1. Kecemasan hari-hari ini melanda semua orang, baik itu kaya, miskin, tua, muda, di kota maupun di desa. Banyak alasan orang-orang saat ini mengalami kecemasan.Tentang kesehatan, keluarga, usaha.Orang yang cemas seringkali nekat. Orang yang cemas juga senang dengan ramalan-ramalan. Suka buat yang aneh-aneh, mudah terbujuk kesenangan duniawi. Tapi kita bersyukur punya Tuhan yang janji-Nya ya dan Amin. Tuhan berjanj bahwa gudang-gudang kita penuh.

Apa makna gudang-gudang kita penuh?
a. Hidup kita akan diberkati
b. Masa depan kita cerah
c. Hidup kita akan menjadi berkat
d. Hidup kita tidak akan pernah dipermalukan.

2. Bagaimana ciri orang yang mengandalkan Tuhan?
Ada beberapa ciri orang yang mengandalkanTuhan
a. Percaya akan firman Tuhan
b. Tidak sombong
c. Selalu meminta pimpinan Roh Kudus


Mazmur 145:2
"Setiap hari  aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan untuk selamanya."

1. Setiap orang pasti punya hal yang rutin untuk dia lakukan. Misalnya setelah bangun pagi, minum kopi sambil nonton tv. Tetapi hari ini ada teladan yang luar biasa dari Pemazmur. Setiap hari, Pemazmur berkata,"aku hendak memuji-muji Tuhan dan merenungkan firman Tuhan.

Mengapa kita harus memuji-muji Tuhan setiap hari?
a. Karena kasih-Nya tidak pernah berkesudahan.
b. Karena dengan memuji Tuhan, kita semakin kuat.
c. Dengan memuji Tuhan,kita makin dekat dengan Tuhan.
d. Karena dengan memuji Tuhan setiap hari, karakter kita makin dibaharui dan diubahkan.

2.

Selasa, 30 Januari 2018

TIDAK SEMUA TUAIAN TERJADI SECARA INSTAN


Bacaan:
"Orang yang berjalan maju dengan menangis, sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya."
(Mazmur 126:6)

Gagal, lelah, dan terpukul, pada akhir 1737, John Wesley kembali ke Inggris. Penginjilannya terhadap suku-suku Indian di Amerika Utara mengalami kebuntuan. Pelayanannya di gereja Georgia pun bermasalah. Saat Wesley mengalami krisis iman, Tuhan memperbarui pemahaman rohaninya. Berbeda dengan pengajaran pada masa itu, ia meyakini bahwa keselamatan tersedia bagi semua orang, bukan hanya orang-orang tertentu, dan setiap orang dapat mengalami Tuhan secara pribadi. Akibatnya, pintu-pintu gereja tertutup baginya.

Namun, jalan Wesley bukannya tertutup. Mengikuti metode temannya, George Whitefield, yang dianggap dramatis dan tidak layak saat itu, Wesley mulai berkhotbah di tempat-tempat terbuka. Di mana saja orang-orang berkumpul. Ratusan masyarakat kelas bawah yang tertindas dan terabaikan satu per satu dipertobatkan. Saat jemaatnya menjadi terlalu banyak untuk diperhatikan, ia membentuk "kelas-kelas" dengan sebelas anggota dan seorang pemimpin. Meski mengalami banyak pertentangan, gerakan ini bertumbuh cepat. Wesley pun tidak pernah memperlambat langkahnya. Setiap tahun ia menempuh 4.000 mil dan semasa hidupnya ia membawakan sekitar 40.000 khotbah. Saat ia meninggal pada tahun 1791, pelayanannya telah membuahkan 114.933 jemaat, 492 pendeta, dan 19 misionaris. Pada masa kini, pengikut gerakannya bahkan telah berkembang menjadi 80 juta jiwa di seluruh dunia.

Seandainya saja John Wesley mundur saat pelayanannya di Georgia gagal, tentu ia tidak akan mengalami penuaian sebesar itu. Hal ini pun mengajarkan kepada kita, saat kerja keras kita tidak berbuah sedikit pun, semua seakan terasa sia-sia, dan hanya kelelahan yang kita dapatkan, bukan berarti kita boleh berhenti. Justru, saat kita menyerah, kita akan kehilangan kemenangan yang sebenarnya sudah Tuhan sediakan bagi kita. Tetaplah bekerja keras dan berikan yang terbaik dari diri kita. Yakinlah bahwa setiap usaha kita tidak akan sia-sia. Kalau kita pantang menyerah, Tuhan sendiri yang akan berperang dan memberikan berkas-berkas kemenangan ke dalam tangan kita

Sumber:
Renungan Harian Keluarga Allah

LINK INFORMASI PENTING
MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA

Kamis, 03 Agustus 2017

TUHAN ITU SEBAGAI PENOLONG

Bahan bacaan: Maz 146:1-10

Mengapa kita membutuhkan Allah sebagai penolong?
1. Karena kita makhluk yang lemah
2. Karena Dia dan kita adalah satu

KERAJAAN TUHAN ADALAH KERAJAAN SEGALA ABAD

Bahan bacaan: Maz 145:8-13

Allah yang kita sembah adalah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan. Dia adalah Raja segala raja,sehingga kita disebut sebagai anak-anak Raja. Kalau kita anak Raja, mengapa kita masih kuatir? Pemeliharaan Tuhan, pengawasan pasukan surga pasti ada bagi kita.

Ayat 13" KerajaanMu ialah kerajaan segala abad.

Ciri kerajaan Tuhan
1. Kerajaan sorga bersifat personal
2. Kerajaan sorga itu kekal
3. Kerajaan sorga itu universal
   Artinya terbuka untuk semua orang yang mau percaya

4. Keraajn sora itu sekarang samar-samar
   Tetapi pasti akan dinyatakan.

Senin, 19 Juni 2017

ENAM LANGKAH MERAIH KEBAHAGIAAN

    Bahan : Maz 1:1-6

Siapakah yang tak ingin bahagia? Ada orang berkata kalau sudahtpunya rumah gedung , punya simpanan di bank ratusan juta, dan punya istri cantik, maka pasti akan bahagia.
Benarkah itu? Simaklah 6 kupasan berikut, tentang orang yang bahagia.

I. Orang yang berbahagia ialah orang biasa ( ayat 1)
     - Orang biasa yang mau percaya
     - Orang biasa yang mungkin tidak memiliki apa-apa
     - Orang biasa yang butuh pertolongan, seperti pohon bergantung pada air (Mazm 1:3)

II. Orang yang berbagagia adalah orang yang tahu  menentukan pilihan yang tepat (ayat 1)
    - Ia tidak memilih jalan orang fasik ( Maz 1:1)
    - Ia tidak memilih jalan orang berdosa (Maz 1:1)
    - Ia tidak memilih jalan pencemooh (Maz 1:1)

III. Orang yang berbahagia ialah  orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuha ( ayat 2)
      - Tiada kebahagiaan diluar firman Tuhan
      - Ada kesukaan didalam merenungkan Firman Tuhan
      - Firman menuntun kita kepada kebahagiaan yang kekal  (Maz 119:105)

IV. Orang yang berbahagia, ialah orang yang tahu memakai waktunya dengan baik ( ayat 2 b)
     - Kata "siang dan malam" menunjuk kepada waktu yang harus dipergunakan (Maz 1:2b;119:62)
     - Segala sesuatu ada masanya (Pengkh 3:1-8)
     - Waktu tidak akan kembali (Luk 16:19-31)
     - Daud jatuh kedalam dosa, karena ia tidak mengisi waktunya dengan hal-hal yang baik (Maz 11:2-4)
     - Doa Musa agar berkhikmat terhadap waktu (Maz 90:12)

V. Orang yang berbahagia ialah orang yang hidupnya diwarnai  dengan berkat Tuha ( ayat 3)
     - Berkat jasmani ( berbuah pada musimnya ) ayat 3 b
     - Berkat sukses ( ayat 3 c)


Sumber: 
315 Bahan Untuk Meningkatkan Mutu Khotbah Anda, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, GBI Mawar Sharon, Jakarta

Jumat, 05 Mei 2017

TUHAN ITU BAIK





Ayat Pokok:
Mazmur 107:1-9

Pendahuluan
Kebaikan Tuhan sungguh nyata dalam kehidupan setiap orang percaya. Ketika kita ada sampai saat ini, juga adalah karena kebaikan Tuhan.

Bukti kebaikan Tuhan
Apa saja bukti kebaikan Tuhan menurut Mazmur 107:1-9 ?

a. Dia mau menebus dan menyelamatkan kita (ayat 2)
    - Satu-satunya cara manusia sampai ke Sorga adalah jika pemilik Sorga turun ke dunia dan mengajak 
       manusia ke Sorga.

b. Dia menjawab seruan doa kita ( ayat 6)
    Berserulah kepada-Ku ( Yeremia 33:3)

c. Dia menyatakan hal-hal yang ajaib dalam kehidupan kita ( ayat 8).
   Inilah yang disebut mujizat

Penutup
Biarlah mulai hari ini kita boleh mengisi hidup kita dengan ucapan syukur.  Biarlah kita selalu melihat kasih dan kebaikan Tuhan. Walaupun banyak persoalan yang terjadi, percayalah bahwa kebaikan Tuhan melebihi setiap masalah yang menimpa kita dan Ia pasti menolong kita.

Rabu, 12 April 2017

PEMBERI HARAPAN PASTI



Ayat Pokok:
"Sebab Engkaulah harapanku ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda ya Allah."
(Mazmur 71:5)

Pendahuluan
Satu hal yang penting untuk kita miliki hari-hari ini adalah "Never Give Up" atau sikap yang tidak mudah menyerah.

Dunia dimana kita hidup adalah dunia yang sarat dengan masalah. Tidak jarang hal ini membuat banyak orang yang kehilangan pengharapan dan lari kepada hal-hal yang negatif. Mengapa orang lari ke narkoba, obat-obat terlarang, pergi ke dukun, percaya kepada paranormal?Karena mereka sudah merasa putus asa. Ada yang lebih menyedihka lagi yaitu orang-orang yang kemudian bunuh diri karena merasa sudah tidak ada pengharapan lagi. Hal ini berbahaya sekali.

Demikian juga terjadi dalam rumah tangga-rumah tangga yang akhirnya memilih jalan pintas untuk bercerai misalnya, karena merasa masing-masing sudah tidak cocok dan tidak ada lagi harapan untuk dipersatukan.

Orang-orang yang menyerah sudah masuk dalam jebakan iblis.

1. Orang-orang yang menyerah akan mengambil langkah-langkah yang negatif.
Langkah-langkah yang berbahaya dan justru kontra produktif dalam hidupnya.Menyerah bukanlah solusi. Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi mereka yang tidak  pernah menyerah menghadapi kegagalan.

2. Orang yang menyerah, tidak akan pernah menikmati kemenangan.

Bagaimana untuk kita tidak mudah menyerah?
1. Sadari bahwa kita punya Tuhan yang baik
2. Yakinlah bahwa kita berharga dimata Allah
3. Dimata ada semangat dan perjuangan, selalu ada sukses dan keberhasilan.

Penutup
Tuhan adalah pemberi harapan pasti dan bukan pemberi harapan palsu
Mazmur 43:5"Mengapa engkau tertekan hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah, sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku."

Selasa, 24 Januari 2017

RAHASIA MENGHADAPI MASALAH

Ayat Bacaan:
Mazmur 54:1-9
Ayat Pokok:
Mazmur 54:9

Pendahuluan
Setiap manusia di dunia ini, pasti di dalam hidupnya tidak akan pernah lepas dari masalah. Selama manusia hidup, masalah pasti akan tetap menghampiri, kecuali bila manusia itu sudah mati. Masalah yang terjadi amat beraneka ragam, seperti masalah pekerjaan, rumah tangga, pendidikan, teman hidup dan masih banyak lagi yang lainnya. Biasanya bila dalam hidup kita dilanda masalah, kita merasakan didalam diri kita ada tekanan-tekanan yang membuat kita panik, tidak tahu apa yang harus kita perbuat.

Saat masalah datang, biasanya ada dua pribadi yang datang, yaitu Tuhan dan setan. Bila Tuhan yang datang, Dia akan memberikan kekuatan supaya kita dapat menghadapi persoalan tersebut. Sedangkan setan sebaliknya, ia akan menyarankan kita untuk mengambil jalan pintas supaya masalah itu cepat selesai.

Rahasia Menghadapi Masalah
Ada tiga rahasia, bagaimana kita dapat menghadapi masalah tersebut dan  keluar sebagai pemenang yaitu:
1. Kendalikan lidah atau perkataan ( Ayat 4)
    Dalam kepanikan yang diakibatkan masalah yang kita hadapi, kita kadang mengeluarkan perkataan-perkataan yang sia-sia. Jangan bicarakan masalah atau persoalan yang terjadi  hidup kita kepada orang lain, tetapi sampaikanlah masalah itu hanya kepada Tuhan. Sebab kita semua tidak luput dari kesalahan dan barang siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang yang sempurna (Yakobus 3:2)

2. Belajar mengenali diri atau introspeksi (ayat 5).
    Bila masalah terjadi dalam hidup kita, jangan menganggap itu dari Tuhan, tetapi cobalah renungkan, mugkin itu terjadi karena ada kesalahan di dalam hidup kita. Masalah-masalah yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita itu sudah Tuhan rencanakan untuk mempersiapkan kita kepada tingkatan hidup yang lebih tinggi.

3. Jaga hati (ayat 8)
    Bersyukur, hanya itu yang dapat kita lakukan, karena Allah sudah berfirman, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu, ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Korintus 10:13)

Penutup
      Biarlah tiga langkah yang sudah kita pelajari tadi dapat menjadi pedoman bagi kita dalam menghadapi masalah. Sekarang tidak perlu lagi ada keraguan, tetapi hadapilah setiap masalah dengan hati dan pikiran yang positif, sehingga kita akan keluar sebagai pemenang. Percayalah Allah itu setia dan tidak akan membiarkan pencobaan yang terjadi melampaui kekuatan kita.

LINK INFORMASI PENTING

Jumat, 21 Oktober 2016

KEGAGALAN DAN KESUKSESAN

Ayat Pokok:
Mazmur 4:3-8

Kegagalan adalah satu kata yang sering membuat orang takut dan cemas. Kita sering berpikir apa kata orang lain jika saya gagal. Apa jadinya hidup saya jika hidup saya kalah? Banyak berita-berita tentang orang-orang yang kemudian mengambil jalan pintas hanya karena malu ketika menghadapi kegagalan. Untuk itu kita harus dapat memahami dan menanggapi kegagalan dengan cara yang tepat.

Ternyata kegagalan seringkali diijinkan Tuhan karena ada maksud Tuhan yang mungkin seringkali kita tidak bisa pahami. Pertama, kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menjadi satu peringatan bahwa ada hal-hal yang keliru yang selama ini kita lakukan. Dengan kegagalan itu sudah seharusnya kita instrospeksi diri dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran untuk kita lebih berhati-hati dan lebih bijak dalam bertindak. Yang kedua, kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menyadarka kita untuk senantiasa berharap dan mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Saat kita menaruh kepercayaan kepada Tuhan, maka kebebasan dan kedamaian akan merebak di hati kita. Segala kegagalan itu akan menjadi pengalaman berharga dalam kehidupan kita.

Seringkali kita berpikir bahwa kegagalan sebenarnya untuk  orang-orang yang lemah. Kita seringkali berasumsi bahwa Tuhan hanya bekerja lewat kesuksesan kita, dan bukan lewat kegagalan  atau kelemahan kita. Tetapi apa kata firman Tuhan tentang hal ini? Paulus pernah berkata,"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.(Roma 8:28)

Mengapa Putus Asa?
Tuhan mengajarkan kita untuk tidak mudah berputus asa dengan setiap kegagalan dan kesesakan yang kita alami.  Apapun yang menjadi masalah kita hari ini dan seberat apapun beban kita, janganlah kita berputus asa. Mari kita belajar dari Daud. Saat ia berada dalam kesesakan, ia memilih untuk berseru kepada Tuhan. Disaat orang lain mencelanya, dan ia sangat tertekan dengan keadaan tersebut, ia berseru kepada Tuhan dan Tuhan datang memberikan pertolongan. Ia kemudian menaikkan puji-pujian kepada Allahnya dengan segenap hati dan Tuhan berkenan dengan pujian tersebut lebih dari persembahan lembu atau sapi jantan.

Mazmur 69:31-32
 "Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah"

Ketegaran Hati Carol Schuller
Carol Schuller adalah putri dari Robert Schuller.  Suatu saat Carol mengalami kecelakaan yang sangat mengenaskan. Beberapa anggota tubuhnya patah, termasuk kakinya dan terpaksa harus diamputasi. Dan dalam perawatan di rumah sakit, Carol harus makan lewat infus. Hal ini juga menyebabkan pembukuh darahnya hancur. Ia sangat berubah,dari seorang atlit disekolah sebagai pemain bisboll dan sebagai anak yang lincah dalam keluarga, kini menjadi seorang anak yang cacat dan lumpuh.

Tahukah Anda apa yang dilakukan oleh Carol dan apa yang ada dalam pikirannya? Ia tidak mengasihani diri sendiri

SEKILAS INFO

INFO 1

Anda sedang mencari khotbah-khotbah Natal dalam format powerpoint, PDF, Video, MP3? Semua ada dalam PAKET NATAL 2016. Tersedia dalam format DVD Data dan flashdisk. Paket ini juga berisi ratusan background tema natal dalam format gambar, gambar bergerak dan video. Juga lagu-lagu natal dalam format teks powerpoint, MP3 dan MIDI.
Minat? Hubungi SMS/WA 0897 3527 437
Atau Kunjungi http://www.kurnia-media.net/p/paket-natal-2016.html

INFO 2
Shalom
Dapatkan MP3 Kompilasi Rekaman Khotbah MP3 Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham. Dapat dikirim dalam bentuk DVD data, Micro SD atau Flashdisk 8 GB. Berisi puluhan rekaman khotbah MP3 dari Bapak Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham yang pasti sangat memberkati kita.
Bagaimana cara mendapatkan paket MP3 Rekaman Khotbah Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham?
Silakan lakukan pemesanan dengan mengirimkan SMS/WA dengan memberitahukan alamat pengiriman untuk menentukan biaya pengiriman ke alamat Anda. Atau dapat juga dengan mengecek melalui www.posindonesia.co.id.
Setelah mengatahui ongkos kirim, silakan transfer sejumlah biaya kirim + pembayaaran sesuai jenis pesanan atau media yang Anda inginkan. Rp.25.000,00 untuk DVD data, Rp.100.000,00 untuk Micros SD dan Rp.150.000,00 untuk flashdisk.
Biaya dapat ditransfer ke rek BCA 1540241577 atau Bank Mandiri 1360007334334 a.n Agus Susanto. Dapat juga via rek BRI 010201026017508 a.n Winarsih.
Setelah transfer, SMA atau WA kepada kami di 0897 3527 437.
Setelah itu paket segera kami kirim via POS KILAT KHUSUS TERCATAT.
Info Http://bahan-khotbah.blogspot.com



Minggu, 16 Oktober 2016

KETIKA HARUS MENGHADAPI MUSUH

Ayat bacaan:
Mazmur 3:1-9

Bagaimana saat menghadapi musuh?
a. Ketika menghadapi musuh, jangan panik (Mazmu 3:4,6)
b. Ketika menghadapi musuh, tetap memiliki hubungan yang akrab dengan Tuha (Mazm 3:5)
c. Ketika menghadapi musuh, jangan takut ( Mazm 3:7)
d. Ketika menghadapi musuh, tetap berpegang teguh pada janji-janji Tuhan ( Mazmur 3:8)

Minggu, 09 Oktober 2016

ARROW

"Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa mudanya"
(Mazmur 127:4)

Pendahuluan
Banyak diantara kita yang sudah mengenal anak panah. Sekarang ini anak panah hanya dipakai dalam olahraga panahan. Anak panah juga hanya dipakai oleh anak-anak dalam permainan perang-perangan. Namun jaman dahulu, panah adalah senjata yang  banyak dipakai dalam peperangan. Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari anak panah ini

Anak panah dibentuk untuk sebuah tujuan.
Anak panah selalu dicipta untuk sebuah tujuan (created with a purpose).
Tanpa tujuan, anak panah tidak akan dibentuk.  Ketika Tuhan menyandingkan anak panah dengan anak muda dalam Mazmur 127:4, Tuhan hendak menegaskan bahwa setiap anak muda diciptakan Tuhan untuk satu tujuan. Tidak ada diantara kita yang ciptakan Tuhan tanpa tujuan atau karena kecelakaan. Mungkin ada fenomena anak-anak yang dilahirkan di luar keinginan orang tua mereka. Orang menganggap secara sosial sebagai anak yang lahir karena 'kecelakaan". Namun secara teologis tidak ada ciptaan yang diciptakan tanpa tujuan. Apalagi jika kita memahami bahwa semua manusia dicipatakan serupa dan segambar dengan Allah.  Jika pohon-pohon dipinggir jalan diciptakan Tuhan karena memiliki tujuan, demikian juga dengan burung-burung di udara dan ikan-ikan dilautan, apalagi ketika Tuhan menciptakan manusia.

Lalu apa tujuan ketika Tuhan menciptakan kita?
Dalam 1 Petrus 2:9 dikatakan demikian "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib".Dari ayat ini kita memahami bahwa kita dipanggil, dipilih dan diselamatkan Tuhan untuk sebuah tujuan. Tujuan itu adalah "untuk memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar. Kita sebagai anak-anak panah mempunyai tanggung jawab untuk menyatakan kemuliaan Allah dalam ruang waktu sejarah dan generasi dimana kita hidup hari-hari ini. Hal ini harus kita pahami dengan baik. Kita ciciptakan Tuhan bukan untuk menjadi"trouble maker" pembuat kekacauan, tetapi justru "history maker". Kita harus dapat mengukir sejarah dan menjadi pembaharu sejarah.

Ada anak-anak muda yang justru merusak dirinya dengan hal-hal yang sia-sia seperti narkoba dan obat-obat terlarang. Ada juga anak-anak muda yang hidup tanpa mempedulikan agama. Lalu bagaimana respon kita? akankah kita berdiam diri saja, atau justru melibatkan diri dalam ha-hal jahat ini?. Tuhan memilih dan menyelamatkan kita  bukan untuk duduk-duduk santai, tapi memberitakan dan membawa kehadiran Allah melalui hidup kita. Allah  memanggil kita  untuk membawa banyak orang datang kepada Tuhan. Pakailah semua keahlian yang kita punya, dan media-media yang ada pada kita untuk memberitakan tentang kemuliaan Tuhan.

Sabtu, 26 September 2015

BERIBADAH DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH

Ayat Pokok: 
" Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku" Mari kita pergi ke rumah TUHAN"
Mazm 122:1

Pendahuluan
Daud ada salah satu orang ynng dicatat dalam Alkitab sebagai seorang yang berkenan di hati Tuhan. Daud adalah salah satu tokoh dalam Alkitab yang memiliki kehidupan yang luar biasa. Mengapa demikian? Apa rahasianya? Jawabannya karena Daud memiliki keintiman dengan Tuhan. Ia selalu memiliki kerinduan untuk dekat dengan Tuhan ( Mazm 34:2, Mazm 84:11).
Daud juga adalah seorang yang cepat menyadari kesalahannya dan meminta ampunan Tuhan. ( 2 Sam 12:13-16

Apa kata Alkitab tentang ibadah?
* Kita harus giat dalam ibadah (Ibrani 10:25)
* Kita harus sungguh-sungguh dalam beribadah (Mazm 2:11-12)

Bagaimana ketika beribadah dengan sungguh-sungguh?
* Tuhan akan memberkati kehidupan kita ( Kel 23:25)
   - Berkat jasmani
   - Berkat rohani 

Penutup
* Mari jadikan ibadah kita sebagai saat-saat yang terindah untuk kita menikmati hadirat Allah
* Hampiri Tuhan dengan kesungguhan dan bukan sekedar kebiasaan

DAPATKAN POWERPINT KHOTBAH INI KLIK DISINI

LINK PENTING