KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH ANEKA TEMA

Disarikan dari berbagai sumber

TERSEDIA JUGA MATERI-MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT

Dipersembahkan khusus untuk para pendeta dan pelayan Tuhan

TERSEDIA JUGA REKAMAN KHOTBAH DALAM FORMAT MP3

Dari para Hamba Tuhan yang Indonesia dan manca negara

MAU DAPAT SMS SENNTUHAN FIRMAN SETIAP HARI SECARA CUMA-CUMA?

Ketik DAFTAR SENTUHAN FIRMAN kirim ke.085228085470

PELAYANAN KONSELING DAN BANTUAN DOA

Silakan sms/telp ke.085228085470

Jumat, 21 Desember 2018

YESUS KRISTUS HIKMAT BAGI KITA


Ayat Pokok:
"Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus yang oleh Allah telah menjadikan hikmat bagi kita."
(1 Korintus 1:30 a)

Pendahuluan
Tema natal nasional di tahun 2018 ini adalah "Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita".  Hikmat seperti apakah yang Tuhan inginkan untuk kita pahami? Kemudian apa yang akan kita lakukan agar hikmat Yesus Kristus itu nyata di dalam hidup kita sebagai orang percaya?

Pandangan orang-orang di Korintus mengenai Salib.
Ada dua pendapat yang berkembang di Korintus mengenai salib yang menurut mereka adalah suatu kebodohan.
Pandangan yang pertama berasal dari orang-orang Yunani yang mengedepankan logika dan akal manusia. Mereka tidak percaya  bahwa Yesus itu bangkit, sehingga salib menurut mereka adalah suatu kebodohan. Mereka berpikir bagaimana mungkin  orang yang telah dihukum mati, kemudian dapat bangkit dan kemudian membawa kabar keselamatan.

Pandangan yang kedua yaitu pandangan dari orang-orang Yahudi.
Bagi orang-orang Yahudi, peristiwa kebangkitan Yesus justru menjadi batu sandungan. Mengapa demikian? karena bagi mereka, Mesias adalah orang yang di urapi oleh Allah, dan sebagai orang yang diurapi oleh Allah, tentu kuasa Tuhan menyertai-Nya. Menurut pemahaman mereka, Mesias itu haruslah seorang yang kuat, tangguh dan perkasa, sehingga tidak mungkin Dia mati secara tragis, atau mati secara konyol. Menurut mereka, tidak mungkin Allah membiarkan orang yang telah di urapi mati dengan cara seperti itu.

Inilah cara dunia memandang peristiwa salib Kristus itu. Tetapi sebagai orang percaya, peristiwa salib adalah berita sukacita, dan itu hanya dapat diterima dengan iman. Hanya orang-orang yang beriman yang dapat memandang peristiwa salib Kristus Yesus adalah berita kabar sukacita.

Dimana kabar sukacita nya?
kabar sukacitanya adalah Kristus yang tersalib adalah keselamatan bagi orang yang percaya. Kedatangan Kristus ke dunia dan kematianNya di salib Golgota adalah untuk membebaskan kita dari belenggu dosa.Kita yang penuh dosa, yang seharusnya layak untuk menerima penghukuman kekal, telah di bebaskan  dari penghukuman dosa dan menerima hidup yang kekal. Kita yang tidak layak, telah dilayakkan bahkan disebut sebagai anak-anak Allah. Kita yang tidak ada harganya sama sekali, kita yang bukan siapa-siapa di hadapan Allah akibat dosa, telah diangkat derajatnya oleh Yesus Kristus.

Kita semua membutuhkan Kristus. Dunia dan seluruh isinya membutuhkan Kristus, supaya kita hidup dalam kebenaran, penebusan,dan kekudusan.

Hikmat seperti apa yang kita dapatkan dalam diri Yesus Kristus?
Pertama; Kerendahan hati.
Yesus Kristus yang kelahiran-Nya kita rayakan dalam pertistiwa natal ini adalah orang yang rendah hati. Allah yang kudus dan penuh kemuliaan, tetapi rela menanggalkan kemuliaan-Nya dan mau menjumpai kita, manusia yang berdosa,yang bukan siapa-siapa di hadapan Allah. Melalui kelahiran Yesus Kristus ini kita diingatkan bahwa, kita yang sesungguhnya bukan siapa-siapa di hadapan Allah, tetapi kita telah dilayakkan menjadi umat ketebusan dan biji mata Tuhan. Hal ini tentu membangkitkan kesadaran kita untuk selalu bersyukur kepada-Nya.

Jika kita memiliki hikmat Kristus yaitu kerendahan hati, kita tidak akan menjadi manusia-manusia yang angkuh dan sombong.Terkadang kita menjadi orang yang angkuh dan sombong sehingga kita memperlakukan sesama kita, bahkan dunia dan segala isinya dengan tidak benar, menandang sebelah mata kepada orang lain. Bahkan memperlakukan alam ini dengan tidak bertanggung jawab. Kita merusak, mencemari lingkungan kita dan lain sebagainya. Kita sering kali berpikir bahwa dunia ini harus tunduk kepada kita. Oleh sebab itu kita harus menjadikan Yesus Kristus sebagai hikmat dalam kehidupan kita. Karena dengan hikmat Kristus, kita akan dituntun untuk memilih jalan hidup yang benar.

 Kedua: Kasih dan kepedulian.
Natal adalah bukti kasih dan kepedulian Allah kepada dunia dan segala isinya.
Yohanes 3:16 menulis ," Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal". Kasih Allah memungkinkan kita untuk dapat layak dihadapan-Nya. Oleh karena itu sebagai orang-orang yang percaya maka kita juga harus meneladani akan kasih dan kepedulian kita. Kalau Kristus begitu mengasihi kita orang yang berdosa, mari kita juga mengasihi semua manusia dengan Kasih Kristus yang tulus, tanpa membeda-bedakan agama dan keyakinan, tanpa memandang perbedaan ras dan keturunan.

Kasih dan kepedulian kita juga harus kita wujudkan pada alam semesta ciptaan Tuhan. kita harus peduli kepada alam ini. Jangan mengotori dengan sampah, jangan merusakkannya hanya demi keuntungan dan nikmat yang sesaat. Gambar dalam tema natal 2018 ini sengaja diberikan latar belakang pemadangan indah di gunung Rinjani. Bisa jadi keindahan alam gunug Rinjani ini tidak akan pernah lagi kita nikmati, kalau kita tidak menjaga alam di sekitarnya.
Mulailah dengan tindakan yang mungkin sederhana sebagai wujud kepedulian kita kepada alam ciptaan Tuhan. Janganlah membuang sampah sembarangan. 

Penutup
Ketika kita memiliki hikmat Kristus, kita akan selalu memandang wajah kuasa Yesus dan mau untuk selalu belajar rendah hati. Jika kita tidak memiliki hikmat Kristus, maka kita pasti akan menjadi orang yang angkuh dan sombong, lupa diri untuk mengasihi sesama, bahkan lupa untuk menghargai kasih karunia Tuhan yang telah kita terima. Dengan hikmat Kristus, kita tidak akan memaknai suksesnya hidup ini semata-mata dengan uang dan hal-hal jasmani, tetapi memaknai apakah kehadiran kita bermakna bagi dunia ini dan sesama kita.
Karena itu milikilah hikmat  Kristus. Mintalah Kristus berdiam dalam hidup kita, sehingga akan menjadikan hidup kita, lingkungan kita dan dunia ini menjadi lebih baik.

CATATAN:
Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan powerpoint khotbah ini
Silakan kirim permintaan via WA ke.0897-3527-437 ( Pdt. Hosea Agus Susanto).
Tuhan Yesus Memberkati.
Http://materi-khotbah.blogspot.com

Selasa, 11 Desember 2018

TUA-TUA KELADI DI DALAM TUHAN

Ayat Pokok:
"Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya."
(Mazmur 92:13-16) 

Pendahuluan
Ada satu lagu yang terkenal pada tahun 90 yang dinyanyikan oleh Anggun C.Sasmi yang berjudul " Tua-tua keladi.". Lagu itu menggambarkan seorang laki-laki yang sebetulnya usianya sudah tua, tetapi kelakukannya seperti anak muda. Itu sama dengan peribahasa bahasa Indonesia yang terkenal yaitu:"Tua-tua keladi." Arti peribahasa ini memang menggambarkan seorang yang usianya yang sudah tua, tetapi penampilannya masih bergaya anak muda. Sejalan dengan makin bertambahnya usia seharusnya semakin berbuah dan mempermuliakan Tuhan.

Alkitab menggambarkan orang percaya seharusnya seperti dua pohon yang dicatat dalam ayat ini yaitu pohon korma dan pohon aras. Mengapa pohon korma? Pohon korma adalah gambaran kehidupan yang kuat. Pohon korma adalah pohon yang begitu kuat, sehingga walaupun akarnya di potong, pohon ini tidak akan mati, bahkan akan tumbuh dan mengeluarkan tunas-tunas yang baru. Begitu seterusnya. Setiap kali tunasnya dipotong maka akan mengeluarkan tunas yang baru.Itulah sebabnya pemazmur menggambarkan kehidupan orang benar yang akan bertumbuh seperti pohon korma.
Pemazmur juga berkata bahwa orang benar akan tumbuh subur seperti pohon aras Libanon. Pohon aras adalah pohon yang

Senin, 10 Desember 2018

CIPTAAN BARU


KARTU KHOTBAH
No. Urut:0074
Judul : Ciptaan Baru
Ayat Pokok: 2 Korintus 5:17

Pendahuluan
2 Korintus 5:17," Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." 

Oran-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah "ciptaan baru", menurut firman Tuhan di atas.  Kata baru disini menggunakan kata "kainos" ( Bhs. Yunani) yang berarti baru dalam hal mutu. Seharusnya orang-orang percaya atau pengikut Kristus, mereka memiliki kualitas hidup yang baru yang lebih baik yang bisa di nikmati oleh orang-orang di sekitarnya.

Apa yang seharusnya menjadi baru
Apa yang seharusnya alami pembaharuan setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus? Firman Tuhan mengajarkan beberapa hal yang seharusnya mengalami pembaharuan setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, yaitu:

Pertama, Baru dalam pola pikir.
Filipi 4:8,"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu".  Ada tujuh perkara yang seharusnya mengisi pikiran orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Ada ahli-ahli Alkitab yang memberikan penafsiran bahwa angka tujuh disebut sebagai "angka sempurna" atau " The Number ofPerfection". Alkitab memang banyak  memakai angka tujuh dan memiliki arti yang menonjol dalam Alkitab. Orang-orang percaya harus memiliki pikiran yang sempurna. Kita harus berpikir seperti Kristus berpikir. Alkitab juga berkata:"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,...." ( Filipi 2:5).

Kedua: Baru dalam tatacara bertutur kata.
Kolose 4:6:"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang."  Dalam TL ayat ini ditulis:" Hendaklah senantiasa perkataanmu itu berkat, dimasinkan dengan garam, supaya dapat kamu mengetahui bagaimana kamu memberi jawab kepada tiap-tiap orang." 

Gunakanlah  mulut kita untuk berkata-kata yang baik, membangun dan mempermuliakan nama Tuhan.

Ketiga: Baru dalam  tingkah laku.
Roma 13:12"Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!"

Alkitab mengajar agar kita hidup di dalam terang firman Tuhan.
Roma 12:2," Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna"

Penutup 
Biarlah kita minta Roh Kudus terus-menerus memperbaharui hidup kita, baik dalam pola pikir, tutur kata maupun tingkah laku dan perbuatan kita. Pada zaman ini, banyak usaha manusia untuk mengubah penampilan luar mereka. Mereka menginginkan agar penampilan luar mereka lebih indah dari aslinya. Tetapi tidak banyak yang memperhatikan bagaimana mereka mengubah pola pikir, cara berturut kata maupun tingkah laku mereka. Biarlah kita termasuk diantara orang yang selalu menginginkan perubahan dan pembaharuan hidup baik dalam cara perpikir, bertutur kata dan bertindak.
Amin 



Jumat, 07 Desember 2018

PRIA YANG JUJUR


Ayat Pokok             : Amsal 14:2



Pendahuluan

Amsal 14:2 ,”Siapa berjalan dengan jujur, takut Akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia.”

                                                                                                              

Ayat firman Tuhan hari ini mengajar kepada kita, khususnya para pria untuk menjadi pria-pria yang jujur. Apakah arti jujur?  Dalam kamus, kata jujur artinya: lurus hati, tidak berbohong atau apa adanya, tidak curang, mengikuti aturan yang ada.  Jujur dapat juga berarti tulus/ikhlas.



A. Bagaimana supaya menjadi pria yang jujur.

Mari kita belajar bersama-sama berdasarkan pengajaran firman Tuhan, apa yang harus kita lakukan supaya menjadi pria yang jujur.



1.  Kita harus membenci dusta (Mazmur 119:128).

= Mazmur 119:128 Itulah sebabnya aku hidup juju sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci.”

= Dusta dan kejujuran adalah dua hal yang tidak mungkin dapat berjalan bersamaan.

= Ketika kita sudah mulai berdusta maka itu artinya kejujuran sudah tidak ada lagi dalam hidup kita.

= Kita harus memiliki prinsip yang tegas dalam hal kejujuran, tidak boleh setengah-setengah.

= Jangan kompromi dengan dusta.Tuhan menginginkan kita untuk menjauhi dusta dan kita menjadi orang-orang yang jujur di hadapan-Nya. Hidup sesuai dengan tuntunan firman-Nya.



2. Minta Hikmat Tuhan( Amsal 2:6-9).

= Untuk menjadi orang yang jujur, kita tidak dapat melakukannya dengan kekuatan kita, tetapi kita membutuhkan hikmat Tuhan yang akan memimpin kita  kedalam segala kebenaran.

= Sebagai kaum pria, kita membutuhkan hikmat dalam memimpin rumah tangga, juga dalam menghadapi segala yang terjadi dalam hidup dan keluarga kita.

= Ketika kita memiliki dan hidup di dalam hikmat, maka ada berkat yang luar biasa.

= Ayat-yat ini juga menyatakan berkat yang akan didapat bagi orang-orang yang hidup dalam kejujuran.

¤  Kalau kita hidup jujur, ada pertolongan Tuhan (ayat 7a)

¤  Ada perlindungan ( ayat 7 b)

¤  Hidup kita dipelihara Tuhan (ayat 8)

= Berkat-berkat bagi orang yang hidup jujur, akan kita pelajari dalam bagian ke dua nanti.



3.  Memenuhi hati kita dengan firman Tuhan ( Mazmur 119:9-10).

= Firman Tuhan berkuasa untuk memampukan kita menang atas ketidakjujuran sehingga kita dapat senantiasa hidup jujur.

= Kita harus membiasakan diri bergaul dengan firman Tuhan. Kita harus membiasakan diri bergaul dengan firman Tuhan , melalui pembacaan Alkitab pribadi setiap hari.

B. Berkat bagi orang yang jujur

Ada berkat yang Tuhan sediakan bagi orang-orang yang hidup dalam kejujuran.



1. Tuhan akan menyatakan kasih-Nya kepada kita ( Amsal 3:32)

= Amsal 3:32,”Karena  orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang yang jujur Ia bergaul erat.”

= Hanya dengan orang yang jujur, Tuhan mau bergaul erat dan menyatakan kasih-Nya

= Sebaliknya orang-orang yang sesat adalah kekejian bagi Tuhan.
     = Amsal 13:21,”Orang yang berdosa dikejar oleh malapetaka, tetapi  Ia membalas orang  benar dengan kebahagiaan.”


2. Akan mengalami perlindungan Tuhan ( Amsal 2:7, Amsal 10:29)

= Langkah-langkah orang benar, akan dijaga dan dituntun oleh Tuhan.



3. Mewarisi kebahagiaan ( Amsal 18:10)



Penutup

Mari kita sama-sama mengoreksi diri. Sudahkan tanda-tanda gereja  yang dewasa ada pada kita? Atau sebaliknya justru kita masih seperti kanak-kanak rohani, yang tidak mau bertumbuh dewasa? Menjadi tua itu pasti.  Tetapi menjadi dewasa, perlu upaya yang sugguh-sungguh. Biarlah kita senantisa meminta Roh Kudus untuk senantiasa berkarya dalam kehidupan kta.

LINK INFORMASI PENTING
GRATIS..!!! EBOOK 29 RANCANGAN KHOTBAH NATAL

Senin, 03 Desember 2018

GRATIS... !!! EBOOK 29 RANCANGAN KHOTBAH NATAL

Shalom.
Selamat menyambut natal 2018.
Sebagai wujud sukacita dan syukur kami kepada Tuhan, serta terimakasih kami kepada Member KLUB PENGKHOTBAH KRISTEN, maka kami mempersembahkan Ebook Gratis berjudul 29 Rancangan Khotbah Natal. Ebook ini dalam format PDF. Ebook ini akan kami kirim via email WA, atau facebook.

Untuk mendapatkan Ebook Gratis ini, silakan kirim permintaan via pesan WA, SMS, atau email dengan isi pesan atau judul email. Permintaan Ebook Bahan Khotbah Natal. Kirim via sms/WA  ke.08522808470 atau Email:solusisukses2008@gmail.com
Penawaran Ebook Gratis ini berlangsung mulai tangal 1 Desember 2018-31 Desember 2018.

Setelah tanggal tersebut dikenakan donasi Rp.10.000. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi: Pdt. Agus Susanto SMS/WA.085228085470 Http://ebook-rohani.blogspot.com

Adapun judul-judul khotbah natal dalam ebook ini adalah:
1. Natal Melepaskan Kita dari Ketakutan
2. 3 Tipe Manusia Menyambut Kelahiran Juruselamat
3. Belajar Dari Orang Majus
4. Datanglah Ya, Raja Damai Dia Datang
5. Menjadikan Segalanya Baru
6. Dia Datang Mewujudkan Kasih-Nya
7. Dia Datang Pasti Ada Jawaban
8. Kasih Yang Memerdekakan
9. Kasih Yang Mempersatukan
10. Kasih Yang Mengubahkan
11. Kasih Yang Menyatukan
12. Keajaiban Natal
13. Kristus Tuhan Yang Memerdekakan
14. Memahami Makna Kehadiran Kristus
15. Memahami Makna Natal
16. Sikap Menyambut Natal
17. Yesus Datang Membawa Kedamaian
18. Yesus Datang Membawa Kemerdekaan
19. Yesus Datang Membawa Pemulihan
20. Natal Adalah Jaminan
21. Alamilah Sukacita Natal
22. Kamu Adalah Terang Dunia
23. Meneladani Yesus
24. Kedatangan-Nya Membawa Kesukaan Besar
25. Kelahiran-Nya Membawa Harapan
26. Mujizat Natal
27. Akulah Terang Dunia
28. 3 Pesan Natal Yang Tidak Pernah Berubah
29.  Kasih Yang Sempurna.

Senin, 19 November 2018

HIDUP INI ADALAH KESEMPATAN

Ayat Renungan:
"Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman."
(Galatia 6:10).

Penghargaan tertinggi Jurnalistik Pulitzer 1994 diraih oleh  seorang wartawan yang bernama Kevin Carter.  Ia berhasil mengabadikan seorang gadis yang sedang menangis kelaparan dan berusaha merangkak kelelahan menuju ke kamp pengungsian PBB  yang berjarak 1 km dari tempatnya. Peritiwa itu sendiri terjadi di Afrika yang pada tahun itu memang sedang terjadi kelaparan hebat akibat kekeringan yang berkepanjangan. Gadis itu tampak kurus kering, tanpa berpakian sehingga tulang-tulangnya terlihat menonjol dimana-mana. Sementara dibelakangnya terlihat burung pemakan bangkai yang sudah mencium bau kematian gadis kecil tersebut.

Kevin sempat menunggu sekitar 20 menit agar burung pemakan bangkai tersebut pergi. Namun ternyata burung tersebut tidak juga beranjak pergi. Kevin kemudian berpikiran untuk mengabadikan pemandangan itu dan mengirimkannya ke New York Times yang kemudian segera memuatnya. Sementara tanpa mempedulikan si gadis tersebut, Kevin meninggalkannya begitu saja.

Ternyata, sesaat setelah foto itu dipublikasikan, Surat Kabar The New York Times, surat kabar yang memuat foto tersebut, banyak menerima telepon yang menanyakan:
"Bagaimana kabar gadis itu?"
"Apakah dia meninggal?"
"Apakah akhirnya ia sampai di penampungan PBB?"
"Apakah akhirnya ia dimakan burung bangkai?"
"Bagaimana saya bisa menolongnya?"
"Apakah Kevin tidak menolongnya?"

Dua bulan setelah menerima penghargaan tersebut, Kevin mati bunuh diri karena dihantui pemandangani itu.Dia tidak pernah berhenti menangis menyesali diri.
Dia lebih mengutamakan ketenarannya daripada menolong gadis kecil tersebut.

"MENGAPA AKU TIDAK MENOLONG ANAK GADIS ITU !!!"

Itulah yang selalu ada dihatinya.Penyesalan memang selalu datang terlambat.

Selagi masih ada KESEMPATAN ... berbuat baiklah pd banyak org, ...jgn mengharapkan imbal baliknya...

Jangan sampai kita menyesali diri krn KESEMPATAN UTK BERBUAT BAIK itu, sdh tertutup.

Jangan berhenti.
Taburkan benih kebaikan sebanyak mungkin dalam bentuk apapun disetiap jejak langkah kehidupan kita.
Jangan pikirkan apa yg terjadi setelah itu.
Akan ada kemudahan yg nyata dalam setiap masalah yg kita hadapi.
Indahnya kehidupan akan kita rasakan saat taburan kebaikan itu menyelimuti orang-orang.


Senin, 05 November 2018

KUASA UCAPAN SYUKUR

Ayat Bacaan:
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam  Kristus Yesus bagi kamu."
(1 Tesalonika 5:18)

Pendahuluan
Mengucap syukur adalah kehendak Allah. Jadi, mengucap syukur bukan kehendak para pendeta atau orang tua kita, tetapi adalah kehendak Tuhan. Alah menghendaki kita umat-Nya untuk selalu megucap syukur dalam segala hal. Kalau kita melakukan kehendak Tuhan, maka hidup kita akan berkenan kepada Tuhan. 
Level ucapan syukur kita akan menentukan kebesaran dari perjalanan hidup kita.

Mengapa kita harus mengucap syukur?
a. Karena mengucap syukur adalah kehendak Tuhan
b. Karena bersyukur mempunyai kuasa yang sangat dahsyat.

Kuasa mengucap syukur
Ada kekuatan dan kuasa dalam ucapan syukur.
1. Ucapan syukur membawa kita kepada kehadirat Tuhan
2. Ucapan syukur melahirkan mujizat pelipat gandaan
3. Ucapan syukur mengaktifkan kuasa kebangkitan
4. Ucapan syukur mempercepat datangnya pemulihan atas pergumulan hidup kita.


Sabtu, 20 Oktober 2018

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG IBADAH

Ibrani 10:25 (TB)
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemua-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukanya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Ibrani 10:25( Jawa 2006)
Kita aja padha ngedohi pakumpulan-pakumpulan ibadah kita, kaya pakulinane sawenhing wong, ananging payo padha eling-ingelingake, luwih maneh anggon kita ngerti menawa dina rawuhe Gisti wis saya cedhak.

Selasa, 09 Oktober 2018

PRIA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN

Ayat Pokok:
"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah, sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia."
(Ibrani 11:6)

Pendahuluan
Berkenan kepada Tuhan adalah kerinduan semua orang percaya, tidak terkecuali bagi kita kaum pria tentunya. Apalagi kita kaum pria, sebagai pemimpin dalam rumah tangga, posisi kita sangat menentukan bagi keluarga. Kita ibarat lokomotif kereta, dan istri serta anak-anak kita ibarat gerbongnya. Mau dibawa kemana gerbong-gerbong itu, tergantung lokomotif yang dikendarai masinisnya.

Ibrani 11:6 ini adalah tema utama seluruh surat Ibrani yaitu: Kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Kalau kita perhatikan Ibrani 11:1-40 ini ada 20 orang yang hidupnya tercatat sebagai orang yang berkenan kepada Tuhan.

Bagaimana supaya hidup kita berkenan kepada Tuhan?
Ada 4 (empat) hal yang perlu kita perhatikan supaya hidup kita berkenan kepada Tuhan.
Untuk memudahkan kita mengingat, maka ke empat hal tersebut dimulai dari huruf P, R, I dan A sehingga membentuk kata PRIA.

1. Penuh Kasih
Untuk dapat berkenan kepada Tuhan, maka kita harus senantiasa hidup di dalam kasih. Kita harus menjadikan kasih sebagai gaya kehidupan kita. Kasih harus kita kembangkan mulai dari keluarga kita, dalam hubungan antara suami-istri, anak-anak dan semua anggota keluarga.

1 Korintus 13:1-3
"Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku."
1 Petrus 3:7
"Demikianlah juga kamu, hai suami-suami hiduplah bijaksana dengan istrimu, sebagai kaum yang lebih lemah. Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan supaya doamu jangan terhalang."

Berbicara tentang kasih maka kita harus mengembangkan kasih itu baik kepada Tuhan, maupun juga kepada sesama.
Matius 22:37-40
"Jawab Yesus kepadanya:" Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. itulah hukum yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihlah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Bagaimana kehidupan yang penuh kasih?
a. Sabar ( 1 Korintus 13:4a)
b. Mau menerima orang lain ada adanya
c. Rela berkorban

3. Imannya Teguh
Ibrani 10:38,"Tetapi orangKu yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mngudurkan diri maka Aku tidak berkenan kepada-Nya."

4. Andalkan Tuhan senantiasa
Daud adalah orang yang berkenan kepada Tuhan.
1 Samuel 13:14," Tetapi sekarang, kerajaan-Mu tidak akan tetap. Aku telah  semilih seorang yang berkenan di hatinya dan Tuhan telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikut apa yang diperintahkan TUHAN, kepadamu." Tetapi sekarang, kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah  memilih seorang yang berkenan dihati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu."

Mengapa Dadu berkenan kepada Tuhan?
Karen ia sealu mengandalkan Tuhan ( 1 Samuel 17:45;Yeremia 17:7)

Penutup
Penting untuk hidup kita berkenan kepada Tuhan. Caranya : Hidup penuh kasih, rela berkorban,  Imanya kuat, dan nengandalkan Tuhan senantiasa.
Kalau hidup kita berkenan kepada Tuhan, maka berkat Tuhan pasti melimpah atas kita dan semua aak-anak kita .
Mazmur 37:23-25

LINK INFORMASI PENTING
FLASHDISK KHUSUS PAKET TONGKAT GEMBALA
MAU DAPATKAN MATERI POWERPOINT INI ? KLIK DISINI 

Kamis, 04 Oktober 2018

CD BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.84

Shalom.
Kini sudah tersedia kembali CD MUTIARA SABDA VOL.84. Berisi 10 judul materi khotbah dalam format powerpoint dengan judul:
831.Gaya Hidup yang Menyenangkan Hati Tuhan
832. Janji Tuhan Pasti Digenapi
833. Kuasa Mengucap Syukur
834. Makna Kemerdekaan Sejati
835. Masa Tua yang Penuh Damai Sejahtera
836. Kembali ke Kasih Mula-mula
837. Pria Yang Kuat
838. Mementomori
839. Mengalami Kemerdekaan Sejati
840. Mengampuni Adalah Perintah Tuhan

Bagaimana mendapatkan materi khotbah ini?
Silakan transfer biaya Rp.25.000,00 ke salah satu rekening kami yaitu: Rek.  BCA 1540241577 ,Bank Mandiri 1360007334334, BRI No.Rek 691701017761533 a,n Agus Susanto.
Setelah transfer infokan alamat lengkap atau email via SMS ke.085228085470 atau WA.0897-3527-437.
Setelah itu materi-materi diatas akan kami kirim via pos dalam bentuk CD, email atau WA atau dengan mengirimkan link download via SMS.
Tuhan Yesus Memberkati.


LINK INFORMASI PENTING
FLASHDISK PAKET TONGKAT GEMBALA