Bacaan Hari ini :
Efesus 4:13 “sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan
pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat
pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.”
Menjadi seperti Kristus adalah proses pertumbuhan yang panjang dan lambat.
Kedewasaan rohani bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan instan atau otomatis,
ini adalah perkembangan yang bertahap dan progresif yang akan berlangsung selama sisa hidup Anda.
Perubahan karakter Anda adalah sebuah pekerjaan dalam proses.
Transformasi rohani Anda dalam mengembangkan karakter Yesus akan
membutuhkan waktu selama sisa hidup Anda, dan itu pun tidak akan selesai
di bumi ini.
Ini hanya akan selesai ketika Anda sampai ke surga atau ketika Yesus datang kembali.
Pada saat itu, apa pun pekerjaan yang belum selesai pada karakter Anda yang masih tersisa akan disempurnakan.
Alkitab mengatakan bahwa ketika kita akhirnya bisa melihat Yesus dengan sempurna, kita
akan menjadi sempurna seperti Dia: “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita
adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita
tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama
seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang
sebenarnya.” (1 Yohanes 3:2)
Banyak kebingungan dalam kehidupan orang Kristen terjadi karena mereka mengabaikan
kebenaran yang sederhana bahwa Tuhan jauh lebih tertarik dalam membangun karakter Anda daripada hal lain.
Kita khawatir ketika Tuhan tampaknya diam pada permasalahan tertentu seperti “Apa jenis karier yang harus saya pilih?”
Tuhan jauh lebih tertarik pada siapa Anda daripada apa yang Anda
lakukan. Kita adalah manusia, bukan apa yang diperbuat oleh manusia.
Tuhan jauh lebih peduli tentang karakter Anda daripada karier Anda,
karena Anda akan membawa karakter Anda, bukan karier Anda, ke dalam
kekekalan.
Alkitab memperingatkan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi
berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan
manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan
yang sempurna.” (Roma 12:2)
Anda harus membuat keputusan yang berbeda dengan kebanyakan orang di dunia ini untuk fokus pada menjadi lebih seperti Yesus.
Jika tidak, kekuatan lain seperti teman-teman, orang tua, rekan kerja,
dan budaya akan berusaha membentuk Anda untuk menjadi seperti rupa
mereka.
Sayangnya, tinjauan singkat dari banyak buku-buku Kristen populer
mengungkapkan bahwa banyak orang percaya telah meninggalkan hidup untuk
tujuan Tuhan yang besar dan menetapkan hidup untuk mengejar pemenuhan
pribadi dan stabilitas emosional. Itu adalah narsisme, bukan pemuridan.
Yesus tidak mati di kayu salib supaya kita bisa sekedar hidup dengan nyaman dan terpenuhi seperti standard budaya modern.
Tujuan-Nya adalah jauh lebih dalam: Dia ingin membuat kita seperti diri-Nya sebelum Dia membawa kita ke Surga.
Inilah hak istimewa terbesar kita, tanggung jawab kita, dan tujuan akhir kita.
Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 14; Matius 26:51-75
Hal yang paling Tuhan pedulikan adalah siapa Anda dan karakter Anda, karena itulah yang akan Anda bawa sampai kekekalan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber:https://renunganhariankita.wordpress.com/2012/02/19/menjadi-seperti-yesus-adalah-sebuah-proses/
- PAKET KHUSUS GURU PAK
- CD MIDI LAGU-LAGU ROHANI
- BAHAN KHOTBAH POWERPOINT EDISI:JANUARI 2015
- CD MP3 REKAMAN KHOTBAH Pdt. GILBERT LUMOINDONG, S.Th
- PAKET KHUSUS DOSEN DAN MAHASISWA TEOLOGI
- DVD 310 REKAMAN KHOTBAH MP3 KRISTEN
- CD MP3 KHOTBAH Pdt. Dr. ERASTUS SABDONO
- EBOOK 29 RANCANGAN KHOTBAH IBADAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN
- CD MP3 KHOTBAH Pdt. Dr. PETRUS AGUNG PURNOMO
- CATATAN KHOTBAH; ORANG PERCAYA YANG DAPAT DIPERCAYA
- DVD KOMPILASI 551 LAGU ROHANI MP3
- DVD KOMPILASI FILM PENDEK ROHANI
- CATATAN KHOTBAH: TUHAN MENJADIKAN KITA ORANG-ORANG PERCAYA YANG KAYA
- CATATAN KHOTBAH: MENGUCAP SYUKUR
- DVD PAKET LOGOS I
- FLASHDISK TONGKAT GEMBALA( KHUSUS PENDETA DAN PELAYAN TUHAN)
- CATATAN KHOTBAH: 3 SEBAB PENDERITAAN
- KURSUS BISNIS TERTULIS " BINA WIRAUSAHA"
0 komentar:
Posting Komentar