Renungan Harian PESONA SABDA
Selasa, 16 Desember 2025
HAK KESULUNGAN
Bacaan Alkitab: Kejadian 25:1-34
Ayat Pokok:
"Kata Yakub: ”Bersumpahlah dahulu kepadaku.” Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya."
(Kejadian 25:33)
Bacaan Alkitab: Kejadian 25:1-34
Ayat Pokok:
"Kata Yakub: ”Bersumpahlah dahulu kepadaku.” Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya."
(Kejadian 25:33)
Esau memandang rendah hak kesulungan yang menjadi miliknya. Bahkan Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub, adiknya dengan sepiring kacang merah. Hak kesulungan yang hanya dimiliki oleh anak sulung sejak dilahirkan.
Anak sulung memiliki posisi yang sangat penting di mata Tuhan bahkan anak sulung Tuhan nyatakan menjadi milik Tuhan (Keluaran 13:2). Bagi umat Tuhan (Perjanjian Lama) yang memiliki anak sulung harus menebusnya dengan seekor domba.
Hak kesulungan memiliki pengertian secara rohani. Seorang yang mempunyai hak kesulungan berarti berhak menjadi imam dari seluruh keluarganya, menjadi perantara Tuhan dengan anggota keluarganya. Seorang yang mempunyai hak kesulungan maka akan mewarisi otoritas Ilahi dari bapaknya dalam hal kepemimpinan.
Esau memandang rendah hak kesulungan, hal yang begitu Ilahi, sebuah kesempatan untuk berhubungan karib dengan Tuhan. Esau lebih mementingkan hal-hal yang duniawi sehingga rela menukar hak sulungnya dengan sepiring kacang merah.
HAK KESULUNGAN BERBICARA TENTANG PERKARA ROHANI. Banyak orang yang mengabaikan hal-hal yang rohani, mereka lebih mengutamakan perkara duniawi. Perkara atau hal-hal rohani adalah hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan. ORANG YANG LEBIH MEMPERHATIKAN HAL-HAL ROHANI BIASANYA MEMILIKI KEDEKATAN DENGAN HUBUNGAN DENGAN TUHAN.
Orang-orang yang seperti ini biasanya lebih kuat dalam menghadapi tantangan dalam hidupnya karena Tuhan selalu berbicara banyak di dalam hidupnya. Karena ia tahu Tuhan yang menuntun-Nya. Kita merupakan yang sulung dari semua ciptaan Tuhan. Oleh karena itu kita memiliki hak kesulungan secara rohani. Kita juga merupakan ahli waris dari tahta Kerajaan Allah karena kita anak-anak Allah (Roma 8:14-17).
LINK INFORMASI PENTING
EBOOK MENYUSUN MATERI KHOTBAH DENGAN BANTUAN AI
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH IBADAH NATAL
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH UCAPAN SYUKUR
LINK INFORMASI PENTING
EBOOK MENYUSUN MATERI KHOTBAH DENGAN BANTUAN AI
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH IBADAH NATAL
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH UCAPAN SYUKUR







0 komentar:
Posting Komentar