KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH AYUB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN KHOTBAH AYUB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

MEMPEROLEH BERKAT YANG BESAR DARI PENDERITAAN

Ayat Pokok :
Ayub 1:20-22

Pendahuluan
Pada umumnya orang tidak suka dengan penderitaan. Tetapi kenyataan membuktikan bahwa penderitaan senantiasa hadir tanpa disangka. Saat penderitaan datang, tidak jarang orang mulai berpikir dalam hati " Mengapa semua ini terjadi? Mengapa begini, mengapa begitu, apa salah dan dosaku?"

Mengapa Tuhan ijinkan?
Ada orang yang pernah berkata, " Kalau benar Allah memelihara, mengapa kita menderita?" " Dimanakah Allah saat umat-Nya diterpa malapetaka? Kalau Allah yang mahakasih adalah maha kuasa, mengapa bencana melanda dunia" dan ribuan pertanyaan senada yang kalau ditulis semua membuat capai saya dan yang membacanya.

Bertanya tidaklah salah, karena memang demikianlah natur manusia. Makin banyak bertanya makin banyak tahu, semakin banyak bertanya semakin kita tambah ilmu. Namun demikian perlu juga diperhatikan apa hal yang mendasar sehingga kita perlu bertanya tentang sesuatu. Apa motivasi dan asumsi dibalik pertanyaan-pertanyaan yang kita lontarkan. Ada yang bertanya karena ragu, yang lain bertanya karena percaya. Kaum Atheis, skeptis dan musuh-musuh kekristenan bertanya  untuk memojokkan dan menjatuhkan. Sementara kaum beriman bertanya untuk menjawab pergumulan dan meneguhkan kepercayaan.

Ada orang yang bertanya tentang penderitaan untuk membenturkan kasih Tuhan dan kuasa-Nya. Mereka sebetulnya sudah punya pemikiran dibalik pertanyaan yang mereka sampaikan. Kalau Allah Mahakasih, tentua Dia tidak menghendaki manusia menderita. Kalau Allah itu mahakuasa,  tentu Dia mampu melakukan segala perkara untuk menghindarkan umat-Nya dari derita.Dengan adanya realita penderitaan, maka mereka mulai berpikir dalam hatinya, " Mungkin Allah tidak maha kasih, mungkin Dia tidak mahakuasa,mungkin pula tidak kedua-duanya".

Pandangan tersebut tidaklah tepat, bahkan saya berani katakan sambil melompat, ini sesat. Sebab pemikiran seperti ini mengabaikan peran dan pencobaan iblis, mengingkari keterbatasan manusia, serta menafikan kerusakan alam akibat kejatuhan manusia dalam dosa dan kecerobohan kita.Lebih dari itu, dengan pemikiran ini,tanpa kita sadari kita sedang membelenggu kedaualatan Tuhan dan mencoba untuk mengatur Dia  menurut mau kita? Siakah kita?

Berkat dari penderitaan
Untuk memahami berkat yang terembunyi dari penderitaan, mari kita mempelajari satu tokoh Alkitab yang tidak asing lagi bagi kita yang senang belajar firman-Nya. Saya tidak mau tanya kepada yang tidak suka membaca Alkitab. Bisa jadi tokoh Ayub ini asing bagi mereka.

 Mari kita berkenalan dengan Ayub ini dari beberapa segi
Pertama segi sosial. Ayub adalah seorang yang sangat saleh, jujur serta takut akan Allah dan menjauhi kejahatan ( Ayub 1:1 ). Dari catatan Alkitab kita tidak mendapati cacad cela dari kehidupannya. Saya berani menyimpukan berdasarkan firman Tuhan bahwa Ayub  adalah seorang yang dermawan ( Ayub 29:12-15 ). Disamping itu karena ia mempunyai banyak budak dan pekerja. Secara logika saja, kalau banyak orang yang seang bekerja kepada-nya, bisa jadi karena ia orang yang senang memberi gaji lebih kepada karyawannya dan THR  setahun sekali misalnya.

Kedua dari segi harta. Ayub adalah seorang yang kaya raya( Konglomerat lah kalau istiah jaman kita ). Ia mempunyai tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta,lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina serta budak-budak yang tidak terhitung jumlahnya.Dengan demikian Ayub diberikan julukan sebagai orang yang terkaya pada jamannya ( Ayub 1:3 ). Yang pasti kekayaannya bukan karena korupsi, kolusi dan tipu sana-sini, tapi murni berkat ilahi karena kerja keras dan tidak malas.Bandingkan dengan para petinggi negeri ini yang jadi kaya karena korupsi.

ketiga dari segi rohani. Ayub hidup dengan kerohanian yang sangat kuat. Ini terbukti dari caranya setiao hari mempersebahkan korban kepada Tuhan. Ia menjalankan fungsi imam dalam keluarga dengan baik.

Tapi apakah karena kesalehannya lantas ia tidak alami masalah. Tidak demikian ternyata, Justru ia mengalami musibah dan bencana demi bencana dalam seketika. Dan dari kehidupan Ayub ini akhirnya kita bisa belajar mengenai berkat dibalik penderitaan.

Apa saja berkat dibalik penderitaan? 
Pertama: Pendeitaan dipakai Tuhan untuk menguji iman ( Ayub 23:10 )
Kedua : Penderitaan dipakai Tuhan untuk mempermalukan iblis ( Ayub 1:20-22 )
Ketiga : pendeitaan dipakai Allah untuk menyatakan kuasa-Nya ( Roma 8:35-39 )
( Maaf tolong dikembangkan sendiri dulu ya ) saya belum ada waktu. Lain kali kita sambung lagi

Penutup
Hidup dalam Allah, berarti hidup dalam anugerah yang melimpah-limpah. Hal ini bukan berarti bebas dari masalah. Walaupun kita alami penderitaan, percayalah bahwa kita tidak sendirian. Ada sepasang mata yang memperhatikan kita. Tangan-Nya terbuka untuk menolonng kita. Ia Allah yang mengerti dan peduli. Dia sahabat setia yang selalu menemani kita ( Maaf... sudah dapat inspirasi lagu untuk masuk dalam penyemabahan dari utaian kata-kata tadi kan? Kalau belum....  )

Semakin kita menderita maka semakin kuasa Allah menjadi sangat nyata kita rasakan. Allah tidak meninggalkan Ayub sendirian. Ia hadir, Ia menopang, Ia menguatkan bahkan senantiasa menghibur.  Saya yakin kita semua pernah diperhadapkan dengan berbagai macam masalah dan penderitaan, bukankah di saat-saat seperti itu kita benar-benar merasakan bahwa Tuhan itu sungguh teramat baik dan selalu hadir di hidup kita. Allah mempunyai ribuan cara untuk menolong dan memelihara hidup kita. Mari bersikap seperti Ayub ketika menghadapi permasalahan, terus memuji Tuhan, hidup di dalam ucapan syukur dan selalu punya keyakinan bahwa kehendak dan cara kerja  Tuhan adalah yang terbaik bagi hidup kita.

Http://pesona-sabda.blogspot.com

Seri: KETELADANAN KEHIDUPAN AYUB
  • Ayub Seorang Anak Tuhan Yang Diberkati
  • Memperoleh Berkat Yang Luar Biasa dari Penderitaan
  • Ketekunan Ayub
  • Mataku Tertuju Kepada-Mu
  • Mengenal Allah Melalui Pengalaman
  • 10 Teladan Hidup Ayub
  • Belajar Dari Ayub
  • Kesalehan Ayub
HOT PROMO
Dapatkan 1209 Materi Khotbah Powerpoint 
Cukup dengan donasi Rp.99.000,-
Minat hubungi kami via WA atau Klik


Sabtu, 08 Maret 2014

AYUB SEORANG ANAK TUHAN YANG DIBERKATI

Ayat Pokok: Ayub 42:10-16
Judul : Ayub Seorang Anak Tuhan Yang Diberkati

Pendahuluan
Tentunya setiap kita merindukan satu kehidupan yang diberkati Tuhan. Dalam hal ini, berkat tidak hanya dipahami sebagai berkat secara materi atau jasmani semata-mata. Beberapa orang perpandagan bahwa ketika orang mengalami sakit-sakitan, yang mengalami kegagalan, bencana-demi bencana, berkekurangan, maka orang seperti ini adalah orang yang tidak diberkati?

Benarkah demikian?
Kitab Ayub memebrikan jawaban. Kisah Ayub memberikan pencerahan bahwa ternyata pandangan seperti itu bisa keliru. Dari kisah Ayub kita bisa belajar bahwa penderitaan bukanlah pertanda bahwa hidup kita tidak diberkati Tuhan. Demikian juga sebaliknya bahwa, kesuksesan hidup dan kecukupan materi bukanlah satu-satunya indikasi kehidupan yang diberkati.

Jadi tentunya kita sepakat dengan kebenaran firman Tuhan bahwa Ayub adalah seorang yang diberkati Tuhan

Rahasia Ayub Menjadi Anak Tuhan YangDiberkati Tuhan
Ada 3 ( tiga ) rahasia yang membuat Ayub menjadi seorang anak Tuhan yang diberkati Tuhan. Mari kita perhatikan hal itu satu-persatu.

Pertama, Ayub Memilih untuk hidup bergaul dengan Tuhan
Sejak muda, Ayub sudah dikenal sebagai orang yang selalu bergaul karib dengan Tuhan.
Ayub1:1 menulis kesaksian tentang Ayub bahwa ia mempunyai kehidupan rohani yang bekualitas. Disamping itu juga dicatat bahwa Ayub mempunyai bisnis yang bagus, serta kehidupan keluarga yang berbahagia.

Nama Ayub artinya dia yang menangis, dia yang dibenci atau dianiaya.Dari arti namanya, seharusnya Ayub  adalah orang yang dirundung malang, penuh dengan duka, derita dan airmata. Namun nampaknya dalam Ayub 1:1, Ayub  sudah mengalami pemulihan dan perubahan.
Ayub1:5
Ayub 29:4-5

Kedua: Ayub seorang yang suka memberkati
Ayub 29:12-15
Prinsip Ayub dalam hal materi( Ayub 1:21 )
Hati Ayub terpaut pada Tuhan ( Ayub 31:24-25 )

Ketiga, Ayub Menang Dalam Ujian Iman
Ayub 1:1, 21, 2:10 ) - Ayub menang dalam ujian dan tidak berbuat dosa
Ayub tahu benar maksud Tuhan mengijinkan penderitaan ( Ayub 23:10 )


Penutup
Bagaimana dengan kita?
Mari kita mau belajar seperti Ayub yang salalu rindu bergaul dengan Tuhan, Suka berbagi berkat dan kat dalam menghadapi ujian iman.
Roma 8:28


Seri: KETELADANAN KEHIDUPAN AYUB
  • Ayub Seorang Anak Tuhan Yang Diberkati
  • Memperoleh Berkat Yang Luar Biasa dari Penderitaan
  • Ketekunan Ayub
  • Mataku Tertuju Kepada-Mu
  • Mengenal Allah Melalui Pengalaman
  • 10 Teladan Hidup Ayub
  • Belajar Dari Ayub
  • Kesalehan Ayub